Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ASESMEN BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN 3 LANTAI KAMPUS 2 UTP SURAKARTA Reki Arbianto; Suryo Handoyo; Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Teguh Yuono; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; Atika Candra Yulia; Tri Hartanto; Tiara Cika Kusuma; Muhammad Taufik Kristianto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4528

Abstract

Bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta Kampus II dibangun sekitar tahun 1990an dengan material beton bertulang. Bangunan gedung bertingkat ini berlokasi di jalan Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Gedung ini berfungsi sebagai tempat perkuliahan pada lantai 1 dan 2, serta ruang olahraga pada lantai 3. Dalam proses perencanaan bangunan gedung, perhitungan struktur menjadi salah satu elemen kunci yang tak dapat diabaikan. Dokumen perhitungan struktur merupakan rangkaian detail yang menjelaskan analisis dan perhitungan teknis terhadap kekuatan dan stabilitas suatu struktur bangunan. Dokumen teknis bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta perlu dibuat dalam upaya untuk menganalisis kekuatan struktur terhadap resiko bencana kegempaan saat ini. Asesmen bangunan gedung perlu dilakukan untuk menjadi pedoman dalam perencanaan dan perubahan fungsi bangunan yang mungkin dilakukan kedepannya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Asesmen Mutu Beton Dan Tulangan Bangunan Gedung Perkuliahan 3 Lantai Kampus 2 UTP Surakarta”. Tahapan dan teknis pelaksanaan pengabdian msyarakat ini difokuskan pada kegiatan survey dan pengujian lapangan. Kegiatan survey dan pegujian lapangan sendiri terdiri dari beberapa tahap mulai dari persiapan, survey denah dan pelaksanaan pengujian lapangan. Hasil survei pada elemen stuktur beton bertulang menunjukkan kondisi yang masih baik dan tidak terjadi retak struktural. Hasil survei pada struktur atap baja, menunjukkan karat pada profile sturktur. Tetapi kondisi karat tidak mendegradasi penampang elemen yang dapat mengurangi kekuatan. Hasil destructive test yang dilakukan menunjukkan kuat tekan beton minimal sebesar 11.70 MPa dan terbesar 22.50 MPa.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DESAIN REST AREA DESA PACALAN KECAMATAN PLAOSAN KABUPATEN MAGETAN Krisnawati, Eny; Hartanto, Tri; Yuuwono, Bamban; Rully, Rully; Setyo Wibowo, Angga; Ridlwanulhaq, Faiz
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4737

Abstract

Desa Pacalan yang terletak di kecamatan Plaosan kabupaten Magetan, provinsi Jawa Timur. Dahulunya desa Pacalan adalah tanah “perdikan” Keraton Jogjakarta yang terletak di lereng Gunung Lawu. Desa ini memiliki sumberdaya alam dan budaya yang memiliki potensi untuk diolah, dimanfaatkan, dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Sebagai pamasok sayuran untuk wilayah sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur, juga adanya objek wisata umbul, maka desa pacalan cukup potensial untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Guna mendukung desa Pacalan menjadi desa wisata perlu suatu sarana atau fasilitas transportasi sebagai area transit kendaraan wisatawan. pemenuhan kebutuhan kehidupan masyarakat sekitar yang harus dilestarikan keberadaannya. Rest Area merupakan salah satu sarana transportasi yang digunakan sebagai area transit wisatawan. sehingga rest area ini dapat berfungsi sebagai area berdagang dalam rangka memperkenalkan hasil bumi desa Pacalan. Dalam strategi pengembangan pariwisata khususnya desa wisata, langkah awal dalam upaya perencanaan kegiatan berbasis masyarakat adalah penyusunan master plan objek wisata yang ada di desa Pacalan tahap kedua pengembangan desain Rest Area dengan konsep keberlanjutan. Perencanaan desain Rest Area ini dirancang dan direncanakan dengan konsep keberkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat secara terus menerus kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa Pacalan.
REVITALISASI KAWASAN JALAN SUMUR BOR SEBAGAI SHOPPING STREET DI COLOMADU KARANGANYAR Hanjaya, Harry Cipta; Hartanto, Tri
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 3 No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v3i1.4625

