Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pembangunan Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Welang di Kota Pasuruan Komala Candra, Yoggi Fracasnofa; Juwono, Pitojo Tri; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.02

Abstract

The project must have a predetermined time and cost limit, therefore construction management is needed to overcome the problems that occur. Writing this study aims to analyze the acceleration of infrastructure development projects for flood control over the Welang River in Pasuruan City using the program. The main alternative to overcome the problem in this study is to increase the duration of working hours and add heavy equipment. In processing alternatives, they are assisted by using 3 methods, namely Gannt Chart, CPM (Critical Path Method), and PERT (Program Evaluation Review Technique). This method can facilitate the analysis of alternatives and work data in the program. The data used is secondary data sourced from implementing contractors such as planning data, unit price data, and contract data. An alternative analysis produces an S curve with help of a program to facilitate the comparison between the additional working hours and the number of heavy equipment. From the analysis results, the normal duration of the project is 165 days. The optimal result of the alternative scheduling is an increase in the duration of working hours with a decrease in the budget plan of 5,84% and an acceleration of work duration by 29,82%.Dalam proyek pasti memiliki batasan waktu dan biaya yang telah ditentukan, oleh karena itu dibutuhkan manajemen konstruksi untuk mengatasi masalah yang terjadi. Penulisan studi ini bertujuan untuk menganalisa percepatan proyek pembangunan infrastruktur pengendali banjir Sungai Welang di Kota Pasuruan dengan menggunakan program. Alternatif utama yang dilakukan untuk mengatasi masalah pada studi ini adalah dengan menambah durasi jam kerja dan penambahan alat berat. Dalam mengolah alternatif, dibantu menggunakan 3 metode yaitu Gannt Chart, CPM (Critical Path Method), dan PERT (Program Evaluation Review Technique). Metode tersebut dapat mempermudah analisa alternative dan data pekerjaan dalam program. Data analisa dari kontraktor pelaksana yaitu data perencanaan, data harga satuan, dan data kontrak. Analisa alternatif mengeluarkan kurva S dengan bantuan program untuk mempermudah perbandingan antara penambahan durasi jam kerja dan jumlah alat berat. Dari hasil analisa didapatkan, durasi normal proyek selama 165 hari. Hasil optimal dari alternatif penjadwalan adalah penambahan durasi jam kerja dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 5,84% dan mengalami percepatan durasi pekerjaan sebesar 29,82%.
Analisis Hidrolika Aliran Final Design Bangunan Pelimpah Samping (Studi Kasus: Bendungan Beringin Sila, Sumbawa) Ashari, Syaiyidati Fitri Nur Khoiriah; Wahyuni, Sri; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.31

Abstract

Dam of Beringin Sila is a dam with embankment construction built for irrigation facilities and to overcome the water quantity problem in meeting the needs of the surrounding community. With the large storage capacity of the dam, it is hoped that an area of 2400 hectares of rice fields can be irrigated, and the community's raw water needs can be met. Physical model testing is critical to know the actual flow conditions in a dam. In this study, the physical model of the Beringin Sila Dam was tested, including spillway, the side and transition channels, chute way channel, and stilling basin. This study aims to determine the flow condition of the Sila Dam in the final design condition. This research test focuses on the Q100th, Q1000th, QPMF. Making a model of Sila Dam with a scale of 1:60, which is in the Hydraulics Laboratory of FT UB. The analysis results in this study indicate that spillway, the side channel, transition channel, and chute way channel can flow with return discharges Q100th, Q1000th, QPMF, and in testing the final design model, it is safe against cavitation.Bendungan Beringin Sila merupakan bendungan dengan konstruksi urugan yang dibangun untuk sarana irigasi dan menanggulangi permasalahan kuantitas air dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitar. Dengan besarnya kapasitas tampungan pada bendungan, diharapkan seluas 2400 hektar area sawah dapat terairi dan kebutuhan air baku masyarakat dapat terpenuhi. Pengujian model fisik penting untuk dilakukan guna mengetahui kondisi yang sebenarnya untuk aliran pada suatu bendungan. Pada penelitian ini, pengujian model fisik Bendungan Beringin Sila meliputi saluran pelimpah, saluran samping dan transisi, saluran peluncur, dan peredam energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi aliran pelimpah Bendungan Sila pada kondisi final design. Pengujian pada penelitian ini difokuskan pada kala ulang Q100th, Q1000th, QPMF. pembuatan model Bendungan Sila dengan skala 1:60 yang berada pada Laboratorium Hidrolika FT UB. Hasil analisis pada pengujian ini menunjukkan bahwa pada bagian pelimpah, saluran samping, saluran transisi dan saluran peluncur mampu mengalirkan aliran dengan debit kala ulang Q100th, Q1000th, QPMF serta pada pengujian model final design aman terhadap kavitasi.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Konstruksi Main Dam Pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Arissaputra, Andry Sofyan; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.25

