Claim Missing Document
Check
Articles

Determination of Tanin Extract of Belimbing Wuluh Leaves (Averrhoa Bilimbi L.) by Uv-Vis Spectroscopy Methods Hardani, Ririen; Hardani, Muhammad F.; Hamzah, Baharuddin; Tamala, Sindy T.
Jurnal Akademika Kimia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2025.v14.i3.pp138-143

Abstract

Wuluh star fruit plant (Averrhoa bilimbi L.) was a traditional medicinal plant that was rarely utilized as a natural medicine and contained many secondary metabolite compounds, one of which was tannin. This study aimed to determine the type of tannin and the amount of tannin content in belimbing wuluh leaves. Wuluh star fruit leaf powder was extracted by the maceration method using 96 % ethanol solvent, and then the filtrate was concentrated by rotary evaporator. Identification of tannin types in the extract was performed using CH3COOH 10 %, (Pb(CH3COO)2) 10 %, HCl, FeCl3, and KBr. For analysis of tannin content, Folin-Ciocalteau reagent and 15 % Na2CO3 solution were added, and then analyzed using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 765 nm. The results of the identification of tannin types showed that belimbing wuluh leaves included condensed tannins, and the results of the analysis showed that the tannin content was 7.282 mg/g extract.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanah Harapan Melalui Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Arang Briket Asap Cair Rahmawati, Sitti; Ningsih, Purnama; Hamzah, Baharuddin; Afadil, Afadil; Aminah, Sitti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7509

Abstract

Desa Tanah Harapan Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah yang anggota masyarakatnya umumnya adalah petani persawahan (petani padi) dan buruh tani. Luas lahan persawahan yang ada di kecamatan Palolo mencapai 2951 ha, yang tersebar pada 11 desa. Desa Tanah Harapan luas lahan persawahannya 766 ha dengan produksi gabah kering giling 1225 ton pertahun, kebun tanaman keras berupa kakao dan kelapa luasnya sekitar 1002 Ha. Padi/gabah yang masuk dalam penggilingan padi di desa Tanah Harapan dan desa sekitarnya rata-rata sebesar 12,8 ton perhari. Pada penggilingan padi akan di hasilkan sekam sekitar   20-30%   sekam   padi. Berdasarkan hal tersebut maka setiap harinya akan dihasilkan limbah sekam padi 2,6-3,8 ton. Masalah yang dihadapi masyarakat adalah belum adanya teknologi pemanfaatan limbah sekam padi tersebut ke arah yang bernilai ekonomi tinggi agar dapat memberi nilai tambah pada masyarakat sehingga dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat di desa Tanah Harapan dan desa sekitarnya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mendesain teknologi pembuatan arang briket dan asap cair dari sekam padi serta arang sekam padi sebagai salah satu bahan penjernih air dan teknologi asap cair sebagai salah satu bahan pengawet alami. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dan pelatihan serta demplot aplikasi yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan pelatihan dan workshop dilakukan dalam upaya meningkatkan pengetahuan sedang pelatihan dan demplot dilakukan dalam upaya mempercepat proses alih teknologi kepada masyarakat. Hasil akhir dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan petani serta tersedianya paket teknologi pembuatan arang briket dari sekam padi dan teknologi pembuatan asap cair dari sekam padi sehingga kelompok sasaran tersebut dapat mandiri dalam menjalankan kegiatan usaha pemanfaatan limbah sekam padi menggunakan rakitan teknologi yang telah dipraktekkan tersebut secara berkelanjutan.
Kondisi Lingkungan Termal Ruang Kelas Sekolah Menengah di Area Suburban pada Masa Pandemi COVID-19 Mulyadi, Rosady; Hamzah, Baharuddin; Bangsawan, Nurul Jamala; Asniawaty; Ishak, MUhammad Taufik; Taufik, Yusaumi Ramadhanti Fitri; Syukri , Muhammad Rijal; Bachtiar, Andi Ahmad Fauzan; Nurhasanah; Duminggu, Priscilla Agatha
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v12i1.69

