Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI BERBASIS PAIKEM DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn DI KELAS VII SMP NEGERI 1 JABON ROHMATUL UMAYAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v7n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan media monopoli berbasis PAIKEM terhadap peningkatan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 1 Jabon. Penelitian ini menggunakan metode penelitan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen (pre-tes dan pos-tes control group). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data pada hipotesis pertama dan kedua menggunakan uji t, sedangkan pada hipotesis ketiga menggunakan uji MANOVA untuk mengetahui pengaruh media monopoli terhadap peningkatan aktivitas dan prestasi belajar secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMPN 1 Jabon dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar. Peningkatan aktivitas belajar dapat diketahui thitung (8,642) > t tabel (1,67), maka hipotesis pertama diterima. Kemudian peningkatan prestasi belajar diketahui thitung (2,588) > t tabel (1,67), maka hipotesis kedua diterima. Hipotesis ketiga menunjukkan bahwa nilai signifikan media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM terhadap aktivitas dan prestasi belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,066 dan 0,074 > dari nilai signifikansi 0,05, maka media pembelajaran monopoli berbasis PAIKEM berpengaruh secara bersaamaan terhadap aktivitas dan prestasi belajar. Dari ketiga hasil hipotesis tersebut menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran monopoli sesuai dengan teori kerucut pengalaman Edgar Dale, bahwasannya semakin banyak keterlibatan indera yang digunakan maka pengetahuan yang diingat semakin kuat. Terbukti dari keaktifan belajar kelas eksperimen berkategori aktif dan prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol yang tidak menerapkan media pembelajaran monopoli. Kata Kunci: media pembelajaran monopoli, aktivitas, prestasi belajar.
IMPLEMENTASI HUKUMAN DALAM MENEGAKKAN TATA TERTIB DI SMAN 2 JOMBANG FIRMAN NUR MUJIANTO; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n1.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan implementasi hukuman dalam menegakkan tata tertib di SMAN 2 Jombang. Penelitain ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, informan penelitian berjumlah tiga orang, kepala sekolah SMAN 2 Jombang, Guru PPKn dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observarsi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi hukuman dalam menegakkan tata tertib di SMAN 2 Jombang adalah dengan melihat acuan dari UUD NRI 1945 serta melalui pelaksanaan progam-progam yang ada di sekolah tersebut. Seperti adanya penulisan dalam buku biru, tata tertib dan aturan di SMAN 2 Jombang. Selain itu, implementasi berjalan bagus karena adanya hukuman yang mempunyai pembelajaran bagi sikap peduli sosial bagi siswa. Berdasarkan analisis, implementasi hukuman dalam menegakkan tata tertib di SMAN 2 Jombang sesuai dengan teori yang disampaikan oleh Thomas Lickona. Moral knowing dalam penelitian ini menjelaskan adanya kesadaran siswa agar tidak melanggar peraturan yang dibuat oleh sekolah. Moral feeling dalam penelitian ini menjelaskan bahwa peserta didik menjalankan peraturan yang sudah ditetapkan. Moral action dalam penelitian ini menjelaskan bahwa perbuatan tindakan moral ini merupakan hasil dari dua komponen lainnya, sehingga perbuatan moral peserta didik berjalan sesuai dengan aturan. Kata Kunci: Implementasi, Hukuman, Tata Tertib. Abstract The purpose of this study is to describe the implementation of punishment in enforcing the discipline in SMAN 2 Jombang. This research used a qualitative method with approach, with three research informants,the principal of Jombang Public high School, PPKn teachers and students. Data collections techniques used by researchers are participant observation, in depth interview and documentation. As for the data validity technique, researchers used source triangulation. The results of his research can be seen that the implementation of penalties in upholding order in SMAN 2 Jombang is to look at the references from the 1945 Constution of the Republic of Indonesia and throught the implementation of programs in the school. Like the writing in the blue book the rulesand regulations at SMAN 2 Jombang.In addition, the implementation went well because of the punishment that has learning for social care attitudes for students. Based on the analysis, the implementation of punishment in upholding order in SMAN 2 jombang is in accordance with the theory conveyed by Thomas Lickona. Moral knowing in is study explains the awareness of student so as not violate the rules made by school. Moral felling in this study explains that students run established rules. Moral action in this study explains that moral actions are the result of two other cmponents, so tahat the moral actions of students go according to the rules. Keywords: Implementation, Enforcement, Rules.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA HTML5 PADA MATERI NORMA DAN KEADILAN KELAS VII DI MTS NEGERI 1 KEDIRI MOHAMMAD INDRA KURNIAWAN; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n1.p%p

