Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

STUDI KASUS NEGARA BERKEMBANG DALAM PERBANDINGAN PENDIDIKAN Dilla Novita Sani; Siti Nurlailasari Agustina; Winda Purnama Sari Purba; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8czyzr98

Abstract

Penelitian ini menganalisis sistem pendidikan di tiga negara berkembang, Indonesia, Malaysia, dan India dengan tujuan mengidentifikasi persamaan, perbedaan, serta faktor penentu mutu dan pemerataan pendidikan. Metode kualitatif dengan studi pustaka digunakan untuk menelaah buku, artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan data sekunder relevan. Temuan menunjukkan bahwa ketiga negara menempatkan pendidikan sebagai pilar pembangunan nasional, tetapi mengimplementasikan kebijakan dan praktik berbeda: Indonesia menekankan kebijakan Merdeka Belajar serta penguatan karakter; Malaysia mengadopsi kurikulum terintegrasi yang konstruktivistik dan didukung pembiayaan publik; India memprioritaskan perluasan akses dan peningkatan mutu di tengah tantangan kepadatan penduduk serta kesenjangan sosial-ekonomi. Analisis menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bergantung pada kualitas tenaga pendidik, konsistensi kebijakan, serta relevansi kurikulum terhadap kebutuhan zaman. Rekomendasi penelitian mendorong sinergi antarpemangku kepentingan, penguatan kapasitas guru, dan adopsi kebijakan berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan inklusif, adaptif, serta berkeadilan. Studi ini memberikan rujukan kebijakan praktis dan ide-ide implementatif yang dapat diadaptasi oleh pengambil keputusan lintas sektor pendidikan secara nasional dan regional.
Sinema Edukasi Meningkatkan Sopan Santun Siswa Di SMP Negri 48 Surabaya Irfan fauzi; Ari Khusumadewi
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i4.494

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan sinema edukasi untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa di SMP Negeri 48 Surabaya. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya perilaku sopan santun, seperti tidak menyapa guru, tidak fokus saat pelajaran, berbicara dengan nada kurang hormat, tidak mematuhi instruksi, dan tidak menyapa bertemu guru. Mengingat pentingnya perilaku sopan santun dalam interaksi sosial, perilaku yang kurang tersebut dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tidak kondusif dan merugikan. Sopan santun adalah elemen penting dalam komunikasi dan interaksi, sehingga kekurangannya dapat menjadi penghambat dalam hubungan sosial. Guru bimbingan konseling (BK) bertugas dalam memperbaiki perilaku ini, salah satunya dengan menggunakan teknik sinema edukasi. Penelitian ini dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus , siswa yang memiliki perilaku sopan santun rendah dan kelompok control.Hasil penelitian menunjukan peningkatan perilaku sopan santun siswa di tunjukan pada hasil pertama dengan rata-rata sebesar 110,775 dan hasil kedua menunjukkan rata-rata sebesar 120,575 dengan ini terjadi peningkatan perilaku sopan santun siswa bahwa teknik sinema edukasi dapat digunakan untuk meningkatan perilaku sopan santun.
PROBLEMATIKA GURU DI SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF SUPERVISI PENDIDIKAN Alhikha Leswarie; Dilla Novita Sani; Anisa Zainun; Irfan Fauzi
Qalam lil Athfal Vol. 3 No. 2 (2025): Vol III Edisi II September 2025
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Namun, implementasi supervisi yang belum optimal kerap menjadi pemicu munculnya berbagai problematika di kalangan guru. Penelitian ini mengkaji secara mendalam problematika guru dalam konteks supervisi pendidikan, meliputi keterampilan mengajar yang belum memadai, rendahnya motivasi kerja, serta tingkat kepuasan kerja yang fluktuatif. Keterbatasan dalam keterampilan pedagogik dan penguasaan metodologi pembelajaran menyebabkan proses belajar tidak mencapai efektivitas maksimal. Di sisi lain, motivasi kerja guru yang rendah sering kali bersumber dari kurangnya penghargaan, beban kerja yang berlebihan, serta lemahnya dukungan moral dan profesional. Hal ini diperburuk oleh supervisi pendidikan yang cenderung bersifat administratif dan kurang menyentuh aspek pembinaan profesional guru secara holistik. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan pendekatan supervisi yang lebih humanistik, kolaboratif, dan memberdayakan, sehingga guru tidak hanya menjadi pelaksana kurikulum, melainkan juga agen perubahan pendidikan. Kajian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya sinergi antara kompetensi guru, motivasi intrinsik, kepuasan kerja, dan pola supervisi yang transformatif untuk menciptakan ekosistem sekolah yang progresif.
CARA MENGEFEKTIFKAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SEKOLAH Azmi Ayu Fauziah Batubara; Intan Tri Permatasari; Asmah Naziha; Irfan Fauzi
Qalam lil Athfal Vol. 3 No. 2 (2025): Vol III Edisi II September 2025
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi pendidikan yang efektif merupakan elemen krusial dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalitas pendidik di lingkungan sekolah. Penguatan manajemen dan administrasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem supervisi yang terstruktur. Selanjutnya, partisipasi aktif seluruh warga sekolah dibangun melalui peningkatan kesadaran kolektif. Efektivitas supervisi juga didorong dengan optimalisasi rapat pimpinan dan guru, serta penyediaan media seperti papan karya guru dan perpustakaan yang representatif. Forum diskusi guru dan penerbitan buletin sekolah dijadikan sarana refleksi dan berbagi praktik baik. Inovasi lain dilakukan melalui pembentukan forum penelitian guru dan pelaksanaan workshop kurikulum untuk meningkatkan kapasitas pedagogis. Studi banding tahunan dilaksanakan sebagai sarana benchmarking yang konstruktif. Melalui pendekatan ini, supervisi pendidikan tidak hanya menjadi instrumen pengawasan, tetapi juga media pembinaan, kolaborasi, dan pengembangan profesional yang berkesinambungan.
RANGKAIAN PROSES SUPERVISI PENDIDIKAN DAN TIPE-TIPE PELAKSANAANNYA Siti Nurlailasari Agustina; Rena Hari Saputri; Imanuddin Muhaimin; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2045

