Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Pindah Panas Tungku Biomassa Dan Heat Exchanger Pada Alat Pengering Hybrid Berbahan Bakar Limbah Biomass: Heat Transfer Study on Biomass Furnace and Heat Exchanger of Biomass Waste Hybrid Type Dryer Guyup Mahardhian Dwi Putra; Diah Ajeng Setiawati; Sri Hartini
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.249 KB)

Abstract

Objective of this research was to conduct performance test on additional heat system of Green House Effect (ERK) dryer type. Experimental research methodology was conducted by analyzing heat losses on wall furnaces, bottom of furnace, ventilation of furnace, and analyzing heat received by greenhouse from heat exchanger. The experimental result showed that the greatest heat losses occured on wall furnace as much as 79.41% and the drying process efficiency of furnace system and heat exchanger as much as 14.48%.
Pengeringan Lapis Tipis Kopra Putih Menggunakan Oven Pengering: White Copra Thin Layer Method using Drying Oven Murad Murad; Rahmat Sabani; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.823 KB)

Abstract

West Nusa Tenggara has enormous potential as coconut producer in Indonesia. With total area 64.297,10 ha, it can produced coconuts in amount of 49670.93 tons (NTB in Figures, 2010). Most of the coconut was sent to Java Island, whereas some local communities process the coconuts into copra and traditional coconut oil. However, NTB as producer of copra has not been able to produce good quality copra because the traditional process is conducted using simple processing equipment, requires large human power, and long processing time. Due to these limitiation, it is necessary to implement appropriate technology by using shelf-type dryer (tray dryer) tool that utilizes solar energy as a source of thermal energy. Using solar collectors panel, the dryer produce heat higher than using direct drying and the temperature can be controlled. Purpose of this study was to determine characteristics of copra drying processes (temperature, relative humidity, effective drying rate, and relation between effective drying rate and water content) using oven as ideal drying tool, for further application on solar-energy tray-dryer type. Drying was conducted until water content achieved 9%, the observed and calculations data were plotted into graphic then studied descriptively. Calculated variables are reduction in weight material, moisture content, drying air temperature, ambient air temperature, outflow air temperature, material temperature, air humidity, drying efficiency, air flow rate, and intensity of solar radiation. Constant value indicates that the higher the drying air temperature, the more rapid time were needed to decrease moisture content of the material, therefore the obtained general equation for water content ratio becomes MR = exp (-0,0141.T - 0.2583) * t.
Kajian Pengeringan Jahe (Zingiber Officinale Rosc) berdasarkan Perubahan Geometrik dan Warna menggunakan Metode Image Analysis (Study of Dried Ginger (Zingiber Officinale Rosc) based on Changes in Geometric and Color using Image Analysis): Study of Dried Ginger (Zingiber officinale Rosc)Based on Changes in Geometric and Color using Image Analysis Devi Risdianti; Murad Murad; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.082 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v4i2.35

Abstract

Purpose of this study was to determine change in geometric and color during the drying process using image analysis method. Method used in this study was experimental method. Tools and materials used were ginger, image acquisition box, digital cameras, and computers. Measured parameters included temperature, moisture content, mass of material, geometry and color changes. Results from this study showed that the lowest value of material mass was 1.91 gr of the lowest shelf and 3.21 gr of the upper shelf which directly proportional to the reduction of material moisture content at lowest shelf by 5.66%, due to the heating source placed near the shelf, therefore it will directly heat the material. While the highest value was showed by the highest shelf material of 13.93% moisture content. Actual measurement of surface shrinkage showed declining during 8-hour drying and result from image analysis ranged from 37,548 to 17,201 pixels, 27.77 cm2 to 10.07 cm2by using trapezoidal numerical integration of the highest shelf, and 27.3 cm2 to 10.37 cm2 by using Simpson methods. Based on this study, image analysis can be used to measure ginger color changes from yellowish white to brownish yellow and measure surfaces shrinkage.
PERFORMANSI TRAKTOR TANGAN RODA DUA MODIFIKASI MENJADI RODA EMPAT MULTIFUNGSI (PENGOLAHAN DAN PENYIANGAN) UNTUK KACANG TANAH DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Zulpayatun -; Cahyawan Catur Edi Margana; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.308 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i1.40

