Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA KANTONG BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MATERI PENGURANGAN PADA SISWA KELAS 1-A SDN TLOGOMAS 2 KOTA MALANG Endah Dewi Lestari; Trisakti Handayani; Sulistiani Sulistiani
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.747 KB) | DOI: 10.30738/tc.v3i1.4249

Abstract

This study had an objective to determine the application and improvement of students' abilities in mathematics learning of subtraction material of two integers in class 1-A of Tlogomas 2 Elementary School in Malang City. The approach used in this study was a qualitative approach, in which the data obtained was objective data (by the reality in the field). The data collected in this study were taken during the learning process in class discussing subtraction material, both pre and post action given by using the number bag media. This type of research was classroom action research (classroom action research) designed for researchers and teachers, to solve problems that occurred in the classroom relating to the process and results of learning. The subject of this study were grade 1-A students at Tlogomas 2 Elementary School, Malang City, which consists of 28 students, 16 male students, and 12 female students. The results of students' abilities in a material reduction in pre-action are 25%. While the results of students' abilities after the post-action with number bag media, in the first cycle reached 67.9% and in the second cycle of 85.7%. Based on the research that had been done, it showed that the use of number bag media could improve students' abilities in the reduction material.
ANALISIS IMPLEMENTASI BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK Rose Fitria Lutfiana; Aflahul Awwalina Mey R; Trisakti Handayani
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v12i2.35499

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk budaya sekolah,  implementasi budaya sekolah, dan kendala implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius siswa serta solusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di MAN Kota Batu mulai Juli sampai September 2020. Subjek penelitian terdiri atas Plt. Kepala, Wakil Kepala bidang Kurikulum, guru PPKn, guru Akidah-Akhlak, dan siswa. Pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 budaya sekolah yang diimplementasikan di MAN Kota Batu. Impelementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius siswa dilakukan melalui tiga aspek, yaitu kegiatan harian, mingguan, dan tahunan dengan berpedoman pada visi dan misi sekolah yang ingin dicapai. Kendala implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius siswa di antaranya: (a) karakteristik siswa yang beragam (b) lingkungan yang kurang mendukung, dan (c) kendala yang berasal dari guru. Solusi yang diberikan yaitu melakukan pendekatan khusus kepada siswa, membangun komunikasai dan memberikan pemahaman kepada orang tua, serta membangun komitmen yang kuat untuk keberhasilan pengimplementasi budaya sekolah. Kata kunci: implementasi, budaya sekolah, karakter religius.
Penguatan Industri Jamu Herbal dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Kesehatan Ternak Ayam Pedaging Adi Sutanto; Wahyu Widodo; Imbang Dwi Rahayu; Trisakti Handayani; Apriliana Devi Anggraini
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 4, No 2 (2020): EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v4i2.2079

Abstract

ABSTRAK Fenomena gaya hidup sehat atau gerakan back to nature, telah berkembang, sistem produksi peternakan berbasis organik, seperti daging dan telur organic yang merupakan produk herbal pada prinsipnya membentuk immune suportif secara alami pada diri ternak. Produk herbal saat ini dianggap aman bagi kesehatan ternak dan manusia diformulasikan dalam bentuk jamu, salah satunya telah dikembangkan jamu herbal dengan merk Siyuna produksi Jurusan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang dan telah diaplikasikan pada ternak ayam pedaging. Metode pelaksanaan dalam aplikasi jamu herbal ini menggunakan pendekatan eksperimen, implementasi produk industri, pemasyarakatan sosial produk dan komersialisasi yang menggunakan canvas model, yang dilaksanakan juga di Universitas Muhammadiyah Malang tepatnya di kandang penelitian close house dandiaplikasikan pula di wilayah Malang dan sekitarnya. Kesimpulan yang didapatkan bahwa penggunaan jamu sebesar 1 persen merupakan keputusan yang tepat guna mendukung keberhasilan usaha ayam pedang dalam tinjauan ekonomi dan kesehatan berbasis jamu herbal dengan merk Siyuna.Kata kunci : jamu herbal; ternak ayam; model canvasABSTRACT The phenomenon of a healthy lifestyle or the back to nature movement has developed. An organic-based livestock production system, such as organic meat and eggs, which are herbal products, in principle, form natural immune support in livestock. Herbal products are currently considered safe for livestock and human health. They are formulated in the form of herbs; one of them has been developed herbal medicine with the brand Siyuna produced by the Department of Animal Husbandry, University of Muhammadiyah Malang, and applied to broilers. The method of implementation in this herbal medicine application uses an experimental approach, the implementation of industrial products, social product socialization, and commercialization using the canvas model, which is also carried out at the University of Muhammadiyah Malang, precisely in the close house research cage and also applied in Malang and its surroundings. The conclusion is that the use of herbal medicine by 1 percent is the right decision to support the sword chicken business's success in an economic and health review based on herbal medicine with the Siyuna brand.
PENGGUNAAN MEDIA PAPAN KARTU BHINEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA SISWA KELAS 4 SDN TLOGOMAS 2 Adelita Arifatur Putri; Trisakti Handayani; Mafruzah Mafruzah
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.931 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.92