Abstract

Supervisi pendidikan merupakan salah satu elemen strategis dalam sistem pendidikan yang berfungsi memastikan kualitas pembelajaran melalui pemantauan, pembinaan, dan peningkatan profesionalisme pendidik secara berkelanjutan. Proses supervisi pendidikan tidak hanya sekadar kegiatan pengawasan, tetapi mencerminkan suatu rangkaian sistematis yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut yang bersifat konstruktif dan partisipatif. Dalam konteks ini, proses supervisi memiliki beberapa fungsi penting seperti fungsi pengembangan, evaluatif, administratif, dan motivasional yang secara holistik mendukung terciptanya iklim pembelajaran yang efektif dan efisien. Tujuan dari proses ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kinerja guru, pengembangan kompetensi profesional, serta penciptaan budaya kerja kolaboratif. Proses supervisi pendidikan sendiri meliputi langkah-langkah strategis seperti identifikasi kebutuhan, penyusunan rencana supervisi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi hasil, dan refleksi perbaikan. Terdapat berbagai tipe pelaksanaan supervisi pendidikan seperti supervisi klinis, artistik, kolaboratif, dan ilmiah yang masing-masing memiliki karakteristik dan pendekatan tersendiri dalam memberdayakan potensi pendidik. Pemahaman komprehensif mengenai rangkaian proses ini penting untuk membangun sistem pendidikan yang adaptif, reflektif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
ANALISIS KONSEP, TUJUAN, DAN MANFAAT DALAM STUDI PERBANDINGAN PENDIDIKAN Dinda Siti Azura; Yunita Febrianti; Arivia Amanda Saragih; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/djbhvn81

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara komprehensif konsep dasar perbandingan pendidikan yang meliputi pengertian, ruang lingkup, tujuan, dan manfaatnya dalam membentuk sistem pendidikan yang adaptif terhadap dinamika global. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, kajian ini menelusuri berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan komparatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbandingan pendidikan bukan hanya berfungsi untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan sistem pendidikan antarnegara, tetapi juga sebagai alat analisis ilmiah yang membantu memahami pengaruh faktor sosial, budaya, politik, ekonomi, dan historis terhadap pembentukan sistem pendidikan di suatu wilayah. Lebih jauh, penelitian ini menegaskan bahwa perbandingan pendidikan memiliki nilai strategis dalam merumuskan kebijakan dan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global. Dengan memahami keragaman sistem pendidikan, para pendidik dan pembuat kebijakan dapat menyesuaikan praktik terbaik internasional dengan konteks nasional secara bijak dan proporsional. Selain memberikan landasan teoretis bagi pengembangan ilmu pendidikan, penelitian ini juga menumbuhkan kesadaran humanistik, kultural, dan intelektual bahwa pendidikan adalah jembatan untuk membangun peradaban yang saling menghargai, terbuka, dan berkeadilan.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA, MALAYSIA, DAN INDIA Fadila Ramadona Wijaya; Andi Nugraha; Candy Khairani; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jbqpmk74

