Claim Missing Document
Check
Articles

Assessing Problem-Solving Proficiency in Mathematics: Insights from Seventh-Grade Students Yeni Talia; Afriansyah, Ekasatya Aldila; Sumartini, Tina Sri
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i2.2206

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kemampuan dalam melakukan prosedur matematika untuk memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP kelas VII pada materi persamaan linear satu variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif dengan subjek penelitian tiga orang siswa kelas VII yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah soal tes tulis, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi bisa memenuhi 3-4 indikator, siswa dengan kemampuan matematika sedang dapat memenuhi 2-3 indikator, dan siswa dengan kemampuan matematika rendah hanya bisa memenuhi 1-2 indikator saja. Mathematical problem-solving ability refers to the capacity to perform mathematical procedures to solve problems. This study aims to analyze the mathematical problem-solving abilities of seventh-grade junior high school students on the topic of linear equations with one variable. This research is a qualitative descriptive study involving three seventh-grade students with high, medium, and low mathematical abilities as the subjects. The instruments used in the study included written test questions, interviews, and observations. The results indicated that students with high mathematical abilities were able to meet 3–4 indicators, students with medium mathematical abilities met 2–3 indicators, and students with low mathematical abilities met only 1–2 indicators.
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Confidence antara Media Video Pembelajaran dan Media Alat Peraga Mardiani, Dian; Sumartini, Tina Sri; Nuraisah, Nisa
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i3.2056

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence siswa antara yang mendapatkan media video pembelajaran dan alat peraga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah pada kelas media video sebesar 11,67 dan kelas alat peraga sebesar 9,46. Nilai rata-rata self confidence siswa pada kelas media video sebesar 40,97 dan pada kelas alat peraga sebesar 37,12. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence antara siswa yang mendapatkan media video pembelajaran dan alat peraga. The purpose of this study was to analyze the differences in mathematical problem-solving ability and self-confidence of students between those who received learning video media and teaching aids. The research method used was quasi-experimental. The research instruments used were descriptive tests and questionnaires. The results showed that the average value of the problem-solving ability test in the video media class was 11.67 and the teaching aid class was 9.46. The average value of students' self-confidence in the video media class was 40.97 and in the teaching aid class was 37.12. It was concluded that there were differences in mathematical problem-solving ability and self-confidence between students who received learning video media and teaching aids.
Implementasi Metode Problem-Based Learning dalam Pembelajaran Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Silfi Nurpadilah; Nissa Nurul Azhar; Tina Sri Sumartini
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 2 No. 2 (2024): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59108/ime.v2i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian dilakukan di SMA IT Satu Muharram Garut tahun ajaran 2024/2025 dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X, dan subjek penelitian berjumlah 23 siswa dari satu kelas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa, hasil kerja kelompok menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan evaluasi individu. Pembelajaran dilakukan dengan bantuan media PowerPoint dan video edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80% siswa mampu menyelesaikan soal individu dengan benar, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman konsep SPLTV. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dalam diskusi kelompok dan kerja sama yang baik. Dengan demikian, penerapan metode PBL dapat meningkatkan partisipasi aktif dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam pembelajaran SPLTV.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Firdaus, Lulu Sabilal; Sumartini, Tina Sri; Luritawaty, Irena Puji
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2025): ELIPS, Maret 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v6i1.1653

Abstract

Program pembelajaran matematika harus menekankan koneksi untuk mendorong pemahaman yang lebih dalam, sehingga siswa dapat mengenali dan menggunakan hubungan antara ide-ide matematika yang berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa yang ditinjau dari kemandirian belajar pada materi segi empat. Kemampuan koneksi matematis merujuk pada kemampuan siswa untuk menghubungkan konsep-konsep matematika yang telah dipelajari dengan situasi atau masalah baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 32 siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Garut. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan koneksi matematis dan angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar siswa dengan kemampuan koneksi matematis pada materi segi empat. Siswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar tinggi cenderung menunjukkan kemampuan koneksi matematis yang lebih baik. Oleh karena itu, kemandirian belajar berperan penting dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kemandirian belajar dalam pembelajaran matematika.
Development of Scratch-Based Interactive Media Using the Team Games Tournament Model on the Topic of Algebraic Forms Purnamasari, Nahlika; Sumartini, Tina Sri; Luritawaty, Irena Puji
The Future of Education Journal Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i3.312

Abstract

This study aims to develop an interactive media based on Scratch that implements the Team Games Tournament (TGT) learning model on the topic of Algebraic Forms. The development process follows the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), which involves five stages: needs analysis, media design, prototype development, implementation, and evaluation. However, due to the researcher's limitations, this study was only conducted up to the Development stage. The developed media was validated by four experts two in the field of mathematics education and two in instructional media engineering. The validation results indicated that the media developed is highly feasible for use in the learning process. Based on expert evaluations, the media is considered effective in enhancing students' understanding of algebraic form concepts and encouraging active interaction and group collaboration through the implementation of the TGT model. Therefore, this Scratch-based interactive media using the TGT model is suitable for supporting mathematics learning on the topic of Algebraic Forms.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Self Efficacy Siswa dalam Problem Based Learning Terintegrasi Prinsip Understanding by Design Azkiah, Firza; Sumartini, Tina Sri; Apriyanti, Hilma Siti Nur; Yani, Indri; Putri, Kamelia
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i1.35701

