Claim Missing Document
Check
Articles

Counterweight Reinforcement versus Slope Geometry Redesign for the Block 16 Sidewall at PT XYZ Bambang Heriyadi; Rinaldo Maretto Patar Simangunsong; Yozsi Mingsi Aneperta; Heri Prabowo; Fariz Aditya
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 8 No 2 (2026): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/motivection.v8i2.543

Abstract

Landslides occurred on the Block 16 sidewall at PT XYZ, where the upper benches comprise low-stability fill and the lower benches comprise bedded rock. This study characterized the rock mass, assessed discontinuity-controlled failure potential, calibrated the failed-slope condition by back analysis, and compared counterweight reinforcement with slope-geometry redesign. Scanline mapping, Rock Mass Rating (RMR), stereographic kinematic analysis, Slope Mass Rating (SMR), and Bishop-simplified limit-equilibrium simulations in Slide 6.0 were applied. The lower rock benches had an average RMR of 69.5 and an SMR of 68.6. Oblique-toppling criteria were satisfied by 7.62% of the analyzed discontinuities. The initial model yielded an SF of 1.239, while back analysis reproduced the failure condition at SF = 0.995. Counterweighting increased SF to 1.324 using 42.6 m³/m of fill; geometry redesign produced SF = 1.352 with 264.98 m³/m of excavation. Both alternatives met the SF > 1.3 criterion, but counterweighting required substantially less material handling.
Work Compatibility of Loading Excavators and Conveying Equipment in The Stripping of Overburden Pc 2000 Admizal Nazki; Heri Prabowo
CIVED Vol. 12 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/b0yv0s51

Abstract

The productivity of overburden stripping is highly dependent on the productivity and work compatibility of the mechanical tools used. This research was carried out on the work load excavator (Fleet 1825) at Pit Banko Tengah A, PT Bukit Asam (Persero) Tbk. with the aim of analyzing the productivity level of the excavation and loading equipment, determining the work compatibility value (match factor), and evaluating the number of transportation equipment needs. Based on actual observations, obstacles were found in the form of piles of soil (spoil) on the side of the road and undulating transport road surface conditions. Road conditions that do not meet these standards result in narrowing of lanes, a decrease in the average speed of means of transportation, and an increase in cycle time. This study uses a quantitative method with primary data collection which includes cycle time, effective working time, and the number of  digging and loading bucket fills. The results of the analysis showed that the actual productivity of the Komatsu PC 2000-8 excavator excavator reached 914.57 BCM/Hour, while the productivity of the Komatsu HD-785 Dump Truck was 164.7 BCM/Hour. The assessment of work compatibility between 1 unit of excavation equipment and 7 units of transport equipment resulted in  a Match Factor (MF) value of 1.25. The MF value of > 1 indicates the occurrence of queues and waiting times for transportation equipment in the work area. Based on the evaluation of productivity suitability, it is recommended to reduce the number of transportation equipment from 7 units to 6 units so that the production target runs optimally and efficiently. In addition to optimizing the compatibility of digging loading and transporting equipment, it is recommended to standardize the geometry of the transport road according to regulations to minimize obstacle time.
Evaluation of Excavator CAT 330 GC and Mitsubishi Fuso 220 PS Fleet Efficiency The Overburden Removal Target in Pit 2 of PT. Kurnia Alam Investama Andri Van Deni; Heri Prabowo
CIVED Vol. 12 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/s2045z58

