p-Index From 2021 - 2026
5.786
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Assets : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan JBTI : Jurnal Bisnis : Teori dan Implementasi Jurnal Mirai Management Jurnal Ilmiah Manajemen "E M O R" Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Al-Hayat: Journal of Islamic Education JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Journal of Educational Research and Evaluation Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Syar'Insurance: Jurnal Asuransi Syariah Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development (IJECSED) Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Journal of Social Research Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) International Journal of Community Service (IJCS) Lentera: Multidisciplinary Studies Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Journal of World Future Medicine, Health and Nursing Journal of Islamic Economy Lentera: Multidisciplinary Studies International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology Proceeding of The International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business Journal of Management Oikonomia : Journal of Management Economics and Accounting Journal of Islamic Economy
Claim Missing Document
Check
Articles

The Role Of Islamic Capital Markets In Promoting Sustainable Investment Loso Judijanto; Wahyudin Rahman; Jaka darmawan; Sagira Sagira
Journal of Islamic Economy Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH-JOIE
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/z785w972

Abstract

The Islamic capital market plays a strategic role in promoting sustainable investment by upholding Sharia principles based on ethics, justice, and sustainability. Sustainable investment in this context not only seeks financial returns but also considers the social and environmental impacts of investment decisions. As an alternative financing option aligned with Islamic principles, the Islamic capital market prohibits practices such as usury (riba), excessive uncertainty (gharar), and investments in sectors that contradict Islamic moral values. Financial instruments such as green sukuk offer solutions to support environmentally friendly and socially responsible projects. Additionally, the Islamic capital market encourages investment in companies that comply with Sharia principles and demonstrate a strong commitment to sustainability. This study aims to examine the contribution of the Islamic capital market in fostering more sustainable investments. By analyzing financial instruments and policies implemented in this sector, the study is expected to provide insights into the potential of the Islamic capital market as a tool for achieving investment goals that prioritize sustainability and align with the principles of Islamic economics.
Transformasi Digital Dalam Tata Kelola Pemerintahan: Strategi Meningkatkan Kualitas Pelayaan Publik Berbasis E-Government Zaman, Wildan; Rahman, Wahyudin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dukungan kebijakan, budaya organisasi, serta partisipasi masyarakat. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kapasitas aparatur, resistensi terhadap perubahan, serta risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi, meliputi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem informasi, serta pendekatan layanan yang berorientasi pada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik e-government yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Transformasi Digital Dalam Tata Kelola Pemerintahan: Strategi Meningkatkan Kualitas Pelayaan Publik Berbasis E-Government Zaman, Wildan; Rahman, Wahyudin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dukungan kebijakan, budaya organisasi, serta partisipasi masyarakat. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kapasitas aparatur, resistensi terhadap perubahan, serta risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi, meliputi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem informasi, serta pendekatan layanan yang berorientasi pada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik e-government yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengaruh Digitalisasi Layanan Publik Terhadap Transparansi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Pemerintahan Sibay, Sahraen; Rahman, Wahyudin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi layanan publik terhadap transparansi dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review) yang mengkaji berbagai sumber literatur ilmiah, seperti jurnal, buku, dan laporan lembaga internasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis pada database ilmiah, sedangkan analisis data menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan temuan utama dalam literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan publik memiliki pengaruh positif terhadap transparansi pemerintahan melalui peningkatan aksesibilitas informasi, keterbukaan data, dan akuntabilitas publik. Selain itu, digitalisasi juga mendorong partisipasi masyarakat dengan menyediakan platform interaktif yang memungkinkan keterlibatan warga dalam proses pengambilan keputusan. Namun demikian, pengaruh tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung, seperti literasi digital, ketersediaan infrastruktur teknologi, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara digitalisasi layanan publik dan partisipasi masyarakat. Meskipun demikian, implementasi digitalisasi layanan publik masih menghadapi tantangan, seperti kesenjangan digital, rendahnya literasi teknologi, dan keterbatasan akses di daerah terpencil. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang komprehensif dan inklusif untuk mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Transformasi Digital Dalam Tata Kelola Pemerintahan: Strategi Meningkatkan Kualitas Pelayaan Publik Berbasis E-Government Zaman, Wildan; Rahman, Wahyudin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dukungan kebijakan, budaya organisasi, serta partisipasi masyarakat. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kapasitas aparatur, resistensi terhadap perubahan, serta risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi, meliputi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem informasi, serta pendekatan layanan yang berorientasi pada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik e-government yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengaruh Digitalisasi Layanan Publik Terhadap Transparansi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Pemerintahan Sibay, Sahraen; Rahman, Wahyudin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi layanan publik terhadap transparansi dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review) yang mengkaji berbagai sumber literatur ilmiah, seperti jurnal, buku, dan laporan lembaga internasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis pada database ilmiah, sedangkan analisis data menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan temuan utama dalam literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan publik memiliki pengaruh positif terhadap transparansi pemerintahan melalui peningkatan aksesibilitas informasi, keterbukaan data, dan akuntabilitas publik. Selain itu, digitalisasi juga mendorong partisipasi masyarakat dengan menyediakan platform interaktif yang memungkinkan keterlibatan warga dalam proses pengambilan keputusan. Namun demikian, pengaruh tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung, seperti literasi digital, ketersediaan infrastruktur teknologi, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara digitalisasi layanan publik dan partisipasi masyarakat. Meskipun demikian, implementasi digitalisasi layanan publik masih menghadapi tantangan, seperti kesenjangan digital, rendahnya literasi teknologi, dan keterbatasan akses di daerah terpencil. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang komprehensif dan inklusif untuk mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
The Effect of Social Media Engagement on Brand Loyalty in the Digital Economy Antonius Ary Setyawan; Wahyudin Rahman; Eko Wahyu Widayat; Imam Jayanto; Dian Parwati
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i2.640

Abstract

This study aims to analyze the effect of social media engagement on brand loyalty in the digital economy through a literature review approach. The rapid development of digital technology and social media platforms has significantly transformed consumer behavior and business communication patterns. Social media has become an essential strategic tool for organizations to establish relationships with customers and strengthen their market position. Therefore, understanding the relationship between social media engagement and brand loyalty has become increasingly important in the current digital environment. This study employed a literature review method by collecting and analyzing relevant studies published between 2015 and 2025 from academic databases and reputable journals. The analysis process involved identifying, evaluating, and synthesizing previous research findings related to social media engagement and brand loyalty. The findings indicate that social media engagement positively influences brand loyalty through emotional attachment, customer participation, and interactive communication processes. In addition, variables such as brand trust, customer experience, content quality, and online community participation strengthen the relationship between social media engagement and loyalty. The study concludes that effective social media engagement strategies contribute significantly to maintaining long-term customer relationships and enhancing sustainable competitive advantages in the digital economy.