Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Literacy, Numeracy, and Mathematics Learnig Motivation Using the Problem-Based Learning Model Sumartini, Tina Sri; Wahyuni, Widi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.2497

Abstract

Kemampuan literasi numerasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah rendahnya minat belajar siswa yang dapat menurunkan motivasi dan selanjutnya berdampak pada kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Problem-Based Learning (PBL) guna meningkatkan literasi, numerasi, dan motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Modul ajar, lembar kerja peserta didik, dan instrumen evaluasi dikembangkan dan disempurnakan secara sistematis pada setiap siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IX-E SMPN 4 Tarogong Kidul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi, dan angket. Analisis data mengombinasikan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan analisis deskriptif kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data secara sistematis melalui narasi dan tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang substansial pada kemampuan literasi dan numerasi siswa, dengan 68% siswa menunjukkan perkembangan yang terukur disertai peningkatan motivasi belajar. Meskipun capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70%, peningkatan yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak yang bermakna dan positif terhadap pembelajaran matematika siswa. Numeracy literacy skills are influenced by various factors, one of which is low student interest, which can reduce learning motivation and subsequently affect critical thinking and mathematical problem-solving abilities. This study aims to implement the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance students’ literacy, numeracy, and motivation in learning mathematics. The research employed a classroom action research design consisting of three cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection stages. Teaching modules, student worksheets, and evaluation instruments were systematically developed and refined in each cycle. The subjects were 25 students from class IX-E at SMPN 4 Tarogong Kidul, selected through purposive sampling. Data were collected using written tests, observations, and questionnaires. Data analysis combined descriptive statistics in the form of percentages and qualitative descriptive analysis, including data reduction, systematic presentation of findings through narratives and tables, and conclusion drawing. The results showed a substantial improvement in students’ literacy and numeracy skills, with 68% of students demonstrating measurable progress, accompanied by increased learning motivation. Although the outcome did not fully reach the predetermined 70% success indicator, the observed gains indicate that the implementation of the PBL model had a meaningful and positive impact on students’ mathematics learning.
Meningkatkan Kemampuan Matematis Siswa Melalui Pengembangan LKS Berbantuan Wayground dalam Pembelajaran Cheerful Inquiry Kurniati, Nia; Luritawaty, Irena Puji; Sumartini, Tina Sri
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/a6b9q664

Abstract

This study focuses on the development of Student Worksheets assisted by Wayground, which are utilized as supporting media in Cheerful Inquiry learning to improve junior high school students’ mathematical communication skills. The research method employed was Research and Development (R&D) using the ADII model. The research subjects consisted of 10 students from one junior high school in Garut Regency. The feasibility of the product was evaluated by media experts and material experts, as well as through small-group, medium-group, and large-group trials. The results of expert evaluations indicate that the design of the Wayground-assisted interactive worksheets falls into the good to very good category, with user assessment scores exceeding 80. The effectiveness test shows an N-Gain value of 0.81, which is classified as high. This indicates that the developed Wayground-supported student worksheets are effective in improving students’ mathematical communication skills. This media provides opportunities for students to develop mathematical communication skills through writing, drawing, and expressing mathematical concepts, while also creating an enjoyable and relatively conducive learning environment. Based on the research findings, the developed Wayground-assisted student worksheets are declared feasible for use in mathematics learning.   Keywords: Wayground; Cheerful Inquiry; Student Worksheets; Mathematical Communication Skills
Canva Site-Based Learning Media Development on Polyhedrons to Improve Mathematical Representation Skills Lastri Asmara Kurnia Ningsih; Tina Sri Sumartini; Irena Puji Luritawaty
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Canva Site pada materi Bangun Ruang Sisi Datar serta menganalisis tingkat validitas, kepraktisan, dan peningkatan kemampuan representasi matematis murid. Canva Site ini berbentuk microsite yang dirancang untuk menyajikan pembelajaran secara menarik dan mudah diakses dalam satu halaman. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 20 murid kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Garut. Instrumen penelitian terdiri atas angket validasi ahli materi dan media, angket respons murid, serta tes pretes dan postes kemampuan representasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva Site memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase validasi materi sebesar 89,95% dan validasi media sebesar 90,17%. Tingkat kepraktisan media berada pada kategori sangat praktis dengan persentase 84%. Selain itu, kemampuan representasi matematis murid mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata gain sebesar 0,40 yang termasuk kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva Site layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. This study aimed to develop Canva Site-based learning media for the topic of polyhedrons and to examine its validity, practicality, and effectiveness in improving students’ mathematical representation ability. This Canva Site takes the form of a microsite designed to present learning content in an engaging and easily accessible single page. The research employed a Research and Development approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants were 20 eighth-grade students from a junior high school in Garut Regency. Data were collected through expert validation questionnaires for material and media, student response questionnaires, and pre-test and post-test instruments on mathematical representation ability. The results indicated that the developed Canva Site-based learning media achieved very high validity, with material validation reaching 89.95% and media validation 90.17%. The practicality level was categorized as very practical, with a percentage of 84%. Furthermore, students’ mathematical representation ability showed a moderate improvement, indicated by an average gain score of 0.40. These findings suggest that Canva Site-based learning media are valid, practical, and effective in enhancing students’ mathematical representation ability.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (PLSV) Septiani, Laviana; Sumartini, Tina Sri; Nurhanifah, Nova
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/4pcnr682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa kelas VII di salah satu SMP di daerah Garut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik berbentuk soal uraian, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami berbagai miskonsespi yang bervariasi, meliputi kesalahan tanda bilangan, operasi variabel dan konstanta, pengabaian tanda negative, penulisan variabel, operasi pecahan, serta pemahaman terhadap permintaan soal. Oleh karena itu, pembelajaran PLSV perlu difokuskan pada penguatan pemahaman konseptual, pemberian latihan kontekstual, serta pembiasaan penggunaan notasi dan prosedur yang benar.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI STATISTIKA Siti Nabila; Tina Sri Sumartini
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kemandirian belajar sebagai variabel bebas dan kemampuan pemecahan masalah matematis sebagai variabel terikat. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII di SMK Tunas Nusantara yang berjumlah 25 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur kemandirian belajar dan tes essay untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,148 (> 0,05) dan memiliki hubungan yang linear dengan nilai signifikansi deviation from linearity sebesar 0,403 (> 0,05). Hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = -3,498 + 0,439X yang menunjukkan adanya hubungan positif antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Namun demikian, nilai signifikansi sebesar 0,169 (> 0,05) menunjukkan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi statistika, meskipun memiliki arah hubungan yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis tidak hanya dipengaruhi oleh kemandirian belajar, tetapi juga oleh faktor lain seperti pemahaman konsep, motivasi belajar, dan metode pembelajaran.
Enhancing Literacy, Numeracy, and Mathematics Learnig Motivation Using the Problem-Based Learning Model Tina Sri Sumartini; Widi Wahyuni
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.2497

