Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Management Sanggar Talang Sarumpun di Kota Payakumbuh Dalam Tata Kelola Organisasi dan Pemasaran Oktaviani, Sari; Wimbrayardi, Wimbrayardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan sistem Manajemen di Sanggar Talang Sarumpun, dengan fokus pada tata kelola organisasi dan pemasaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis kamera digital dan perekam suara. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen Sanggar Talang Sarumpun di Kota Payakumbuh terdiri dari perencanaan, perorganisasian, pergerakan dan pengawasan. Proses perencanaan dari Sanggar Talang Sarumpun menyusul program berkala, evaluasi dan revisi perencanaan Talang Sarumpun. Perorganisasian Sanggar Talang Sarumpun terdiri dari pemimpin sanggar, bendahara, sekretaris, pelatih/koreografer, komposer dan anggota sanggar. Pergerakan Sanggar Talang Sarumpun terdiri dari managemen proyek yaitu faktor produksi berupa produk pertunjukan seni dan paket seni Sanggar Talang Sarumpun. Pengawasan Sanggar Talang Sarumpun terdiri dari Manajemen Keuangan dan Informasi. Tata kelola organisasi Sanggar Talang Sarumpun bukan hanya sekadar wadah seni budaya, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dan Dinas Pariwisata dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memajukan sektor pariwisata lokal. Melalui sistem tata kelola yang terstruktur dan hubungan kelembagaan yang dibina dengan baik, sanggar ini berhasil menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai instansi pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan acara-acara resmi, promosi budaya, hingga edukasi seni kepada masyarakat. Manajemen pemasaran yang dilakukan Sanggar Talang Sarumpun adalah dengan melihat keseluruhan target pemasaran seperti masyarakat dan pemerintahan dengan melakukan promosi melalui media sosial seperti instagram, facebook, tiktok. Selain itu Sanggar Talang Sarumpun juga menjalin kerja sama dengan pelaminan-pelaminan dan instansi pemerintahan yang ada di Kota Payakumbuh.
Analisis Alur Naskah Drama Nilam Binti Malin Karya Karta Kusumah Sekar Wangi Arasti Yasmin; Wimbrayardi Wimbrayardi
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v2i2.790

Abstract

This study aims to analyze the plot of the drama script "Nilam binti Malin" by Karta Kusumah which is seen from the overall development of the plot. This research uses a qualitative approach with descriptive analytical methods. This research instrument is the researcher himself as the main instrument, data collection is carried out through the stages of literature study, observation, interviews, and documentation. The steps in analyzing data are collecting data, describing the data, analyzing, and making conclusions. The results showed that the plot of the drama Nilam bint Malin used Henshaw's Montage theory, namely Exposition, Generating Circumstance, Rising Action, Climax, Falling Action, and Cata Strophe. The exposition introduces the character of Nilam, Malin's daughter, as well as other figures such as Malin, Mandeh, Warga, Kru Kapal, and Tukang Kaba. The flow of events began to move right when Patchouli arrived at Air manis Beach and began to know about problems in the village. Until the part where the situation began to heat up where Nilam began to know the problems that existed in Air Manis village and Nilam knew what was the reason behind her father who was petrified on the beach.
Musik Garap Emotion of Sikatuntuang Sebagai Media Kreatif Musikal Siswa Sekolah Dasar Wimbrayardi, Wimbrayardi; Putra, Irdhan Epria Darma; Parmadi, Bambang
Jurnal PGSD Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.14.1.90-98

Abstract

Music is a sound that is gotten by people and fluctuates dependent on history, area, culture and individual preferences. The genuine meaning of music additionally shifts, including that (1) music is a sound/impression of something that is caught by the audience's detects, (2) music is a showstopper with all its primary and supporting components, and (3) music is all sounds. delivered deliberately by an individual or by a gathering of people introduced as music. From a portion of these definitions, music is all sounds created by people purposefully which are introduced as music. Different examinations have shown that improving music knowledge in grade school understudies should be possible differently, including (1) presenting music in the homeroom, (2) tuning in to music, (3) playing instruments in class. For each reason, the class is improved with music utilizing a wide range of methods. The utilization of music in the homeroom will help increment the fervor of elementary school understudies in learning and simultaneously can expand the adequacy of accomplishing objectives. No less significant is learning through music and additionally learning with music, and finding out about music can give numerous advantages to the physical and mental improvement of elementary school understudies.
Musik Seruling Bambu pada Kelompok Saiyo Sakato Desa Tebat Ijuk Kecamatan Depati VII “Deskripsi Musikologis” Sepira, Qorie; Wimbrayardi Wimbrayardi; Ayuthia Mayang Sari
Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/imajinasi.v2i4.984