Abstract

Latar belakang yang mendasari penelitian ini yaitu siswa yang  kesulitan dalam memahami dan mengingat materi tentang keragaman budaya Indonesia karena materinya yang begitu banyak. Merujuk pada latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan aktivitas guru pada peggunaan media papan kartu bhineka untuk meningkatkan hasil belajar siswa, mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa selama menggunaan media papan kartu bhineka dalam pembelajaran, dan mendeskripsikan hasil belajar yang dicapai siswa sesudah penggunaan media papan kartu bhineka. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dengan lembar observasi guru dan siswa dan tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data berupa data kualitatif dan kuantitatid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru selama pembelajaran mengalami peningkatan selama dua siklus, pada siklus I persentase 78%, hasil ini meningkat pada siklus II dengan nilai persentase 89%. Sementara itu pada aktivitas siswa didapatkan  persentase 79% pada siklus I sementara  pada siklus II aktivitas siswa memperoleh persentase 88%. Perolehan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I didapatkan nilai 73,00 , sedangkan nilai ketuntasan klasikal kelas 74%. Hasil penelitian mengalami kenaikan pada siklus II dengan pemerolehan rata-rata nilai hasil belajar 84,16, dengan ketuntasan klasikal kelas 87%.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGUKURAN WAKTU MELALUI MEDIA JAM PINTAR PADA SISWA KELAS III-A SDN TLOGOMAS 2 KOTA MALANG Yanuar Pristiwanto; Trisakti Handayani; Devy Marini
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.173 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.90

Abstract

Proses pembelajaran tanpa media yang konkret akan mengakibatkan siswa kesulitan untuk memahami suatu konsep sehingga media konkret sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami konsep. Selain itu, pemilihan media juga perlu dipertimbangkan. Pemilihan media yang tepat akan meningkat hasil belajar siswa dan membuat siswa lebih fokus selama proses pembelajaran. Penelitian ini membahas penggunaan Jam Pintar sebagai salah satu media konkret yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan hasil belajar siswa tentang pengukuran waktu. Penelitian ini menunjukkan penerapan Jam Pintar dpat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III-A SDN Tlogomas 2 Kota Malang yang pada tahap pra siklus 16,6%, meningkat menjadi 56,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 83,3% pada siklus II.
Analisis Ketercapaian Penerapan Kebijakan RPP Satu Lembar Dalam Proses Pembelajaran Di SMP Negeri 10 Malang Cahyo Aulia Andi Putra; Trisakti Handayani; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v7i1.18212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ketercapaian penerapan RPP satu lembar dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 10 Malang. Pada penelitian ini tujuan utama dari penerapan kebijakan RPP satu lembar adalah untuk meningkatkan kualitas pada proses dan hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang mana memanfaatkan data-data yang dihimpun dan dijabarkan secara terperinci. Adapun data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi di SMP Negeri 10 Malang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian terdapat empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu (1) penerapan RPP satu lembar di SMP Negeri 10 Malang sudah berjalan cukup efektif dan diterapkan oleh keseluruhan guru, (2) kesesuaian substansi dalam penyusunan RPP satu lembar sudah sesuai terhadap standar proses dan surat edaran menteri pendidikan, (3) tidak terdapat kendala yang berarti dalam penerapan RPP 1 lembar dalam mencapai proses pembelajaran di dalam kelas, dan (4) dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah mengadakan berbagai kegiatan pelatihan maupun workshop. Kesimpulan hasil penelitian ini yakni penerapan RPP satu lembar di SMP Negeri 10 Malang berjalan cukup efektif dan dapat membantu guru untuk mencapai target pembelajaran
PENGUATAN PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN SIKAP BELA NEGARA SISWA DI SMA NEGERI 3 MALANG Fitrianur Widya Ningrum; Trisakti Handayani; M Mansur Ibrahim
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7727

