Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH INSENTIF TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT (STUDI PADA CV. ASSTRO TAROGONG GARUT) Rusdian, Suca; Rismayani, Nizma
EKONOMI BISNIS Vol. 26 No. 2 (2020): Ekonomi Bisnis
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh employee engagement di CV. Asstro Tarogong Garut yang belum optimal. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan employee engagement adalah melalui program insentif yang sesuai. Ketepatan dan kelancaran pemberian insentif harus diperhatikan karena jika insentif yang diterima dalam kenyataan sering tidak lancar tentunya akan membuat semangat dan antusias kerja karyawan akan menurun. Karena jika insentif diberikan sesuai dengan harapan dan pekerjaan yang diselesaikan oleh karyawan, maka karyawan akan merasa puas dan termotivasi untuk bekerja sehingga dapat meningkatkan employee engagement, karena karyawan yang engaged akan melakukan upaya yang semestinya dalam organisasi serta termotivasi untuk meningkatkan produktifitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh insentif terhadap employee engagement pada CV. Asstro Tarogong Garut. Metodologi yang digunakan adalah metode deskriptif dengan perumusan masalah asosiatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada CV. Asstro Tarogong Garut. Teknik Pengumpulan Sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 karyawan. Teknik analisis data menggunakan instrumen validitas, uji instrument reliabilitas, uji koefisien korelasi rank spearman serta uji kofeisien determinasi dengan menggunakan SPSS Versi 20. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis statistik dengan menggunakan uji korelasi rank spearman terdapat pengaruh yang “kuat” antara variabel Insentif terhadap Employee engagement.
The Effect of Brand Trust on Brand Loyalty of Dodol Bestory Study of PD. Bestari Diamond Garut Taopik Hidayat; Suca Rusdian; Ima Apriliani
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 1 No. 2 (2022): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.854 KB) | DOI: 10.55299/ijec.v1i2.231

Abstract

This research is motivated by the loyalty of the dodol bestory arrowroot brand loyalty to PD. Intan Bestari Garut who is experiencing sales instability. This is caused by several factors, one of which is brand trust. The purpose of this study was to find out how the effect of brand trust on brand loyalty on dodol bestory products in PD. Diamond Bestari Garut. Based on the results of data processing obtained using SPSS version 24, the instrument has been tested for validity and reliability and the results are valid because each item produces an r value of more than 0.30 and a reliability of 0.753 for brand trust and 0.744 for brand trust. Brand Loyalty. And it is known that the effect of brand trust on brand loyalty is 0.678, which means there is a unidirectional (positive) relationship which is included in the strong category, with a contribution of 35.2% to brand loyalty while 64.8% is influenced by other factors. not discussed in this study. . And the last is hypothesis testing using the t test where it is known that the t value is 6.027, which means 6.027 > t table 1.996 and the sig value is 0.000 <0.005, so it can be concluded that the hypothesis in this study Ho is rejected and Ha is accepted, which means Brand Trust (X ) positive and significant effect on Brand Loyalty (Y) on PD. Diamond Bestari Garut. So, the hypothesis proposed can be accepted.
The Influence Of Leadership On Employee Performance (Study On Perumda Bpr Garut) Rusdian, Suca; Diandra, Patiah Nur
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 4, No 2 (2020): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v8i2.9143

Abstract

This research is based on the tendency for employee performance at Perumda BPR Garut to decline. This phenomenon can be caused by various factors, one of which is a low level of leadership. The purpose of this research is to find out how leadership is at Perumda BPR Garut, how employees are performing at Perumda BPR Garut, how leadership influences employee performance at Perumda BPR Garut. This research uses a quantitative research approach with survey research methods and descriptive and associative types of explanation. The population of this study was some of the employees of Perumda BPR Garut, totaling 63 people. The sampling technique uses probability sampling technique with non-saturated sampling type. The data analysis technique used in formulating research problems is rating scale analysis, correlation coefficient analysis, coefficient of determination test and hypothesis testing. From the results of descriptive statistical analysis, a rating scale value was obtained of 1,854 for the leadership variable and 4,125 for the performance variable. These results show that all research variables are in the very good category but not yet optimal. Based on the results of the correlation test, it is clear that leadership has a moderate influence on employee performance with an r value of 0.725, with a coefficient of determination of 52% and the remaining 48% is influenced by other factors not studied such as job satisfaction, work motivation, stress levels and others. and so on... Hypothesis test results show that leadership has a positive and significant effect on employee performance with a calculated t value of (8,209) t table (1,670) and a significance value of 0.000 0.05.
SHARING MASYARATAKAT DESA WISATA: PENINGKATAN PERSONALITI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Yusuf Tojiri; Rusdian, Suca
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i1.9945