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan uji performansi traktor tangan roda empat multifungsi melalui pengujian pada dua fungsi, yakni sebagai mesin pengolahan tanah dan penyiangan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Aik Ampat Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat dengan menggunakan traktor tangan roda empat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang dilakukan di lapangan. Parameter yang diukur adalah kapasitas lapang aktual, kapasitas lapang teorotis, waktu hilang, efisiensi pengolahan tanah, dan efisiensi penyiangan dengan menggunakan empat variasi kecepatan dan tiga kali ulangan untuk tiap kecepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semakin rendah kecepatan, nilai kapasitas lapang teoritis (Kt) semakin rendah. Nilai kapasitas lapang aktual (Ka) tertinggi terdapat pada kecepatan 6 km/jam, sebesar 0,14312 ha/jam untuk 1 bajak dan 0,11314 ha/jam untuk 3 bajak. Waktu hilang tertinggi pada pengolahan tanah dengan 3 bajak pada kecepatan 4,44 km/jam sebesar 45,57 % dan terendah dengan satu bajak pada kecepatan 5,29 km/jam yaitu 4,23 %. Kedalaman pembajakan tertinggi pada kecepatan 5,29 km/jam pengolahan tanah dengan tiga bajak yaitu pada pada bajak sebelah kiri sebesar 0,076 m dan terendah pada kecepatan 6 km/jam pada bajak tengah sebesar 0,012 m. Pengolahan tanah dengan kecepatan 6 km/jam memiliki efisiensi yang paling tinggi diantara kecepatan lainnya baik pengolahan tanah dengan satu bajak maupun tiga bajak masing-masing sebesar 91,74% dan 72,53%. Pada efisiensi penyiangan, kecepatan 6 km/jam memiliki efisiensi penyiangan paling tinggi dibandingkan kecepatan yang lain yaitu sebesar 92,67%. Kata kunci: efisiensi, kapasitas lapang, traktor tangan.
ANALISIS KESERAGAMAN ASPEK FERTIGASI PADA DESAIN SISTEM HIDROPONIK DENGAN PERLAKUAN KEMIRINGAN TALANG Medi Sopian Asmana; Sirajuddin Haji Abdullah; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.134 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i1.41

Abstract

Hidroponik merupakan teknologi bercocok tanam tanpa tanah dengan media yang digunakan adalah air dan nutrisi. Hidroponik dibagi menjadi beberapa system, yaitu sistem hidroponik aeroponik, NFT (Nutrient Film Technique), irigasi tetes, sistem fertigasi dan sistem wick. Pada penelitian ini digunakan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) dengan aspek fertigasi. NFT (Nutrient Film Technique) aspek fertigasi merupakan sistem hidroponik dengan meletakkan akar tanaman pada lapisan air yang dangkal dan air tersebut tersirkulasi selama 24 jam serta mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keseragaman sistem fertigasi pada aplikasi hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) berdasarkan kemiringan talang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan di lapangan. Adapun parameter penelitian yang diamati adalah keseragaman irigasi, keseragaman konduktivitas listrik, dan pH larutan nutrisi. Kemiringan yang digunakan pada penelitian ini adalah 2%, 4% dan 6%. Dari hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata keseragaman irigasi pada ketiga perlakuan tersebut berturut-turut 99,49%; 99,27%; dan 99,27%. Nilai rata-rata keseragaman konduktivitas listrik berturut-turut 99,37%; 99,29% dan 99,25%. Sedangkan untuk pH berturut-turut 99,04%; 99,27%; dan 99,22%. Dari hasil uji keseragaman diperoleh bahwa pada ketiga perlakuan tersebut menunjukkan semua parameter memilki keseragaman. Kata kunci: fertigasi, hidroponik, keseragaman, NFT
MODEL PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DENGAN PENDEKATAN CAUSAL LOOP DIAGRAM (STUDI KASUS DI PANTAI CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA) Wahyu Kristian Sugandi; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.662 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i1.44