Abstract

Penelitian berikut menggunakan metode Research and Development dengan menghasilkan produk sebuah media pembelajaran berbasis multimedia HTML5 yang diaplikasikan pada pembelajaram PPKn materi Norma dan Keadilan di kelas VII MTs Negeri 1 Kediri. Dalam penelitian ini juga akan dideskripsikan kelayakan produk yang dihasilkan dengan meninjau dari aspek kevalidan dan aspek kepraktisan. Metode R&D yang digunakan didasarkan pada tahap Borg dan Gall dengan membatasi tahap pengembangan hanya sampai pada langkah ke tujuh, yaitu perevisian produk setelah dilakukan uji coba. Data penelitian yang dikumpulkan terbagi ke dalam dua jenis, yaitu data proses pengembangan dan data analisis kelayakan produk. Pengumpulan data tersebut menggunakan lembar penilaian angket yang terdiri dari angket para validator dan angket siswa. Subjek penelitian terdiri atas 2 validator ahli dan 32 siswa kelas VII MTS Negeri 1 Kediri. Teori yang menjadi landasan dalam penelitian adalah teori kerucut pengalaman yang dikemukakan oleh Dale. Dari kegiatan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh skor keseluruhan 3,47 yang terdiri atas 3,88 dari ahli materi dan 3,06 dari ahli materi sehingga produk yang dihasilkan memiliki kategori sangat layak untuk digunakan. Kelayakan produk juga ditunjukkan dari hasil angket siswa dengan presentase respon positif sebesar 89,7%. Dari hasil yang diperoleh, dapat dikatakan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia HTML5 yang diaplikasikan pada materi Norma dan Keadilan sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran PPKn di kelas VII MTs Negeri 1 Kediri. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Multimedia HTML 5, PPKn
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Materi Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika bagi Siswa Kelas X SMAN 1 Puri Mojokerto ASKHABUL YAMIN; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n2.p153-167

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran dan kelayakan empiris media pembelajaran berbasis aplikasi android materi Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika bagi siswa kelas X SMAN 1 Puri Mojokerto. Proses pengembangan media pembelajaran berdasarkan model pengembangan Borg and Gall, dan menggunakan teori Kerucut Pengalaman Dale. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (Mixed Design) dan bersifat dominant less dominant. Subjek ujicoba penelitian yaitu validator, pengamat dan siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Puri Mojokerto. Hasil penelitian yaitu proses pengembangan berdasarkan model pengembangan Borg and Gall dan dibatasi sampai tahap ketujuh yang meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk dan revisi produk. Kelayakan media pembelajaran berdasarkan tingkat kevalidan memperoleh persentase 91.5% dengan kriteria sangat layak, kepraktisan media diperoleh dari angket respon siswa mendapat skor perolehan 78.9% dengan kategori layak. Tingkat efektivitas media dinilai berdasarkan hasil tes siswa yang memperoleh nilai tuntas sebesar 79.1% dengan kriteria baik, dan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 0.43 dengan kriteria sedang. Penilaian aktivitas siswa mendapat persentase sebesar 96.9% pada kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi android sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran PPKn. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Android, PPKn. Abstract This development research has the aim to describe the process of developing learning media and the empirical feasibility of learning media based on the android application National Integration material in the Unity in Diversity Frame for students of class X SMAN 1 Puri Mojokerto. The process of developing instructional media is based on the Borg and Gall development model, and uses the Dale Experience Cone theory. This study uses a mixed approach (Mixed Design) and is dominant less dominant. The subjects of the research trial were validators, observers and students of class X IPS 4 of SMAN 1 Puri Mojokerto. The result of the research is the development process based on the Borg and Gall development model and is limited to the seventh stage which includes potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing and product revision. The feasibility of instructional media based on the level of validity obtained a percentage of 91.5% with very feasible criteria, the practicality of the media obtained from the questionnaire responses of students received a score of 78.9% with a decent category. The level of effectiveness of the media was assessed based on the results of student tests that obtained a complete score of 79.1% with good criteria, and an increase in average knowledge of 0.43 with moderate criteria. Student activity assessment gets a percentage of 96.9% in the excellent category. It can be concluded that the learning media based on Android application is very feasible to use as a learning media for PPKn. Keywords: Learning Media, Android, PPKn.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ADOBE FLASH MATERI DINAMIKA PERAN INDONESIA DALAM PERDAMAIAN DUNIA ALVIA ROHMATUL HIDAYAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n2.p185-199

