Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN LANGKAH-LANGKAH POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DIKELAS VII SMP NEGERI 2 SIGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERSEGI PANJANG Wahyuni, Sri; Tandiayuk, Marinus B; Hamid, Abd.
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan penerapan langkah-langkah Polya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita persegi panjang di kelas VII SMP Negeri 2 Sigi. Penelitian ini mengacu pada desain penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas kelas VIISMP Negeri 2 Sigi. Subjek  penelitian ini sebanyak 26 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menerapkan pendekatan pemecahan masalah model Polya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada pokok bahasan persegi panjang dimana dalam model ini mengajukan empat langkah yang harus dilakukan guna memudahkan siswa agar  lebih terarah dalam menyelesaiakan masalah matematika, yaitu 1) memahami masalah, 2) membuat perencanaan, 3) melaksanakan perencanaan, dan 4) melihat kembali pada solusi yang lengkap.Kata kunci: Langkah Polya, Hasil Belajar, Soal Cerita, Persegi Panjang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 PALU Khaeri, Fathul; Mallo, Bakri; Hamid, Abd.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran reciprocal teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 16 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Teggart dengan menerapkan 4  komponen dan dua siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara dan catatan lapangan serta dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran reciprocal teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Palu mengikuti fase-fase yaitu: (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, (2) mengontrol hasil ringkasan siswa, (3) membimbing siswa untuk diskusi dan tanya jawab, (4) menyajikan informasi, (5) memberikan penghargaan, (6) membagikan modul yang disertai tugas mandiri siswa.Kata Kunci: reciprocal teaching, hasil belajar, luas permukaan dan volume kubus dan balok
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP 1 SINDUE TOMBUSABORA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Tiska, Tiska; Mallo, Bakri; Hamid, Abd.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.233 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sindue Tombusabora pada materi persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu: perencanaan,  pelaksanaan  tindakan, observasi dan refleksi.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sindue Tombusabora berjumlah 30 orang yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 dan dipilih 3 orang  sebagai  informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat  meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan linear satu variabel mengikuti tahap-tahap, yaitu: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) menyajikan/menyampaikan informasi, 3) mengorganisasikan siswa dalam kelompok–kelompok belajar, 4) membimbing  kelompok  dalam bekerja dan belajar, 5) evaluasi, 6) memberikan penghargaan.Kata kunci: Student Team Achievement Division., hasil belajar, persamaan linear satu variabel.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE, INTEGRATED, READING AND COMPOSTISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII PERGAMUS SMP GAMALIEL PALU Yanti, Puspa; Hamid, Abd.; Anggraini, Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.732 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative, Integrated, Reading and Composition (CIRC) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII Pergamus SMP Gamaliel Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelakasanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel di Kelas VIII Pergamus SMP Gamaliel Palu melalui fase-fase yaitu: orientasi; organisasi; pengenalan konsep; publikasi; serta penguatan dan  refleksiKata Kunci: CIRC, hasil belajar, soal cerita sistem persamaan linear dua variabel
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Pengunaan Media Gambar di SDN Tomini Hardi, Hardi; Imran, Imran; Hamid, Abd.
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHardi, 2014. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Penggunaan Media Gambar Di SDN Tomini. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Imran dan (II) Abd. Hamid. Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaralan IPS, serta berdasarkan hasil belajar pra tindakan yaitu daya serap klasikal 59,58% dan persentase Ketuntasan Klasikal 41,67% Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SDN Tomini dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dasain kemmis dan McTanggart yang meliputi 4 tahap tindakan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi dan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 24 orang yaitu 16 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan pemberian tes. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I dikategorikan cukup dengan persentasi 44,44%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan kategori sangat baik dengan persentase 86,11%. Peningkatan aktivitas penelid terlihat dari hasli pengamatan guru kelas IV dalam pelaksanaan siklus I dikategorikan baik dengan persentase 65,38%. dan pada siklus II berada pada kategori sangat baik dengan persentese 88,46%. Hasil tes pada pembelajaran siklus I daya serap klasikal 69,16% dan ketuntasan belajar klasikal 62,5%. Hasil tes pada pembelajaran siklus II daya serap klasikal 80,42% dan ketuntasan belajar klasikal 87,5%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SDN Tomini. Kata kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, dan Media Gambar.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Iii Pada Mata Pelajaran PKn Melalui Metode Pemberian Tugas Individu di SD Inpres 2 Ogotumubu Akrim, Akrim; Imran, Imran; Hamid, Abd.
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran pemberian tugas individual. Masalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian ini adalah apakah dengan siswa di kelas III SD Inpres 2 Ogotumubu. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian 18 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa seiring dengan diterapkannya model pembelajaran pemberian tugas individu yakni dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa yang diperoleh pada siklus I, yakni 56,25% dan 75.00%, serta aktifitas siswa dalam kategori cukup. Pada siklus II diperoleh 75.00% dan 87,50% dengan peningkatan aktifitas siswa berada dalam kategori sangat baik, dan hasil aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama diperoleh 55,00% dan menurut indikator keberhasilan masuk dalam cukup sedangkan pada pertemuan kedua siklus I mengalami peningkatan yaitu nilai yang diperoleh 65.00% dan masuk dalam kategori baik, setelah dilakukan refleksi pada siklus II dan perbaikan pada siklus II maka observasi aktivitas guru dapat meningkat dengan baik yaitu pada siklus II pertemuan pertama nilai yang diperoleh 75,00% dan masuk dalam kategori baik, sedangkan pada pertemuan kedua siklus kedua nilai yang diperoleh 90,00% dan masuk dalam kategori sangat baik, 80,56%. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pemberian tugas individu dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III SD Inpres 2 Ogotumubu.Kata Kunci : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa ; Metode Pemberian Tugas Individu
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VII A SMP KATOLIK St. PAULUS PALU PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT Oktavia, Libryani; Hamid, Abd.; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.018 KB)