Abstract

Saat pemerintah mulai membolehkan kembali tatap muka di kelas, sebagaimana protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, perangkat pendingin udara di dalam ruangan (air conditioner/AC) tidak lagi digunakan dan beralih menggunakan penghawaan alami. Kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah terhadap kondisi lingkungan termal di ruang kelas yang berpotensi memengaruhi kenyamanan termal siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi lingkungan termal di ruang kelas di area suburban pada masa pandemi COVID-19. Survei dilakukan untuk mendapatkan data kondisi lingkungan termal mulai pukul 08:00 - 13:00 WITA. Hasil survei memperlihatkan kondisi temperatur udara (Ta)  rata-rata 29.80°C, kelembaban relatif (RH) rata-rata 67.71%, kecepatan aliran udara (V) rata-rata 0.05m/s, Mean Radian Temperature (MRT) rata-rata 29.67°C dan temperatur operatif (Top) rata-rata 29.72°C. Hasil analisis menggunakan CBE Thermal Comfort Tool dengan metode PMV (Predicted Mean Vote) memperlihatkan bahwa saat pagi hari, sensasi termal yang dirasakan “sedikit hangat” (slightly warm), seiring peningkatan temperatur, penurunan kelembaban, dan kecepatan aliran udara di siang hari maka temperatur operatif (Top) pun meningkat yang menyebabkan sensasi termal berubah menjadi “panas” (warm) dengan nilai PMV, PPD, dan SET yang meningkat pula. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi lingkungan termal di ruang kelas tidak memenuhi standar ASHRAE-55.
Analisis Pencahayaan Alami Ruang Perpustakaan Fakultas Teknik Gowa Universitas Hasanuddin Roy, Muh.; Hamzah, Baharuddin; Bangsawan, Nurul Jamala
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2018): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.2.111

Abstract

Aktivitas membaca dan menulis di ruang perpustakaan merupakan aktivitas visual yang tinggi sehingga membutuhkan kenyamanan yang baik terutama pencahayaan ruang. Pencahayaan yang baik diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk fungsi ruang perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah intensitas cahaya alami pada ruang perpustakaan Fakultas Teknik Gowa Universitas Hasanuddin telah memenuhi standar. Jenis pendekatan ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, pengukuran dengan lux meter, dan kuisioner. Titik ukur dalam penelitian ini menggunakan pengukuran setempat berupa meja kerja, meja besar, dan rak buku. Hasil penelitian diketahui bahwa area meja kerja yang menerima distribusi cahaya dari bukaan samping dengan kondisi langit cerah pada pagi dan siang hari sudah memenuhi standar. Adapun area meja kerja yang menerima distribusi cahaya dari bukaan atas bagunan belum memenuhi standar baik itu kondisi langit cerah, berawan, maupun kondisi langit mendung. Alternatif yang dilakukan untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai dengan standar adalah dengan mengatur penempatan perabot dan memberikan pencahayaan buatan pada area yang menerima distribusi cahaya dari bukaan atas bangunan.
Kinerja Sistem Ventilasi Alami Ruang Kuliah Hamzah, Baharuddin; Rahim, M. Ramli; Ishak, Muhammad taufik; Sahabuddin
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2017): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.6.1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi performa ventilasi (kondisi existing) ruang kuliah yang ada di tiga kampus yaitu Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-Unhas), Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (FT-UMI), dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar (FT-Unismuh). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dan survei, analisis menggunakan metode simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics). Parameter input dalam simulasi diperoleh melalui pengukuran di lapangan berupa dimensi ruang kuliah, luas bukaan ventilasi, dan parameter iklim mikro. Simulasi dilakukan pada kondisi bukaan maksimum pada sistem ventilasi existing dengan perlakuan pintu kelas terbuka dan tertutup. Perlakuan terhadap kecepatan angin untuk input (v) adalah 0,25m/det, 0,5m/det, 0,75m/det dan 1,00m/det. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ventilasi eksisting ruang-ruang kuliah dari tiga kampus yang diteliti, hasil terbaik diperoleh di ruang kuliah FT-Unhas Gowa. Dengan rasio bukaan 16,59-22,76% dari luas lantai, sistem ventilasi ruang kelas ini cukup baik untuk mengalirkan dan mendistribusikan pergerakan udara yang nyaman di dalam ruang terutama pada kecepatan angin di atas 0,5m/det.
The Effect of Purple Sweet Potato (Ipomea Batatas L.) Fermentation Time on Carbohydrate and Protein Levels Alwi, Nurul H.; Tahril, Tahril; Hamzah, Baharuddin; Arwansyah, Arwansyah
Jurnal Akademika Kimia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2025.v14.i2.pp118-122