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan multimedia interaktif serta mendiskripsikan tingkat kelayakan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall dengan metode R&D (Research and Development), menggunakan teori Kerucut Pengalaman Dale, dan penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (Mixed Design) bersifat dominant, less dominant, yang dominant dalam penelitian ini yakni model penelitian R&D (Research and Development) sedangkan yang less dominant yakni penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Terdapat tiga subjek dalam penelitian ini, yaitu validator, pengamat, dan pengguna atau siswa kelas XI SMAN 1 Kota Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan hanya sampai pada tahap 6 (enam) meliputi, (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) ujicoba produk. Hasil penelitian kelayakan multimedia berdasarkan tingkat kevalidan memperoleh persetase rata-rata 92.22%, Kepraktisan memperoleh persentase rata-rata 90.70% dan tingkat keefektifan dari penilaian hasil belajar pre-test dan post-test menunjukkan rata-rata 54.40 dan 82.31 sehingga rata-rata perhitungan g-gain adalah sebesar 0.61 dengan kategori sedang, pada pengamatan keterampilan diperoleh persentase rata-rata 96.5%, pengamatan sikap spiritual dan sosial memperoleh persentase rata-rata 98.1%. Kemudian untuk pengamatan aktivitas siswa memperoleh persentase sebesar 90.87% dan 92.87% sehingga diperoleh persentase rata-rata sebesar 91.87% dengan kategori sangat layak. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Hasil Belajar, Dinamika Peran Indonesia dalam perdamaian. Abstract The puroose of this research is to describe the process of developing interactive multimedia and to describe the feasibility of interactive multimedia as a learning medium. This research is a research and development according to Borg and Gall with the method of R&D (Research and Development), using the Dale Experience Cone theory, and this study uses a mixed approach (Mixed Design) that is dominant, less dominant, which is dominant in this study, the research model R&D (Research and Development) while the less dominant one is pre-experimental research with one group pretest posttest design. There are three subjects in this study, namely validator, observer, and users or students of class XI of SMAN 1 Mojokerto City. The results of this research indicate that the development process is based on the Borg and Gall development model up to stage 6 (six) which includes, (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, and (6) product testing.. The results of the multimedia feasibility study based on the level of validity obtained an average percentage of 92.22%, Practicality obtained an average percentage of 90.70% and the level of effectiveness of the pre-test and post-test learning outcome assessments obtained an average of 54.40 and 82.31 so that an average the calculation of g-gain of 0.61 with the moderate category, the observation of skills obtained an average percentage of 96.5%, observation of spiritual and social attitudes gained an average percentage of 98.1%. Then for the observation of student activities obtained a percentage of 90.87% and 92.87% so that an average percentage of 91.87% was obtained with a very decent category. Thus, it can be concluded that the development of interactive multimedia based on Adobe flash application is very suitable to be used as a learning media for PPKn. Keywords: Interactive Multimedia, Learning Outcomes, Dynamics of Indonesias Role in World Peace
PENGARUH PENERAPAN METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn PADA PESERTA DIDIK LAMBAT BELAJAR DI UPT SMP NEGERI 29 GRESIK SUCI AMINATUL SAADAH; HARMANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v8n2.p246-260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya pengaruh penerapan metode drill terhadap hasil belajar PPKn pada peserta didik lambat belajar. Metode drill adalah metode pembelajaran yang di dalamnya terdapat pengulangan latihan. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari sampai dengan Maret 2020 dan berlokasi di UPT SMP Negeri 29 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experiment dan desainnya berupa Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi yang hanya 28 peserta didik menjadikan penelitian ini sebagai penelitian populasi, kemudian dibagi menjadi dua yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Hipotesis alternatif yang digunakan ialah adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan metode drill terhadap hasil belajar PPKn pada peserta didik lambat belajar. Hasil tes awal kedua kelas pada soal pre-test, masih banyak peserta didik yang memeroleh nilai di bawah KKB (75). Rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen sebesar 50, sedangkan kelas kontrol sebesar 51,71. Langkah selanjutnya ialah pemberian perlakuan berbeda, yakni kelas eksperimen menggunakan metode drill dan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Kemudian pemberian post-test, hasilnya adalah rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 78 dan kelas kontrol sebesar 65,14. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji U Mann Whitney dan diperoleh hasil bahwa Uhitung<Utabel yakni 29<55 sehingga Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode drill terhadap hasil belajar PPKn pada peserta didik lambat belajar di UPT SMP Negeri 29 Gresik yang nampak pada perubahan nilai rata-rata kelas eksperimen dari 50 menjadi 78. Kata Kunci : Metode drill, hasil belajar, peserta didik lambat belajar
Improved Management Teacher Professional Education Program Surabaya State University Through Alumni Tracer (Tracer Study): Pendidikan Profesi Guru (PPG) Julianto; Fatkur Rohman Kafrawi; Harmanto; Dhani Kristiandri; Mukhzamilah; Fitria Hidayati
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 7 No 01 (2022): Education Human and Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ehdj.v7i01.2544