Abstract

Kemampuan literasi numerasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah rendahnya minat belajar siswa yang dapat menurunkan motivasi dan selanjutnya berdampak pada kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Problem-Based Learning (PBL) guna meningkatkan literasi, numerasi, dan motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Modul ajar, lembar kerja peserta didik, dan instrumen evaluasi dikembangkan dan disempurnakan secara sistematis pada setiap siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IX-E SMPN 4 Tarogong Kidul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi, dan angket. Analisis data mengombinasikan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan analisis deskriptif kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data secara sistematis melalui narasi dan tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang substansial pada kemampuan literasi dan numerasi siswa, dengan 68% siswa menunjukkan perkembangan yang terukur disertai peningkatan motivasi belajar. Meskipun capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70%, peningkatan yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak yang bermakna dan positif terhadap pembelajaran matematika siswa. Numeracy literacy skills are influenced by various factors, one of which is low student interest, which can reduce learning motivation and subsequently affect critical thinking and mathematical problem-solving abilities. This study aims to implement the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance students’ literacy, numeracy, and motivation in learning mathematics. The research employed a classroom action research design consisting of three cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection stages. Teaching modules, student worksheets, and evaluation instruments were systematically developed and refined in each cycle. The subjects were 25 students from class IX-E at SMPN 4 Tarogong Kidul, selected through purposive sampling. Data were collected using written tests, observations, and questionnaires. Data analysis combined descriptive statistics in the form of percentages and qualitative descriptive analysis, including data reduction, systematic presentation of findings through narratives and tables, and conclusion drawing. The results showed a substantial improvement in students’ literacy and numeracy skills, with 68% of students demonstrating measurable progress, accompanied by increased learning motivation. Although the outcome did not fully reach the predetermined 70% success indicator, the observed gains indicate that the implementation of the PBL model had a meaningful and positive impact on students’ mathematics learning.
The Development of Wizer.Me-Based Student Worksheets to Improve Students’ Mathematical Creative Thinking Ability Sri Sugiarti; Irena Puji Luritawaty; Tina Sri Sumartini
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v11i1.1091