Abstract

Pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu tempat yang berpotensi dalam pengembangan usaha rumput laut mengingat topografi dan kondisi alam yang ada disana memungkinkan untuk pembudidayaan rumput laut. Permintaan dunia akan kebutuhan rumput laut sebagai bahan baku industri makanan dan obat-obatan terus meningkat, untuk itu telah dilakukan pendekatan model pengembangan usaha rumput laut di pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya dengan metode causal loop diagram. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa skenario ke-1 merupakan hasil yang paling baik dibandingkan dengan skenario ke-2 dan ke-3. Dimana dengan ditingkatkannya bobot bibit pada penebaran awal menjadi 30 kg per jalur pada tiap penanaman, maka kenaikan produksi pada panen ke-25 sebesar 33,3 % jika dibanding dengan skenario model dasar. Sedangkan keuntungan setelah pengembangan naik menjadi 32,5% dibandingkan dengan skenario model dasar. Diharapkan skenario ke-1 ini dapat digunakan oleh investor dan pemerintah setempat sebagai dasar untuk membangun usaha rumput laut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Kata kunci: Pantai Cipatujah, rumput laut, skenario
RANCANG BANGUN REAKTOR BIOGAS TIPE PORTABLE DARI LIMBAH KOTORAN TERNAK SAPI Guyup Mahardhian Dwi Putra; Sirajuddin Haji Abdullah; Asih Priyati; Diah Ajeng Setiawati; Surya Abdul Muttalib
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.537 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i1.49

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) merancang reaktor biogas skala kecil dan portable dan (2) menganalis kualitas uji nyala api biogas dengan memperhatikan suhu, pH, dan tekanan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan mengukur parameter suhu reaktor biogas, tekanan, derajat keasaman (pH) dan volume gas yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan bahan kotoran sapi dan air dengan perbandingan 1:2 pada kapasitas 200 liter. Pengambilan data dilakukan selama 37 hari. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah alat biodigester skala laboratorium tipe floating drum atau terapung yang terbuat dari bahan plastik dan fiber glass dengan diamater reaktor 52 cm dan tinggi 92 cm. Volume biogas yang dihasilkan selama 37 hari adalah 2,721 m3 dengan ata-rata pembentukan gas sebesar 0,074 m3/hari dan laju pembakaran 66,44 liter/jam. Kata kunci: biogas, kotoran sapi, lama pembakaran, volume
ANALISIS EFISIENSI IRIGASI TETES PADA BERBAGAI TEKSTUR TANAH UNTUK TANAMAN SAWI (Brassica juncea) [Efficiency Analysis of Drips Irrigation on Various Land Texture for Green Mustard (Brassica juncea)] Mustawa -; Sirajuddin Haji Abdullah; Guyup Mahardhian Dwi Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.161 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i2.56