Abstract

ABSTRAKPendidikan politik merupakan usaha yang dilakukan terus-menerus dan berproses untuk meningkatkan pengetahuan politik agar dapat berpartisipasi secara optimal untuk menyelesaikan masalah di bidang politik. Saat ini, praktik dan pemahaman mengenai pendidikan politik masih lemah. Hal itu dikarenakan, merosotnya nilai karakter pada peserta didik serta timbulnya sikap acuh yang disebabkan oleh arus perkembangan jaman dan teknologi yang canggih. Oleh karena itu, pendidikan politik perlu dimaksimalkan kembali agar dapat membina dan mengarahkan peserta didik untuk dapat memahami hak dan tanggungjawabnya sebagai warga negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penguatan pendidikan politik dalam meningkatkan sikap bela negara siswa di SMA Negeri 3 Malang, faktor penghambat dan pendukung beserta solusi untuk mengatasi hambatan yang muncul. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi secara langsung dan mendokumentasi hal-hal yang berkaitan dengan penelitian serta wawancara mendalam kepada sepuluh informan. Data dianalisis secara kualitatif yangterdiri dari empat alur kegiatan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Serta, tahapan terakhir ialah keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penguatan pendidikan politik dalam meningkatkan sikap bela negara siswa di SMA Negeri 3 Malang dalam pelaksanaannya dapat meningkatkan sikap bela negara bagi anggota OSIS, dan anggota Paskibra. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan yang dilakukan dan hasil yang didapatkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, sehingga mendorong mereka untuk menjalankan hak nya sebagai warga negara yang bersedia membela NKRI. Faktor penghambat berupa adanya anggota OSIS dan anggota Paskibra yang kurang bisa memanejemen waktu dan kesulitan mendapatkan dispensasi dari guru. Faktor pendukungnya berupa dukungan dari sekolah, motivasi diri, komunikasi yang baik antar anggota, dan keteladanan dari guru.Kata Kunci : Pendidikan Politik, Sikap Bela Negara.ABSTRACTPolitical education is an ongoing effort and processes to increase politicalknowledge in order to participate optimally to solve political problems. At present, practices and understanding of political education are still weak. This is because, the decline in character values in students and the emergence of indifference caused by the current development of sophisticated times and technology. Therefore, political education needs to be maximized again in order to foster and direct students to understand their rights and responsibilities as Indonesian citizens. This study aims to find out the implementation of strengthening political education in improving the defense attitudes ofstudents in Senior High School 3 Malang, inhibiting and supporting factors along with solutions to overcome obstacles that arise. Data collection was obtained through direct observation and documenting matters relating to research and in-depth interviews with ten informants. The data were analyzed qualitatively consisting of four activities, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. And, the last stage is the validity of the data using technical triangulation. The results of this study indicate that the strengthening of political education in enhancing the state of defense of studentsin Senior High School 3 Malang in its implementation can improve state defense for members of the Student Council, and members of Flag Hoisting Troop. This can be seen from the activities carried out and the results obtained after participating in these activities, thus encouraging them to exercise their rights as citizens who are willing to defend the Republic of Indonesia. The inhibiting factor is the existence of student council members and Flag Hoisting Troop members who are not able to manage time and have difficulty getting dispensation from the teacher. Supporting factors include support from school, self motivation, good communication between members, and exemplary from the teacher.Keywords: Political Education, Defend the Country
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) MELALUI PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA KABUPATEN MANGGARAI BARAT Rosmiati Rosmiati; Trisakti Handayani; Rohmad Widodo
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7730

