Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE EFFECT OF THE TYPE OF ACID CATALYST AND TIME ON % YIELD OF BIOETHANOL FROM ELEPHANT GRASS (Pennistum Purpureum Schumach) Herawati, Netty -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i2.2210

Abstract

Elephant gass is cattle feed that contains good nutrition. One of its uses is converted into an energy source in the form bioethanol, Elephant grass has a high cellulose content reaching 40,85%, therefore elephant grass has the potential to be used as raw material in manufacture of bioethanol through the process of acid hydrolysis and fermentation. In research on percent yield of bioethanol from elephant grass chemically carried out at fixed conditions : grass weight 100 gr, temperature 100oC, water 1 liter, H2SO4 30 ml, hydrolysis timw 2 hours and conditions change : fermentation time 4,6,8 (day), saccharomyces cerevisiae starter 7%, 9%, 11%, 13%, HCl and H2SO4 catalys. From the research on chemical bioethanol production from elephant grass we got the best percent yield at 6 days of fermentation, 11% saccharomyces cerevisiae, HCl catalys which was 17,30%Keywords: bioethanol, fermentation, elephant grass,
The Utilization of Kepyar Castor Oil (Ricinus Communis) and Alumina Silica Catalyst in Alcoholysis Process Kiagus Ahmad Roni; Netty Herawati; Dian Kharisma Dewi; Sri Martini
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.606 KB) | DOI: 10.23960/jesr.v3i1.76

Abstract

Castor oil is one of the vegetable oils that has not been used optimally. In the manufacture of biodiesel, vegetable oil is needed as a raw material. By using an aluminum silica catalyst which is a waste from the petroleum cracking process at PT. Pertamina RU III Palembang. This research aims to prove that the raw material for vegetable oil in the form of castor oil can be used as raw material for making biodiesel with the help of waste catalyst from the cracking process of Pertamina Unit III Palembang as a catalyst process and with the alcoholysis method. Based on the research that has been done, it can be concluded that castor oil can be used as raw material for making biodiesel using heterogeneous catalysts which are used as catalysts for fracturing crude oil at PT. Pertamina RU III, and with operating conditions of temperature 383oK, stirring speed of 300 rpm, ratio of oil and ethanol 5 mgek/mgek, and reaction time of 60 minutes. With the above operating conditions, the biodiesel conversion from the alcoholysis process was obtained at 94.08%. So that further research can be developed on the manufacture of biodiesel with castrol oil as raw material with the help of a catalyst reaction from cracked crude oil from PT Pertamina RU III Palembang.
PENINGKATAN KADAR BIOETANOL DARI KULIT NANAS DENGAN ADSORBEN DARI LIMBAH KATALIS BEKAS CRACKING PERTAMINA RU III PLAJU YANG TERAKTIVASI SECARA FISIKA Kiagus Ahmad Roni; Tri Susanto; Indra Pratama; Netty Herawati
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.6026