Abstract

This study aims to examine the relationship between text and melody in Bamboo Flute Music in Depati VII District. This research is qualitative with a descriptive content analysis approach. The research object is Bamboo Flute Music, with data collected through literature study, observation, interviews, and documentation. The research analyzed the data by examining the form, melody, and the relationship between text and melody in the song "Bungo di Laman". The results show that there are 10 kinds of rhythmic forms in this song, both of which are the development of previous forms and new formations. The flute melody in the tale "Bungo di Laman" is dominated by ascending melodic movement, where the melody tends to rise to a higher pitch. The descending movement in the flute melody is only used as a bridge to the next ascending movement. The same applies to the vocal melody in the tale, where the ascending movement is dominant and the descending movement only serves as a bridge. The pronunciation style of the story "Bungo di Laman" is predominantly syllabic, with 316 syllables pronounced syllabically.
Co-Authors Abdul Rahim Ade Maulana Ade Saputra Adi Kurnia Adi Suhendra Aditya Mahendra Afdhal Afdhal Agung Dwi Putra Ahmad Teguh Santoso Akhyar Ulfa Alfahrus, Muhammad Alfredy Septoni Amelia, Ria Anju Cantika Ardedi, Dodo Pratama Ardipal Ardipal Arif Kurnia Putra Arif Rahman Rafendi Arifin Bahri Arimbi Wulandari Asiska Zeriani Aulia Pratama Ricardo Aziz Azhari Bambang Parmadi Bambang Parmadi Bambang Parmadi Boy MJ Saputra Cut Mutia Dahlia Putri, Serli Dhaniel Rahmat Ameva Dodo Pratama Ardedi Donika Fitri, Refikatul Dwira Putri, Chintya Elgi Jet Forgano Esy Maestro Farras Annafi Fatra, Ahlil Febby Sentosa Febrimawati Febrimawati Ferdian, Robby Filza, Nurma Gabriella hadi, Harisnal Hengky Septiawan Hidayat, Hengki Armez Irdhan Epria Darma Putra Jagar Lumbantoruan Jeni Martha Wuri Jessya Harefa Fortuna Jimmy Ferdian M. Berli Sianggian M. Nasrul Kamal Marzam Marzam Monna Dini Angraini Nailathul Fadhila Nanda Okta Alhafira, Dwi Nike Oktaveroni Nova Rita Satria Obet Julpriadi Perangin Angin Oktaviani, Sari Parmadi, Bambang Prayuni Amanda Putri Puja Septiana Rabiatul Adawiyah Radhiyah Radhiyah Rahmad Kurniawan Rahmi Fajriah Ramadhan Andy Nugraha Rayhan Kurnia Rhodiya Rhodiya Rivanny Martha Leisya Rizqi, Fajar Romi Afriansah Sandra Syarif Santoso, Ahmad Teguh Sari, Ayuthia Mayang Sekar Wangi Arasti Yasmin Sepira, Qorie Sesmita, Rima Shella Meisaliara Suhanda Suhanda Syahrel Syahrel Syaiful Hayatunnufus Syeilendra Syeilendra Sylvia Oktari Tiara Natasya Tiwi Hartati Tri Ananda Try Wahyu Purnomo Tulus Handra Kadir Uswatul Hakim Veni Apri Sopati Venny Rosalina Wahyu Prima Nelga Wembrayarli Wembrayarli Willy Atthoriq Wiranda Putri, Septia Yensharti Yona, Irma Yos Sudarman Zikri Insanillahia, Shuccy Zulhendri Zulhendri Zura, Habib Aulia