Abstract

ABSTRAKPemerintah Kabupaten Manggarai Barat mempunyai peran penting dalam memajukan daerahnya, salah satunya dengan mengembangkan potensi yang ada. Dengan mengoptimalkan potensi yang ada di Manggarai Barat, khususnya dari sektor pariwisata agar bisa meningkatkan Pendapatan Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan upaya pengembangan potensi pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, (2) Menganalisis kendala yang dihadapi Pemerintah Daerah dalam pengembangan potensi pariwisata, (3) Menjelaskan solusi yang dilakukan Pemerintah Daerah dan mengatasi kendala. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang digali informasinya adalah sekretaris dinas kebudayaandan pariwisata, kepala bidang pengembangan, kepala bidang promosi, pemandu wisata dan pengunjung wisata di Kabupaten Manggarai Barat. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut:(1) Strategi Pemerintah Daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui pengembangan potensi pariwisata telah dilakukan dan dimasukan dalam Renstra, namun belum begitu maksimal, (2) Kendalanya yaitu: faktor masyarakat, kurangnya kualitas SDM, anggaran dana terbatas, belum optimalnya sarana dan prasarana, kurangnya kerjasama, ketatnya persaingan pasar dan masih belum tersedianya sarana promosi. (3) Solusinya yaitu mengadakan pokdarwis, meningkatkan kualitas SDM, mengoptimalkan pengeluaran maupun pemasukan dana, peningkatan sarana dan prasarana, meningkatkan koordinasi antar dinas, peningkatan kualitas produk, mengoptimalkan sarana promosi.Kata Kunci : Strategi, Pemerintah Daerah, Potensi Pariwisata.ABSTRACTFurthermore, the local government of West Manggarai holds the crucial role indeveloping the region by means of optimizing the existing potentialities. In accordance with the societal perception regarding the condition of eastern regions of Indonesia that are categorized as underdeveloped regions, it is of requirement for local government to alternate such paradigm. It might be by optimizing the potentialities that entail West Manggarai, particularly on tourism sector, in addition to increase the revenue. Therefore this research was intended to: (1) describe the efforts of developing the tourism potentiality in developing the locally-generated revenue in West Manggarai; (2) analyze the barriers faced by the local government in developing the tourism potentiality; (3) formulate the possible solutions for local government to overcome the barriers. Moreover, this research accommodated descriptively qualitative research design in whichthis research was to systematically and conscientiously provide a vision of actual facts and characteristics of particular population. In addition, it aimed to solve the actual issues and collect the data. Furthermore, the data were originally collected from observation, interview, and documentation. In fact, the informants recruited included the secretary of Department of Tourism and Culture, the head of field development tour-guide (1 person), and tourist (1 person) of West Manggarai. Alluding to the research that had been piloted,there were some results as being explicated as follows: (1) the strategies of localgovernment in developing the revenue by means of developing the tourism potentiality had been implemented and inserted into the strategic plan, but they had not been maximally successful yet; (2) the barriers faced in developing the tourism potentiality comprised societal factor, lack of quality regarding human resource, limited budgets, ineffectiveness of supporting facilities, lack of collaboration with private parties, the sharp competition ofmarket, and the unobtainability of tourism promotion facilities, such as websites; and (3) the possible solutions to overcome the barriers were by: establishing aware group of tourism, upgrading the quality of human resource, optimizing the expenditures and revenues, developing the supporting facilities, strengthening the coordination of each department, upgrading the quality of products, and optimizing the promotion facilities.Keywords: The Strategies, Local Government, Tourism Potentiality.
ANALISIS DAMPAK PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DI SMAN 1 BALAURING LEMBATA NTT Adnan Pattipeilohy; Nurbani Yusuf; Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8653