Abstract

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berencana merevitalisasi lahan eks rumah dinas Pabrik Gula Colomadu di sepanjang Jalan Sumur Bor menjadi kawasan bisnis baru guna meningkatkan sumber pendapatan daerah. Lahan ini memiliki nilai strategis karena masih berada dalam kompleks De Tjolomadoe Convention Hall, serta berdekatan dengan exit Tol Solo-Yogya dan Bandara Adi Soemarmo, yang menjadikannya area potensial untuk pengembangan ekonomi. Revitalisasi ini akan diwujudkan dalam bentuk Shopping Street, sebuah pusat perdagangan yang menggabungkan unsur pelestarian cagar budaya dengan konsep modern. Bangunan rumah dinas yang sebelumnya terbengkalai akan direnovasi dan dialihfungsikan menjadi area komersial yang dapat menampung berbagai merek ternama, tenant fesyen, gerai makanan dan minuman, serta UMKM. Proyek ini dirancang dengan memperhatikan aspek tata ruang yang baik, termasuk jalur kendaraan, trotoar, serta pengaturan bangunan agar menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pengunjung. Proyek ini akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi tentang pelestarian cagar budaya, termasuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 serta peraturan daerah dan nasional terkait lainnya.
Optimalisasi Peningkatan Keterampilan Kelompok Perempuan Aisyiyah dalam Pemanfaatan Lahan Kebun untuk Memenuhi Kebutuhan Sayuran yang Sehat dan Aman: Optimization of Increasing the Skills of the Aisyiyah Women’s Group in Use of Garden Land to Fulfill the Need for Healthy and Safe Vegetables Dewi, Sukuriyati Susilo; Mulyono, Mulyono; Hartanto, Tri; Ngafwan, Ngafwan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7012

Abstract

Insights and skills in the intensification of yard land to be more productive and provide added value to the community, and the potential of human and natural resources in Gamping District. To achieve the predetermined objectives, methods have been carried out, namely, counseling, which is carried out by gathering organizational leaders and worshipers to attend counseling on women's empowerment, yard land management, and technology for utilizing family waste into organic fertilizer, with resource persons from the Implementation Team, Demonstrations and training are carried out by simulating healthy vegetable cultivation practices using equipment and materials that have been prepared by program implementers, cultivation practices by utilizing the land to produce products, and periodic mentoring to foster and assist partners until they succeed in cultivating healthy vegetables by utilizing vacant land to achieve optimal results. Healthy vegetable cultivation application of healthy vegetable cultivation technology with land utilization and healthy vegetable cultivation skills there is an increase in understanding, this is known from the results of the questionnaire distributed, the advantage of utilizing narrow yard land Innovation Technology can maintain family food health and increase family economy as evidenced by the results of joint harvests carried out together and periodically.
PENGEMBANGAN WISATA PANTAI WATU KARUNG BERBASIS BUDAYA LOKAL DAN POTENSI SELANCAR DI KABUPATEN PACITAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Sahputro, Ridho Dwi; Hartanto, Tri
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.4061

Abstract

Kabupaten Pacitan merupakan daerah pesisir pantai selatan yang memiliki ombak cukup besar dengan posisi terlindung dari palung dan Samudra hindia yang berpotensi untuk wisata selancar. Potensi selancar di Pantai Watu Karung sangat banyak diminati wisatawan terutama wisatawan dari beberapa negara, dikarenakan ombak di Pantai Watu Karung cukup dibilang tinggi sehingga cocok untuk dijadikan tempat untuk berselancar. Selain terkenal dengan wisata alam yang indah, Kabupaten Pacitan juga memiliki banyak kebudayaan lokal yang sampai saat ini masih terus di lestarikan yaitu kesenian Rontek Pacitan yang sering diadakan event festival disetiap tahun. Posisi strategis dan potensi Wisata Pantai Watu Karung menguatkan alasan untuk adanya kegiatan pariwisata berbasis budaya lokal dan potensi selancar, terkait banyaknya kebudayaan lokal di pacitan serta mendukungnya situasi untuk melakukan kegiatan olahraga selancar. Pengembangan Wisata Pantai Watu Karung Berbasis Budaya dan Potensi Selancar di Kabupaten Pacitan sangat di perlukan untuk meningkatkan potensi daya Tarik wisata Pantai Watu Karung yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyakat lokal maupun pengunjung dibidang sosial, ekonomi, khususnya di bidang kebudayaan, dan dibidang selancar.
TRI HANAKARA AS A SPATIAL LAYOUT PERSISTENCE CONCEPT OF BALUWARTI SETTLEMENT IN SURAKARTA Tri Hartanto; Tony Atyanto Dharoko; Yoyok Wahyu Subroto
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol. 47 No. 2 (2020): DECEMBER 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.506 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.47.2.99-108

Abstract

Elements of settlement spatial layout (physical aspect) and community’s social-cultural life with any rites (non-physical aspect) are still performed by some people in Baluwarti Settlement until today, leading to a distinctive peculiarity. It is this peculiarity that makes Baluwarti Settlement environment located inside the court (palace) different from other settlements (outside the court) in Surakarta. Considering the qualitative research paradigm and historical reading method, this research could find out that the spatial layout concept of Baluwarti Settlement namely Tri Hanakara. In which the kings reigning after Paku Buwana III constructed this Baluwarti settlement to forward the previous King’s wish. 
OPTIMASI SIRKULASI INTERMODA PADA PERANCANGAN TERMINAL WISATA KEMUNING SEBAGAI SIMPUL TRANSPORTASI TERPADU Rosyida Alawiyah Sutoto; Tri Hartanto
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 4 No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v4i1.5502