Abstract

Abstract: The mandate of Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers states that teachers are required to have academic qualifications, competencies, educator certificates, physically and mentally healthy, and have the ability to realize national education goals. The preparation of teachers as professional educators is also stated in Government Regulation Number 19 of 2017 concerning Amendments to Government Regulation Number 74 of 2008 concerning Teachers. The State University of Surabaya has been trusted to implement PPG In Position (Daljab) starting in 2018 – now which is being funded by APBN funds. The purpose of this study is to identify and obtain various information related to the level of satisfaction of PPG graduates who participate in PPG activities at the State University of Surabaya. The type of research used is descriptive research. The population in this study is all PPG participants in the range of 2018 - 2020. The samples used in this study are representatives of PPG who have graduated in 2018-2020 for the Madiun, Ngawi and Magetan areas along with the principals where PPG alumni teach. Data collection methods used are interviews and questionnaires. The data obtained will be analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. Based on the results and discussion of the data obtained, it can be concluded that the level of management in the implementation of PPG Unesa received a good - very good response. This is indicated by the responses given by PPG Unesa student alumni through a questionnaire distributed using the google form.
Enhancing Mandarin Teaching in Indonesia through a Cross-Cultural Awareness: A Comprehensive Training Program for Chinese Mandarin Teachers Yulianto, Bambang; Sueb, Sueb; Harmanto; Trisusana, Anis; Asteria, Prima Vidya; Subekti, Hasan; Hidayah, Layli; Murniatie, Itznaniyah Umie
International Journal of Research and Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/ijorce.v2n1.p35-41

