Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Assistance for coffee processing into kombufee with fermentation method in Benjor Village Juwita, Ratna; Manggara, Algafari Bakti; Mizar, Muhammad Alfian; Istiqomah, Aisyah Shabrina; Lathifah, Listy Nailah Mahdiyyatul; Hamni, Septiani Dewi
Journal of Saintech Transfer Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Saintech Transfer
Publisher : Talenta Publisher Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jst.v8i1.19783

Abstract

Benjor Village, located in Malang Regency, is one of the largest Arabica coffee producing areas in East Java, has great potential in the development of processed coffee products, but still has limitations in terms of innovation. Currently the community only sells coffee in raw form or coffee powder. This service activity aims to increase the added value of Benjor Village Arabica coffee through the innovation of kombufee beverage products. This drink is produced from fermentation of Arabica coffee with kombucha culture, making it rich in probiotics and antioxidants. The target in this activity leads to the productive economic sector of mothers of Family Welfare Empowerment Benjor Village.The method of implementing this service activity is carried out by training and mentoring the processing of Arabica coffee into kombufee using the fermentation method. The results of the training and mentoring were an increase in partner skills, such as mothers of Family Welfare Empowerment in Benjor village, in the contents of kombufee made from coffee beans by 72%. Mentoring activities were carried out for two months, both offline and online (using Whatsapp Group) so that the trainees were able to make kombufee independently and were suitable for sale. Kombufee processing training to the community, especially mothers of Family Welfare Empowerment, is expected to encourage community economic independence and introduce high-value local products.
Mekanisasi Produksi Produk Unggulan Gula Merah Sebagai Substitusi Bahan Baku Industri Makanan Di Kediri Jawa Timur: Production Mechanization of Superior Brown Sugar Products as a Substitute for Raw Materials for Food Industry in Kediri, East Java Mizar, Muhammad Alfian; Hadi, Mokh. Sholihul; Juwita, Ratna; Sumarno, Sumarno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i1.5604

Abstract

UKM PT. Tiga Dewi Timur Raya (Mitra UKM 1)  dan UD Al Mubarok (Mitra UKM 2) yang berlokasi di Kediri Jawa Timur memproduksi produk utama gula merah tebu dan produk tambahan Brown sugar.  Khususnya gula merah merupakan Produk Unggulan local specific yang berfungsi sebagai pemanis alami, kebutuhan terhadap produk ini terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan dan banyaknya makanan berbahan baku gula merah. Permasalahan prioritas yang mendesak untuk diselesaikan adalah peningkatan mekanisasi proses produksi, manajemen usaha, dan perluasan pasar. Adapun tahapan proses pengolahan pembuatan gula merah adalah sebagai berikut: (1) penerimaan nira dari pengepresan/penggilingan, (2) penyaringan, (3) pemurnian, (4) pemasakan/pemanasan, (5) pencetakan, (6) pendinginan (cooling), (7) penutupan kemasan primer, (8) pengemasan sekunder dan pelabelan. Berikut diagram alir proses pembuatan gula merah deserta dokumentasi kondisi eksisting produksi mitra. Berdasarkan permasalahan prioritas di atas, tujuan utama dari pelaksanaan program ini yaitu mendukung mitra dalam meningkatkan produksi gula merah tebu dan meningkatkan nilai penjualan/omzet mitra dengan cara mengimplementasian teknologi tepat guna dan menerapkan manajemen pemasaran/usaha yang baik. Hasil dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi meningkatnya kapasitas produksi yang mencapai 1,5 kali lipat dan omzet meningkat hingga 20%.
Pengembangan Kanopi Cerdas Berbasis Energi Surya sebagai Media Pembelajaran Energi di FMIPA UM Amania, Sulfa; Abadi, M. Tommy Hasan; Ramadhani, I Gusti Ayu Isnaini Fatha Ramadhani; Putri, Tiara Zakiyah; Mufti, Nandang; Mizar, Muhammad Alfian; Yogihati, Chusnana Insjaf
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4696

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa dan intensitas kegiatan akademik di FMIPA UM telah menyebabkan bertambahnya kebutuhan energi listrik di area ini. Sebagian besar kebutuhan energi tersebut masih bergantung pada sumber energi fosil, yang memiliki dampak lingkungan negatif dan keterbatasan ketersediaan jangka panjang. Untuk mengatasi masalah ini, kami mengembangkan kanopi cerdas bertenaga surya di FMIPA UM. Sistem kanopi ini dilengkapi dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan berbagai parameter kinerja panel surya (PV) secara real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan IoT pada sistem PV mampu menyediakan data kinerja PV termasuk data listrik, kondisi lingkungan, serta indikator penting lainnya secara komprehensif dan berkelanjutan. Data yang dikumpulkan dapat diakses dan dianalisis oleh mahasiswa, baik untuk keperluan penelitian maupun evaluasi efisiensi energi. Selain itu, adanya fitur ekspor data dan tautan email mempermudah mahasiswa dalam melakukan analisis langsung, yang berpotensi mendukung pengembangan studi lanjutan mengenai energi terbarukan dan penerapan teknologi hemat energi. Dengan demikian, kanopi cerdas ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi alternatif, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang inovatif dalam memahami implementasi energi terbarukan di lingkungan akademik.
APPLICATION OF AUTOMATIC FRYING MACHINE TO INCREASE CRACKERS PRODUCTION IN TUREN SMEs MALANG Mizar, Muhammad Alfian
Jurnal Likhitaprajna Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v7i1.485

Abstract

Kerupuk merupakan makanan ringan khas Indonesia yang disukai masyarakat sebagai makanan ringan atau lauk makan sehari-hari. Dalam proses penggorengan diperlukan keahlian khusus terutama agar kerupuk tetap matang dengan sempurna, dari suhu minyak yang panas, lamanya proses penggorengan disertai dengan membalik kerupuk agar matang dengan sempurna dan merata. Apalagi untuk kebutuhan memproduksi makanan ringan untuk oleh-oleh, dimana produksinya sangat banyak, juga akan membutuhkan banyak tenaga. Upaya yang dapat memberikan solusi efektif dan efisien terhadap permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi. UD Krupuk Lobster Talok Turen merupakan salah satu sentra penghasil kerupuk rambak terbesar di Malang. Namun dalam proses produksi khususnya pada proses penggorengan masih menggunakan cara manual. Untuk mengatasi masalah ini, mesin penggorengan otomatis diimplementasikan. Keunggulan dari Mesin Penggorengan Otomatis ini adalah lebih hemat energi karena mitra tidak perlu memanggang secara manual menggunakan spatula. Selain itu, kerupuk dapat matang merata, karena sistem pemanggangan yang otomatis dan stabil sehingga kerupuk dapat matang dengan sempurna. Hasil dalam pengabdian ini antara lain terwujudnya unit berkapasitas 20 kg dalam sekali proses, alih teknologi dan pengetahuan khususnya mengenai pengoperasian dan perawatan mesin penggorengan otomatis; dan produktivitas UD Kerupuk Lobster Talok Turen mencapai 30%. karena sistem pemanggangannya otomatis dan stabil sehingga kerupuk bisa matang dengan sempurna. Hasil dalam pengabdian ini antara lain terwujudnya unit berkapasitas 20 kg dalam sekali proses, alih teknologi dan pengetahuan khususnya mengenai pengoperasian dan perawatan mesin penggorengan otomatis; dan produktivitas UD Kerupuk Lobster Talok Turen mencapai 30%. karena sistem pemanggangannya otomatis dan stabil sehingga kerupuk bisa matang dengan sempurna. Hasil dalam pengabdian ini antara lain terwujudnya unit berkapasitas 20 kg dalam sekali proses, alih teknologi dan pengetahuan khususnya mengenai pengoperasian dan perawatan mesin penggorengan otomatis; dan produktivitas UD Kerupuk Lobster Talok Turen mencapai 30%.
Implementasi Mesin Hammermill Untuk Peningkatan Produksi Pupuk Organik di Kecamatan Donomulyo Malang Mizar, Muhammad Alfian; Hadi, Syamsul; Juwita, Ratna
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i2.3353

Abstract

Petani di Desa Tempursari masih minim penggunaan pupuk organik dalam melakukan aktivitas pertaniannya dikarenakan masih minimnya peralatan yang digunakan untuk pengolahan atau memproduksi pupuk organik secara mandiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang memberikan alternatif solusi teknologi tepat guna berupa mesin Hammermill yang dapat dimanfaatkan para petani untuk pembuatan pupuknya dalam memenuhi kebutuhan pupuk\pertanian yang lebih efektif dan efisien. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini antara lain: (1) Memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan ketersediaan pupuk organik dengan memproduksi sendiri dan membiasakan para petani untuk menggunakan pupuk organik dalam budidaya pertaniannya, (2) Mendifusikan TTG mesin hammermill dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara pembuatan pupuk organik, pengoperasian dan perawatan mesin hammermill kepada mitra. Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat produksi pupuk organic dengan kapasitas 200 – 300 kg/jam, sehingga implementasi mesin hammermill dapat memberikan sumbangsih yang relatif besar untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan omzet bagi kelompok masyarakat di Desa Tempursari, Donomulyo, Malang.   Farmers in Tempursari Village still use minimal organic fertilizer in carrying out their agricultural activities due to the lack of equipment used for processing or producing their own organic fertilizer. Based on these problems, the community service team at the State University of Malang provides an alternative appropriate technology solution in the form of a Hammermill machine that farmers can use to create their own fertilizer to meet their fertilizer needs more effectively and efficiently. The objectives of this community service include: (1) Providing alternative solutions to increase the availability of organic fertilizers by producing their own and accustoming farmers to using organic fertilizers in their agricultural cultivation, (2) Diffusing appropriate technology  hammermill machines by providing knowledge and skills on how to manufacture of organic fertilizers, operation and maintenance of hammermill machines to partners. Based on the implementation that has been done, increased production can be actualized to increase organic fertilizer production 200 -300 kg/hour, so that the implementation of the hammer mill machine can provide a relatively large contribution to increasing productivity, quality, and turnover for community groups in Tempursari Village, Donomulyo, Malang.
Implementasi Mesin Pencacah Rumput Otomatis Menggunakan Panel Surya sebagai Solusi Efektif untuk Ternak Sapi Aripriharta, Aripriharta; Wibawa, Aji Prasetya; Sujito, Sujito; Mizar, Alfian; Faidzin, Ilham; Rahmadhani, Nur Aini Syafrina; Bagaskoro, Muhammad Cahyo
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i2.4919

