Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Sensorik Es Krim yang Diberi Tambahan Madu Sebagai Pemanis Apriansyah Apriansyah; Widhi Kurniawan; Nur Santy Asminaya
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan madu dengan levelberbeda terhadap uji sensorik es krim. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium TeknologiHasil Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan.Perlakuan terdiri dari : P1 : Pembuatan es krim tanpa penggunaan madu, P2 : Pembuatan eskrim dengan penggunaan madu 5 %, P3 : Pembuatan es krim dengan penggunaan madu 7,5%,P4 : Pembuatan es krim dengan penggunaan madu 10%. Parameter yang diamati padapenelitian ini meliputi : warna, aroma, tekstur, rasa). Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan madu dalam es krim hingga 10% tidak berpengaruh nyata terhadap uji sensorik(warna, aroma, rasa dan teksur). Warna, aroma, rasa dan tekstur es krim secara berturut-turutmenunjukkan angka 1 (putih white), 2 (aroma susu), 2 (rasa manis) dan 2 & 1 (lembut & sangatlembut). Kesimpulan yang dapat ditarik pada penelitian ini adalah Penambahan madu sebagaipemanis di dalam es krim hingga 10% masih memperlihatkan kondisi es krim yang normal.
Kandungan protein dan serat kasar silase kombinasi sorgum (Sorghum bicolor) dan kalopo (Calopogonium mucunoides) dengan penambahan asam laktat organik pada level berbeda Dirman Afandi; Nur Santy Asminaya; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19693

Abstract

Silase merupakan salah satu teknologi pengawetan pakan yang dapat dilakukan untuk menjagaketersediaan pakan sepanjang tahun. Silase akan memperlihatkan kualitas yang baik jika dikombinasikandengan beberapa bahan pakan untuk menutupi kekurangan yang terdapat pada setiap bahan tersebut. Bahanpakan yang potensial dikombinasikan untuk pembuatan silase adalah sorgum (Sorghum bicolor) dan kalopo(Calopogonium mucunoides). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas protein kasar dan seratkasar silase kombinasi sorgum dan kalopo yang diberi tambahan asam laktat organik. Rasio kombinasisorgum dan kalopo yang digunakan pada penelitian ini adalah 40 : 60%. Silase dibuat dalam silo ukuran 1liter yang difermentasi selama 21 hari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan5 perlakuan (kontrol dan 4 level penambahan asam laktat yaitu 1, 2, 3 dan 4%) dan 4 ulangan. Parameteryang diamati berupa protein kasar (PK) dan serat kasar (SK). Hasil penelitian menunjukkan bahwameningkatnya persentase penggunaan asam laktat tidak dapat mempengaruhi kandungan protein kasar danserat kasar. Kandungan PK dan SK pada penelitian ini berkisar antara 11,20-12,60% dan 23,82-27,02%.Kesimpulan pada penelitian ini adalah kandungan PK dan SK silase kombinasi sorgum dan kalopomemperlihatkan kualitas yang baik.
Potensi dan Daya Dukung Hasil Ikutan Pertanian untuk Pengembangan Ternak Sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe Samsida Samsida; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i2.25074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa potensi dan daya dukung hasil ikutan pertanian untuk pengembangan ternak sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe sehingga dapat dijadikan sebagai acuan oleh pemerintah, peternak dan pihak swasta dalam pengembangan ternak sapi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai Agustus 2021 bertempat di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian ini dirancang dalam bentuk survei dengan penjelasan (explanatory research) yaitu menjelaskan tentang ketersediaan hasil ikutan pertanian sebagai sebagai pakan ternak sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Pengambilan sampel bahan pakan hasil ikutan pertanian dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan ukuran  1m2. Pengambilan sampel secara langsung dilokasi penelitian dengan 5 komoditi terbanyak yaitu jerami padi, jagung, kedelai, kacang hijau dan kacang panjang. Masing-masing komoditi diambil 5 sampel penelitian pada petani yang berbeda, sehingga  diperoleh 25 sampel, setiap komoditi tersebut kemudian dikompositkan sebanyak ± 1 kg/sampel. Untuk dedak padi sampel diperoleh di 5 tempat yang berbeda dari 9 penggilingan padi yang ada di Kecamatan Wonggeduku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi hasil ikutan pertanian di Kecamatan Wonggeduku dapat ditingkatkan dilihat dari ketersediaan protein dapat menampung sebanyak 97 ST, peningkatan dapat dilakukan hingga 1.180 ST dengan catatan adanya penambahan protein dan serat kasar, dan ketika kebutuhan pakan ternak terpenuhi maka Kecamatan Wonggeduku dapat menampung 3.379 ST.