Abstract

Good project management is essential for resource planning and procurement and scheduling of the project itself. The purpose of writing this study is to optimize time, resources, and tools with the most optimal project costs for the construction of the Cijurey Dam Main Dam using the program. The alternative is to increase the duration of working hours and the number of heavy equipment. The problem is analyzed by evaluating the work schedule, with alternatives to solving the acceleration of the project by optimizing the work on the addition of heavy equipment and working hours which will ultimately have an impact on the required cost budget. From the analysis results obtained, the project's normal duration is 687 days. The optimal result of the scheduling alternative was the addition of the duration of working hours with a decrease in the cost budget plan by 0.69% and an acceleration in duration by 22.27%.Manajemen proyek yang baik sangat penting untuk perencanaan dan pengadaan sumber daya dan penjadwalan proyek itu sendiri. Tujuan penulisan studi ini adalah untuk melakukan optimasi waktu, sumber daya dan alat dengan biaya proyek yang paling optimal pada pembangunan Main Dam Bendungan Cijurey dengan menggunakan program. Alternatif yang digunakan adalah dengan menambah durasi jam kerja dan menambah jumlah alat berat.Permasalahan dianalisa dengan mengevaluasi jadwal pekerjaan, dengan alternatif pemecahan percepatan proyek dengan optimalisasi pekerjaan pada penambahan alat berat dan jam kerja yang pada akhirnya akan berdampak pada anggaran biaya yang diperlukan. Dari hasil Analisa didapatkan, durasi normal proyek selama 687 hari. Hasil optimal dari alternatif penjadwalan adalah penambahan durasi jam kerja dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 0,69% dan mengalami percepatan durasi sebesar 22,27%.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Konstruksi Conduit Pengelak dan Cofferdam pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Pratama, Ivan Kurnia; Marsudi, Suwanto; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.29

Abstract

The construction of diversion conduit and cofferdam is an engineering work with a fairly large size and involves a lot of resources with various activities. Therefore, efficient and flexible management methods and systems are needed to ensure work can be completed on time and at cost. The purpose of this research is to schedule the construction of a diversion conduit and cofferdam which is part of the Cijurey Dam. Problem analysis is carried out by evaluating the work schedule and providing alternative problem-solving to accelerate the project by optimizing work with the addition of heavy equipment and working hours. With the initial duration of construction being 95 working days, the execution time can be shortened by efficiency of 20% by increasing the number of heavy equipment and by 22.1% by adding additional working hours. This also had an impact on the cost of implementing the project which was efficient by 2.21% and 2.89% due to the addition of heavy equipment and the addition of additional working hours in the implementation of this construction. It can be concluded that the additional duration of working hours requires a smaller budget compared to the option of adding heavy equipment, and was chosen as the best alternative for the efficiency of the work of the diversion conduit and cofferdam of the Cijurey Dam. Pelaksanaan konstruksi conduit pengelak dan cofferdam merupakan pekerjaan rekayasa dengan ukuran yang cukup besar dan melibatkan banyak sumber daya dengan berbagai aktivitas kegiatan. Oleh karena itu, metode dan sistem manajemen yang efisien dan fleksibel diperlukan untuk menjamin pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat biaya. Tujuan pada penelitian ini adalah melakukan penjadwalan pelaksanaan konstruksi conduit pengelak dan cofferdam yang merupakan bagian dari Bendungan Cijurey. Analisis permasalahan dilakukan dengan mengevaluasi jadwal pekerjaan, memberikan alternatif pemecahan masalah guna percepatan proyek dengan optimalisasi pekerjaan pada penambahan alat berat dan jam kerja. Dengan durasi awal pelaksanaan konstruksi selama 95 hari kerja, waktu pelaksanaan dapat dipersingkat dengan efisiensi sebesar 20% dengan penambahan jumlah alat berat dan sebesar 22.1% dengan penambahan jam kerja tambahan. Hal ini juga berdampak pada biaya pelaksanaan proyek yang terjadi efisien sebesar 2.21% dan 2.89% akibat penambahan jumlah alat berat dan penambahan jam kerja tambahan pada pelaksanaan konstruksi ini. Dapat disimpulkan bahwa penambahan durasi jam kerja membutuhkan anggaran yang lebih kecil dibandingkan dengan opsi penambahan alat berat, dan dipilih sebagai alternatif pilihan terbaik dalam efisiensi pekerjaan conduit pengelak dan cofferdam Bendungan Cijurey.
STUDI MANAJEMEN KONSTRUKSI REHABILITASI SALURAN IRIGASI MRICAN KABUPATEN JOMBANG DENGAN METODE FASTTRACK DAN CRASHING Firdaus, Adam Wahyu; Juwono, Pitojo Tri; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.23

