Tengku Hartati
Unknown Affiliation

Published : 112 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 66 Documents
Search
Journal : JIM Sendratasik

ANALISIS STRUKTUR MUSIKAL PADA PERTUNJUKAN RAPAI DEBUS DI SANGGAR MUTIARA SAKTI DESA INDRA DAMAI KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN (FOCUSING ON RITMIC) Salwija, Salwija; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33230

Abstract

Penelitian ini berjudul "Analisis Struktur Musikal pada Pertunjukan Rapai Debus di Sanggar Mutiara Sakti, Desa Indra Damai, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Acseh Selatan (Fokus pada Ritme)". Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis struktur serta pola ritme dalam pertunjukan Rapai Debus di Sanggar Mutiara Sakti, Desa Indra Damai, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Syeh Samsuir (ketua Sanggar Mutiara Sakti) dan para pemain RapaI Debus, sedangkan objek penelitiannya adalah Pola Ritme Rapai Debus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat struktur pola ritme dasar musik tradisional pada pertunjukan Rapai Debus, yaitu Patah Sa, Patah Dua, dan Patah Lee; 2) terdapat variasi struktur pola ritme dalam pertunjukan Rapai Debus yang dikenal sebagai Ekstra.Kata Kunci : Analisis Struktur, Pola Ritme, Rapai Debus
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI MANOE PUCOK DI SANGGAR CAHYA PERMATA TAPAKTUAN ACEH SELATAN Putri, Rizka Kurnia; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33229

Abstract

Penelitian tari Manoe Pucok, permasalahan yang akan diangkat adalah Analisis Struktur Gerak Tari Manoe Pucok di sanggar Cahya Permata Tapaktuan Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur gerak tari Manoe Pucok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek peneliti ada koreografer tari Manoe Pucok sedangkan objek dalam penelitian ini adalah tari Manoe Pucok dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajiaan data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan antar elemen gerak tari Manoe Pucok yang memiliki unsur sikap dan unsur gerak, 3 unsur sikap kepala, 3 unsur gerak kepala, 2 unsur sikap badan, 4 unsur gerak badan, 6 unsur sikap tangan, 8 unsur gerak tangan, 5 unsur sikap kaki, 4 unsur gerak kaki. Tata hubungan hierarkis gramatikal tari Manoe Pucok memiliki 580 motif gerak, 133 frase gerak, 15 kalimat gerak dan 4 gugus gerak pada keseluruhan tari, dengan motif membentuk frase, frase membentuk kalimat, kalimat membentuk gugus, serta gugus membentuk satu tarian yang utuh. Tata hubungan tumpang tindih tari Manoe Pucok memiliki hubungan antar unsur gerak dalam membentuk motif gerak dimana unsur gerak yang dilakukan oleh masing-masing elemen tubuh terjadi dalam waktu bersamaan. Tata hubungan silih berganti tari Manoe Pucok memiliki unsur gerak yang dilakukan oleh masing-masing elemen tubuh dilakukan secara bergantian. Kata Kunci : Tari Kreasi, Manoe Pucok, Analisis, Struktur
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK TARI MEUSAREE-SAREE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SABANG Sharah, Rayda Muna; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33228

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan Metode Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Seni Tari Untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Tari Meusaree-Saree Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sabang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode tutor sebaya terhadap peningkatakan pembelajaran seni tari tradisional siswa kelas VII SMP 1 Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak lima puluh sembilan orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi aktivitas belajar siswa, pre-test, post-test, dan nilai statistik uji wilcoxon, diketahui Asympd. Sig. (2 tailed) kelas eskperimen 0,000 dan nilai Asymp. Sig (2-tailed) kelas kontrol 0,074. Karena nilai kelas kontrol 0,074 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa pada kelas kontrol hipotesis ditolak. Sedangkan pada kelas eksperimen nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan hasil pada kemampuan belajar siswa dengan penerapan metode pembelajaran tutor sebaya di SMP Negeri 1 Sabang.Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Tutor Sebaya, Seni Tari Tradisional
NILAI-NILAI YANG TERDAPAT PADA SENI RAPAI DABOH DI DESA GEULANGGANG GAJAH KABUPATEN ABDYA Referinda, Hasnah; Hartati, Tengku; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33226