Abstract

ABSTRAKUsaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif pengembangkan potensi yang dimiliki seperti kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, dan memiliki akhlak mulia. Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtra tidak mudah tanpa keterlibatan pendidikan politik yang efektif.Pendidikan Politik yang efektif ialah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Hak dan Kewajibannya dalam Bidang Politik. Hal demikian yang ditanamkan pada Pemilih Pemula khususnya Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Omesuri Balauring. Bukan hanya memberikan kesadaran akan Hak dan kewajibannya dalam momentum Demokratis Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati pada 15 Februari 2017 lalu tetapi juga memberikan pemahaman untuk menjadi Pemilih Cerdas yang tidak Dekriminatif kedaerahan dan Kesukuan ataupun sentiment Agama tetapi berdasarkan kemampuan memimpin tawaran visi misi yang ditawarkan para calon Bupati dan wakil bupati Lembata periode 2017 - 2022. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah sebagai berikut: 1) Menjelaskan bentuk-bentuk pendidikan politik pada pemilih pemula yang dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan kecamatan pada pemilih pemula di SMAN 1 Balauring Kabupaten Lembata. 2) Mendeskripsikan dampak pendidikan politik yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan pada pemilih pemula di SMAN 1 Balauring Kabupaten Lembata. Penilitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kualitatif. Dimana peneliti terjun langsung untuk menggali informasi terkait dengan judul dari penelitian. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Adapun informasi yang perlu digali informasinya adalah pemilih pemula SMAN 1 Balauring dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Pendidikan politik yang menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata yang dilaksanakan di sekolah-sekolah salah satunya SMAN 1 Balauring, melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Omesuri dilakukan dengan metode sosialisasi pemilih pemula dengan sasaran Siswa-siswi SMAN 1 Balauring dengan kisaran umur 17 Tahun keatas dengan metode penyampaian ke kelas-kelas layaknya metode pengajaran biasa dan melalui alat bantu ajar yaitu bahan tayang materi tentang kepemiluan yang disampaiakan oleh KPU dan PPK. Materi yang disampaikan antara lain: Pengertian umum tentang Pemilu, Pemilih Pemula, syarata-syarat menjadi pemilih, dan PPK juga menyampaikan tentang kategori pemilih cerdas yang memilih berdasarakan kemampuan kepemimpinan, visi dan misi yang ditawarkan oleh calon Bupati dan Wakil Bupati. 2) Tujuan dari adanya pendidikan politik oleh KPU dan PPK adalah selain memberikan kesadaran akan hak yang dimiliki oleh pemilih pemulah juga untuk menekan angkah golongan putih (Golput). Melalui wawancara yang dilakukan oleh peneliti, adapun dampak dilihat dari respon Siswasiswi setelah adanya sosialisasi atau pendidikan politik oleh PPK yaitu kesadaran untuk hadir dan ikut memilih pada tanggal 15 Februari 2017.Kata Kunci : Pendidikan, Politik, Efektif, Tujuan, Pemilih, Pemilih Pemula, Cerdas, Pemimpian,bupati, wakil bupati. ABSTRACTThe enterprises are conscious and planned to realize learning atmosphere and learning process so that students are actively developing the potential possessed such as spiritual strength, self-control, personality, intelligence, and have good morale. To realize it is not easy without effective political education. It is education to given understanding to the public about rights and obligations in the political field. That things should be instilled in the novice voter especially student of SMA Negeri 1 Balauring. It is not only about provides awareness of his rights and obligations in the election of regents and vice regents on 15 February 2017,but provide an understanding to be an intelligent voter who does not decriminate regionalism or ethnic or religious sentiments but based on the leadership ability and vision of the mission offered by candidates for the period 2017-2022.The purpose of this research is: 1). To explains the forms of political education in novice voters that conducted by the district election committee on the novice voters in SMA Negeri 1 Balauring Kabupaten Lembata. 2). To describe the impact of political education undertaken by the district election committee on the novice voters in SMA Negeri 1 Balauring Kabupaten Lembata. this research used qualitative descriptive research technique. For this case researchers go directly to search for information related to the title of the research. The technique to collected data is interview, observation and documentation. Any information that needs to be searched is the novice voter in SMA Negeri 1 Balauring and a member of Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).Based on the research results obtained the following results: 1). the political education which is the responsibility of the Komisi Pemilihan Umum (KPU) is implemented in the schools of one of the SMA Negeri 1 Balauring, through Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Omesuri is done with the method of socialization of novice voters with the target students of SMA Negeri 1 Balauring with the age range of 17 years and over with the method of delivering to the classroom as usual teaching methods and through teaching aids that material about the election submitted by KPU and PPK. The material presented is general understanding of elections, novice voters, voter conditions, and PKK also presented about the intelligent voter category that chooses based on leadership ability, vision and mission offered by candidates. 2) the purpose of political education by KPU and PKK is reduce the number of voters who do not vote (Golput). Through interviews conducted by the researchers obtained the results of the impact of student responses after the socialization or political education by PPK is the awareness to attend and vote on 15 February 2017.Keyword: Education, Political, Effective, Purpose, Votes, Novice voters, Intelligent, leader, Regents, Vice Regents
PENERAPAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS“5 KARAKTER WAJIB TARUNA” SMK Negeri 13 MALANG Heka Fitria Fujiyama; Rohmad Widodo; Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8655