Abstract

Rehabilitation activities aim to support the productivity of agriculture which functions as a guard for national food security. Rehabilitation activities cannot be separated from time and cost targets, so a good construction management analysis is needed to avoid delays. The purpose of this study is to overcome delays in rehabilitation activities by optimizing project scheduling using the acceleration method. In this study, two optimization methods can be carried out on the Mrican Irrigation Canal rehabilitation project. Two optimization methods that can be used are fasttrack and crashing methods. Fasttrack method is a method of doing two jobs simultaneously or in parallel which causes the productivity of workers per day to increase with a fixed number of workers and heavy equipment, to speed up the duration of the two jobs being carried out. The second way is to use the crashing method by increasing the number of resources where the addition of the number of resources is carried out only on activities that are on the critical path of the project so that it can accelerate the completion of the entire project. From the optimization results using the two methods, the results obtained in terms of time effectiveness of 8.63% and cost efficiency of 3.33% for the fasttrack method, while the effectiveness in terms of time is 10.66% and cost efficiency is 2.92% for crashing method.Kegiatan rehabilitasi bertujuan untuk menunjang suatu produktivitas bagi pertanian yang berfungsi sebagai penjaga ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan rehabilitasi tidak terlepas dari target waktu dan biaya, sehingga diperlukan analisa manajemen konstruksi yang baik agar tidak terjadi keterlambatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengatasi keterlambatan pada kegiatan rehabilitasi dengan mengoptimasi penjadwalan pada proyek menggunakan metode percepatan. Pada penelitian ini ada dua metode optimalisasi yang dapat dilakukan pada proyek rehabilitasi Saluran Irigasi Mrican. Dua metode optimalisasi yang dapat digunakan yaitu metode fasttrack dan crashing. Metode fasttrack yaitu metode dengan melakukan dua pekerjaan secara bersamaan atau paralel yang menyebabkan produktivitas pekerja per hari menjadi meningkat dengan jumlah tenaga kerja dan alat berat yang tetap, sehingga dapat mempercepat durasi dari dua pekerjaan yang dilakukan. Cara yang kedua adalah menggunakan metode crashing dengan melakukan penambahan jumlah sumberdaya dimana penambahan jumlah sumberdaya yang dilakukan hanya pada kegiatan-kegiatan yang ada pada lintasan kritis proyek sehingga dapat mempercepat penyelesaian dari keseluruhan proyek. Dari hasil optimasi dengan menggunakan dua metode tersebut didapatkan hasil efektivitas dari segi waktu sebesar 8,63% dan efisiensi biaya sebesar 3,33% untuk metode fasttrack, sedangkan efektivitas dari segi waktu sebesar 10,66% dan efisiensi biaya sebesar 2,92% untuk metode crashing.
Analisa Rembesan Terhadap Terjadinya Piping pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Denny Ahmad Fauzi; Suwanto Marsudi; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.013

