Claim Missing Document
Check
Articles

UMUR SIMPAN DAN DAYA TERIMA DODOL EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA MERAH Farah Meidilla Az Zahra; Elida; Lucy Fridayati; Rahmi Holinesti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6061

Abstract

Abstract: "The shelf life of a food product is the period during which the product remains safe and maintains its sensory, chemical, physical, and microbiological quality according to expected standards. For semi-moist products such as dodol, key facto rs affecting shelf life include moisture content, water activity (aw), pH, the presence of microorganisms (mold/yeast), packaging conditions, and storage temperature. Hedonic testing is a sensory evaluation method conducted to determine the level of consumer preference for a product. Both the flesh and peel of red dragon fruit contain betalain pigments (betacyanins) and phenolic compounds that function as natural antioxidants. Utilizing the peel can reduce agricultural waste while enhancing the nutritional aspects and oxidative stability of the product. Therefore, comparing the extract of red dragon fruit flesh and peel in dodol products is relevant from the perspectives of food technology and sustainability. This assessment covers shape, color, aroma, texture, and taste, evaluated based on a subjective scale. This study aims to analyze the differences in shelf life and acceptability (hedonic test) between dodol using red dragon fruit flesh and peel extracts. The research method employed is a mixed method, combining descriptive qualitative analysis for shelf-life observation and quantitative analysis for the hedonic test with 50 panelists. The results showed that the optimal shelf life of the product is 10-12 days at room temperature. Statistical tests indicated that significant differences were only found in the color variable, while aroma, texture, and taste showed no significant differences between the two types of dodol."   Keywords: dodol; red dragon fruit flesh; red dragon fruit peel; shelf life; hedonic test.   Abstrak: Umur simpan suatu produk pangan adalah periode di mana produk tersebut tetap aman dan mempertahankan mutu sensori, kimiawi, fisik, dan mikrobiologis sesuai standar yang diharapkan. Untuk produk semi-basah seperti dodol, faktor-faktor kunci yang mempengaruhi umur simpan meliputi kadar air, aktivitas air (a_w), pH, keberadaan mikroorganisme (jamur/yeast), kondisi pengemasan, dan suhu penyimpanan. Uji hedonik adalah metode evaluasi sensori yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan seseorang terhadap suatu produk. Daging dan kulit buah naga merah mengandung pigmen betalain (betasianin) dan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Pemanfaatan kulit dapat menurunkan limbah pertanian sekaligus menambah aspek nutrisi dan stabilitas oksidatif produk. Oleh karenanya, membandingkan ekstrak daging dan ekstrak kulit buah naga merah pada produk dodol relevan dari sisi teknologi pangan dan keberlanjutan. Penilaian ini mencakup bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa yang dinilai berdasarkan skala subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima (uji hedonik) antara dodol yang menggunakan ekstrak daging dan kulit buah naga merah. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method yang menggabungkan analisis kualitatif deskriptif untuk pengamatan umur simpan dan kuantitatif untuk uji hedonik dengan 50 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa simpan optimal produk adalah 10-12 hari pada suhu ruang. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan hanya ditemukan pada variabel warna, sementara aroma, tekstur, dan rasa tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis dodol tersebut.   Kata kunci: dodol; daging buah naga; kulit buah naga; umur simpan; uji hedonik
Persepsi Guru Pamong terhadap Kinerja Mahasiswa pada Praktik Lapangan Kependidikan  di SMK Aisyiyah Pariwisata Sumbar Indah Fajar; Lucy Fridayati; Kasmita; Nurhasanah
Journal of Global Research Education Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/9mt46a39

Abstract

Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) merupakan program yang bertujuan membentuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon guru melalui pengalaman mengajar secara langsung di sekolah. Keberhasilan pelaksanaan PLK tidak terlepas dari penilaian guru pamong yang berperan sebagai pembimbing sekaligus evaluator terhadap kinerja mahasiswa selama praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru pamong terhadap kesiapan awal, pelaksanaan pembelajaran, dan kinerja mahasiswa PLK di SMK Aisyiyah Pariwisata Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Sequential Explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan seluruh guru pamong sebanyak 10 orang menggunakan teknik total sampling melalui angket skala Likert, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru pamong terhadap kesiapan awal mahasiswa memperoleh nilai rata-rata 3,72 (kategori tinggi), pelaksanaan pembelajaran 3,84 (kategori tinggi), dan kinerja mahasiswa 4,19 (kategori sangat tinggi). Temuan kualitatif memperkuat bahwa mahasiswa telah mampu mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, menunjukkan sikap profesional, serta menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik dan warga sekolah. Dengan demikian, pelaksanaan PLK berperan penting dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru profesional, meskipun penguatan pemahaman kurikulum dan keterampilan mengajar tetap perlu ditingkatkan.
Co-Authors Adlim, Rino Fitra Adriani, Cici Al Rafni Alda, Fahmia Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andhini Azzahra Anggita Rizky Yuliandri Anni Faridah Annisa Afantia Annisa Faradilla Suci Antoni, Pramita Aprila, Elsi Arsyad Athari Asmar Yulastri Aulia Wiga Anasthy Ayu Angrayny Azzahra, Tassania Ridho A’yuni, Qurrata baidar baidar Cici Andriani Darmadi, Nadia Mastura Dikki Zulfikar Edlin, Dhelsa Arindi Elida Elida elida elida Elida Elida Elida Elida Ezi Anggraini Ezi Anggraini Fadhilah Adinda Ghassani Fadillah, Mayang Fahmi, Fithrah Iqlimia Farah Meidilla Az Zahra Febian Vebyola Fitra, Yelniza Gusnita, Wiwik Halima Zaifi Halimahtusakdiah, Halimahtusakdiah Halmawati Halmawati Harmupeka, Apridanti Hidayaturrahmi, Hidayaturrahmi Ibrahim An-Nakha'i AD Indah Fajar Indrayeni, Wiwik Islami Arza, Audina El Isra Mutia Istiqomah, Tia JR, Mutiara Juliana Siregar Kasmita Kasmita Kasmita Kasmita Lestari, Ninda Tiara Lindra, Maifo Mudhiah, Putri Khansa Muslim Muslim Mustika, Sari Nanda, Iffarial Nopendra, Wilda Dwi Novrita, Sri Zulfia Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Puspaneli Puspaneli Putra, Rido Putri Yulianda Walmi Putri, Mia Anggelina Rabiatul Adawiyah Rahmi Holinesti Rahmi Kurnia Riski Gusri Utami Riva Muharramah Riva Septia Ningsih RR. Ella Evrita Hestiandari Sahputra, Edo Saputra, Wisnu Edi Saputri, Marisa Ayu Sari Mustika sastika, Nadhiya Selviani, Rahma Siregar, Juliana Suci Rahmadhani Suci Suci, Suci Syahada, Rifa Tama, Yuvran Tanpili, Harum Caisar Ulya, Wafiqah Wirnelis Syarif Wiwik Gusnita Wulandari, Celshea Tiara Yelfi, Reno Yolanda Intansari Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yusmerita Yusmerita Zulfikar, Diki