Abstract

Abstract. The service activity "Travel Village Community Sharing: Personality Improvement Based on Local Wisdom" aims to strengthen the potential of local wisdom-based tourism in the Sindangkasih Tourism Village, Garut Regency. One of the main components of this activity is personal training and local wisdom for village communities. This training aims to increase self-awareness, skills and attitudes in accordance with local wisdom values ​​in the tourism context. Through a participatory approach, the training succeeded in increasing community awareness about the cultural values ​​and local wisdom of their village. Trainees also develop practical skills in the tourism industry, such as communication and marketing skills. Additionally, they are starting to adopt a caring attitude towards the environment and sustainability. This training activity has a positive impact on the development of village tourism, by preparing the community to become part of the growing tourism industry. The conclusion of this activity emphasizes the importance of active community participation in developing local wisdom-based tourism, as well as the need to implement training results in daily practice.
Dampak Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian di Indomaret Garut dalam Era Modernisasi Ritel Hidayat, Taofik; Rusdian, Suca; Febryan, Rival
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 15 No. 2 (2024): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/coopetition.v15i2.4491

Abstract

ABSTRAK Industri ritel kini menghadapi tantangan besar di era modernisasi yang didorong oleh perkembangan teknologi digital. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di Indomaret Garut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 92 konsumen member yang dipilih melalui Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan IBM SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kuat antara kualitas pelayanan dan keputusan pembelian dengan koefisien korelasi 0,728. Analisis koefisien determinasi mengungkap bahwa kualitas pelayanan berkontribusi sebesar 53% terhadap keputusan pembelian, sementara 47% dipengaruhi faktor lain seperti harga, fasilitas, dan kualitas produk. Uji hipotesis menunjukkan kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan thitung 10,078 yang lebih besar dari ttabel 2,925 dan signifikansi 0,000. Penelitian ini mendukung studi sebelumnya yang menekankan pentingnya kualitas pelayanan dalam keputusan pembelian konsumen. Implikasi praktis meliputi investasi dalam pelatihan karyawan, pemanfaatan teknologi, penelitian berkala, peningkatan program loyalitas, serta kolaborasi dengan pemasok. Strategi-strategi ini dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan, memberikan wawasan penting bagi manajemen untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Keputusan Pembelian ABSTRACT The retail industry is now facing big challenges in the era of modernization driven by developments in digital technology. This research analyzes the influence of service quality on purchasing decisions at Indomaret Garut using a quantitative approach with descriptive and associative methods. The research sample consisted of 92 consumer members selected through Simple Random Sampling. Data was collected through questionnaires and analyzed using IBM SPSS 25 for Windows. The research results show a strong relationship between service quality and purchasing decisions with a correlation coefficient of 0.728. Analysis of the coefficient of determination reveals that service quality contributes 53% to purchasing decisions, while 47% is influenced by other factors such as price, facilities and product quality. Hypothesis testing shows that service quality has a positive and significant influence on purchasing decisions, with a tcount of 10.078 which is greater than a ttable of 2.925 and a significance of 0.000. This research supports previous studies which emphasize the importance of service quality in consumer purchasing decisions. Practical implications include investment in employee training, use of technology, regular research, improved loyalty programs, and collaboration with suppliers. These strategies can increase consumer satisfaction and ensure sustainable growth in the future, providing important insights for management to improve service quality. Keywords: Service Quality, Purchasing Decisions
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt. Bpr Syariah Harum Hikmahnugraha Leles Garut Septiady, Adryan; Risa Nurul Samsu, Suca Rusdian,
YUME : Journal of Management Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v7i3.8215

