Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN TaRL DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA KELAS III DI MIS TANGGA Rahmi Ulfa; Syarifudin; Syarifuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29999

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in improving reading literacy skills of third-grade students at MIS Tangga. The TaRL approach emphasizes instruction tailored to students' actual learning levels rather than their grade level. This descriptive qualitative research employed data collection techniques such as observation, interviews, documentation, and questionnaires. The results showed that most students responded very positively to the implementation of TaRL, with several questionnaire statements rated in the "very high" category (above 88%). Academically, students' final semester scores ranged from 80 to 91, with many showing stability or improvement, such as S1 (from 90 to 91) and S7 (from 85 to 87). These outcomes indicate that the TaRL approach effectively enhances student engagement, comprehension, and confidence in reading, while also positively influencing academic achievement. TaRL proves to be a viable and inclusive strategy for primary literacy education.
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS II SDN 72 KOTA BIMA PADA MATERI BANGUN DATAR MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Nisa, Zuhriatun; Syarifudin, Syarifudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1849

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class Room Action Research) yang  direcanakan dalam beberapa siklu dan dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 72 Kota Bima dengan jumlah Siswa 19 orang yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pelaksanaan dalam tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dengan rumusan masalah adalah bagaimana upaya peningkatan prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima pada materi bangun datar melalui penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima pada materi bangun datar melalui penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia . Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) data tentang kegiatan proses pembelajaran dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. (2) Hasil belajar Siswa dikumpulkan dengan memberikan tes pada setiap akhir siklus. Ketentuan belajar dikatakan tuntas jika ³ 85% siswa kelas II mendapat nilai > 65 pada tes akhir tiap siklus dan aktivitas belajar siswa minimal berkategori aktif atau baik sesuai dengan standar skor yang telah ditentukan. Hasil penelitian yang didapat adalah sebagai berikut: Siklus I; nilai rata-rata   hasil belajar siswa 72,11  dengan prosentase ketuntasan belajarnya sebesar 78,95%, dan aktivitas siswa  pada pertemuan pertama dan kedua adalah sebesar 83 dan 85 yang tergolong pada kategori aktif. Dan terjadi peningkatan pada Siklus II; nilai rata-rata hasil belajar naik menjadi 79,74 dengan presentase ketuntasan belajarnya 94,74% dan aktivitas belajar siswa 91 dan 92 dari skor masing-masing dua Observer berada pada kategori sangat aktif atau baik. Hasil tersebut menunjukkan sudah tercapainya indikator penelitia yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada materi mengenal bangun datar dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima .
Pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL untuk pembelajaran literasi dasar membaca Ahyar Ahyar; Ita Fitriati; Suriya Ningsyih; Arif Rahman Hakim; Ramli Ramli; Syarifudin Syarifudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27111

Abstract

AbstrakLiterasi dasar membaca merupakan suatu yang sangat penting dalam tercapainya hasil dan tujuan belajar. Model  pembelajaran TaRL atau berbasis level kemampuan ini sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca siswa SD. Oleh karena itu perlu dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarak melalui pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SDN Inpres Samili 1 dalam menuntaskan kemampuan literasi dasar membaca peserta didik dengan mengimplementasikan model pembelajaran TaRL. Pelatiahan ini bermitra dengan Inpres Samili 1 yang melibatkan guru-guru sebanyak 21 peserta. Metode pelaksaan kegiatan ada lima tahap yang pertama tahap persiapan, kedua tahap  sosialisai, ketiga tahap pelaksanaan , keempat tahap pendampingan, kelima tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test , kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, materi pertama tentang Model TaRl, materi ke dua simulasi pembelajaran TaRL dan diakhiri dengan pengisian postest, Hasil evaluasi dari kegiatan ini guru terlihat sangat antusias dalam proses pelatihan dan workshop, hal ini terbukti dari hasil kemampuan guru yang dianalisis menggunakan gain  ternormalisasi  dengan nilai sebesar 0,05 sehingga dapat dikategorikan tinggi, artinya bahwa kegiatan pelatihan implementasi model TaRL untuk pembelajaran Literasi dasar membaca berhasil dilakukan. Kata kunci: model; tarl; literasi; dasar; membaca. AbstractBasic reading skills are crucial for achieving effective learning outcomes and objectives. The TaRL model, which is based on students' individual ability levels, has proven effective in improving elementary school students’ basic reading literacy. Therefore, community service activities in the form of teacher training are necessary to enhance teachers' abilities in implementing the TaRL model. The training aims to improve the knowledge and skills of SDN Inpres Samili 1 teachers in developing students' basic reading literacy through the TaRL approach. The training, which involved 21 teacher participants, was conducted in partnership with Inpres Samili 1. The implementation of the activity consisted of five stages: preparation, socialization, implementation, mentoring, and evaluation. The process began with a pre-test, followed by material presentations: the first on the TaRL model and the second on a TaRL learning simulation, concluding with a post-test. Evaluation results showed the teachers were highly enthusiastic throughout the training and workshops, as evidenced by their improved abilities, which were analyzed using normalized gain with a value of 0.05, categorized as high. This indicates that the training for implementing the TaRL model was successful. Keywords: model; tarl; literacy; basic; reading.
KARAKTERISASI PEMBELAJARAN LITERASI DASAR SISWA KELAS AWAL SESUAI DENGAN LEVEL KEMAMPUAN Sri Rahmawati; Mulyadi Mulyadi; Syarifudin Syarifudin
Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/aksara.v10i1.1483

Abstract

This study aims to describe the characteristics of basic literacy learning for early grade students based on ability level, also known as TaRL (Teaching at the Right Level). The subjects were 15 third-grade students at Rompo Elementary School. The test instruments consisted of an initial diagnostic test and a progress test during the learning process. The results showed that the first-level group's characteristics were introducing children to the smallest components of literacy skills: sounds and letters, and distinguishing the various phonetic variations of these letters. In Group B, students developed reading fluency through regular reading practice, building mastery of texts, and beginning to understand unusual letter combinations and pronunciations. Group C read together in small groups and answered a series of questions about the text, deduced the meaning of unfamiliar words, and moved from simple to complex concepts. Students were encouraged to practice writing daily, reading, and evaluating each other's work to strengthen their ability to spot common spelling, grammar, and punctuation errors