Abstract

Penelitian ini berjudul Nilai-Nilai yang Terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Mengangkat masalah apa saja nilai- nilai yang terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah nilai-nilai yang terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah seniman, ahli seni dan khalifah seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Objek pada penelitian ini adalah nilai-nilai yang terdapat pada seni Rapai Daboh. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seni Rapai Daboh merupakan seni pertunjukan yang mempertontonkan kesaktian seseorang kebal dari benda tajam dengan diringi irama pukulan rapai. Sedangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Seni Rapai Daboh meliputi: nilai religius yang berupa nilai tauhid serta nilai dakwah, terlihat dalam syair-syairnya yang memuji keesaan Allah dan dakwah atau ajakan untuk melakukan perintah serta menjauhi larangan-Nya; nilai tradisi terlihat dari eksistensinya pertunjukan ini yang masih diulang-ulang sesuai perkembangan zaman serta memiliki aturan baku dalam pertunjukan yang masih dipertahankan seperti ritual salam-salam dengan khalifah dan pukulan rapai yang selaras dengan gerak daboh; nilai sosial Seni Rapai Daboh terlihat pada identitas masyarakat Aceh yang ada dalam kesenian ini serta kebersamaan dan gotong royong senimannya; nilai moral yang ada pada Seni Rapai Daboh terlihat dari sikap tawakkal dan rendah hati yang dipegang teguh oleh seniman kesenian ini; nilai estetika pada Seni Rapai Daboh ada pada nilai seninya yang meliputi seni musik pada pukulan rapai, seni tari pada gerakannya, seni sastra pada syairnya dan seni busana pada asesoris adat yang dipakai seniman.Kata Kunci: Rapai Daboh, Seni Pertunjukan, Nilai Religius, Nilai Tradisi, Nilai Sosial, Nilai Moral, Nilai Estetika AB
PENGELOLAAN SANGGAR HAKKA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PELESTARIAN BARONGSAI PADA GENERASI SELANJUTNYA Amelia, Nurul; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33214

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengelolaan Sanggar Hakka Banda Aceh Terhadap Pelestarian Barongsai pada Generasi Selanjutnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan Sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengeloaan sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi penerus selanjutnya. Penelitian ini berlangsung di Sanggar Hakka. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan pemain Barongsai Sanggar Hakka Aceh objek penelitian ini adalah pengelolaan sanggar Hakka terhadap pelestarian Barongsai pada generasi selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan data kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di Sanggar Hakka sejauh ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek pengelolaan yang telah berjalan sesuai yang diharapkan dengan adanya, perencanaan ,perorganisasian, dan pengawasan. Hasil yang baik ini dilihat melalui indikasi hasil yang dilihat dari prestasi mereka dapatkan setiap mereka berkompetisi. Namun dalam pengelolaan penggerakan sanggar Hakka mengalami kendala pada pembentukan regenerasi baru, hal ini dikarenakan banyak remaja berketurunan Tionghoa yang menetap di Banda Aceh memutuskan untuk melanjutkan studi sehingga berkurangnya regenerasi di sanggar ini, dikhawatirkan nanti berkurang terhadap pelestarian sanggar ini. Hal ini tidak membuat Harianto selaku pelatih sanggar Hakka patah semangat atas pencapaian kedepannya, dari kendala ini diharapkan dapat meningkatkan promosi dan pemahaman tentang kesenian ini agar semakin diminati khalayak ramai.Kata Kunci : Barongsai, Generasi, Pengeloaan Organiasasi, Pelestarian.
PEMBELAJARAN MUSIK ANSAMBEL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DI SMP NEGERI 3 BANDA ACEH Nabila, Adek; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33209

Abstract

Penelitian ini berjudul Pembelajaran Musik Ansambel Dengan Menggunakan Model Direct Instruction Di SMP Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana hasil pembelajaran Musik Ansambel dengan menggunakan model Direct Instruction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Direct Instruction terhadap kemampuan bermain alat musik ansambel. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga puluh tiga orang siswa. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik keabsahan data meliputi triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi waktu. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang awalnya siswa tidak bisa memahami bagaimana memainkan alat musik ansambel pianika, bell, jimbe, dan snare dengan notasi yang tepat dan pola pukulan yang benar. Maka, dari jumlah siswa 25 orang yang mengikuti pengambilan nilai, 20 orang dinyatakan lulus dan 5 orang belum lulus. Kata Kunci : penerapan, model Direct Instruction, musik ansambel
KAJIAN KOREOGRAFI TARI GAH DI SANGGAR PUSAKA NANGGROE KABUPATEN PIDIE Ginting, Anjali Br; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33204