Abstract

This study aimed to develop Wizer.Me-based Student Worksheets (LKS) on trigonometric functions to enhance senior high school students’ mathematical creative thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The developed product was validated by a subject-matter expert and a media expert, and subsequently tested for its practicality and effectiveness. The trial subjects consisted of two mathematics teachers and nine twelfth-grade students. The validation results indicated that the worksheets were categorized as highly valid, with a percentage of 89.5% from the subject-matter expert and 85% from the media expert. The practicality test showed that the worksheets were considered highly practical, with an average percentage of 88.5%. The effectiveness test, based on students’ response questionnaires, indicated a highly effective category with a percentage of 87.33%. In addition, the results of the mathematical creative thinking skills test demonstrated improvement, with the N-gain scores falling within the moderate to high categories, particularly on the indicators of fluency and elaboration. Based on these findings, it can be concluded that the developed Wizer.Me-based Student Worksheets are valid, practical, and effective in improving students’ mathematical creative thinking skills. Therefore, the Wizer.Me-based worksheets are feasible to be used as an alternative instructional medium in mathematics learning, particularly on trigonometric function topics at the senior high school level.Bottom of Form
Hubungan Self-efficacy dan Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended Ai Ahnae Firmawatie; Tina Sri Sumartini; Rostina Sundayana
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v8i2.11747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara self-efficacy dan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan correlational design. Populasi dan sampel penelitian ini siswa kelas XI-12 SMAN 19 Garut sebanyak 28 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan tes. Berdasarkan hasil uji statistik yaitu uji Rank-Spearman didapat nilai signifikansi sebesar 0,036 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan kemampuan representasi matematis siswa dalam soal open-ended dengan koefisen korelasi sebesar 0,397 yang menunjukkan korelasi yang cukup lemah. Hasil ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya: (1) Kemampuan representasi matematis juga bergantung pada penguasaan konsep dan pengalaman belajar sebelumnya. (2) self-efficacy saja tidak cukup untuk menjamin kemampuan representasi, dibutuhkan pula keterampilan metakognitif dan strategi pemecahan masalah. (3) Dukungan guru bisa mengoptimalkan kontribusi self-efficacy terhadap kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended.
Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan GeoGebra untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar Gunawan, Milda Nayla; Sundayana, Rostina; Sumartini, Tina Sri
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 4 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i4.27652

Abstract

Rendahnya pemahaman matematis siswa yang cenderung bersifat instrumental, yaitu sekadar menghafal prosedur tanpa memahami konsepnya, menjadi tantangan utama dalam pembelajaran transformasi geometri. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan model discovery learning berbantuan GeoGebra terhadap peningkatan pemahaman matematis siswa. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan tersebut jika ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen memakai rancangan one-group pretest-posttest dengan melibatkan 34 siswa kelas IX SMP sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Proses pengambilan data memanfaatkan kuesioner gaya belajar serta instrumen tes esai untuk mengukur kemampuan pemahaman matematis, yang selanjutnya dianalisis dengan uji paired sample t-test dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan GeoGebra efektif secara signifikan dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa (Sig. 0,001). Efektivitas ini ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 8,235 pada saat pretest menjadi 14,647 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata N-gain yang berada pada kategori sedang. Peningkatan tersebut mencakup kemampuan memahami konsep, menghubungkan representasi, dan memberikan alasan matematis secara logis. Lebih lanjut, hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan peningkatan pemahaman matematis yang signifikan (Sig. = 0,317) di antara ketiga kelompok gaya belajar. Hal ini mengindikasikan bahwa GeoGebra dalam sintaks discovery learning bersifat inklusif dan mampu memfasilitasi keberagaman karakteristik belajar siswa secara merata.
Canva Site-Based Learning Media Development on Polyhedrons to Improve Mathematical Representation Skills Lastri Asmara Kurnia Ningsih; Tina Sri Sumartini; Irena Puji Luritawaty; Ekasatya Aldila Afriansyah
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Canva Site pada materi Bangun Ruang Sisi Datar serta menganalisis tingkat validitas, kepraktisan, dan peningkatan kemampuan representasi matematis murid. Canva Site ini berbentuk microsite yang dirancang untuk menyajikan pembelajaran secara menarik dan mudah diakses dalam satu halaman. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 20 murid kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Garut. Instrumen penelitian terdiri atas angket validasi ahli materi dan media, angket respons murid, serta tes pretes dan postes kemampuan representasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva Site memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase validasi materi sebesar 89,95% dan validasi media sebesar 90,17%. Tingkat kepraktisan media berada pada kategori sangat praktis dengan persentase 84%. Selain itu, kemampuan representasi matematis murid mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata gain sebesar 0,40 yang termasuk kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva Site layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. This study aimed to develop Canva Site-based learning media for the topic of polyhedrons and to examine its validity, practicality, and effectiveness in improving students’ mathematical representation ability. This Canva Site takes the form of a microsite designed to present learning content in an engaging and easily accessible single page. The research employed a Research and Development approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants were 20 eighth-grade students from a junior high school in Garut Regency. Data were collected through expert validation questionnaires for material and media, student response questionnaires, and pre-test and post-test instruments on mathematical representation ability. The results indicated that the developed Canva Site-based learning media achieved very high validity, with material validation reaching 89.95% and media validation 90.17%. The practicality level was categorized as very practical, with a percentage of 84%. Furthermore, students’ mathematical representation ability showed a moderate improvement, indicated by an average gain score of 0.40. These findings suggest that Canva Site-based learning media are valid, practical, and effective in enhancing students’ mathematical representation ability.