Abstract

Bioetanol merupakan suatu etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa yang telah melewati hasil destilasi. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan untuk membuat bioetanol adalah kulit nanas. Kadar gula yang terkandung dalam kulit nanas adalah 11,40%. Dari proses fermententasi menggunakan ragi roti dihasilkan kandungan bioetanol sebesar 4,2%.  Untuk meningkatkan bioetanol yang dihasilkan maka digunakan metode lain selain distilasi yaitu proses adsorpsi. Adsorben yang digunakan pada penelitian kali ini adalah limbah bekas cracking pertamina RU III. Penggunaan adsorben jenis ini adalah sebagai pengganti adsorben zeolit alam yang terbilang mahal dengan limbah bekas cracking pertamina RU III yang mudah didapat dan jauh lebih ekonomis. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peningkatan bioetanol dengan menggunakan adsorben jenis ini. Hasil dari penelitian ini adanya peninggkatan kadar sebesar 58,386%  dengan teraktivasi secara fisika.
PENAMBAHAN SARI JERUK NIPIS TERHADAP KARAKTERISTIK SIRUP LABU SIAM M. Adetya Hidayat; Netty Herawati; Vonny Setiaries Johan
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 4, No 2 (2017): Wisuda Oktober Tahun 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to obtain the ratio of chayote extracts and lime extractsin the manufactured of syrup. This research used Complete Randomized Design (CRD) with four treatments and four replication which followed by Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at level 5%. The treatments in this research included LS0(ratio of chayote extracts and lime extracts 100 : 0), LS1 (ratio chayote extracts and lime extracts 95 : 05), LS2 (ratio chayote extracts and lime extracts 90 : 10), LS3 (chayote extracts and lime extracts 85 : 15). The results of analysis showed that the ratio of chayote extracts and lime extracts significantly effect on acidity (pH), viscosity, total dissolve, sucrose content and organoleptic value (colour, flavour, taste, consistency and overall acceptability). The bestsyrup was LS3 with acidity (pH) 4,45, viscosity 528,33cP, total dissolved 71,03 brix, sucrose content 65,44%. Overall preferred by the panelists with description the colour of rather murky, not falvorful chayote and falvorful lime, sweet taste little  acidic and condensed.   Keywords: Syrup, chayote, lime.
Spline Regression Modelling for Health Problem: Study of Knot and Confidence Interval Netty Herawati
Jurnal ILMU DASAR Vol 12 No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.772 KB)

Abstract

This article aimed to study about knot and confidence interval for health science using spline nonparameteric regression.The study used simulation and real data. The result showed that numbers of knot should be placed according to the quantil variable in order to get a good estimation of the data function. Inadditon,confidence interval using bayesian and bootstrap method gave no different result for a small sample size whereas for a big sample size bootstrap gave narrower interval.
PENINGKATAN KADAR BIOETANOL DARI KULIT NANAS DENGAN ADSORBEN DARI LIMBAH KATALIS BEKAS CRACKING PERTAMINA RU III PLAJU YANG TERAKTIVASI SECARA FISIKA Kiagus Ahmad Roni; Tri Susanto; Indra Pratama; Netty Herawati
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.6026

Abstract

Bioetanol merupakan suatu etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa yang telah melewati hasil destilasi. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan untuk membuat bioetanol adalah kulit nanas. Kadar gula yang terkandung dalam kulit nanas adalah 11,40%. Dari proses fermententasi menggunakan ragi roti dihasilkan kandungan bioetanol sebesar 4,2%.  Untuk meningkatkan bioetanol yang dihasilkan maka digunakan metode lain selain distilasi yaitu proses adsorpsi. Adsorben yang digunakan pada penelitian kali ini adalah limbah bekas cracking pertamina RU III. Penggunaan adsorben jenis ini adalah sebagai pengganti adsorben zeolit alam yang terbilang mahal dengan limbah bekas cracking pertamina RU III yang mudah didapat dan jauh lebih ekonomis. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peningkatan bioetanol dengan menggunakan adsorben jenis ini. Hasil dari penelitian ini adanya peninggkatan kadar sebesar 58,386%  dengan teraktivasi secara fisika.
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kebahagiaan Pasangan pada Masyarakat Madura Netty Herawati
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.94 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v3i1.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pasangan dalam keberlangsungan pernikahan pada masyarakat Madura. Studi ini menggunakan metode penelitian survey. Pengumpulan data melalui interview, dengan menggunakan teknik random sampling. Kriteria sampel adalah mereka yang sudah berumahtangga minimal 10 tahun, dilahirkan dan dibesarkan dengan budaya Madura dan tinggal di Madura. Jumlah sampel 133 orang yang diperoleh dari 4 kabupaten. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan pasangan dipengaruhi oleh faktor-faktor : a. penerimaan, b. keterbukaan, c. responsibilities, d. keharmonisan, e. komunikasi antarpasangan, f. kebersamaan dan kerjasama dalam mengatur rumah tangga, g. saling memberi dan menerima dalam cinta, kasih sayang dan perhatian, h. saling menghormati dan menghargai, i. kepribadian yang positif dari pasangan, j. kepribadian yang positif dari pasangan, k. kehadiran anak
Pembuatan Bioetanol Dari Rumput Gajah Dengan Proses Hidrolisis Asam Netty Herawati
Jurnal Redoks Vol 6, No 1 (2021): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i1.5566