Abstract

Drip irrigation is a technology that is still being developed. Drip irrigation drains water by dripping with regular debits in accordance with plants’ need. To determine the efficiency of drip irrigation and determine the yields, trials were needed to be conducted by using three kinds of soil texture (clay, loam and sandy clay loam) and mustard plant had been chosen due to its sensitivity to irrigation. The purpose of this study was to analyzed the efficiency of drip irrigation and the water needs of green mustards (Brassica juncea) and measure its growth and productivity in various soil textures using drip irrigation. Method used in this research was experimental method by on field trials. Observed parameter was volumetric gravimetric, specific gravity, porosity, average water discharge on emitter’s output, emitter uniformity, the amount of water use, the efficiency of water use, storage efficiency, surface area of glass container/polybag, the water needs of mustard plants, plant height, number of leaves, plant weight, and crop productivity. The amount of the provision water was determined by three phases, i.e. in the early phase of growth 3.78 liters/day, in the middle phase 15.3 liters/day, and the last phase7.65 liters/day. The height of mustard that grew on clay was 23.05 cm, on loam was 15.79 cm, and on sandy clay loam was 21.06 cm; the number of plant leaves on clay was 11.93 leaves, on clay was 9.60 leaves, and on sandy clay loam was 9.23 leaves; mustard plant productivity on clay was 1566.69 g/m2, on loam was 761.93 g/m2, and on sandy clay loam was 1843.41 g/m 2. Storage efficiency in early phase of clay was 22.83%, loam was 27.87% clay, and sandy clay loam was 23.41%; in the middle phase clay was 56.61%, loam was 89.18%, and sandy clay loam was 57.21%; in the last phase clay was 23.3%, loam was 67.48%, and sandy clay loam was 48.82%. Keywords: drip irrigation, soil texture, mustard plants, irrigation efficiency, productivity ABSTRAK Irigasi tetes merupakan teknologi yang masih terus dikembangkan. Dimana irigasi tetes mengalirkan air dengan secara menetes yang diatur debitnya sesuai dengan kebutuhan tanaman. Untuk mengetahui efisiensi irigasi tetes ini dan mengetahui produktivitas perlu melakukan pengujian yaitu diuji pada tiga macam tekstur tanah (lempung, liat dan lempung liat berpasir) dan dipilih tanaman sawi untuk mengetahui produktivits karena tanaman sawi merupakan tanaman yang sensitif terhadap irigasi. Tujuan penelitian ini menganalisis efisiensi irigasi tetes dan kebutuhan air tanaman sawi hijau (brassica juncea) serta mengukur pertumbuhan dan produktivitas tanaman sawi hijau (brassica juncea) pada berbagai tekstur tanah menggunakan irigasi tetes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan percobaan lapangan. Parameter pengamatan berupa berat volume tanah, berat jenis tanah, porositas, debit air rata-rata keluaran emitter, keseragaman emitter, jumlah penggunaan air, efisiensi pemakaian air, efisiensi penyimpanan, luas gelas penampung/polibag, kebutuhan air tanaman sawi, tinggi tanaman, jumlah daun, berat tanaman dan produktivitas tanaman. Jumlah pemberian air dibedakan berdasarkan tiga fase pertumbuhan yaitu pada fase awal 3,78 liter/hari, fase tengah 15,3 liter/hari dan akhir 7,65 liter/hari. Tinggi tanaman sawi pada tekstur lempung 23,05 cm, liat 15,79 cm dan lempung liat berpasir 21,06 cm; jumlah daun tanaman pada tekstur lempung 11,93 helai, liat 9,60 helai dan lempung liat berpasir 9,23 helai; produktivitas tanaman sawi pada tekstur lempung 1566,69 gram/m2, liat 761,93 gram/m2 dan lempung liat berpasir 1843,41 gram/m2. Efisiensi penyimpanan pada fase awal tekstur lempung 22,83%, liat 27,87%, dan lempung liat berpasir 23,41%; pada fase tengah tekstur lempung 56,61%, liat 89,18%, lempung liat berpasi 57,21%; pada fase akhir tekstur lempung 23,3%, liat 67,48%, lempung liat berpasir 48,82%. Kata kunci: irigasi tetes, tekstur tanah, tanaman sawi, efisiensi irigasi, produktivitas
UJI KINERJA SISTEM PEMANTAUAN VOLUME BIOGAS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO PADA BIODIGESTER TIPE FLOATING DRUM [Test Performance of Monitoring System Based on Arduino Microcontroller in Floating Drum Type Biodigester] Diah Ajeng Setiawati; Guyup Mahardhian Dwi Putra; Wahyu Kristian Sugandi
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.836 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v5i2.58