Abstract

Overburden removal is a critical determinant of production continuity in open-pit coal mining, yet inefficiencies in equipment utilization frequently hinder the achievement of production targets. At PT Kurnia Alam Investama, a monthly overburden stripping target of 150,000 BCM for February 2025 was established, to be achieved using two equipment fleets with a planned capacity of 75,000 BCM/month per fleet. However, preliminary observations indicate a discrepancy between planned and actual production, highlighting the need for a systematic evaluation of equipment performance and fleet compatibility. This study aims to assess the productivity and operational synchronization of a CAT 330 GC excavator and Mitsubishi Fuso 220 PS 6x4 HD dump trucks through cycle time analysis, productivity estimation, and match factor evaluation. The results show that actual productivity reached 67,150.72 BCM/month for the excavator and 52,407.4 BCM/month for the hauling units, both below the production target. The average cycle times were recorded at 0.343 minutes for the excavator and 5.39 minutes for the dump trucks. The calculated match factor (MF < 1) indicates an imbalance in the loading–hauling system, resulting in excavator idle time due to insufficient truck availability. The findings reveal that equipment condition and operator performance are the dominant factors affecting productivity losses. This study emphasizes the importance of fleet balancing, cycle time optimization, and operational improvements to enhance equipment utilization and achieve production targets efficiently.
Analisis Perubahan Parameter Kualitas Batubara di Front Penambangan dan Stockpile di Tambang Air Laya PT Bukit Asam (Persero), Tbk., Tanjung Enim Sumatera Selatan dengan Menggunakan Metode Regresi Linear Berganda Wike Mardatila; Mulya Gusman; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i2.131497

Abstract

Klasifikasi batubara dapat ditentukan berdasarkan nilai kalorinya. Semakin tinggi nilai kalori batubara, semakin tinggi juga kualitasnya. Kualitas Batubara merupakan hal yang akan memengaruhi nilai jual batubara di tambang. Masalah yang kerap muncul terhadap kualitas batubara yaitu terdapat perubahan pada nilai kalori batubara saat dilakukan pengaujian pada sampel batubara di front penambangan dan stockpile. Maka dari itu perlu dilakukannya pengendalian kualitas batubara (coal quality control) mulai dari penambangan, penumpukan di stockpile, hingga tahap pengiriman kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang terjadi pada parameter kualitas batubara AL 61 di front penambangan dan stockpile PT Bukit Asam (Persero), Tbk. Parameter kualitas batubara yang digunakan pada penelitian ini adalah total moisture, ash content, total sulfur, dan calorific value. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda seperti statistik deskriptif untuk mengetahui gambaran umum dari parameter kualitas batubara AL 61 dan statistik inferensi seperti analisis regresi linear berganda untuk mengetahui perubahan pada parameter kualitas batubara di front dan stockpile beserta pengaruh total moisture, ash content, total sulfur terhadap nilai kalori batubara. Adapun hasil penelitian ini diperoleh parameter total moisture merupakan yang paling dominan berpengaruh terhadap nilai kalori batubara, dimana nilai Beta pada total moisture, yaitu sebesar 0,852. Ash content memiliki pengaruh yang sedang terhadap nilai kalori batubara, yaitu sebesar 0,406; sedangkan total sulfur memiliki pengaruh paling kecil dibandingkan parameter kualitas batubara lain, yaitu sebesar 0,084. Berdasarkan analisis yang dilakukan, faktor-faktor yang dapat memengaruhi perubahan nilai parameter kualitas batubara adalah cuaca dan iklim, proses kegiatan penambangan, material pengotor pada proses loading, proses pengangkuran batubara, dan ukuran batubara. Berdasarkan faktor tersebut maka dapat dilakukan beberapa upaya untuk menjaga kualitas batubara seperti penerapan prinsip FIFO (First In First Out), penggunaan alat berat untuk memisahkan batubara yang terbakar, penyiraman jalan angkut secara rutin, penataan aliran air pada stockpile, memastikan unit yang bekerja dalam keadaan bersih, hand sorting dan perketat selective mining, menjaga kebersihan stockpile.
Analisis Efektifitas Endapan Off Shore Timah Placer Dengan Metode Ore getting Dan Stripping Overburden Di Unit Produksi PT XYZ Kepulauan Riau Fahrul Fathan; Aulia Hidayat Burhamidar; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i2.131438

