Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MERONCE MENGGUNAKAN CANGKANG KERANG BERWARNA TERHADAP MOTORIK HALUS DI TAMAN KANAK-KANAK ASSYOFA KOTA PADANG Ulandari, Putri; Mayar, Farida; Indra Yeni; Asdi Wirman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56604

Abstract

Fine motor development is one of the important aspects that need to be stimulated in early childhood because it supports children's readiness in learning and carrying out daily activities. Based on observations at Assyofa Kindergarten Padang, children's fine motor skills had not developed optimally. Learning activities were still dominated by worksheets, coloring, drawing, and stringing using plastic straws, causing children to become less interested and less enthusiastic. This study aimed to determine the effect of stringing colored seashells on children's fine motor skills. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design. The sample consisted of 42 children, divided into an experimental class (B4) and a control class (B2), with 21 children in each group. Data were collected through observation and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and independent sample t-tests with SPSS version 23. The results showed that the average gain score in the experimental class was 3.09, while the control class was -0.33. The hypothesis test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.015 < 0.05, indicating a significant effect of stringing colored seashells on children's fine motor skills. Therefore, stringing activities using colored seashells can be used as an alternative learning activity to improve fine motor development in early childhood.
PENGARUH FUN GAME TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA 02 LINGGO SARI BAGANTI Vina Delmi Putri; Nur Hazizah; Nenny Mahyuddin; Asdi Wirman
Cakrawala Pedagogik Vol. 10 No. 2 (2026): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v10i2.942

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu dirangsang melalui pengalaman belajar yang aktif dan bermakna. Namun, kegiatan belajar di pendidikan anak usia dini masih didominasi oleh praktik yang diarahkan guru yang memberikan kesempatan terbatas bagi anak untuk mengeksplorasi, mengembangkan strategi, dan memecahkan masalah secara mandiri. Kebaruan penelitian ini terletak pada implementasi Fun Game, yang mengintegrasikan permainan puzzle, labirin, dan menara cangkir ke dalam satu rangkaian pembelajaran untuk merangsang kemampuan memecahkan masalah anak melalui berpikir, bereksperimen dengan berbagai strategi, dan menemukan solusi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fun Game terhadap kemampuan memecahkan masalah anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 02 Linggo Sari Baganti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest kuasi-eksperimental. Sampel terdiri dari 24 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan daftar periksa observasi dan dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji t sampel independen. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan memecahkan masalah anak di kedua kelompok meningkat; Namun, peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada pada kelompok kontrol. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa penggunaan Fun Game memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun.