Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Limbah Keju Sebagai Nata De Whey Ratna Juwita; Muhammad Alfian Mizar; Agusta Rakhmat Taufani; Alfrida Parma Fadmasari; Dhea Amalia Putri Diva; Endang Amalia Wahyuni; Hanif Nabila Rahmi; Nurlayla Nabila Astarin; Bayu Satriyo Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu merupakan bahan pangan dengan kandungan nutrisi yang lengkap. Salah satu produk olahan susu melalui proses fermentasi yaitu keju. Dalam industri pembuatan keju, tentunya juga akan didapatkan limbah keju (whey). Whey ini merupakan cairan sisa dari proses penggumpalan dan penghilangan kasein susu selama pembuatan keju. Whey mengandung bahan organik yang tinggi, sehingga dapat berdampak buruk terhadap lingkungan apabila tidak diolah secara tepat. Salah satu upaya peningkatan nilai tambah whey adalah melalui pembuatan nata de whey. Kandungan dalam whey keju masih dapat dimanfaatkan dan cocok untuk pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, whey keju dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan nata. Produk nata menjadi pilihan pengembangan teknologi untuk mengurangi jumlah polutan akibat limbah whey. Berdasarkan hasil penyuluhan terkait pembuatan nata de whey sangat perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan limbah keju yang dibuang begitu saja dan menimbulkan bau busuk. Hasil survei yang telah dilakukan saat pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa 100% peserta pelatihan belum memanfaatkannya limbah keju sebagai nata de whey.Kata kunci: nata, limbah, fermentasi
Peningkatan Mutu dan Kapasitas Produksi Melalui Upgrade Spinner di Industri Kecil Keripik Pare "Bunda" Kabupaten Ponorogo Yoyok Adisetio Laksono; Alfian Mizar; Bargazi Tanzilul Hakim
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecil “BUNDA” yang terletak di Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo bergerak dalam bidang produksi pangan berupa keripik pare yang memiliki rasa khas yang gurih dan pahit. Keluhan yang muncul adalah masih adanya minyak dalam keripiknya dan kapasitas produksi masih rendah sehingga kewalahan melayani permintaan. Sebagai industri kecil yang mulai mendapat pelanggan, maka diperlukan peningkatan produksi dan mutu produknya. Untuk itu perlu diberikan hibah spinner yang berkapasitas lebih besar dan kuat agar mampu mengolah pare lebih banyak sehingga mampu memenuhi permintaan dan juga mampu memeras minyak lebih baik sehingga keripiknya semakin kering dan renyah.Kata kunci— pengabdian masyarakat, peningkatan mutu, keripik pare, upgrade, spinner
Implementasi Mesin Pengupas Kopi Bagi Kelompok Wanita Tani Srigading Lawang Kabupaten Malang Muhammad Alfian Mizar; Moch Sholihul Hadi; Samsul Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Wanita (KWT) Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang menjadi salah satu penghasil pengolahan kopi di Malang. Akan tetapi dalam proses produksinya masih menggunakan cara tradisional terutama dalam pengupasan biji kopi dengan cara ditumbuk. Penerapan teknologi tepat guna pascapanen kopi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan kopi. Untuk memenuhi produktifitas yang tinggi dan untuk membantu mitra industri olahan kopi di Kecamatan Lawang sekaligus mendukung usaha mitra, perlu diimplementasikan Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Pengupas Kopi. Tujuan dalam implementasi ini yaitu mengatasi kesulitan proses pengolahan kopi pada proses pengupasan yang selama ini dilakukan dengan cara ditumbuk yang kapasitas produksinya masih rendah dan mendifusikan Mesin Pengupas Kopi dengan cara memberikan pengetahuan serta keterampilan tentang cara pengoperasian dan perawatan Mesin Pengupas Kopi. Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat hingga 30%, sehingga implementasi mesin pengupas kopi dapat memberikan sumbangsih yang relative besar untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan omzet bagi kelompok wanita tani Srigading Lawang Kabupaten Malang.Kata kunci: mesin pengupas kopi, pengabdian masyarakat, teknologi tepat guna
Implementasi Mesin Hammermill Untuk Peningkatan Produksi Pupuk Organik di Kecamatan Donomulyo Malang Mizar, Muhammad Alfian; Hadi, Syamsul; Juwita, Ratna
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i2.3353

Abstract

Petani di Desa Tempursari masih minim penggunaan pupuk organik dalam melakukan aktivitas pertaniannya dikarenakan masih minimnya peralatan yang digunakan untuk pengolahan atau memproduksi pupuk organik secara mandiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang memberikan alternatif solusi teknologi tepat guna berupa mesin Hammermill yang dapat dimanfaatkan para petani untuk pembuatan pupuknya dalam memenuhi kebutuhan pupuk\pertanian yang lebih efektif dan efisien. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini antara lain: (1) Memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan ketersediaan pupuk organik dengan memproduksi sendiri dan membiasakan para petani untuk menggunakan pupuk organik dalam budidaya pertaniannya, (2) Mendifusikan TTG mesin hammermill dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara pembuatan pupuk organik, pengoperasian dan perawatan mesin hammermill kepada mitra. Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat produksi pupuk organic dengan kapasitas 200 – 300 kg/jam, sehingga implementasi mesin hammermill dapat memberikan sumbangsih yang relatif besar untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan omzet bagi kelompok masyarakat di Desa Tempursari, Donomulyo, Malang.   Farmers in Tempursari Village still use minimal organic fertilizer in carrying out their agricultural activities due to the lack of equipment used for processing or producing their own organic fertilizer. Based on these problems, the community service team at the State University of Malang provides an alternative appropriate technology solution in the form of a Hammermill machine that farmers can use to create their own fertilizer to meet their fertilizer needs more effectively and efficiently. The objectives of this community service include: (1) Providing alternative solutions to increase the availability of organic fertilizers by producing their own and accustoming farmers to using organic fertilizers in their agricultural cultivation, (2) Diffusing appropriate technology  hammermill machines by providing knowledge and skills on how to manufacture of organic fertilizers, operation and maintenance of hammermill machines to partners. Based on the implementation that has been done, increased production can be actualized to increase organic fertilizer production 200 -300 kg/hour, so that the implementation of the hammer mill machine can provide a relatively large contribution to increasing productivity, quality, and turnover for community groups in Tempursari Village, Donomulyo, Malang.
Implementasi Mesin Pencacah Rumput Otomatis Menggunakan Panel Surya sebagai Solusi Efektif untuk Ternak Sapi Aripriharta, Aripriharta; Wibawa, Aji Prasetya; Sujito, Sujito; Mizar, Alfian; Faidzin, Ilham; Rahmadhani, Nur Aini Syafrina; Bagaskoro, Muhammad Cahyo
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i2.4919

Abstract

Peternakan Lembu Ndeso yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154 dan berfokus pada perkembangbiakan sapi. Peternakan ini menghadapi kesulitan signifikan dalam memproses pakan ternak secara efisien dan dalam jumlah yang memadai. Proses pencacahan pakan secara manual tidak hanya memakan waktu dan tenaga yang besar, tetapi juga menghasilkan hasil yang tidak seragam dan tidak efisien, yang menyebabkan pemborosan sumber daya. Dampaknya, produktivitas peternakan sapi terhambat dan pendapatan peternak menurun. Solusi yang diusulkan adalah penggunaan teknologi tepat guna (TTG) berupa mesin pencacah rumput yang didukung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Mesin ini dirancang untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pencacahan pakan ternak. Manfaatnya termasuk peningkatan efisiensi dan efektivitas pencacahan pakan, proses yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan energi surya, serta kemudahan dalam pengendalian dan pemantauan operasional mesin. Proses perencanaan dan perancangan teknologi ini melibatkan observasi langsung, pencatatan detail, dan wawancara dengan mitra usaha, dengan tujuan menghasilkan solusi TTG yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peternak Lembu Ndeso. Dengan demikian, teknologi ini diharapkan dapat membantu peternak dalam mengelola pakan ternak mereka secara lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan peternak. Hasil implementasi menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput yang didukung PLTS berhasil meningkatkan efisiensi proses pencacahan pakan, dengan panel surya menghasilkan daya optimal pada cuaca cerah dan tetap berfungsi meskipun ada variasi cuaca. Pelatihan penggunaan mesin kepada warga Desa Kedungrejo mendapat antusiasme tinggi, dan serah terima teknologi kepada mitra berjalan lancar, menandakan potensi keberlanjutan penggunaan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas peternakan Lembu Ndeso.   Lembu Ndeso Farm, located in Kedungrejo Village, Pakis District, Malang Regency, East Java 65154, focuses on cattle breeding. The farm faced significant difficulties in processing animal feed efficiently and in sufficient quantities. The manual process of chopping feed is not only time-consuming and labor-intensive, but also produces non-uniform and inefficient results, leading to a waste of resources. As a result, cattle farming productivity is hampered and farmers' income decreases. The proposed solution is the use of appropriate technology (TTG) in the form of a grass chopping machine powered by a Solar Power Plant (PLTS). The machine is designed to speed up and improve the efficiency of the fodder chopping process. The benefits include increased efficiency and effectiveness of feed chopping, a more environmentally friendly process by utilizing solar energy, and ease in controlling and monitoring machine operations. The process of planning and designing this technology involved direct observation, detailed note-taking and interviews with business partners, aiming to produce a sustainable TTG solution that provides long-term benefits to Lembu Ndeso farmers. Thus, this technology is expected to help farmers manage their animal feed more efficiently and improve the welfare of farmers.
Penerapan Mesin Pencetak Pelet Untuk Pakan Ternak Di Desa Sambigede Pakisaji Malang Muhammad Alfian Mizar; Moch. Sholihul Hadi; Muchammad Harly
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v5i2.2275

Abstract

Sambigede Village, District. Pakisaji is one of the areas that has high potential in the livestock sector in Malang Regency, the potential is around 20 thousand poultry, 100 cattle, and there are also 3 fish farming groups. So far, the animal feed pellets given by breeders are natural feed in the form of bran and other grains. Animal feed pellets, which are often referred to as pellets, are one of the most important things to pay attention to in the livestock industry, Pellets are a source of nutrition that has a huge impact on livestock, especially poultry breeders, but breeders in this village still have difficulty producing pellets because limited knowledge and technology. So it is necessary to implement an animal feed pellet printing technology machine to provide animal feed pellets in the form of feed pellets independently. The aim of this community service is to diffuse Appropriate Technology for animal feed pellet printing machines by providing knowledge and skills about how to make feed pellet products, and operation and maintenance of animal feed pellet printing machines to partners. Based on the implementation that has been carried out, production increases can be actualized to increase the production of feed pellets 40 kg/hour, so that the implementation of an animal feed pellet printing machine can provide a relatively large contribution to increasing productivity, quality, and turnover for community groups in Sambigede Village, Pakisaji, Malang.. Kata Kunci: pellet machine, pellet press machine, appropriate technology  
Sistem Kontrol Tungku Api Otomatis Untuk Proses Pasteurisasi Susu Berbasis Logika Fuzzy Sugeno Hadi, Mokh. Sholihul; Sugiono, Bhima Satria Rizky; Argeshwara, Dityo Kreshna; Shidiqi, Maulana As; Arrohman, Maulana Ludfi; Wirawan, I Made; Mizar, Muhammad Alfian; Witjoro, Agung
Techno.Com Vol. 22 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v22i1.7124

