Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Development of Interactive Learning Media Based on Genially in Informatics Subjects to Improve Digital Literacy of SMPN 4 Madapangga Students Ifrianingsih, Ifrianingsih; Syarifudin, Syarifudin; Fitrianingsih, Nur
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5414-5425

Abstract

The rapid development of digital technology demands innovation in the learning process to make it more interactive and relevant to 21st-century educational needs. However, Informatics learning at SMPN 4 Madapangga is still dominated by conventional and static media, resulting in low student engagement and digital literacy skills. Based on these conditions, this study aims to develop interactive learning media based on Genially in the Informatics subject for eighth-grade students to improve their digital literacy. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The validation results showed that the media obtained feasibility scores of 83%, 89%, and 95% from two media experts and one material expert, respectively, categorized as very feasible. The practicality test involving 20 students yielded a score of 93.88% (very practical), while the digital literacy assessment reached 94.76% (very good). The effectiveness test using the N-Gain calculation produced an average score of 0.56 (moderate category), indicating that the media is quite effective in improving learning outcomes. Therefore, Genially-based learning media are declared feasible, practical, and effective for enhancing students’ digital literacy and supporting the implementation of the student-centered and technology-integrated Merdeka Curriculum.
Level Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Kelas Rendah Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i2.465

Abstract

Membaca merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa, dengan memiliki level kemampuan membaca yang tinggi, siswa akan mampu menggapai keberhasilan dalam belajar. Rendahnya kemampuan membaca sering ditemui di lingkungan sekolah dasar, baik di kelas rendah maupun di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level kemampuan membaca siswa kelas rendah di SDN Impres Karumbu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dominan berada pada level cerita yaitu sebanyak 27 dari 29 siswa pada kelas IV dengan persentasi sebesar 93,1%, 21 dari 37 siswa pada kelas V dengan persentase sebesar 56,7% dan 42 dari 43 siswa pada kelas VI dengan persentase sebesar 97,7%. Sehingga kemampuan membaca siswa dapat dikatakan sudah sangat baik. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa yaitu faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor intelektual, faktor proses pembelajaran di kelas dan faktor bimbingan orang tua.
Pendampingan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Inpres Tawali Wera Kabupaten Bima melalui Metode Tutor Sebaya dan Berbantuan Media Gambar Syarifuddin, Syarifuddin; Maryani, Dita; Salsabilah, Upik; Marisa, Marisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v4i1.377

Abstract

Literasi dan numerasi di sekolah dasar menjadi perhatian utama kepada siswa dalam rangka menanamkan keterampilan kepada siswa mengenal huruf dan angka sebagai dasar membaca dan menghitung, sehingga siswa usia sekolah dasar dan menengah dapat terwujud kebiasaan membaca dan menulis. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan literasi dan numerasi menggunakan metode tutor sebaya dan berbantuan media gambar pada siswa SDN Inpres Tawali Wera, Kabupaten Bima. Melalui pendampingan ini, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam literasi dan numerasi. Metode tutor sebaya dipilih untuk memberikan ruang kepada siswa yang memiliki pemahaman lebih dalam untuk berbagi pengetahuannya dengan teman sejawatnya. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan inklusif. Selain itu, penggunaan media gambar diintegrasikan sebagai alat bantu visual untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep literasi dan numerasi. Selain itu, pandangan siswa, guru, dan orang tua juga diperoleh melalui wawancara untuk memberikan pemahaman holistik tentang efektivitas metode yang diterapkan. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca dan menulis siswa. Siswa yang awalnya mengalami kesulitan literasi kini menunjukkan kemajuan yang memuaskan. Keberhasilan pendampingan literasi dan numerasi tidak hanya tercermin dalam aspek akademis, tetapi juga dalam perkembangan sosial siswa.
Pendampingan peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Inpres Tala Ambalawali Kabupaten Bima dengan Pendekatan Lingkungan yang Inklusif Syarifuddin, Syarifuddin; Prastiwi, Tri; Yuwono, Meviota Maharani Windi; Janah, Miftahul; Mariam, Mariam
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1095