Abstract

This research aimed to monitor biogas volume produced in floating drum type biodigester. The experiment used mixed cow dung and water of 1:2. The designed Arduino microcontroller based monitoring system used HC-SR04 ultrasonic sensor and MQ4 gas sensor respectively for monitor the floating drum distance and produced biogas. Parameter observed were ADC value and input voltage of distance sensor (volt); biogas concentration (ppm); sensor distance to the floating drum (cm); biogas volume (cm3); biogas temperature (°C); and water height difference in manometer (mm). Result showed that the designed monitoring system based on Arduino could work properly and displayed the biogas production on the LCD. Keywords: arduino, biogas, floating drum, monitoring ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memantau volume biogas yang terbentuk pada biodigester tipe floating drum. Sistem pemantauan yang dirancang berbasis mikrokontroler Arduino dengan menggunakan sensor ultrasonik HC SR04 dan sensor gas MQ4 berturut-turut untuk memantau jarak floating drum dan biogas terbentuk. Parameter yang diamati adalah nilai ADC dan tegangan input sensor jarak (volt); konsentrasi biogas (ppm); Jarak sensor ke floating drum (cm); Volume biogas (cm3); suhu biogas dalam biodigester (°C), suhu lingkungan (°C); dan beda tinggi air dalam manometer, h (mm). Penelitian dilakukan menggunakan campuran kotoran sapi dan air dengan rasio 1 : 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantauan berbasis Arduino yang dirancang dapat bekerja dengan baik dan mampu menampilkan produksi biogas yang terbentuk pada LCD. Kata kunci: arduino, biogas, floating drum, pemantauan
ANALISIS KOMPOSISI SERBUK GERGAJI TERHADAP KONDUKTIVITAS HIDROLIK PIPA MORTARI IRIGASI TETES BAWAH PERMUKAAN TANAH (Analysis of Sawdust Ratio on Hydraulic Conductivity in Subsurface Mortari Pipe of Drip Irrigation ) Lalu Muhammad Ariandi; Guyup Mahardhian Dwi Putra; Sirajuddin Haji Abdullah
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.532 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v6i1.70