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe Kabupaten Pidie. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe kabupaten Pidie. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah koreografer, ketua, penari dan pemusik sanggar Pusaka Nanggroe. Objek dalam penelitian ini adalah tari Gah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gah merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Yusri Sulaiman Asyek, SKM,M.Kes., gerak tari Gah merupakan pola-pola ragam gerak dari gerak tradisi aceh seperti Laweut dengan menggunakan properti rebana kecil dan rencong. Awal penciptaan tari Gah, koreografer terlebih dahulu menetukan tema dasar sebelum melakukan proses penggarapan sehingga tercipta hasil karya yang baik. Sebuah karya tari yang diciptakan harus melalui beberapa tahap yang dimulai dari tahap eksplorasi gerak atau pencarian gerak, improvisasi, komposisi dan evaluasi gerak. Iringan musik tari Gah diiringi oleh alat musik tradisional, seperti serune kalee, rapai, geundrang dan juga menggunakan syair sebagai musik pengiring dan penuntun gerak tariannya. Tata busana yang digunakan dalam tari Gah merupakan busana tari tradisional Aceh pada umumnya dengan motif Awan Meucanek Modifikasi (Awan Berarak Modifikasi). Tata rias yang digunakan pada tari Gah adalah tata rias cantik sesuai dengan tema dan dapat menggambarkan karakter ketegasan dan keangguna perempuan Aceh. Kata Kunci : Kajian, Koreografi, Tari Gah
ANALISIS STRUKTUR TARI OTEH RODA DI SANGGAR BERU MENYE KEBET DESA KEBET KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH Hikmah, Daniatul; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33200

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Tari Oteh Roda di Sanggar Beru Menye Kebet Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Tari Oteh Roda adalah karya tari hasil kreativitas salah satu seniman tari Aceh Tengah yaitu Bapak Ibrahim Syah pada tahun 1960. Tarian ini di angkat dari kegiatan petani wanita Aceh Tengah yang hendak memanen hasil garapan sawahnya. Ragam gerak Tari ini Memvisualisasikan aktivitas aktivitas proses panen padi mulai dari menjemur, mengayak, mengangkat, menumbuk padi hingga siap disantap sebagai makanan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah koreografer Tari Oteh Roda sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Tari Oteh Roda dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan antar elemen gerak Tari Oteh Roda yang memiliki unsur sikap dan unsur gerak, 2 unsur sikap kepala, 2 unsur gerak kepala, 2 unsur sikap badan 5 unsur gerak badan, 5 unsur sikap tangan, 12 unsur gerak tangan, 2 unsur sikap kaki dan 4 unsur gerak kaki, Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Oteh Roda memiliki 219 motif gerak, 30 frase gerak, 12 kalimat gerak, dan 6 gugus gerak, Kemudian tata hubungan sintagmatis memiliki tata hubungan dari awal masuk hingga penutup, Yaitu dari gugus 1. Lari, 2. Padi, 3.Tampi, 4. Guel, 5. Panen, 6. Penutup. Tata hubungan paradigmatis terjadi didalam frase ke-3 dengan syair mejemur iwan lao porak sara gerbak mah kujingki da frase ke-5 dengan syair oteh roda lencem bijak olok cacak wemunampi . Kata Kunci : Analisis, Struktur, Tari, Oteh Roda
NILAI-NILAI PADA SYAIR TARI PHO DALAM TRADISI MANOE PUCOK DI DESA COT DARAT KABUPATEN ACEH BARAT Khairunnisa, Khairunnisa; Hartati, Tengku; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i2.31441