Abstract

ABSTRAKPendidikan karakter muncul akhir-akhir ini, setelah terjadi degradasi moral yang melanda bangsa Indonesia. Pendidikan karakter pada prinsipsinya adalah sebagai upaya menumbuhkan kepekaan dan tanggung jawab sosial, membangun kecerdasan emosional, dan mewujudkan peserta didik memiliki etika yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna SMK Negeri 13 Malang, (2) kendala yang dihadapi dalam penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna, (3) solusi yang dapat dilakukan dalam penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter berbasis 5 karakter wajib taruna. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dengan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang dihadapi. Pengumupulan data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahapantahapandalamanalisis data dilakukandengancara: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data danpenarikankesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan denganteknikkredibilitas, transferbilitas, debendabilitasdankonfirmabilitas.Berdasarkan penelitian ini dapat diperoleh hasil penelitian yaitu: (1) Penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna diterapkan dalam kegiatan sehari-hari dari taat, jujur, disiplin, bekerjasama dan berprestasi. 5 karakter diterapkan dalam semua aspek kehidupan di lingkungan sekolah. (2) Kendala yang dihadapi dalam penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna diantaranya; belum ada kesadraan penuh dalam diri taruna sehingga kecenderungan sulit menerapkan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna, masih adanya guru yang tidak mendukung, kurang pengawasan orang tua dirumah. (3) Solusi yang dapat dilakukan dalam penerapan pendidikan karakter berbasis 5 karakter wajib taruna yakni memberikan pencegahan secara preventif melalui buku saku dan al-kays, melakukan koodinasi antara pihak sekolah dan orang tua, melakukan konsultasi kepada taruna-taruni oleh staff batalyon, kontrol sikap taruna-taruni melalui bimbingan konseling.Kata Kunci : “5 karakter wajib taruna”ABSTRACTNowadays, character building in education is commonly spoken, let alone after degradation of the youth moral in Indonesia. Principally, character building is an attempt to grow the sensitivity and social responsibility, to build the emotional intelegence, and to create students with high attitude. This research is aimed to describe: (1) the implementation of character building in education based on the 5 obligatory characters of school with military based in SMKN 13 Malang, (2) the problems that are faced in implementing the character building in education based on the 5 obligatory characters of school with military based, (3) the ways to cope with the problems in implementing the character building in education based on the 5 obligatory characters of school military based. This research employed the qualitative research that produces the descriptive data which are written or oral data, and the attitude of the students. The data colllection techniques that were used: interview, observation, and documentation. The steps in analayzing the data were: collecting the data, reduction data, findings, and drawing the conclusion. The validity test were done by using credibility,trasnferable, dependable, and confirmable techniques. Based on the analysis, it can be drawn several