Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ordik

EFEKTIFITAS PELATIHAN INTERVAL APLIKATIF TERHADAP DAYA TAHAN PEMAIN TENIS LAPANGAN Setiyo Hartoto,
Ordik Vol 7, No 3 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan interval (interval training) merupakan salah satu model pelatihan yang sering digunakan untuk peningkatan kondisi fisik atlet. Pada cabang tenis lapangan perlu dikembangkan pelatihan yang memadukan teknik dan fisik secara spesifik. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memperoleh data empiris tentang efektifitas pelatihan interval 1 : 1, 1 : 2, dan 1 : 2 progres terhadap daya tahan pemain tenis lapangan. Penelitian ini menggunakan Randomized Control Group Pretest Design karena adanya kelompok perlakuan, kelompok kontrol dan dilakukan secara randomisasi. Subyek yang dilibatkan adalah mahasiswa putra UKM Tenis Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya yang memiliki usia 18–20 tahun, sebanyak 30 mahasiswa. Hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata efektifitas pelatihan interval 1 : 1, pelatihan interval 1 : 2 dan pelatihan interval 1 : 2 progres terhadap daya tahan pemain tenis lapangan
HUBUNGAN KECEPATAN GERAKAN TANGAN DAN KECEPATAN GERAKAN KAKI TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA KUPU-KUPU 25 METER Mengku Adji Pramukti, ; Setiyo Hartoto,
Ordik Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabang renang mempunyai keunikan tersendiri dari pola olahraga lain. Hal ini disebabkan renang dilakukan di air dan tidak sama dengan olahraga yang dilakukan di darat. Seperti halnya penguasaan teknik renang gaya kupu-kupu, karena dalam renang tidak hanya gaya kupu-kupu saja melainkan ada gaya bebas, gaya punggung dan gaya katak. Masing-masing teknik yang diberikan memiliki perbedaan. Dalam olahraga renang ada dua aspek yang penting dan harus diperhatikan adalah hambatan dan dorongan. Hambatan ini ditimbulkan dari arah yang berlawanan atau dorongan baik dari air didepannya yang mereka desak atau pindahkan. Sedangkan daya dorongnya diperoleh dari gerakan tangan dan kaki-kakinya. Dengan demikian agar dapat menimbulkan suatu gaya dorong yang baik, maka diperlukan suatu kekuatan yang baik pula dari tangan maupun kaki. Rumusan masalah dalam peneltian ini sebagi berikut: 1.      Berapa besar kontribusi  kecepatan tangan  terhadap renang 25m gaya kupu-kupu? 2.      Berapa besar kontribusi kecepatan kaki terhadap renang 25m gaya kupu-kupu? 3.      Lebih besar manakah kontribusi  yang diberikan  antara kecepatan tangan dan kecepatan kaki terhadap kecepatan renang 25m gaya kupu-kupu?   Dalam penelitian ini menggunakan penelitan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode tes. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang masuk dalam KU III di POR Suryanaga Surabaya dan SAC Sidoarjo Aquatic Club yang berjumlah 23 siswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui rata-rata renang gaya kupu-kupu adalah 00:00:19.297, sedangkan untuk rata-rata kecepatan tangan pada renang gaya kupu-kupu adalah 00:00:21.719 dan rata-rata kecepatan kaki adalah 00:00:25.260. Selanjutnya hasil korelasi nilai r product moment diketahui nilai r antara kecepatan tangan dan renang gaya kupu-kupu adalah 0.930, setelah dikonsultasikan dengan dengan tabel r product moment, r hitung > r tabel (0.930 > 0.413), dengan demikian ada hubungan antara kecepatan tangan dan kemampuan renang gaya kupu-kupu 25 meter sedangkan hasil perhitungan pada kecepatan kaki adalah 0.888, setelah dikonsultasikan dengan dengan tabel r product moment, r hitung > r tabel (0.888 > 0.413), dengan demikian ada hubungan antara kecepatan kaki dan kemampuan renang gaya kupu-kupu 25 meter. Hal ini menunjukkan bahwa hasil nilai r adalah hasil yang paling tinggi yaitu kecepatan tangan 0.930. Jadi kecepatan tangan berperan penting terhadap kemampuan dan kecepatan renang gaya kupu-kupu 25 meter kelompok umur (KU) III pada POR Suryanaga Surabaya dan SAC (Sidoarjo Aqutic Club).
Co-Authors Abdillah, Muhammad Zakka Fikri Abdul Hafid Abdul Rachman Syam Tuasikal Afredo, Fajarrio Ar Agus Hariyanto Ahmedov, Farruh Ainun Zulfikar Rizki Ali Maksum Amrozi Khamidi Anung Priambodo Arief, Nur Ahmad Asmono, Dafa Wardana Awang Firmansyah Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro Bayu Budi Prakoso BERNARD DJAWA Bima Firmansyah Chung Bing Yang Dwi Cahyo Kartiko Fathir, Lucy Widya Fifukha Dwi Khory Firah, Maghfirah Salsabila Putri GATOT DARMAWAN Giswa Nurunnisa Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hari Wisnu Hari Wisnu, Hari Heryanto Nur Muhammad Irmantara Subagio Irmantara Subagio Jimenez, Jose Vicente Garcia Kartiko, Dwi Cahyo Khory, Fifukha Dwi Khumairoh, Vika Amel Kogoya, Toni Kolektus Oky Ristanto Ma'arief, Moch. Andy Lukman Machfud Irsyada Marsudianto Mengku Adji Pramukti Mintje, Powel Danies Gabriel Mochamad Ridwan Mochamad Ridwan, Mochamad Muchamad Arif Al Ardha Muhammad Muhammad Muhammad Reza Aziz Prasetya NANIK INDAHWATI Nanik Indahwati Ningsih, Yuni Fitriyah Nugraha, Testa Adi Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Perdana , Hikmawan Aldi Prastyo, Titto Dwi Pratama, Tomy Putra Prayogo, Hariadi Putra, Erwin Permana Putri, Dinda Wahyuning Rahmat Hidayat Ramadhani, Muhammad Rizki Ramadhani, Risma Farahdillah Ria Novitasari Ria Novitasari Shofi, Muhammad Slamet Riyadi Soldier of Fortuna Sri Sumartiningsih Sri Wicahyani Stania, Valia Sudarso Sudarso Sudarso Sudarso Suroto Susanto, Nugroho Hery Susanto, Nugroho Hery Taufiq Hidayat Vega Candra Dinata Wei Jhe Lin Wibisono, Rezeki WIBISONO, REZEKI Wijaya, Wempy WILDAN HABIBI AR, MUHAMMAD Yang, Chung Bing Yulfadinata, Afifan YUSNIZAR, HANA Zamahsyari Syayyif Al Fathi Zhang, Pengfei