Abstract

Salah satu faktor berkurangnya gizi pada susu adalah kesalahan dalam proses pengolahannya, produk susu biasanya akan melalui proses pasteurisasi guna membunuh bakteri didalamnya dan menambah waktu simpan susu. Namun proses pasteurisasi yang salah justru akan mengakibatkan berkurangnya gizi yang terkandung didalam susu dan tak jarang akan membuat susu justru menjadi rusak. Sistem kontrol tungku api otomatis dirancang untuk menangani masalah yang ada dimana dengan menggunakan mekanikal servo, sistem akan secara otomatis mengatur bukaan katup tungku api untuk menjaga suhu pada set-point yang diinginkan, sehingga suhu akan terjaga dan protein pada susu tidak rusak karena suhu pada proses pemasakan yang terlalu tinggi.  Berdasarkan hasil pengujian, bahwa sistem tanpa fuzzy membutuhkan waktu selama 1 jam untuk dapat mencapai set-point, sedangkan sistem dengan fuzzy hanya membutuhkan waktu 30 menit saja untuk mencapai set-point.
PEMBUATAN POMPA TENAGA SURYA DAN SISTEM PENGISIAN TANDON OTOMATIS PADA PONDOK PESANTREN KALIMASADA JOMBANG Achmad Safii; Dityo Kreshna Argeshwara; Mokh. Sholihul Hadi; Muhammad Alfian Mizar; Dito Valentino; M. Farrel Akbar Firzatullah; Fido Arya Kusuma; Lisma Hafifatul Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Our community service project was conducted at Pondok Pesantren Kalimasada, a boarding school in Jombang, East Java, that combines traditional Islamic education with a modern curriculum. Although the school is well-established, it faced a significant challenge: high electricity costs due to the manual operation of its water pumps. To address this issue, we proposed installing solar panels and an automated water tank filling system. After discussions with the school, we identified several key areas where we could provide assistance, including infrastructure improvements, practical applications of science, and educational materials. Our solution involved replacing the manual water pumps with solar-powered ones to reduce electricity consumption and providing training to students on solar panel technology. Once our proposal was approved, we moved forward with the project, which included designing, testing, and installing the system, as well as conducting training sessions. Evaluation and monitoring were also carried out for 1 month where the automatic reservoir filling system with solar power worked well as evidenced by the increase in savings from the cottage's electricity bill by 10-20% and the increasing curiosity of students about renewable technology delivered by the cottage leadership at the kalimasada Jombang boarding school. Keywords: Pondok Pesantren Kalimasada; Automatic Pump; Solar Energy; Training Abstrak Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pondok Pesantren Kalimasada, Jombang, Jawa Timur, sebuah lembaga pendidikan yang menggabungkan pendidikan formal dan pondok. Meskipun sudah memiliki legalitas dan pendidikan formal, pondok pesantren ini dihadapkan pada beberapa permasalahan, terutama tingginya biaya listrik akibat penggunaan pompa air manual. Solusi yang diusulkan adalah penerapan teknologi panel surya dan sistem pengisian tandon otomatis. Diskusi dengan pihak pondok pesantren mengidentifikasi permasalahan mitra, mencakup aspek sarana dan prasana, praktikum dan keilmuan, serta materi pembelajaran. Solusi ini melibatkan implementasi pompa tenaga surya untuk mengurangi biaya listrik dan pelatihan mengenai teknologi panel surya untuk meningkatkan pemahaman santri. Setelah solusi telah disepakati, dilakukan implementasi dari solusi dengan tahap perancangan, uji coba, pelatihan, serah terima dan publikasi. Kemudian juga dilakukan evaluasi dan monitoring selama 1 bulan dimana sistem pengisian tandon otomatis dengan tenaga surya bekerja dengan baik dibuktikan dengan peningkatan penghematan dari tagihan listrik pondok sebesar 10-20% dan bertambahnya rasa keingintahuan santri mengenai teknologi terbarukan yang disampaikan oleh pimpinan pondok di pondok pesantren kalimasada Jombang. Kata Kunci: Pondok Pesantren Kalimasada; Pompa Otomatis; Tenaga Surya; Pelatihan
IMPLEMENTASI MESIN HAMMERMILL UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PUPUK ORGANIK DI KECAMATAN DONOMULYO MALANG Mizar, Muhammad Alfian; Hadi, Syamsul; Juwita, Ratna
Jurnal Graha Pengabdian Vol 6, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v6i22024p%p

Abstract

Petani di Desa Tempursari masih minim penggunaan pupuk organik dalam melakukan aktivitas pertaniannya dikarenakan masih minimnya peralatan yang digunakan untuk pengolahan atau memproduksi pupuk organik secara mandiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang memberikan alternatif solusi teknologi tepat guna berupa mesin Hammermill yang dapat dimanfaatkan para petani untuk pembuatan pupuknya dalam memenuhi kebutuhan pupuk\pertanian yang lebih efektif dan efisien. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini antara lain: (1) Memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan ketersediaan pupuk organik dengan memproduksi sendiri dan membiasakan para petani untuk menggunakan pupuk organik dalam budidaya pertaniannya, (2) Mendifusikan TTG mesin hammermill dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara pembuatan pupuk organik, pengoperasian dan perawatan mesin hammermill kepada mitra. Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat produksi pupuk organic dengan kapasitas 200 – 300 kg/jam, sehingga implementasi mesin hammermill dapat memberikan sumbangsih yang relatif besar untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan omzet bagi kelompok masyarakat di Desa Tempursari, Donomulyo, Malang.
Sistem Inkubator Penyemaian Bibit Tanaman Hidroponik menggunakan Logika Fuzzy berbasis Internet of Things Hadi, Mokh. Sholihul; Arfiyansyah, Rizky; Mustika, Soraya Norma; Mizar, Muhammad Alfian; Lestari, Dyah; Setumin, Samsul
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 33, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v33i2p%p