results as follows: (1) 5 obligatory character of students was implemented in daily activities at school: obedient, honest, discipline, cooperate, and be an achiever.All students in education based military were taught about 5 obligatory characters which were implemented in every aspect at school. (2) The problems which were faced during the character building implementation were: there was no high awareness of students in implementing 5 obligatory characters. There was lack of support from teachers and parents at house. (3) The ways to cope with the problems which were implemented: gave the preventive ways through pocket book called al-kays, built cooperation between school side and parents, did consultation between students and staff battalion, attitude control of students through counseling advisory.Key words: “5 obligatory characters of school with military based”
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdulkadir Rahardjanto, Abdulkadir Abdullah Muis Kasim Adawiyah, Rubiyatul Adelita Arifatur Putri Adi Sutanto Adika, Muhammad Adnan Pattipeilohy Aflahul Awwalina Mey R Agus Tinus Ahmad Muhibbin Alan Wahyu Ardhi Ansyah Almani, Almani Annafas, Tazkia Apriliana Devi Anggraini Ariana Restian Arif Prasetyo Wibowo Arina Restian Asorfi, Bangkit Alfan Baswara, Daffa Budiono Budiono Budiono Cahyo Aulia Andi Putra Christian Eka Widiawati Chusnul Chotimah Devy Marini Dian Artha Kusumaningtyas Efendi, Adellia Syafira Endah Dewi Lestari Eny Pemilu Kusparlina Fahdian Rahmandani Febriani, Viviolita Nur Fiky Inmandari Fitria, Munaya Fitriah Fitriah Fitriah Fitriah Fitrianur Widya Ningrum Fitriyya, Munaaya Florentinus P.N. Koten Fujiyama, Heka Fitria Gumoyo Mumpuni Ningsih Hamzah, Mohamad Rifqi Hari Sunaryo Hari Susilowati Harun Joko Prayitno Heka Fitria Fujiyama Heret, Stephanus Petrus Hidayansyah, Muhammad I Wayan Ardika Ibrahim, M Mansur Ilham Ilham Imbang Dwi Rahayu Inmandari, Fiky Ir. Muhtadawati, Ir. Muhtadawati,, Ir. Irfan Miftahul Fauzi Ismiyanto, Mazwar Iswari, Dian Ardhifa Julfian, Julfian Koten, Florentinus P.N. Kurniawati, Novia Rista Lenny Puspita Dewi Luh Made Indah Sri Handari Adiputra M Mansur Ibrahim M Syahri M. Mansur M. Mansur Mafruzah Mafruzah Mafruzah, Mafruzah Marini, Devy Marini, Devy Maulana, Muhammad Iqbal MELLYTA HANUNG PRATIWI Miftakhul Huda Mitra Permatasari MOH. MUDZAKKIR Moh. Wahyu Kurniawan Moh. Wahyu Kurniawan Muhammad Hidayansyah Muhammad Iqbal Maulana Ningrum, Fitrianur Widya Nurbani Yusuf Nurul Zuriah Pattipeilohy, Adnan Permatasari, Mitra Pramudito, Wysnu Pratiwi, Mita Adi Pristiwanto, Yanuar Pristiwanto, Yanuar Prof. Dr. I Gde M.A. Parimartha Prof. Dr. Ir. Hj. Keppi M.S. Sukesi Putri, Adelita Arifatur R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahardjanto, Abdulkadir Rahayu, Winanjar Ramadhani, Fatimah Nurul Ratnasari Diah Utami Rebianto, Slamet Rohmad Widodo Rose Fitria Lutfiana Rosmiati Rosmiati Rosmiati Rosmiati Rubiyatul Adawiyah Rumandhani, Aditiya Eka Rusfa, Indra Ramdhanatul Samsuri Samsuri Santosa Pradana Putra Setya Negara Selvina Khoirunnisa' Sofiana, Juni Sofyan Anif Sofyanhadi, Sofyanhadi Stephanus Petrus Heret Sukri Sukri sukri Sukri, sukri Sulistiani Sulistiani Susilowati, Hari Syahri, M Syamsurijal Syamsurijal Synaroch Fatimah, Synaroch Tinus, Agus Tri Susilowati Wahyu Widodo Winanjar Rahayu Wiwik Handayani YAN ADITYA PRADANA Yanuar Pristiwanto