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa kelas VII A SMP Katolik St. Paulus Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Hal ini disebabkan karena siswa kurang percaya diri dan kurang terlibat aktif dalam pembelajaran serta pola pikir siswa yang menganggap bahwa penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat sama seperti penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, maka peneliti menerapkan metode penemuan terbimbing berbantuan media kartu posinega yang ditempuh melalui beberapa langkah, yaitu (1) perumusan masalah, (2) pemprosesan data dan penyusunan konjektur, (3) pemeriksaan dan verbalisasi konjektur, dan (4) umpan balik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII A SMP Katolik St. Paulus Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat? Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC.Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan data hasil belajar siswa.Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode penemuan terbimbing berbantuan media kartu posinega, pemahaman siswa dapat meningkat sesuai dengan indikator keberhasilan tindakan.Kata Kunci: Metode Penemuan Terbimbing, Pemahaman, Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat, Kartu Posinega.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN SERTA VOLUME BALOK DAN KUBUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 18 PALU Rancendo, Hernita; Hamid, Abd.; Tandiayuk, Marinus Barra
Aksioma Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Pembelajaran Van Hiele untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Luas Permukaan serta Volume Balok dan Kubus di kelas VIII  SMP N 18 Palu. Rancangan penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart, yang terdiri dari 4 komponen yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas VIII  SMP N 18  Palu yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Van Hiele dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti fase-fase: 1) informasi, 2) orientasi terarah, 3) uraian, 4) orientasi bebas, dan 5) integrasi.Kata Kunci: model Pembelajaran Van Hiele, Hasil Belajar, Luas Permukaan serta Volume Balok dan Kubus.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH SEGITIGA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 19 PALU DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Sira, Indriani; Hamid, Abd.; Awuy, Evie
Aksioma Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah segitiga siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu ditinjau dari gaya kognitif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap memahami masalah yaitu: mengidentifikasi informasi-informasi yang diketahui dan ditanyakan. 2) Profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap membuat rencana yaitu: mampu membuat hubungan antara informasi yang ada dengan masalah yang ditanyakan dengan mengaikatkan pengetahuan dan pengalamannya. 3) Profil pemecahan masalah subjek FI pada tahap melaksanakan rencana yaitu subjek dengan gaya kognitif FI dapat menerapkan rencana yang telah dibuat selanjutnya melaksanakan rencana dengan menggunakan konsep yang telah dipelajari sebelumnya. 4) Profil pemecahan masalah siswa FI pada tahap memeriksa kembali yaitu: subjek memeriksa kembali langkah demi langkah hasil pekerjaan 5) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap memahami masalah yaitu: dengan cara membaca masalah berulang-ulang dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memahami masalah. 6) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap membuat rencana yaitu: subjek kurang tepat dalam membuat rencana penyelesaian. 7) Profil pemecahan masalah subjek FD pada tahap melaksanakan rencana yaitu subjek mengalami kesulitan dalam menerapkan rencana yang telah dibuat sebelumnya sehingga menambahkan beberapa strategi untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. 8) Profil pemecahan masalah siswa FD pada tahap memeriksa kembali yaitu: subjek tidak melakukan pengecekan kembali hasil pekerjaan. Kata Kunci: Profil, Pemecahan Masalah, Segitiga, Gaya Kognitif.
Kebutuhan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Sekolah Dasar Hamid, Abd.
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 19, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.912 KB) | DOI: 10.26858/ijes.v19i2.3586

Abstract

Continuous professional development is conducted  in accordance with the needs of teachers to achieve the standard of professional competence which also has implications for credit scoring for promotion / functional. Research was to understand the form of the training needs of sustainable professional development (PKB) on elementary school teachers in Gowa. Type descriptive qualitative research. Research subjects in primary school teachers in Gowa district, amounting to 35 people. The results showed the form of continuous professional development training needs (PKB) needed elementary school teacher in Gowa is is a selfdevelopment training, on a very important category. Because the primary school teachers aware of the importance of self-development should start from the teachers themselves.