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan dimensi self-efficacy (generalisasi, level, dan kekuatan) pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan prinsip Understanding by Design (UbD). Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling sehingga menghasikan tiga siswa kelas XI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes pemecahan masalah matematis, dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menunjukkan penguasaan ketiga dimensi self efficacy tidak berhasil mencapai tahap pemeriksaan ulang dalam proses pemecahan masalah. Siswa yang menguasai dua dimensi gagal menyelesaikan tahap perencanaan dan pemeriksaan ulang, sedangkan siswa yang hanya menguasai satu dimensi berhasil mencapai tahap pemahaman masalah saja. Temuan ini mengungkap kondisi kemampuan pemecahan masalah matematika yang dipengaruhi oleh tingkat self efficacy siswa.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR Alani, Nabella; Mutaqin, Ejen Jenal; Suryaningrat, Eko Fajar; Sumartini, Tina Sri
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v5i1.2608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran open ended terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV A dan IV B di salah satu SDIT di Garut, dengan total sampel sebanyak 40 siswa dari kedua kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) penerapan pendekatan open ended memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dan (ii) pendekatan ini juga terbukti mampu meningkatkan kemampuan tersebut. Hal ini ditunjukkan melalui hasil uji N-gain yang memperoleh skor sebesar 0,51, yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang.
Geogebra Application Utilization Training for Interactive and Innovative Mathematics Learning for Junior High School Teachers in Garut Sumartini, Tina Sri; Noor, Yandhi Hendarsyah; Abdulah, Agus Herman; ., Rubiah; ., Agustina; ., Juniawati; Sugandi, Tatan; ., Yulkhaidir; Rosidah, Nani
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 4 No 04 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment (November)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v4i4.1012

Abstract

This community service trained junior high school mathematics teachers in Garut to utilize Geogebra for interactive and innovative learning. The training, held on October 19, 2023, at IPI Garut, involved 30 teachers. Results showed a significant increase in teachers' understanding and skills using Geogebra, evidenced by improved pre-test to post-test scores and the quality of designed learning activities. Teachers also gained motivation and confidence to innovate. Despite suburban infrastructure challenges, the training was effective in equipping teachers to make mathematics learning more visual and engaging, boosting student interest and comprehension. Ongoing mentoring and infrastructure support are recommended.
Canva-Based Teaching Material Creation Training to Develop Teacher Competencies Sumartini, Tina Sri; Silvia, Syifa; Wahyuni, Widi; Apriliani, Yosi Khosilam
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment (May)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v6i2.1049

Abstract

Many teachers still face difficulties in utilizing technology, making training like this highly relevant. The lecture method provides an introduction to the Canva application and the importance of creating engaging teaching materials in the digital age. The lecture includes an explanation of Canva's main features, registration, and navigation within the application. The results and discussion of this training activity indicate that the use of technology, particularly applications like Canva, can be a very effective tool in teacher professional development. Competence in creating digital-based teaching materials is becoming increasingly important in 21st-century education, where information and communication technology skills are highly needed. While the Canva application has shown significant progress, teachers still face challenges in implementing technology in the classroom. Some teachers reported difficulties integrating digital teaching materials with the existing curriculum and overcoming the limitations of their schools' technological infrastructure. More innovative and responsive education to the needs of the digital age is expected to foster a better learning experience for students. Suggestions for implementing a project-based learning approach in training are presented.
Development of Moodle-Based E-Learning to Improve Students’ Mathematical Ability Rahadian, Dian; Sadikin, Nugraha Hasan; Nasrulloh, Iman; Sumartini, Tina Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i1.2708

Abstract

Pengembangan pembelajaran elektronik yang merata merupakan isu pendidikan yang krusial dalam menjawab tantangan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-learning berbasis Moodle di SMK Bina Karya Mandiri untuk meningkatkan kemampuan matematis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 35 peserta didik kelas X-Multimedia sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi komprehensif mengenai kemampuan matematis dan pengalaman belajar peserta didik. Analisis data dilakukan dengan uji t satu pihak (one-tailed t-test) untuk mengukur peningkatan kemampuan matematis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-learning berbasis Moodle efektif untuk meningkatkan kemampuan matematis peserta didik. Sistem e-learning ini berfungsi sebagai pelengkap dalam kegiatan belajar mengajar, terutama ketika pembelajaran tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan di sekolah. Namun demikian, pembelajaran yang ideal tetap memerlukan peran aktif guru secara langsung guna mencapai hasil belajar yang optimal. The development of equitable e-learning is a crucial educational issue in responding to the challenges of digitalization. This study aims to develop a Moodle-based e-learning system at SMK Bina Karya Mandiri to improve students’ mathematical abilities. The research method used was Research and Development (R&D) with a purposive sampling approach, involving 35 tenth-grade Multimedia students as the sample. Data were collected through tests, questionnaires, and documentation to obtain comprehensive information on students’ mathematical abilities and learning experiences. Data analysis was carried out using a one-tailed t-test to measure the improvement in students’ mathematical abilities. The results showed that the development of Moodle-based e-learning was effective in enhancing students’ mathematical abilities. This e-learning system serves as a complement to teaching and learning activities, especially when learning cannot be conducted according to the predetermined school schedule. Nevertheless, ideal learning still requires the active role of teachers in person to achieve optimal learning outcomes.