Karakteristik Organoleptik Silase Kombinasi Jagung dan Daun Indigofera (Indigofera sp.) dengan Persentase Komposisi Bahan yang Berbeda Nina Ayu Lestari; Natsir Sandiah; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik silase kombinasi jagung dan daun indigofera (Indigofera sp.) dengan persentase komposisi bahan yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Analisis penitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan, yaitu P0 = 90% Brangkasan Jagung + 10% Jagung Giling; P1 = 80% Brangkasan Jagung + 10% Indigofera + 10% Jagung Giling; P2 = 70% Brangkasan Jagung + 20% Indigofera + 10% Jagung Giling; P3 = 50% Brangkasan Jagung + 40% Indigofera + 10% Jagung Giling. Variabel penelitian yaitu warna, aroma, dan tekstur silase. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 10%, 20% dan 40% daun Indigofera pada silase menunjukkan semua kombinasi memiliki warna cokelat kekuningan, beraroma asam dan bertesktur remah.
Perbandingan Kualitas dan Karakteristik Silase Kombinasi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) – Indigofera zollingeriana dengan Menggunakan Asam Laktat Organik dan Inokulan Bal dari Ekstrak Rumput Gajah Terfementasi Andi Marwan Arianto; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas dan karakteristikfermentasi silase kombinasi rumput gajah (Pennisetum purpureum) - Indigofera zollingeriana denganmenggunakan asam laktat organik dan inokulan BAL dari ekstrak rumput gajah terfermentasi dantelah dilaksanakan 3 Minggu yaitu di Laboratorium Ilmu Nutrisi Teknologi Pakan Unit Teknologi danIndustri Pengolahan Pakan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi Teknologi Pakan Unit Analisis PakanTernak Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 4 ulangan, yaitu P0 = 50% Rumput Gajah + 50%Indigofera; P1 = 50% Rumput Gajah + 50% Indigofera + 2% Asam Laktat Organik; P2 = 50%Rumput Gajah + 50% Indigofera + 3% Asam Laktat Organik; P3 = 50% Rumput Gajah + 50%Indigofera + 2% Inokulan BAL; P4 = 50% Rumput Gajah + 50% Indigofera + 3% Inokulan BAL ;Variabel yang diamati adalah warna, aroma, tekstur (organoleptik) kadar pH, kandungan BahanKering, kandungan Protein Kasar, dan Nilai Fleigh silase. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkananalisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwadengan menggunakan 2% dan 3% penambahan Asam Laktat dan Inokulan BAL pada silase memilikikadar pH tinggi 5.55 ± 1.03 ,kandungan BK tinggi 24.88 ± 2.54 dan kandungan PK, 17.91 ± 1.76nilai Fleigh 88.20 ± 7.81.Variabel organoleptik menunjukkan bahwa semua kombinasi memilikiwarna cokelat kekuningan, beraroma asam dan agak basah.Kata kunci: Kualitas, Karakteristik, Rumput Gajah, Daun Indigofera
Evaluasi Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu di Kabupaten Bombana Ardi Harminto; Widhi Kurniawan; Rahim Aka
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.28941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas tampung padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode survei, pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan. Pengukuran produksi hijauan menggunakan kuadran ukuran 1 meter x 1 meter. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan rata-rata produksi hijauan segar, rata-rata produksi bahan kering dan kapasitas tampung. Hasil penelitian menunjukan bahwa padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara memiliki rata-rata produksi hijauan segar sebesar 2.413 kg/ha, rata-rata produksi bahan kering hijauan 1.467 kg/ha dan memiliki kapasitas tampung yaitu 0,7 ST/ha/tahun. Kesimpulan penelitian ini adalah padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara didominasi oleh rumput Panicum decompositum dan Paspalum conjugatum dengan kapasitas tampung yang relatif rendah.Kata Kunci: Kapasitas Tampung, Padang Penggembalaan, Kabupaten Bombana. 