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis sampel jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja di PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut dinilai sangat baik dengan nilai skor 1.409, yang termasuk dalam kategori "sangat baik." Produktivitas kerja karyawan juga dinilai sangat baik dengan skor 2.089. Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi, terdapat hubungan yang kuat antara disiplin kerja dan produktivitas kerja karyawan dengan nilai korelasi sebesar 0,621. Pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan adalah sebesar 38,6%, sedangkan sisanya 61,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji t menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan nilai t-hitung sebesar 4,620 lebih besar dari t-tabel 1,691. Penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan terus memperhatikan komunikasi antar karyawan, pengembangan keterampilan melalui pelatihan, dan menjaga budaya disiplin kerja guna meningkatkan produktivitas karyawan. Kata Kunci: Disiplin Kerja, Produktivitas Kerja Karyawan AbstractThis study aims to analyse the effect of work discipline on employee productivity at PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut. The research method used is quantitative with a descriptive and associative approach. The population in this study were all 36 employees of PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut. The sampling technique used was non-probability sampling with a saturated sample type, where the entire population was sampled. The data was collected using a questionnaire which was then analysed using the correlation coefficient test, the coefficient of determination test, and the hypothesis test. The results showed that work discipline at PT. BPRS Harum Hikmahnugraha Leles Garut was rated very good with a score of 1,409, which is in the ‘very good’ category. Employee work productivity was also rated very good with a score of 2,089. Based on the results of the correlation coefficient test, there is a strong relationship between work discipline and employee work productivity with a correlation value of 0.621. The effect of work discipline on employee work productivity is 38.6%, while the remaining 61.4% is influenced by other factors. The t-test results show that work discipline has a positive and significant effect on employee work productivity with a t-value of 4.620 greater than the t-table of 1.691. This study supports previous research which shows that work discipline has a significant effect on work productivity. Based on the results of the study, it is recommended that companies continue to pay attention to communication between employees, skills development through training, and maintaining a culture of work discipline in order to increase employee productivity. Keywords: Work Discipline, Employee Work Productivity
Meningkatkan Semangat Kerja Karyawan Melalui Anggaran Kompensasi: Pengaruh Kompensasi Tambahan Terhadap Motivasi Dan Kinerja Karyawan Gunawan, Tommy Indra; Rusdian, Suca
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1.1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi tambahan terhadap semangat kerja karyawan di PT. Karunia Bakti Utama. Kompensasi tambahan yang mencakup gaji, bonus, tunjangan, dan fasilitas lainnya diyakini dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 66 karyawan PT. Karunia Bakti Utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompensasi tambahan dan semangat kerja karyawan dengan koefisien korelasi sebesar 0,639 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa 40,8% semangat kerja dipengaruhi oleh kompensasi, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil uji t, dapat disimpulkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh positif terhadap semangat kerja karyawan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan memperhatikan keseimbangan antara kompensasi finansial dan non-finansial untuk meningkatkan semangat kerja, motivasi, dan kinerja karyawan, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada produktivitas dan keberhasilan perusahaan secara keseluruhan. Kata Kunci: Kompensasi Tambahan, Semangat Kerja, Motivasi, Kinerja Karyawan AbstractThis study aims to analyse the effect of additional compensation on employee work morale at PT. Karunia Bakti Utama. Additional compensation which includes salary, bonuses, allowances, and other facilities is believed to increase employee motivation and performance. This study uses a quantitative approach with descriptive and associative methods. Data was obtained through questionnaires distributed to 66 employees of PT. Karunia Bakti Utama. The results showed that there is a positive and significant relationship between additional compensation and employee work ethic with a correlation coefficient of 0.639 and a significance value of 0.000 <0.05. The coefficient of determination test shows that 40.8% of work ethic is influenced by compensation, while the rest is influenced by other factors. Based on the t-test results, it can be concluded that compensation has a positive effect on employee morale. This study suggests that companies pay attention to the balance between financial and non-financial compensation to improve employee morale, motivation, and performance, which in turn will contribute to the overall productivity and success of the company. Keywords: Additional Compensation, Morale, Motivation, Employee Performance
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI KASUS PADA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL) Rusdian, Suca; Akmaludin, Akmaludin
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5657