Abstract

Bendungan Cijurey merupakan bendungan tipe beton gravitasi atau tipe RCC dengan material beton yang memiliki nilai permeabilitas rendah. Secara struktur, tipe RCC memiliki lift joint yang rawan dilalui oleh air sehingga dapat menyebabkan rembesan. Bendungan ini terletak pada lapisan tanah yang mendominasi yaitu batulempung dan batupasir, dimana memiliki nilai permeabilitas yang berbeda dengan daya dukung yang rendah, selain itu debit rembesan yang terjadi akan memiliki pola yang berbeda. Analisa rembesan dan piping menggunakan bantuan software Geostudio SEEP/W. Hasil analisa debit rembesan yang terjadi untuk kondisi normal (El. +286 m) yaitu 0,00196 m3/dt dan untuk kondisi banjir 0,002 m3/dt dengan debit yang diizinkan yaitu 0,00124 m3/dt. Untuk nilai faktor keamanan terhadap piping untuk kondisi muka air normal yaitu 1,065 < 4 dan kondisi muka air banjir yaitu 1,024 < 4, hal ini terjadi pada area kaki bendungan sehingga dapat mengganggu dari stabilitas bendungan. Untuk itu diperlukan perbaikan pondasi berupa dinding diafragma dengan kedalaman 42,5 m dan ketebalannya yaitu 0,80 m, sehingga didapatkan debit rembesan untuk kondisi normal (El. +286 m) yaitu 0,00073 m3/dt dan untuk kondisi banjir (El. +288,28 m) yaitu 0,00076 m3/dt. Nilai faktor keamanan terhadap piping yaitu untuk kondisi normal (El. +286 m) yaitu 10,75 > 4 dan untuk kondisi muka air banjir (El. +288,28 m) yaitu 10,33 > 4, dapat dikatakan bendungan aman terhadap terjadinya piping
Studi Perencanaan Pengelak Tipe Konduit dan Cofferdam di Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Fakhrulloh, Ahzar; Suwanto Marsudi; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.014

Abstract

Banjir di daerah hilir sungai Citarum merupakan permasalahan yang menjadi perhatian bersama khususnya bagi daerah Provinsi Jawa Barat, maka dibangun Bendungan Cijurey. Bendungan Cijurey berlokasi di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Pada pelaksanaan konstruksi bendungan dibutuhkan bangunan pengelakan aliran sungai. Studi ini dilakukan guna merencanakan konduit pengelak dan cofferdam pada Bendungan Cijurey. Direncanakan Konduit berbentuk persegi dan cofferdam. Dilakukan penelusuran banjir untuk menentukan tinggi muka air pada inlet konduit. Dilakukan perhitungan rembesan dan stabilitas lereng cofferdam, serta dilakukan analisa struktur pada konduit pengelak. Perhitungan penelusuran banjir dengan kala ulang 25 tahun dengan debit sebesar 291,47 m3/detik didapatkan ketinggian muka air pada inlet konduit 9,43 m maka dipilih dimensi konduit 5x5m dan tinggi cofferdam setinggi 10 m. Didesain cofferdam berinti lempung urugan kerikil-kerakal dengan kemiringan lereng 1 : 2,5 dan diberi perlindungan riprap. Perhitungan rembesan dan stabilitas lereng pada cofferdam telah memenuhi standard minimum. Analisa struktur pada konduit berdimensi 5x5m dengan ketebalan 1,25 m, 1 m, dan 0,85 m dihitung nilai momen maksimum, maka didapatkan tulangan masing-masing secara berurutan yaitu, tulangan utama D29-120 dan tulangan bagi D25-120, tulangan utama D29-130 dan tulangan bagi D25-150, dan tulangan utama D29-100 dan tulangan bagi D22-140.
Analisa Tegangan Pada Bendungan Cijurey Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hidayatulloh, Ahmad Yusuf; Cahya, Evi Nur; Marsudi, Suwanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.011