Abstract

This article exposes the implementation and effectiveness of a cross-cultural training program designed for Mandarin teachers from China who instruct students in Indonesia. The training aims to equip these Mandarin teachers with a deeper understanding of the Indonesian context, fostering cultural sensitivity and diversity to enhance their teaching approaches in Indonesia. The study describes the impact of this cross-cultural approach on the teachers based on their perception in terms of the effectiveness in promoting a more inclusive and effective Mandarin language education in the Indonesian setting. The study involved 13 Mandarin teachers from China who teach Mandarin in Surabaya. The results show positive feedback from the Mandarin teachers upon the inclusive Mandarin education through cross-cultural approach and it is effective for future teaching planning. This study highlights the importance of the cross-cultural understanding for second language learning. It can be accommodated by either training or courses provided at the campus for teacher candidates of foreign language.
Item Test Analyze of Entrepreneurship Readiness Instrument for Vocational School Students in East Java Indonesia Hakim, Septian Rahman; Ekohariadi; Suparji; Harmanto; Wiwin, Elok
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : National Dong Hwa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v5i1.330

Abstract

Vocational High Schools (SMK), recognized as a solution to address unemployment in Indonesia, simultaneously face the challenge of having the highest open unemployment rate (TPT) compared to other educational levels, standing at 10.38%. Enhancing the quality of questions assessing entrepreneurial readiness is a pivotal approach in tackling this issue. Various factors contribute to students' preparedness for entrepreneurship. This study aims to identify these components by surveying 176 respondents. Employing the Entrepreneurial Readiness Test and analyzing it through Classical Test Theory (CTT) and the Rasch Analysis Model, the research revealed that entrepreneurial mental attitude, risk-taking ability, creativity, motivation, and entrepreneurial skills significantly influence students' readiness for entrepreneurship. The analysis yielded IMS (Infit mean-square) scores ranging from 0.88 to 1.17 and OMS (Outfit mean-square) values between 0.86 to 1.35, indicating a fit for all 50 items in the entrepreneurial readiness test.
THE ROLE OF CITIZENSHIP EDUCATION IN PREVENTING ETHNIC CHINESE BULLYING POST COVID-19 PANDEMIC IN ISLAMIC SCHOOLS Ervina Halit; Muhammad Turhan Yani; Harmanto
International Journal of Social Science Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v4i1.7918

Abstract

The aim of this research is to find out and analyze further regarding 1) How bullying behavior towards ethnic Chinese occurs after the Covid-19 pandemic in Islamic schools, 2) What is the role of Framing Media regarding the Covid 19 pandemic which encourages bullying behavior towards ethnic Chinese in Islamic schools , 3) How does citizenship education prevent bullying of ethnic Chinese after the Covid-19 pandemic in Islamic schools. This research uses qualitative methods to obtain theories and argumentative bases based on the results of literature research from various sources such as magazines, articles and books and related to the problems to be solved. As we know, currently many teenage attitudes are emerging that are contrary to multiculturalism. Among them, bullying behavior often occurs, especially among school children. Bullying is said to be a form of child abuse carried out by peers of the same age against someone (child) who is "lower" or weaker in order to gain their own advantage or satisfaction. Bullying behavior that often occurs in school children is verbal, for example mocking the ethnicity of other students. Therefore, Citizenship Education in schools is expected to improve good character in students and can encourage students to understand and be able to carry out their rights and obligations in becoming good, intelligent, skilled and responsible citizens, especially through the values ​​of Pancasila which contain many human values. Based on the research results, it was found that: 1) Bullying behavior towards ethnic Chinese after the Covid-19 pandemic in schools occurred because the character of mutual respect for multiculturalism had not yet developed and lack of wisdom in consuming communication media, especially online media. 2) Media has an important role in building anti-stigma. China during the Covid-19 pandemic with the Wuhan virus narrative, 3) Citizenship Education is an important subject in preventing bullying behavior in schools with competency achievements in Phase E which teaches building harmony in diversity