Abstract

Bioetanol dapat dihasilkan dari tanaman yang banyak mengandung selulosa. Bioetanol adalah cairan biokimia yang didapat melalui proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat (pati), selulosa dan glukosa menggunakan bantuan mikroorganisme. Salah satu sumber lignoselulosa yang ada di Indonesia adalah rumput gajah (pennisetum purpureum). Pembuatan bioetanol dari bahan-bahan lignoselulosa hingga menjadi etanol melalui proses utama: hidrolisa, fermentasi dan distilasi (pemurnian). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: proses pretretment NaOH konsentrasi 8, 10, 12, 14 dan 16 %, jenis asam saat hidrolisis yaitu Asam Sulfat dan Asam Klorida, konsetrasi asam: 1,5; 2; 2,5; 3; 3,5 N dan waktu hidrolisis 120, 150, 180, 210 dan 240 menit. Hasil terbaik dari penelitian ini yaitu menggunakan pretretment konsentrasi NaOH 14 %, hidrolisis asam klorida pada konsentrasi 3 N terhadap waktu 210 menit. Hasil HCL terbaik yaitu 90,5423 % yield. Sedangkan asam sulfat yaitu 77,9560 % yield.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SIMPANG RUMBIO WILAYAH KERJA PUSKESMAS KTK KOTA SOLOK Netty Herawati, Kurniati Maya Sari.,WD Armanda Tri MurtiNingsih
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.714

Abstract

Old age is the age at which risk of degenerative diseases such as hypertension.Hypertensive disease if not treated immediately can be fatal to the sufferer, one of theefforts to lower blood pressure in people with hypertension by doing music therapy. Musicis able to clear the mind and the sound of music is able to create physical forms that affectour health, awareness, and everyday behavior. The power of music that is a powerfulsource of emotional healing to ward off negative forces and increase positive power. Thepurpose of this research is to know the blood pressure before and after being given musictherapy in elderly with hypertension in Working Area of Puskesmas KTK Kota Solok. Thisresearch design is quasi experiment with One group pretest post test design with 18samples with Purposive sampling technique. The result showed that the difference of bloodpressure before and after classical music therapy in elderly with mild hypertension wasobtained p-value = 0,001 (<0,05), in elderly with moderate hypertension, p-value = 0,023(<0,05 ). This number indicates that there is influence between systolic blood pressurebefore and after classical music therapy whereas in severe hypertension we get p-value =0,175 (˃0,05). This figure shows that there is no influence between systolic blood pressurebefore and after classical music therapy.Keywords :music theraphy, elderly, hypertension, blood pressure.
Hubungan Antara Komitmen Pada Organisasi dan Supervisi Kepala Ruangan dengan Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana Netty Herawati; Agung Waluyo; Efitra Efitra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i1.986

Abstract

Survey yang dilakukan di RSUD Sawahlunto, didapatkan rekapitulasi absensi perawat yang terlambat datang sebanyak 7,2%, perawat yang turn over tahun 2012 sebanyak 2% dan 2013 sebanyak 2,1%, pelaksanaan supervisi belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara komitmen pada organisasi dan supervisi kepala  ruangan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana. Pengumpulan dilakukan menggunakan kuesioner dengan teknik angket, jumlah sampel 81 perawat pelaksana. Analisis data menggunakan Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan 42 (51,9%) perawat pelaksanan puas dalam bekerja, 45 (55,6%) perawat pelaksana mempunyai komitmen baik, 42 (51,9%) pelaksanaan supervisi baik dan adanya hubungan  antara komitmen pada organisasi dan supervisi kepala ruangan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di unit rawat inap RSUD Sawahlunto dengan (P value < 0,05). Dimana supervisi kepala ruangan sebagai variabel yang dominan (OR = 28, 617). Hasil penelitian ini merekomendasikan dalam upaya meningkatkan komitmen perawat seperti dalam hal visi, misi serta idiologi rumah sakit, membuat aturan baku tentang promosi dan pendidikan berkelanjutan bagi perawat dan membuat program peningkatan kompetensi supervisor.