Abstract

Bendungan tipe beton padat gilas gravitasi merupakan bendungan yang secara penuh terisi beton yang dipadatkan dengan roller. Tubuh bendungan adalah bagian utama bendungan yang memiliki fungsi untuk menyangga tandonan air sekaligus menahan rembesan air dari hulu ke hilir. Analisa tubuh bendungan sangat diperlukan dalam sebuah bendungan, hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keamanan dari desain perencanaan bendungan tersebut, karena jika stress dan displacement tubuh bendungan tersebut tidak aman, maka akan terjadi kegagalan atau keruntuhan pada tubuh bendungan tersebut. FEM merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menghitung gaya-gaya dalam yang terjadi dalam suatu komponen struktur. Finite element methode juga dapat dipakai untuk perhitungan struktur, fluida, elektrik, static, dinamik, dan lain-lain. FEM juga dikenal sebagai metode kekakuan atau displacement methode karena yang didapat terlebih dahulu dari perhitungan adalah perpindahan baru kemudian mencari gaya batang. Stress maksimum didapatkan sebesar 11,47 Mpa pada pembebanan kondisi VII, untuk batas maksimal beban harus dibawah 14,5 Mpa. Jadi untuk potongan 10 pada model pertama dapat dikatakan aman dengan menggunakan 7 kondisi pembebanan. Untuk Displacement pada model kedua didapatkan maksimum displacement sebesar 3,78 cm. Pada besaran Displacmemt pada dengan sebesar 3,78 cm bisa dikatakan tidak terlalu besar namun itu akan mempengaruhi pola kerja pintu pada bendungan dilihat dari bendungan tersebut menggunakan pintu radial.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pembangunan Bendungan Temef Kabupaten Timor Tengah Selatan Geraldine, Monica Odelya; Juwono, Pitojo Tri; Cahya, Evi Nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.042

Abstract

Sistem manajemen konstruksi diperlukan untuk dapat mengatur suatu kegiatan, sumber daya, serta mengatasi masalah-masalah yang terjadi di proyek. Tujuan dalam penelitian ini adalah melakukan optimasi pada proyek Bendungan Temef agar proyek dapat diselesaikan dengantepat waktu dan tepat biaya.Analisispermasalahan dilakukan dengan membuat penjadwalan proyek serta memberikan alternatif pemecahan masalah untuk mempercepat proyek. Terdapat dua alternatif yang akan diterapkan dalam mengatasi permasalahan penelitianini yaitu melaluipemberiandurasitambahan terhadapwaktukerja harian dan penambahan alat berat. Dari hasil analisa didapatkan bahwa alternatif penambahan jam kerja harian memberikanefisiensi waktu sebesar 7,33%dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 5,14%dibandingkan nilai kontrak. Sementara alternatif penambahan alat berat memberikan efisiensi waktu sebesar 8,15% dan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 4,79%dibandingkan nilai kontrak.Sehingga dalam studi ini dipilih alternatif penambahan jam kerja yang ditinjau sebagai alternatif yang terbaik dari segi durasidan biaya terhadap seluruhalternatif padaproyek Bendungan Temef.
Implementasi BIM 4D Pada Studi Penjadwalan Proyek Rehabilitasi Spillway Bendungan Pacal Di Bojonegoro Fikhoir, Yalim; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.049