Kualitas Fisik dan Kimia Silase Kombinasi Tebon Jagung (Zea mays) dan Kalopo (Calopogonium mucunoides) dengan Penambahan Asam Laktat pada Level yang Berbeda Yusril Mahenra; Ali Bain; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimia silase kombinasi tebon jagung (Zea mays) dan kalopo (Calopogonium mucunoides) dengan penambahan asam laktat pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) untuk menguji 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diaplikasikan yaitu penggunaan asam laktat 0% (P1), 1% (P2), 2% (P3), dan 3% (P4), sehingga terdapat 16 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah kualitas fisik meliputi warna, aroma dan tekstur serta kualitas kimia meliputi pH, bahan kering, protein kasar dan nilai fleigh. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan asam laktat pada level yang berbeda silase kombinasi tebon jagung (Zea mays) dan Kalopo (Calopogonium mucunoides) efektif menurunkan pH dengan hasil terbaik terdapat pada P4 (3,82), perlakuan tidak mempengaruhi kaandungan protein kasar dengan hasil terbaik terdapat pada P3 (12,97), mempertahankan kandungan bahan kering dengan hasil terbaik terdapat pada P3 (26,05) serta menghasilkan nilai fleigh yang sangat baik pada P4 (108,15).
pH Inkubasi, Konsentrasi Amonia dan Kecernaan Bahan Organik (KcBO) Uji In Vitro Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang Ditanam pada Tanah Lokasi Bekas Tambang Nikel dengan Aplikasi Berbagai Level Biochar. Ade Ramadani; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai kecernaan rumput odot(Pennisetum purpureum cv. Mott) yang ditanam di lokasi tanah bekas tambang nikeldengan aplikasi berbagai level biochar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan untukmasing-masing perlakuan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu A0(kontrol, tanpa biochar), A1 (5-ton ha-1), A2 (10-ton ha-1) dan A3 (15-ton ha-1) biochar.Parameter yang diamati dalam penelitian ini terdiri atas pH inkubasi, konsentrasi amonia(N-NH3) dan kecernaan bahan organik. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisisragam sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan apabila berpengaruh nyata makadilakukan uji beda antar perlakuan dengan menggunakan uji Duncan Multiple Range Test(DMRT) menggunakan SPSS for window 16. Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh terhadap parameter penelitian.
Kualitas Kimia Pelet Hijauan Indigofera zollingeriana dengan Menggunakan Berbagai Jenis Binder Pelet Wa Ode Nurmala Yunita; Ali Bain; Widhi Kurniawan; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28707

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas kimia pelet berbahan Indigofera zollingeriana dengan menggunakan berbagai jenis binder yang berbeda. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Masing-masing perlakuan menggunakan tepung Indigofera zollingeriana sebanyak 4 kg. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P1= Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% binder komersial (LignoBond DD), P2 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung sagu, P3 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung jagung, P4 = Tepung hijauan Indigofera zollingeriana + 1% tepung tapioka. Variabel penelitian yang diamati adalah uji kimia pelet yang meliputi analisa kadar protein kasar (PK), bahan kering (BK), serta bahan organik (BO) pelet. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan berbagai jenis binder pelet memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada uji bahan kering pelet dan bahan organik pelet, serta memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) pada protein kasar pelet. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas kimia pelet yang baik terdapat pada P2 dengan penambahan binder tepung sagu.Kata Kunci : Indigofera zollingeriana, LignoBond DD, Tepung Sagu, Tepung Jagung, Tepung Tapioka.