Abstract

Pada era globalisasi ini, menuntut adanya kompetisi dari semua organisasi atau perusahaan untuk saling bersaing guna merebutkan kedudukan sebagai perusahaan yang unggul. Tidak ketinggalan dalam hal ini perusahaan dituntut untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia agar lebih baik. Hal tersebut dikarenakan sumber daya manusia merupakan pelaku dan penggerak yang harus beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. Sehingga organisasi dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan terus berkembang dengan kemajuan zaman. Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik survei terhadap sampel sebanyak 68 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling yakni teknik incidental sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai hal ini terlihat dari nilai t hitung sebesar 33,514 yang jauh lebih besar dari t tabel 1,668. Adapun nilai koefesien korelasi antara budaya organisasi dan kinerja pegawai adalah sebesar 0,959 yang berada pada interval 0,800-0,1000 dan menghasilkan koefesien determinasi sebesar 0,92% atau 92%. Hal ini menunjukan bahwa besar pengaruh Budaya Organisasi sebesar 92% dan sisanya 8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai
Penguatan Daya Saing Produk UMKM melalui Inovasi Pemasaran dan Packaging Ramah Lingkungan: Studi Kasus di Kecamatan Bojongsoang Syaifuddin, Syaifuddin; Rusdian, Suca
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i1.2517

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung melalui penguatan kapasitas pemasaran digital dan pengembangan kemasan ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM setempat meliputi rendahnya literasi digital, penggunaan media promosi konvensional, serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kemasan produk yang menarik dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui pelatihan aplikatif, workshop desain kemasan, serta pendampingan langsung selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: pemahaman pemasaran digital meningkat dari 24% menjadi 92%, penggunaan media sosial dari 20% menjadi 100%, dan adopsi kemasan ramah lingkungan dari 18% menjadi 72%. Selain itu, partisipasi aktif seluruh peserta dan terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku UMKM menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga memperkuat modal sosial komunitas. Metode pemberdayaan yang digunakan terbukti sesuai dengan tantangan dan potensi lokal, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan baik secara ekonomi maupun sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan pendekatan yang disesuaikan, dan dikembangkan lebih lanjut melalui penguatan kelembagaan serta integrasi dengan ekosistem digital dan pembiayaan usaha.
Transformasi Tata Kelola Pesantren Melalui Perencanaan SDM Strategis: Program Pendampingan di Al-Ilham Islamic Boarding School Paroli, Paroli; Rusdian, Suca
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i1.2518

Abstract

Program keterlibatan masyarakat ini dirancang untuk memperkuat tata kelola institusi pesantren melalui perencanaan sumber daya manusia (SDM) yang strategis. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Islam Al-Ilham, yang berlokasi di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Indonesia. Program ini merespons permasalahan umum yang dihadapi banyak lembaga pendidikan Islam, yaitu belum adanya sistem manajemen SDM yang terstruktur dan berbasis kompetensi. Dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, program ini melibatkan pimpinan dan staf pesantren dalam serangkaian kegiatan, seperti identifikasi masalah, pelatihan, penyusunan dokumen secara bersama, serta evaluasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode campuran, yakni wawancara, kuesioner, dan observasi langsung. Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa pengelolaan SDM masih bersifat informal, tidak terdokumentasi, dan belum dilengkapi dengan mekanisme evaluasi yang sistematis. Setelah pelaksanaan program mentoring selama tiga bulan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun rencana kebutuhan SDM. Hal ini tercermin dari peningkatan skor tes pasca-pelatihan serta diadopsinya dokumen rencana kebutuhan tenaga kerja secara formal. Keterlibatan aktif seluruh peserta dalam merancang dan menerapkan strategi penempatan kerja turut mendorong lahirnya rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memicu perubahan budaya organisasi menuju pengelolaan yang lebih profesional dan sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa model pendampingan berbasis kebutuhan dapat direplikasi secara efektif di pesantren lain yang menghadapi tantangan tata kelola serupa, khususnya di wilayah semi-perkotaan yang mengalami pertumbuhan kelembagaan yang pesat.