Abstract

Proyek Rehabilitasi Spillway Bendungan Pacal merupakan proyek yang pasti memiliki batasan waktu dan biaya yang telah ditentukan. Dengan kompleksitas yang cukup tinggi, diperlukan manajemen konstruksi yang baik untuk mendapatkan keberhasilan proyek yang optimal. Penerapan metode BIM (Building Information Modeling) dapat mengatasi pengelolaan, penataan dan pengendalian yang tepat dengan tetap memperlihatkan waktu dan kualitas pada proyek tersebut. Penelitian studi ini menganalisa penjadwalan percepatan proyek dengan alternatif penambahan alat dan penambahan jam kerja. Analisa alternatif tersebut menghasilkan kurva S dan penjadwalan baru dengan percepatan durasi 10,9% dan pengurangan biaya 14,3% untuk alternatif penambahan alat berat sedangkan percepatan durasi 16,3% dan pengurangan biaya 10,9% untuk alternatif penambahan jam kerja dari kondisi eksisting dengan durasi 577 hari dan biaya Rp 50.515.620.342,00. Penggunaan BIM 4D dapat mengintegrasikan 3D model bangunan dengan penjadwalan baru yang telah dibuat. Hasil yang didapatkan pemantauan dalam pelaksanaan proyek relatif lebih mudah dibandingkan menggunakan kurva S karena dapat melihat bobot pekerjaan hingga dalam skala harian dengan mudah.
Co-Authors -, Rizka Anindya Nurus Shobah Abdullah, Raya Aditya Wibowo, Aditya Adityastama, Risang Afan Allail Rofikha Alamsyah, Muh Arsyil Alfiko Rail Prameswara Andawayanti, Ussy Andre Primantyo Hermawan Arissaputra, Andry Sofyan Aritonang, Samuel Yosema Arrosyad, Muhammad Ashari, Syaiyidati Fitri Nur Khoiriah Assajjad, Nurrohman Adi Aulia, Nanda Daffa Muhammad Faeyza Delivean Rakha Dermawan Denny Ahmad Fauzi Devi, Agung Ayu Gayatri Dharyatiputri, Jihan Faradillah Dian Sisinggih Dibrata Putra, Muhamad Ekira Wikrama Donny Harisuseno Effendi, Muhammad Daffa Eka Juli Dwi Mulyawati Elang Timur M. Patih Ragananda Eliana Renate Simanungkalit Emma Yuliani Ery Suhartanto Eva Arifi Eva Resmani Fakhruddin, Daffa Budi Fakhrulloh, Ahzar Febrianto, Ridwan Febriyanti Maulina Fikhoir, Yalim Firdaus, Adam Wahyu Fitriyasari, Ammy Geraldine, Monica Odelya Ghaliufar, Fathan Gunawan, Alif Ramadhani Medisia Putri Guntoro, Dani Eko Guntoro, Dani Eko Hakim, Ariza Julian Hartanto, Tomy Dwi Heri Suprijanto Hidayat, Muhammad Nurjati Hidayatulloh, Ahmad Yusuf Irenne Ismayanti Romadona Jadfan Sidqi Fidari Kiki Windi Safitri Kistanti, Ida Fitri Komala Candra, Yoggi Fracasnofa Kurniawan, Dita Cahya Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi Lu'luil Maknun Lufti Akbar M. Janu Ismoyo M. Latiefudin Taruna Pratama Manalu, Marchell Geovande Marsudi, Suwanto Megantoro, Chrisnada Virgiawan Misbachussudur, Mochamad Mochammad Roviq Moh. Sholichin Mohammad Bisri Muchammad Zidan Muhammad Azhar Thirafi Say Muhammad Fahmi Fawji Muhammad iqbal Muhammad, Aminulloh Muhammad, Dien Azmi Nabila Mutia Putri Nur Sholawatini Nuretha Hevy Purwaningtyas Nurjati Hidayat, Muhammad Nurwijayanti Pangestika, Erina Riski Pitojo Tri Juwono Pitojo Tri Juwono Pramudya, Rafi Rizky Pratama, Ivan Kurnia Putra, Arya Pradamansyah Putra, Boy Adi Putu Hadi Setyarini Qodriah Dianasari qoidulhaq, fayyadh Rachmat, Alvian Rahman, Muhammad Adhia Rahmi, Nuri Aisyah Resmani, Eva Reza Indra Ridayani, Aline Tabina Rispiningati, Rispiningati Riyanto Haribowo Riyanto Haribowo Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Sholawatini, Nur Sholichin, Moh. Silvia Dyah Pitaloka Sisca Fajriani Sovereign, Sefaca Markchel Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulthon Arsyad Aifudin Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Suwanto Marsudi Syafiq, Gilang Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wardana, Yoga Okta Wicaksana, Chandra Yoga Wicaksono, Dadang Teguh Wijayanto, Achsin Yusron, Vidia Fitri Amalia Zakariya, Ahmad Fatah