Evaluasi Kualitas Nutrien Hydroponic Corn Green Fodder Jagung Putih Sebagai Pakan Ternak Pada Umur Panen Yang Berbeda Happy Rizqa Amaliah; Ali Bain; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.43542

Abstract

This study aims to evaluate the effect of differences in harvest age on the characteristics of fodder of corn plants that are maintained hydroponically. This research will be carried out using a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replications, so that the experimental units used are 20 units to get a good harvest time. The treatments used in this study were P1 (Hydroponic growing media at harvesting age of 7 days), P2 (Hydroponic growing media at harvesting age of 9 days), P3 (Hydroponic growing media at harvesting age 11 days), P4 (Hydroponic growing media at harvesting age 13 days), P5 (Hydroponic growing media, harvesting age 15 days). The parameters evaluated were (a) dry weight (BK), (b) organic weight (BO), (c)crude protein content (PK), (d) crude fiber content (SK) and (e) crude fat content (LK). The results revealed that the average dry matter ranged from 12.98–6.27%, while the average organic weight ranged from 96.90–93.52%, the protein content ranged from 23.30–10.14%, the crude fiber content ranged from 2.65–20.28%, and the results of crude fat content ranged from 2.65–2.86%.Based on the results of the study, it can be concluded that hydroponic corn green fodder white corn with different harvest ages can have a significant effect on the production of dry matter, organic matter, crude protein and crude fiber. The best harvest was found in the P1 treatment, namely at 7 days of harvest it was able to produce 23% crude protein content. The longest harvest age (15 days) resulted in the lowest dry matter, organic matter and crude protein content and the highest crude fiber content.
Co-Authors . Apriansyah Abda Abda Ade Rahmaniar Ade Ramadani Akhmad Fadilat Amaliah, Happy Rizqa Amiluddin Indi Amir, Fitriah Andi Awaluddin Andi Marwan Arianto Andi Murlina Tasse Anna Muawanah Ardi Harminto AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Biokimestri Astati Astriana Napirah Audza, Fuji Astuti Basoka, Sri Wahyuni Bona Malik Ibrahim Dede Sukandar Dedem Sutopo Dedi Ansori Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Dewi Mustiqa Umstitian Dewi Mustiqa Umstitian Dicky Virgianto Sewangi Dicky Virgianto Sewangi Dirman Afandi Eko Aprianto Johan Eko Aprianto Johan Firman Nasiu Firman Nasiu Fitri Fitri Fitri Fitri Fuji Astuty Auza Furqan B, Muhammad Thoksyn H. Has Hamdan Has Hamdan Has Happy Rizqa Amaliah Harapin Hafid H. Hardiana, Hardiana Hasrifa Herman Titop Hukusmu Irama HUSNUL KHOTIMAH Irwahyumin Gunawas Irwahyumin Gunawas Ishak Ady Putra Utama Komang Redi Yoga Tama Kusuma, Putu Nara La Jia La Jia La Malesi La Ode Alwi La Ode Arsad Sani La Ode Hadini La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu Lelanti Peniwiratri Lisa Ismayanti Mardiana Napirah Mochammad Imron Awalludin Muhammad Amrullah Pagala Musram Abadi Natsir Sandiah Natsiri Sandiah Nina Ayu Lestari Nur Hikmat Nur Iksan Nur Santy Asminaya Nurfauzia Nurfauzia Nurhayu - Nurhayu Nurhayu Puput Sabrina Qalbi Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaini Putu Nara Kusuma Prasanjaya Restu Libriani Rilus Kinseng Rista Kurnia Dewi Rusli Badaruddin Ryan Rinaldi Sabila, Wa Ode Winda Winda Nur Samsida Samsida Sihono Sihono Sihono Sihono Soeranto Human Sri Wahyuni Basoka Sutiyoso Sutiyoso Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Teguh Wahyono Teguh Wahyono Teguh Wahyono Trisnah Ayuni Ridwan Ulul Azmi Harun Wa Laili Salid Wa Laili Salido Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Winda Winda Nur Sabila Wahid Wirawan Wahidin Teguh Sasongko Wayan Swastika Yasa Wijaya Murti Indriatama Winda Puspitasari Yanisworo Wijaya Ratih Yenny Nur Anggraeny Yukarie Ayu Wulandari Yumin Yunita Ramdhani Tahir Yusril Mahenra Yuyun Saputra Zulfiqhi Haris Zulfiqhi Haris