Abstract

Yogurt is a fermented milk product produced by Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus, which confer a distinctive sour taste. Lactic acid bacteria require a carbohydrate source during growth, which can be obtained from purple sweet potatoes. This study aimed to determine the effect of fermentation time on carbohydrate and protein levels in purple sweet potato yoghurt. This study comprises 3 samples: sample A (yoghurt fermented for 7 hours), sample B (yoghurt fermented for 14 hours), and sample C (yoghurt fermented for 21 hours). The study employed a quantitative design, with carbohydrate testing using the Luff-Schoorl method and protein testing using the Kjeldahl method. The carbohydrate content was 10.36% in sample A, 10.41% in sample B, and 10.02% in sample C; the protein content was 2.23% in sample A, 3.93% in sample B, and 4,03% in sample C.
Determination of Total Flavonoid Content in Local Sakura Leaf Extract or Small Bungur (Lagerstroemia indica L.) Damayanti, Nur S.; Pulukadang, Sri H. V.; Aminah, Sitti; Hamzah, Baharuddin; Reny, Reny
Jurnal Akademika Kimia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2025.v14.i3.pp151-156

Abstract

The small bungur plant (Lagerstroemia indica L.) is one of the plants with potential as a medicinal plant. Almost all parts of this plant can be used, namely the leaves, stems, fruit and roots. Bungur leaves can be used for skin diseases, leaf powder for malaria, and decoction of old leaves for diabetes. Bungur leaves contain chemical compounds, one of which is flavonoids. This study aims to determine the total flavonoid content of extracts from young and old leaves of local cherry blossoms (small bungur), using UV-Vis spectrophotometry. The extraction method used was multistage maceration using three different solvents: hexane (nonpolar), ethyl acetate (semipolar), and methanol (polar). The results showed that the average total flavonoid content of young leaf extracts and old leaves of small bungur, measured by UV-Vis spectrophotometry at a maximum wavelength of 410 nm, was 8.810 mg/100g and 7.301 mg/100g, respectively. Among the three solvents used, extracts of young and old leaves of small bungur using hexane and ethyl acetate do not contain flavonoids, whereas extracts of young and old leaves of small bungur using methanol do.
Co-Authors Abdul Wahid Wahab Afadil Agustin Tiwow Alep, Boni Alizah, Nur Alwi, Nurul H. Amin, Alif Hidayatullah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Arwansyah Arwansyah Asisa, Nur Asniawaty Azzajjad, Muhammad Fath Bachtiar, Andi Ahmad Fauzan Baloga, Hendra Bangsawan, Nurul Jamala Bayu Riyadi, Bayu Cica Anisa Damayanti, Nur S. Daud Karel Walanda Delviana, Delviana Dia Afrianti Sangkota, Vivi Diharnaini Diharnaini Djahir, Ahmad Rifaldi Djasman, Syamsiar Masgul Duminggu, Priscilla Agatha Fadlian, Fadlian Fiskanita, Fiskanita Fitriani, Eva Frantauansyah, Frantauansyah Genefefa T., Fulgensia Hardani, Muhammad F. HUsnia Mucthar Husnia, Husnia I Gusti Ngurah Antaryama Iffatunniswah Suhud Ihsan Ihsan Irawati, Dwi Ardi Irwan Irwan Irwan Said Jamaludin M Sakung Kadek N. Anjani Laksono Trisnantoro Linawati Linawati Luh Putu Ratna Sundari M. Yogi Riyantama Isjoni Mangela, Yessika D. Minarni Rama Jura Muhammad Awaluddin Hamdy Muhammad Taufik Ishak Mustapa, Kasmuddin Nasution, Annio Indah Lestari Ni Luh A. Murtini Noor Jalaluddin Nurdin Rahman Nurhasanah Nurhayati Kamaruddin Nurul Jamala Pathuddin Paulus H. Abram Paulus Hengky Abram Poppy Fitra Wahyuni Pulukadang, Sri H. V. Purnama Ningsih Putri, Eska Perdanawati Kahar Rahim, M. Ramli Rahmawati, Rahmawati Rawal, Andi Resky Reny, Reny Reny, Reny Rezki Rezki Ria Wikantari Ririen Hardani Rosady Mulyadi Roy, Muh. S, Afadil Sahabuddin Sahabuddin Latif Sahida Sahida Salsabila, Unik Hanifah Sangkota, Vivi Diah Siti Nurbaya Siti Nuryanti Siti Rabiah Laonu Sitti Aminah Sitti Rahmawati Solfarina, Solfarina Sri Hastuti Virgianti Pulukadang Suhartini Musa Suherman Suherman Sulniawati, Sulniawati Supriyatno, Tri Octivan Suwiyarsa, I Nyoman Syukri , Muhammad Rijal Tahril Tamala, Sindy T. Taufik, Yusaumi Ramadhanti Fitri Taupik Hidayat Tiwow, Vanny Maria Agustina Tri Suci Lestari Tudjuka, Mora Delfita Tuljannah, Naima Widya Astuti