Abstract

Mortari emitter of sawdust (SG) can solve problem faced by farmers in dryland on irrigating their land. Aim of this research was to design an emitter by determining its mixture ratio and thickness. This research used experimental method by conducting experiment in laboratory. Observed parameters to determine water discharge were flow velocity, hydraulic conductivity value, coefficient of variation, and coefficient of uniformity. Ratio of cement, sand and sawdust to made sawdust (SG) mortari emitter were varied, i.e. P1 (1:2:2); P2 (2:1:3); P3 (2:4:4); P4 (2:2:2); and P5 (2:3:1). Result showed that the hydraulic conductivity could be classified as very low since K < 0.0036 cm/hour. The water discharge, flow velocity, and coefficient of uniformity were decreased in every reservoir elevation. Sawdust (SG) mortar emitter of P5 had the highest seeping ability and P3 had the lowest. The coefficient of uniformity (CU) value was 78,74%-80.64%. The use of Sawdust (SG) mortar emitter can be adjusted to the water discharge required by any plant type. The P3 emitter is suitable for plant which requires low water discharge and the P5 emitter is suitable for the high one. Keywords: water discharge, SG mortar emitter, hydraulic conductivity ABSTRAK Emiter mortari serbuk gergaji (SG) dapat memecahkan masalah yang dihadapi para petani lahan kering dalam mengairi lahannya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah dapat merancang sebuah emiter dengan menentukan komposisi dan ketebalan emiter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan percobaan laboratorium. Parameter untuk menjawab tujuan penelitian adalah mencari nilai debit aliran yang dapat dihasilkan emiter mortari SG dengan menentukan kecepatan aliran, nilai konduktivitas hidrolik, koefisien variasi dan koefisien keseragaman. Emiter mortari SG dalam pengujian dilakukan dengan mencampurkan semen, pasir, dan serbuk gergaji masing-masing dengan 5 perbandingan, yaitu P1 (1:2:2); P2 (2:1:3); P3 (2:4:4); P4 (2:2:2); dan P5 (2:3:1). Nilai konduktivitas hidrolik didapatkan hasil pengkelasan dalam kategori sangat rendah karena memiliki nilai K<0,0036 cm/jam. Debit aliran, kecepatan aliran, dan koefisien keseragaman mengalami penurunan setiap ketinggian reservoir. Dimana emiter mortari SG dengan perlakuan P5 memiliki kemampuan merembeskan air dengan nilai tertinggi dan P3 pada emiter dengan kemampuan terendah. Nilai koefisien keseragaman pada emiter mortari SG terdapat keragaman dengan nilai CU sebesar 78,74%-80,64 %. Penggunaan emiter mortari SG dapat disesuaikan dengan jumlah kebutuhan debit air yang dibutuhkan oleh jenis tanaman. Emiter P3 baik digunakan pada tanaman dengan debit air rendah dan emiter P5 baik untuk tanaman dengan debit air tinggi. Kata kunci: debit aliran, emiter mortari SG, konduktivitas hidrolik
Co-Authors - Murad, - Abdullah, Sirajuddin H. Afni, Nur' Akhmad Sukri Amaliah, Wenny Amuddin Ansar Ansar Ansar Ansar Ansar Ansar Ansar Ansar Asih Priyati Asmawati Asmawati Attamimy, Haikal Cahyawan Catur Edi Margana De Side, Gagassage Nanaluih Destiana Adinda Putri Devi Risdianti Diah Ajeng Setiawati Diah Ajeng Setiawati Diah Ajeng Setiawati Diah Ajeng Setiawati Diah Ajeng Setiawati, Diah Ajeng Elya Antariksana Bachmida Elya Antariksana Bachmida Endang Purnama Dewi Erni Martiani, Erni Fakhrul Irfan Khalil Fakhrul Irfan Khalil Fakhrul Irfan Khalil Fuad Sauqi Isnain Gagassage Nanaluih De Side Gagassage Nanaluih De Side Gagassage Nanaluih De Side Hadi, Agus Purbathin Hanifa Hartuti Hardi Kurniawan, Nanda Haslina Ahmad Hidayat, Agriananta Fahmi Hirjani Hirjani Hunaepi, Hunaepi Husnita Komalasari Huswatun Ida Lailatun I Wayan Sweca Yasa Ika Nurani Dewi Isnaini Puspitasari Joko Sumarsono Joko Sumarsono Junendri Ardian Kurniadin Abd Latif Kurniawan, Hary Lalu Muhammad Ariandi M. Azhar Mustafid Made Gendis Putri Pertiwi Mawarni, Baiq Desy Eka Medi Sopian Asmana Miraj Fuadi Mi’raj Fuadi Muhammad Ahzani Muhammad Fitrah Fitrah Muhammad Mujahid Dakwah Muhammad Nasarudin Murad Murad Murad Murad Mustawa - Naufali, M. Nizhar Ni Kadek Elvin Artika Nia Kurniati Nur Afni Nurul Cahya Novianti Pertama OKI SAPUTRA Opan Sopiandi Ependi Primawati, Sri Nopita Qabul Dinanta Utama Rahmat Sabani Rahmat Sabani Reza Kusuma Nurrohman Reza Kusuma Nurrohman Reza Kusuma Nurrohman Rifqi Hammad Safinatul Aulia Sani, Nurwan Satrijo Saloko Satrijo Saloko Setyaning Pawestri Sholihin, Ibadias Sirajuddin Abdullah Sirajuddin H. Abdullah Sirajuddin Haji Abdullah Sopiyan Iqbal Sri Hartini Sri Hartini sukmawaty - Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty Sukmawaty, Sukmawaty sumarjan - Sumarjan Sumarjan Sumarjan Sumarjan Surya Abdul Muttalib Surya Abdul Muttalib Surya Abdul Muttalib, Surya Abdul Suryadi - Syamsurrijal, Syamsurrijal Taufiq Hidayat Umam, Elpanrizkon Wahyu Kristian Sugandi Wahyudi Zulfikar Wan Rosli Bin Wan Ishak Wenny Amaliah Wenny Amaliah Wenny Amaliah Widhiantari, Ida Ayu Wiharyani Werdiningsih Wiharyani Werdiningsih Wijaya, Andre Windy Anindya Dwi Herdiana Wiryono, Budy Wiwin Apriyanditra Yuhendra AP Zamzami, Muhammad Ilham Zulfikar, Wahyudi Zulhan Widya Baskara Zulpayatun -