Abstract

Peternakan Lembu Ndeso yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154 dan berfokus pada perkembangbiakan sapi. Peternakan ini menghadapi kesulitan signifikan dalam memproses pakan ternak secara efisien dan dalam jumlah yang memadai. Proses pencacahan pakan secara manual tidak hanya memakan waktu dan tenaga yang besar, tetapi juga menghasilkan hasil yang tidak seragam dan tidak efisien, yang menyebabkan pemborosan sumber daya. Dampaknya, produktivitas peternakan sapi terhambat dan pendapatan peternak menurun. Solusi yang diusulkan adalah penggunaan teknologi tepat guna (TTG) berupa mesin pencacah rumput yang didukung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Mesin ini dirancang untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pencacahan pakan ternak. Manfaatnya termasuk peningkatan efisiensi dan efektivitas pencacahan pakan, proses yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan energi surya, serta kemudahan dalam pengendalian dan pemantauan operasional mesin. Proses perencanaan dan perancangan teknologi ini melibatkan observasi langsung, pencatatan detail, dan wawancara dengan mitra usaha, dengan tujuan menghasilkan solusi TTG yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peternak Lembu Ndeso. Dengan demikian, teknologi ini diharapkan dapat membantu peternak dalam mengelola pakan ternak mereka secara lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan peternak. Hasil implementasi menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput yang didukung PLTS berhasil meningkatkan efisiensi proses pencacahan pakan, dengan panel surya menghasilkan daya optimal pada cuaca cerah dan tetap berfungsi meskipun ada variasi cuaca. Pelatihan penggunaan mesin kepada warga Desa Kedungrejo mendapat antusiasme tinggi, dan serah terima teknologi kepada mitra berjalan lancar, menandakan potensi keberlanjutan penggunaan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas peternakan Lembu Ndeso.   Lembu Ndeso Farm, located in Kedungrejo Village, Pakis District, Malang Regency, East Java 65154, focuses on cattle breeding. The farm faced significant difficulties in processing animal feed efficiently and in sufficient quantities. The manual process of chopping feed is not only time-consuming and labor-intensive, but also produces non-uniform and inefficient results, leading to a waste of resources. As a result, cattle farming productivity is hampered and farmers' income decreases. The proposed solution is the use of appropriate technology (TTG) in the form of a grass chopping machine powered by a Solar Power Plant (PLTS). The machine is designed to speed up and improve the efficiency of the fodder chopping process. The benefits include increased efficiency and effectiveness of feed chopping, a more environmentally friendly process by utilizing solar energy, and ease in controlling and monitoring machine operations. The process of planning and designing this technology involved direct observation, detailed note-taking and interviews with business partners, aiming to produce a sustainable TTG solution that provides long-term benefits to Lembu Ndeso farmers. Thus, this technology is expected to help farmers manage their animal feed more efficiently and improve the welfare of farmers.
Optimizing The Utilization of Candi Banana as Functional Food and Import Substitution of Industrial Raw Materials through The Application of Appropriate Technology Soesilowati, Etty; Mizar, M. Alfian; Fauzan, Slamet; Nusa, Cassandra Permata; Nurinda, Mei Sulfia
Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science 2024: Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is one of the countries known as the world's banana (Musa Paradisiaca) producer, where 50% of Asian banana production comes from Indonesia. Bananas are one of the sources of prebiotics that fight free radicals that trigger oxidative stress, especially for people with hypercholesterolemia, Alzheimer's Disease, and Autism. There is a type of Pisang Candi (Musa Paradisiaca Fa. Corniculata) that is gluten free and is the largest commodity in Malang Regency, especially Sidodadi village. The research aims to process bananas into various forms of functional food through the use of appropriate technology and test their physiochemical content. The method of activity was carried out through technological engineering and proximate testing through a research & development approach. The results showed that 100 grams of banana flour contained 3.297% protein, 82.966% carbohydrate, 0.573% fat, 2.384% ash/mineral, and 10.780% water. For the banana to have a long shelf life and not easily experience browning due to its polyphenol content, it is dried and made into flour. The benefits of the research and development are increased capacity of farmers, increased quality and added value of temple banana products, and the availability of import substitution of industrial raw materials, which has implications for increasing their income.
Co-Authors Abadi, M. Tommy Hasan Achmad Safii Agung Witjoro Agusta Rakhmat Taufani Aji Prasetya Wibawa Alfrida Parma Fadmasari Algafari Bakti Manggara Amania, Sulfa Andoko Andoko, Andoko Arafah Husna Arfiyansyah, Rizky Argeshwara, Dityo Kreshna Aripriharta - Arrohman, Maulana Ludfi Avita Ayu Permanasari Bagaskoro, Muhammad Cahyo Bargazi Tanzilul Hakim Bayu Satriyo Wibowo Cassandra Permata Nusa Christian Asri Wicaksana Chusnana Insyaf Yogiyanti Dhea Amalia Putri Diva Didik Nurhadi Dito Valentino Dityo Kreshna Argeshwara Dyah Lestari Endang Amalia Wahyuni Etty Soesilowati Faidzin, Ilham Fido Arya Kusuma Hadi, Moch. Sholihul Hamni, Septiani Dewi Hanif Nabila Rahmi I Made Wirawan Istiqomah, Aisyah Shabrina Kriya Mateeke Moses Lathifah, Listy Nailah Mahdiyyatul Lisma Hafifatul Aprilia M. Farrel Akbar Firzatullah Marji Marji Markus Diantoro Moch Sholihul Hadi Moch. Sholihul Hadi Moch. Sholihul Hadi Moch. Solihul Hadi Mokh Sholihul Hadi Moses, Kriya Mateeke Muchammad Harly Muhiban Syabani Muladi Nandang Mufti Nur Hidayat, Wahyu Nurinda, Mei Sulfia Nurlayla Nabila Astarin Putri, Tiara Zakiyah Rahmadhani, Nur Aini Syafrina Ramadhani, I Gusti Ayu Isnaini Fatha Ramadhani Ratna Juwita Ratna Juwita Retno Wulandari Riana Nurmalasari Rr. Poppy Puspitasari Samsul Hidayat Setumin, Samsul Shidiqi, Maulana As Slamet Fauzan Soraya Norma Mustika Sugiono, Bhima Satria Rizky Sujito Sujito Sumarno . Syamsul Hadi Tiwi Ananda Tri Kuncoro Wicaksana, Christian Asri Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Yoyok Adisetio Laksono