Abstract

Indonesia memiliki banyak sumber daya mineral. Salah satunya adalah timah. Beberapa wilayah Indonesia, seperti Bangka, Belitung, Singkep, Kundur, dan lainnya, terletak di jalur timah terkaya di dunia. Namun, beberapa wilayah memiliki cadangan yang sangat kecil sehingga tidak dapat ditambang. PT Timah adalah salah satu perusahaan yang terlibat dalam penambangan timah, Unit Produksi Kundurnya menghasilkan 26.204 ton bijih timah dan menjual 23.718 metrik ton logam timah pada tahun 2023. PT Timah dapat menggunakan kapal keruk dan kapal isap produksi untuk penambangan bawah laut. Kinerja penjualan turun 25% dan produksi rata-rata turun 12% dari tahun 2023. Pada proses penambangan timah terdapat dua metode penambangan yang dilakukan saat sekarang ini yaitu metode ore getting dan stripping overburden. Pada perhitungan Volume Perpindahan Tanah dengan metode ore getting didapatkan volume sebesar 85.517 m³, sedangkan metode stripping overburden didapat volume sebesar 140.486,4 m³. Untuk perhitungan Laju Pemindahan Tanah dengan metode ore getting didapatkan rata-rata laju pemindahan tanah sebesar 167,02 m³/jam sedangkan dengan metode stripping overburden didapatkan rata-rata 274,38 m³/jam. Dalam penghitungan produksi penambangan didapatkan mineral dengan menggunakan metode stripping overburden sebesar 64 ton dan produksi dengan metode ore getting sebesar 20 ton.
Co-Authors Adhitya Baron Admizal Nazki Adree Octova Alfa Candra Yarsila Algifari, Arif Alifa Alifa Amrina, E. Amrina, Elita Ananda, Rizky Ananda, Sri Sovia Duha Andhika Herayono Andri Van Deni Anggi Saputra Ansosry Ansosry Ari Dwi Ananda Arief Dwi Purnomo aufa fikri abdillah Aulia Hidayat Burhamidar Aulia Mutiara C Bambang Heriyadi Bambang Heriyadi Benti Jul Sosantri Chelly Septynia Mukhti Clara Febriani Dedi Yulhendra Dedy Irfan Dian Kurnia Didik Hariyanto Dimas Agung Hermawan.HL Edidas , Edidas Eka Retno Sari Eric Sandeir Fachrur Isgianda Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fahrul Fathan Fajar Rofiescha Fakhri Afif Rifa&#039;i Fariz Aditya Fathi Aulia Dhanio Zuhri Febyola Mustika Fikriansyah Ersyad Fitri Rahma Yenni Gary Aprio Gilang Oktafi Hendri Hafiz Zakwan HAR, Rusli Harizona A. Rahman Harizona Aulia Rahman Hasan Maksum Hendra Hendra Heru Premana Hutmi, Rahul Ichsan Invanni Baharuddin Ilal Fajri Setiawan Indang Dewata Jukepsa Andas Jukepsa Andas Khairunisa Putri Amalia Lulu Dwi Oktari M Adli Fikri M. Ravil Akbar Elfiantra Makertihartha, I. G. B. N. Massytah Massytah Maulana Assidikkey Iqra Monica Fadhillah Afrina Wati Muhamadinda Debeno Habibie Muhammad Abbil Raihan Muhammad Dian Muhammad Fahrurrozi Satria Muhammad Fikri Muhammad Yazi&#039;d Muhammd Thoriq Mulya Gusman Mutia Zara Nurul Anisa Ardianti Osmaini Sutra Haryati Putra Alfarizi Rahmad Thry Arswendo Rahul Hutmi Raimon Kopa Rangga Agung Pribadi Heriawan Riam Marlina A. Rian Mahesa Riandy Kurniawan RIDHO FADHIL HERNAWAN Rifaldi, M. Rijalnur Hidayatullah Riki Rinaldo Riko Maiyudi Rinaldi Suntana Rinaldo Maretto Patar Simangunsong Riri Ferdian Riri Rahmahwati Joni Risma Erwi Gusvita Rizki Agusta Yusra Rizky Ananda Rolitu, Rolitu Rudi Anarta Rudy Anarta Rully Septian Rusli HAR Saldy, Tri Gamela Subagjo Subagjo Sultan Muhammad Taufik Sumarya Sumarya Tamrin Kasim Thessania Sherry Ariani Zebua UNP, Dahroni UZD, Marcelino Wafiqah Azizah Syahputri Wagino Wagino Wahyudi Wahyudi Wike Mardatila Wina Partiwi Wuni Aprila Yoszi Mingsi Anaperta Yozsi Mingsi Aneperta Yunas ril Yunasril Yunasril Zulhendra Zulhendra