Abstract

Kegiatan pendampingan peningkatan literasi dan numerasi di SDN Inpres Tala Ambalawali, Kabupaten Bima, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa melalui pendekatan lingkungan yang inklusif. Pendekatan ini melibatkan berbagai elemen, termasuk guru, siswa, orang tua, dan komunitas sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Kegiatan yang dilakukan meliputi penerapan pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi siswa, pemberian media pembelajaran yang menarik, serta bimbingan individu untuk siswa yang kesulitan dalam membaca dan berhitung. Program ini juga berfokus pada penciptaan ruang kelas yang nyaman dan mendekorasi dinding kelas dengan gambar-gambar edukatif sebagai sarana untuk memperkuat materi pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dan numerasi siswa, dengan penurunan jumlah siswa yang kesulitan membaca dan berhitung. Pendekatan inklusif ini telah membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Program ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dalam mengimplementasikan metode pembelajaran yang kreatif dan berbasis teknologi.
Penerapan Media Memory Game untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Siswa Kelas IV Aini, Nurfajriatul; Syarifudin, Syarifudin; Mariamah, Mariamah; Diana, Nanang; Muslim, Muslim
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1736

Abstract

Matematika di sekolah dasar memegang peran penting dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis. Namun banyak siswa mengalami hambatan dalam memahami konsep geometri, khususnya materi bangun datar, akibat pendekatan pembelajaran yang kurang inovatif dan minim partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran memory game dalam meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe pretest-posttest control group. Sampel terdiri atas dua kelas di SDN Talabiu, yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan mencakup angket minat belajar dengan empat indikator keterlibatan aktif, dorongan menyelesaikan tugas, rasa ingin tahu, dan konsentrasi serta tes uraian untuk mengukur pemahaman konsep, penerapan rumus, dan penyelesaian soal. Hasil menunjukkan peningkatan skor hasil belajar pada kelompok eksperimen dari 64,17 menjadi 93,54, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 58,00 menjadi 83,80. Uji-t menunjukkan signifikansi tinggi (p < 0,001) dan effect size besar (Cohen’s d = 2,073). Indikator minat belajar juga mengalami peningkatan, meskipun tidak semua signifikan secara statistik. Hasil ini menegaskan bahwa Memory Game mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.
ANALISIS PENDEKATAN TaRL DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA KELAS III DI MIS TANGGA Rahmi Ulfa; Syarifudin; Syarifuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29999

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in improving reading literacy skills of third-grade students at MIS Tangga. The TaRL approach emphasizes instruction tailored to students' actual learning levels rather than their grade level. This descriptive qualitative research employed data collection techniques such as observation, interviews, documentation, and questionnaires. The results showed that most students responded very positively to the implementation of TaRL, with several questionnaire statements rated in the "very high" category (above 88%). Academically, students' final semester scores ranged from 80 to 91, with many showing stability or improvement, such as S1 (from 90 to 91) and S7 (from 85 to 87). These outcomes indicate that the TaRL approach effectively enhances student engagement, comprehension, and confidence in reading, while also positively influencing academic achievement. TaRL proves to be a viable and inclusive strategy for primary literacy education.
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS II SDN 72 KOTA BIMA PADA MATERI BANGUN DATAR MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Nisa, Zuhriatun; Syarifudin, Syarifudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1849