Abstract

Hidroponik adalah suatu budidaya tanaman yang populer di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya lahan untuk bercocok tanam. Lahan yang sedikit serta tidak menggunakan tanah dalam budidayanya, membuat hidroponik cocok dikembangkan di mana saja terutama di area perkotaan bahkan di dalam ruangan. Terdapat beberapa tahapan dalam budidaya hidroponik salah satunya adalah pembibitan. Pada tahapan ini, bibit akan disemai hingga siap dipindah ke instalasi hidroponik, pada umumnya ketika sudah mulai muncul daun kedua hingga keempat. Pada tahap pembibitan, masalah yang sering dihadapi terutama pada indoor farming adalah etiolasi yaitu batang tidak kokoh yang umumnya disebabkan kurangnya sinar yang dibutuhkan oleh tanaman. Atau masalah lain ialah daun yang berwarna kuning yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang memadai. Dari permasalahan ini, dirancang alat yang mampu mengondisikan lingkungan yang baik untuk pembibitan tanaman hidroponik berupa inkubator. Inkubator dirancang dengan sumber cahaya LED growlight dan penyiraman otomatis di dalamnya, serta sensor yang digunakan memantau kondisi di area inkubator seperti suhu dan kelembapan udara, water level, intensitas cahaya, dan kamera. Selain itu, terdapat pengendalian suhu dan udara di dalamnya berupa kipas dan mist maker yang menggunakan Fuzzy Inferensi System Sugeno, sehingga pengoptimalan suhu dan kelembapan di area inkubator terjaga sesuai pembacaan sensor. Untuk pemantauan inkubator terhubung ke platform website untuk memantau kondisi aktuator dan sensor secara realtime. Hasil pengujian menunjukkan sistem yang dibuat dapat memonitor beberapa variable yang berpengaruh pada tanaman serta mengendalikan suhu dan kelembaban udara dengan baik.
Co-Authors Abadi, M. Tommy Hasan Achmad Safii Agung Witjoro Agusta Rakhmat Taufani Ahmad Atif Fikri Ahmed Jabari Aji Prasetya Wibawa Alfrida Parma Fadmasari Algafari Bakti Manggara Amania, Sulfa Andoko Andoko, Andoko Arafah Husna Arfiyansyah, Rizky Argeshwara, Dityo Kreshna Aripriharta - Arrohman, Maulana Ludfi Avita Ayu Permanasari Bagaskoro, Muhammad Cahyo Bargazi Tanzilul Hakim Bayu Satriyo Wibowo Cassandra Permata Nusa Chayara, Almira Syaqila Mayndie Christian Asri Wicaksana Chusnana Insyaf Yogiyanti Dhea Amalia Putri Diva Didik Nurhadi Dito Valentino Dityo Kreshna Argeshwara Dyah Lestari Endang Amalia Wahyuni Etty Soesilowati Faidzin, Ilham Fido Arya Kusuma Gunawan, Pristiko Hadi, Moch. Sholihul Hafidz, Abdullah Syamil Hanafi Hamni, Septiani Dewi Hanif Nabila Rahmi I Made Wirawan Istiqomah, Aisyah Shabrina Kriya Mateeke Moses Lathifah, Listy Nailah Mahdiyyatul Lisma Hafifatul Aprilia M. Farrel Akbar Firzatullah Marji Marji Markus Diantoro Moch Sholihul Hadi Moch. Sholihul Hadi Moch. Sholihul Hadi Moch. Solihul Hadi Mokh Sholihul Hadi Moses, Kriya Mateeke Muchammad Harly Muhiban Syabani Muladi Nandang Mufti Nur Hidayat, Wahyu Nurinda, Mei Sulfia Nurlayla Nabila Astarin Putri, Tiara Zakiyah Rahmadhani, Nur Aini Syafrina Ramadhani, I Gusti Ayu Isnaini Fatha Ramadhani Ratna Juwita Ratna Juwita Retno Wulandari Riana Nurmalasari Rr. Poppy Puspitasari Samsul Hidayat Setumin, Samsul Shidiqi, Maulana As Slamet Fauzan Soraya Norma Mustika Sugiono, Bhima Satria Rizky Sujito Sujito Sumarno . Syamsul Hadi Tiwi Ananda Tri Kuncoro Wicaksana, Christian Asri Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Yoyok Adisetio Laksono Zahra, Shakila Aliya