Abstract

Terminal wisata berperan penting sebagai sarana pendukung sistem transportasi dan ruang transit bagi wisatawan, khususnya di kawasan wisata yang memiliki keterbatasan aksesibilitas. Kawasan Kemuning sebagai destinasi wisata unggulan menghadapi berbagai tantangan, seperti kondisi jalan yang sempit dan terjal bagi bus berukuran besar, minimnya lahan parkir, serta keterbatasan fasilitas terminal yang ada. Terminal Wisata Kemuning saat ini hanya memiliki luas lahan ±200 m² dengan area parkir ±120 m², sehingga belum mampu beroperasi secara optimal dalam mendukung kebutuhan wisatawan. Perancangan terminal wisata yang terintegrasi dengan ruang publik diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kualitas pengalaman wisata, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui peluang usaha dan lapangan kerja. Penelitian ini merumuskan desain terminal wisata yang menggabungkan fungsi ruang transit dan ruang publik dengan pendekatan desain berkelanjutan, meliputi penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan limbah, dan pelestarian ekosistem alam. Hasil perancangan diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kemuning serta memperkaya kajian arsitektur dalam desain infrastruktur pariwisata berbasis lingkungan dan kebutuhan pengguna.
PENDAMPINGAN TEKNIS PENYUSUNAN MASTER PLAN KANTOR DESA NGROMBO, BAKI, SUKOHARJO GUNA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR Tri Hartanto; Teguh Yuono; Triyanda TH; Yemima MK; Bayu AP
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6523

Abstract

Kantor desa merupakan pusat pelayanan publik sekaligus simbol tata kelola administrasi di tingkat desa. Namun, Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menghadapi tantangan dalam merencanakan pengembangan infrastruktur kantor desa yang terukur dan transparan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis kepada perangkat desa dalam penyusunan dokumen perencanaan fisik berupa master plan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran tapak, diskusi terarah (Focus Group Discussion), serta pengerjaan studio untuk mendesain ruang yang ergonomis dan sesuai regulasi. Hasil dari pengabdian ini adalah dokumen master plan kantor desa yang mengoptimalkan fungsi lahan serta dokumen RAB yang akuntabel sebagai acuan penganggaran pembangunan. Pendampingan ini berhasil meningkatkan pemahaman perangkat desa mengenai pentingnya dokumen perencanaan teknis dalam menjamin transparansi pembangunan infrastruktur. Dengan adanya dokumen ini, Pemerintah Desa Ngrombo memiliki landasan legal dan teknis untuk merealisasikan pembangunan fisik secara bertahap, efektif, dan efisien.
ANALISIS PENGARUH ELEMEN RUANG LUAR TERHADAP KUALITAS TAMAN GANESHA SUKOWATI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA URBAN Atika Candra Yulia; Tri Hartanto; Febrione Putri Rakhmanty
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 16 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v16i1.11269

Abstract

Taman Ganesha Sukowati merupakan ruang terbuka hijau yang merupakan alih fungsi dari area pertanian menjadi taman kota seiring dengan perkembangan kawasan urban di Kabupaten Sragen. Dalam pengembangan tata kota, posisi Taman Ganesha Sukowati saat ini berada dalam satu area aglomerasi perkotaan di zona kantor pemerintahan daerah terpadu yang bertujuan untuk efisiensi layanan publik. Daya tarik utama Taman Ganesha Sukowati terletak pada telaga buatan dan vegetasi, dilengkapi dengan sarana aktivitas masyarakat berupa jalur pejalan kaki yang bisa berfungsi sebagai jogging track, beberapa titik penempatan iconic sculpture, area bermain anak, gazebo, bangku, beberapa kandang binatang yang dapat dimanfaatkan sebagai hiburan sekaligus edukasi keluarga, serta area ruang baca yang dikelola oleh perpustakaan daerah, yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas ruang publik standar seperti sarana kebersihan dan ibadah. Dengan demikian terdapat keragaman aktivitas yang dapat ditampung oleh keberadaan Taman Ganesha Sukowati yang lebih dari sekedar taman. Penelitian memfokuskan pada aspek penerapan elemen ruang luar sebagai bagian pembentuk ruang terbuka hijau pada ruang publik yang menentukan kualitas daya tarik sebagai obyek wisata urban yang dimiliki Kabupaten Sragen sehingga bisa memberi manfaat pada peningkatan kualitas hidup komunitas, citra kota dan ekologi.