Abstract

Penelitian ini merupakan studi komparatif deskriptif yang mengkaji secara mendalam sistem pendidikan di tiga negara Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, dan India. Meskipun memiliki latar belakang sejarah, budaya, dan sosial-ekonomi yang berbeda, ketiganya menunjukkan komitmen yang sama dalam menjadikan pendidikan sebagai instrumen strategis untuk pembangunan nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kajian ini menelusuri struktur pendidikan, kebijakan utama, tantangan, dan capaian pada tingkat dasar, menengah, serta tinggi. Analisis tematik yang digunakan mengungkapkan bahwa Indonesia menonjol dalam desentralisasi pendidikan dan implementasi Kurikulum Merdeka, Malaysia berfokus pada kohesi sosial dan internasionalisasi pendidikan melalui Pelan Pembangunan Pendidikan Malaysia (PPPM), sementara India menunjukkan inovasi melalui National Education Policy (NEP) 2020 yang menekankan fleksibilitas dan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan dalam upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, namun juga perbedaan mencolok terkait tata kelola, kebijakan bahasa, dan skala tantangan nasional. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengambil kebijakan tentang perlunya konteks lokal dalam reformasi pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan teknologi untuk memperkuat kualitas pembelajaran di abad ke-21.
Dampak Keterbatasan Sumber Daya Manusia terhadap EfektivitasPengelolaan Keuangan pada BLUD RSUD Campurdarat Ibravita Dwi Annisa; Sindy Nur Aisyah; Riska Amellia Putri; Elysia Septi Amanda; Aqilla Nabbihah; Irfan Fauzi
Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jekombis.v4i4.5622

Abstract

This study aims to examine how the limited human resources of the Regional Public Service Agency (BLUD) of Campurdarat Regional Hospital affect the efficiency of financial management. The background of this study is the lack of professional human resources (HR) in the financial sector, which can hinder the effectiveness, accuracy of reporting, and transparency of hospital financial governance. To obtain a comprehensive picture of the financial management situation at Campurdarat Regional Hospital, the methodology used was interviews, observation, and documentation studies. This research in the study findings shows that although financial management has been implemented in accordance with regulations, such as the values of transparency and accountability, the lack of human resources causes a number of problems, including high employee workloads, delays in financial reporting, and errors in recording drug receivables to third parties. This condition will hamper cooperation between units and reduce the effectiveness of internal supervision. The quality of human resources is a crucial component in realizing effective and efficient public financial governance, according to institutional and resource theories. Therefore, to ensure more effective, accountable, and sustainable financial management in the Campurdarat Regional Public Service Agency (BLUD), capacity building through continuous training, recruitment of professional staff, and optimization of the role of the Internal Supervisory Unit (SPI) is very crucial.
SINTESIS PERBANDINGAN PENDIDIKAN: PENGERTIAN, TUJUAN, DAN IMPLEMENTASINYA Rena Hari Saputri; Muhammad Wisnu; Riza Wahyuni Sinaga; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xcpbn550

Abstract

Penelitian ini membahas sintesis perbandingan pendidikan sebagai pendekatan integratif untuk memahami dan mengembangkan sistem pendidikan lintas negara secara lebih komprehensif. Berbasis metode kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menghimpun teori, kebijakan, dan praktik pendidikan dari berbagai literatur otoritatif untuk mengidentifikasi pola, hubungan, serta relevansi konteks sosial-budaya dalam setiap sistem pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sintesis perbandingan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengenali persamaan dan perbedaan, tetapi juga sebagai sarana untuk merumuskan pemahaman baru yang lebih adaptif terhadap tuntutan global. Studi perbandingan antara Kurikulum Merdeka Indonesia dan sistem pendidikan vokasional Jerman menunjukkan potensi integrasi yang saling menguatkan, terutama dalam peningkatan kompetensi praktis, karakter, dan kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja modern. Penelitian ini menegaskan bahwa sintesis perbandingan pendidikan dapat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti, penguatan inovasi pendidikan, dan penciptaan model pembelajaran yang responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, sintesis perbandingan pendidikan memiliki kontribusi strategis dalam membangun sistem pendidikan yang unggul, humanis, dan berdaya saing global.
METODE PERBANDINGAN PENDIDIKAN: PENGERTIAN, TAHAPAN, MANFAAT, DAN CONTOH PENERAPAN Fehan Alya Rahmi Lubis; Azmi Ayu Fauziah Batubara; Ukhti Hafnida Aurilie; Irfan Fauzi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/952k0972

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara komprehensif metode perbandingan pendidikan sebagai pendekatan ilmiah dalam memahami dinamika, struktur, dan arah perkembangan sistem pendidikan lintas negara. Kajian ini menempatkan perbandingan pendidikan bukan sekadar sebagai analisis persamaan dan perbedaan, tetapi sebagai proses sistematis yang meliputi deskripsi empiris, interpretasi faktor historis-kultural, penilaian kritis, serta aplikasi kebijakan yang memungkinkan suatu negara mengadaptasi praktik terbaik (best practices) secara kontekstual. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah beragam literatur klasik hingga kontemporer untuk menyingkap bagaimana pendidikan dipengaruhi oleh variabel sosial, politik, ekonomi, dan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode perbandingan pendidikan berperan penting dalam memperluas wawasan global, memperkuat kualitas pengambilan kebijakan, dan mendorong pembaruan sistem pendidikan nasional. Contoh penerapannya tampak ketika Indonesia membandingkan diri dengan Finlandia dan Mesir untuk meningkatkan kualitas guru, modernisasi kurikulum, serta penguatan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa metode perbandingan pendidikan bukan hanya bernilai teoretis, tetapi juga strategis dalam merancang pendidikan yang adaptif, kontekstual, dan berdaya saing global.