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class Room Action Research) yang  direcanakan dalam beberapa siklu dan dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 72 Kota Bima dengan jumlah Siswa 19 orang yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pelaksanaan dalam tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dengan rumusan masalah adalah bagaimana upaya peningkatan prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima pada materi bangun datar melalui penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima pada materi bangun datar melalui penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia . Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) data tentang kegiatan proses pembelajaran dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. (2) Hasil belajar Siswa dikumpulkan dengan memberikan tes pada setiap akhir siklus. Ketentuan belajar dikatakan tuntas jika ³ 85% siswa kelas II mendapat nilai > 65 pada tes akhir tiap siklus dan aktivitas belajar siswa minimal berkategori aktif atau baik sesuai dengan standar skor yang telah ditentukan. Hasil penelitian yang didapat adalah sebagai berikut: Siklus I; nilai rata-rata   hasil belajar siswa 72,11  dengan prosentase ketuntasan belajarnya sebesar 78,95%, dan aktivitas siswa  pada pertemuan pertama dan kedua adalah sebesar 83 dan 85 yang tergolong pada kategori aktif. Dan terjadi peningkatan pada Siklus II; nilai rata-rata hasil belajar naik menjadi 79,74 dengan presentase ketuntasan belajarnya 94,74% dan aktivitas belajar siswa 91 dan 92 dari skor masing-masing dua Observer berada pada kategori sangat aktif atau baik. Hasil tersebut menunjukkan sudah tercapainya indikator penelitia yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada materi mengenal bangun datar dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa kelas II SDN 72 Kota Bima .
Pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL untuk pembelajaran literasi dasar membaca Ahyar Ahyar; Ita Fitriati; Suriya Ningsyih; Arif Rahman Hakim; Ramli Ramli; Syarifudin Syarifudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27111

Abstract

AbstrakLiterasi dasar membaca merupakan suatu yang sangat penting dalam tercapainya hasil dan tujuan belajar. Model  pembelajaran TaRL atau berbasis level kemampuan ini sudah terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca siswa SD. Oleh karena itu perlu dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarak melalui pelatihan peningkatan kapabilitas guru SD dalam mengimplementasikan model TaRL. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SDN Inpres Samili 1 dalam menuntaskan kemampuan literasi dasar membaca peserta didik dengan mengimplementasikan model pembelajaran TaRL. Pelatiahan ini bermitra dengan Inpres Samili 1 yang melibatkan guru-guru sebanyak 21 peserta. Metode pelaksaan kegiatan ada lima tahap yang pertama tahap persiapan, kedua tahap  sosialisai, ketiga tahap pelaksanaan , keempat tahap pendampingan, kelima tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test , kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, materi pertama tentang Model TaRl, materi ke dua simulasi pembelajaran TaRL dan diakhiri dengan pengisian postest, Hasil evaluasi dari kegiatan ini guru terlihat sangat antusias dalam proses pelatihan dan workshop, hal ini terbukti dari hasil kemampuan guru yang dianalisis menggunakan gain  ternormalisasi  dengan nilai sebesar 0,05 sehingga dapat dikategorikan tinggi, artinya bahwa kegiatan pelatihan implementasi model TaRL untuk pembelajaran Literasi dasar membaca berhasil dilakukan. Kata kunci: model; tarl; literasi; dasar; membaca. AbstractBasic reading skills are crucial for achieving effective learning outcomes and objectives. The TaRL model, which is based on students' individual ability levels, has proven effective in improving elementary school students’ basic reading literacy. Therefore, community service activities in the form of teacher training are necessary to enhance teachers' abilities in implementing the TaRL model. The training aims to improve the knowledge and skills of SDN Inpres Samili 1 teachers in developing students' basic reading literacy through the TaRL approach. The training, which involved 21 teacher participants, was conducted in partnership with Inpres Samili 1. The implementation of the activity consisted of five stages: preparation, socialization, implementation, mentoring, and evaluation. The process began with a pre-test, followed by material presentations: the first on the TaRL model and the second on a TaRL learning simulation, concluding with a post-test. Evaluation results showed the teachers were highly enthusiastic throughout the training and workshops, as evidenced by their improved abilities, which were analyzed using normalized gain with a value of 0.05, categorized as high. This indicates that the training for implementing the TaRL model was successful. Keywords: model; tarl; literacy; basic; reading.