Abstract

Penelitian dengan judul Nilai-Nilai Pada Syair Tari Pho Dalam Tradisi Manoe Pucok di Desa Cot Darat Kabupaten Aceh Barat, mengangkat tentang nilai yang terdapat pada syair tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Dengan tujuan mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat pada tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu anggota dan pelatih seni Tari Pho, dan objeknya adalah syair Tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data bersifat kualitatif, dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik analisis melibatkan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Tari Pho yang berkembang di Aceh bagian barat dan selatan. Kata Pho berasal dari kata peubae-po, peubae berarti meratoh atau meuratok. Tari Pho, ditarikan oleh wanita dalam jumlah genap 8-12 orang, mengiringi syair yang dilantunkan oleh seorang ceh. Pertunjukan tanpa musik, hanya syair sebagai iringan. Kostum penari berwarna hijau, kuning, merah dengan bordiran khas Aceh Barat, dilengkapi dengan songket dan selempang di dada. (b) Manoe Pucok di desa Cot Darat melakukan upacara pembersihan diri sebelum menempuh kehidupan baru. c) Syair tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok di desa Cot Darat Kabupaten Aceh Barat, yaitu syair tradisi yang termasuk kategori seumapa karena dalam syairnya banyak mengandung petuah atau nasehat serta juga banyak terdapat nilai-nilai, baik nilai religi, moral, estetika, sosial dan budaya. Syair tari Pho secara keseluruhan mencerminkan nilai-nilai keagamaan, moral, estetika, sosial, dan budaya yang saling terkait. Keseluruhan lirik tidak dapat dipisahkan satu per satu, karena setiap bait mengandung nilai-nilai tersebut. Kata kunci: Nilai-Nilai, Syair, Tari Pho, Manoe Pucok
PENERAPAN PENDEKATAN KONTESKTUAL PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMP IT MADRASATUL QURAN Humaira, Wahyuna; Selian, Rida Safuan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i2.31436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar pada pembelajaran seni budaya materi menggambar ilustrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one group posttest pretest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP IT Madrasatul Qur'an. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua macam instrumen yaitu tes dan non tes. Tes meliputi tes hasil belajar dan non-tes meliputi lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa. Untuk melihat adanya perbedaan kemampuan siswa antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan (treatment) digunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05 setelah pengujian preparasi selesai, berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Pengingkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran seni rupa setelah menggunakan pendekatan eksperimen. lebih baik daripada sebelumnya menggunakan pendekatan kontesktual; 2) Aktivitas siswa berada pada kategori baik; 3) Sudut pandang siswa menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran melalui pendekatan kontekstual positif. Penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran seni rupa terbukti dapat mempengaruhi hasil belajar pada siswa kelas 8 SMP IT Madrasatul Qur'an. Kata Kunci: Kontekstual, Seni Rupa, Efektivitas.
Co-Authors Abdillah Abdillah Ahmad Sya'i Ahmad Syai Aida Fitri Akmalia, Alfi Alfi Akmalia Anggia, Maida Anisa Fitri Ardi Pradita Ardian, Eko Ari Palawi ARIANA, AYU Arifani, Rizka Arinil Khaderi Putri Arrayyan, Ahyar Astia, Rana Ayu Rahmina Ayuni, Ida Baehaqi Baroqah Sabri Yonda Bau Salawati Cut Zuriana Cut Zuriana Dara Ananda Suraya Tiba Dhea Sofiami Sas Dilla Tria Novita Eko Ardian Elviana, Latifah Ernita, Mulia Ervina, Khana Fajriah, Nur Febi Mahqvira Ferdi Junanda Fitri Anggriani Fitri Anggriani Fitri, Aida Fitri, Anisa Fitriah Fitriah Fitriah Fitriah Gayo, Hasan Ali Ginting, Anjali Br Hafid, Mukhsin Putra Hanifa, Nadila Hasan Ali Gayo Hikmah, Daniatul Humaira, Wahyuna Husna Husna Husna Husna Ida Ayuni Indah Nirmala Sari Indah Shasqiah Putri Salwa Intan Fauzatul Zuhra Ismawan Ismawan Ismawan Ismawan, Ismawan Junanda, Ferdi Khairunnisa Khairunnisa Khana Ervina Kurnita, Taat Latifah Elviana Lindawati Lindawati Lindawati Lindawati Mahqvira, Febi Malahayati Malahayati Malahayati Malahayati Maulina, Alvira Mauliza Rahmi Muhammad Naufal Syahputra Mulia Ernita Mulyana, Teguh Mustaqilla, Syarifah Nabila, Adek Nadia Ulfa Nanda Putri Zuhra Nisrina, Putri Noviati, Tia Novita, Dilla Tria Nur Fajriah Nurbiyanti Nurbiyanti Nurbiyanti, Nurbiyanti Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurul Amelia Nurul Husna Nurul Husna Okta Viola Palawi, Ari Permata Sari Pradita, Ardi Putri Maurina Sari Putri Salwa, Indah Shasqiah Putri, Arinil Khaderi Putri, Rizka Kurnia Rahmi, Mauliza Rahmina, Ayu Rayhana Rizha Raysa Hiyal Ulya Referinda, Hasnah Rida Safuan Selian Rida Safuan Selian Rizha, Rayhana Rizka Arifani Rizki, Devia Ananda Safitri, Devira Salwija, Salwija Samsuri Samsuri Samsuri Samsuri Sari, Indah Nirmala Sari, Permata Sari, Putri Maurina Sas, Dhea Sofiami Sasrita, Bysmira Sharah, Rayda Muna Siti Sarah Siti Sarah, Siti Siti Zahrah Sulistia, Dena Supadmi, Tri Suraya Tiba, Dara Ananda Sya'i, Ahmad Syahputra, Muhammad Naufal Syarifah Mustaqilla Taat Kurnita Teguh Mulyana Tia Noviati Tri Supadmi Ulfa, Maryulan Ulfa, Nadia Ulya, Raysa Hiyal Viola, Okta Yonda, Baroqah Sabri Yuli Astuti Zuhra, Intan Fauzatul Zuhra, Nanda Putri