Gunawan Dwi Haryadi
Department Of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 85 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Bubble Flame Untuk Implementasi Proses Brazing Setyoko, Adi Tri; Widyanto, Susilo Adi; Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.60-67

Abstract

Abstract In the current era of industrialization, welding technology plays a very important role in the manufacturing or metal joining and assembly industry, one of which is brazing. Brazing is the process of joining specimens using metal and filler that melt in the liquid phase, while the base metal used has a melting point above the filler through heat distribution and the use of filler metal. The aim of this research is to investigate the tensile and bending test strength, from the application of the bubling method and to determine the optimal fuel in the brazing process. The connection model in this research is the lap joint type. The results of research on the brazing process using the bubling method obtain a constant temperature output, so that the filler metal can melt evenly. From the bending test and tensile test results data for each specimen using traditional brazing welding and the bubbling method for Pertalite and Pertamax fuels shows varied results. The bending stress experienced a graph of successive decreases, namely 2.92Mpa for Specimen A, 2.92Mpa for Specimen B and 2.57Mpa for Specimen C. However, in contrast to the resulting tensile stress, there was a graph of increase respectively, 20.87Mpa for Specimen A, 21.76Mpa. specimen B and peak with 34.59Mpa for specimen C. Then the optimal fuel which produces optimal combustion in the brazing process using the bubling method is Pertamax.
DESAIN SEPATU HAK TINGGI TIPE STILLETO YANG KETINGGIANNYA DAPAT DIATUR Adibawa, Adham Adhwa; Wibowo, Dwi Basuki; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menggunakan sepatu hak tinggi telah menjadi komponen yang konsisten dalam tren fashion bagi wanita dalam berbagai upaya mulai dari bisnis hingga lingkungan sosial. Penelitian tentang desain sepatu hak tinggi tipe stilleto yang dapat diatur ketinggiannya merupakan respons terhadap pergeseran permintaan dalam industri fashion. Permintaan konsumen tidak hanya terfokus pada aspek estetika, tetapi juga pada kenyamanan. Sepatu hak tinggi konvensional, terutama tipe stilleto, sering kali memiliki keterbatasan dalam hal kenyamanan penggunaan jangka panjang karena ketinggiannya yang tetap. Hal ini telah menimbulkan kebutuhan akan desain inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tinggi hak sesuai dengan preferensi dan kenyamanan mereka. Penelitian ini akan menjelaskan langkah-langkah yang digunakan dalam membuat sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan, serta menganalisis bagaimana tekanan didistribusikan di telapak kaki. Metode pengukuran distribusi tekanan telapak kaki pada sepatu hak tinggi yang dapat disesuaikan dilakukan dengan menggunakan perangkat FSR 400 yang tersedia di laboratorium shoes orthotic Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan ide desain dan teknik analisis guna menciptakan sepatu hak tinggi yang tidak hanya terlihat modis, tetapi juga nyaman digunakan. Pembuatan model sepatu high heel adjustable dalam penelitian ini sukses dilakukan dengan menerapkan sistem bongkar pasang di mana shoe heel memiliki dua variasi ketinggian, yaitu 3 cm dan 5 cm, dan menggunakan mekanisme penguncian dengan ulir. Subjek penelitian ini adalah seorang mahasiswi jurusan Teknik Mesin di Universitas Diponegoro, dengan ukuran sepatu 39, usia 20 tahun, tinggi badan 159 cm, dan berat badan 45 kg. Dari hasil pengujian, terungkap bahwa temuan penelitian sesuai dan mendukung teori Lee Yung-Hui yang menyatakan bahwa tekanan mengalami penurunan seiring dengan peningkatan tinggi hak sepatu.
METODE RISK-BASED INSPECTION (RBI) PADA ANALISIS RISIKO KOMPONEN KRITIK HYDRAULIC AXIAL PUMP 2000 LPS Diwonsyah, Fadel Muhammad; Haryadi, Gunawan Dwi; Haryanto, Ismoyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Inspeksi Berbasis Risiko (RBI) pada analisis komponen kritik pomp 2000 LPS, metode RBI digunakan untuk menentukan jadwal inspeksi berdasarkan tingkat risiko komponen dalam sistem, metode ini mengidentifikasi komponen yang memiliki potensi korosi lebih tinggi dan menentukan jadwal perawatan sesuai. Dalam analisis pomp 2000 LPS, metode RBI menunjukkan bahwa 3 komponen memiliki nilai risiko tinggi, 11 komponen memiliki nilai risiko sedang, dan 8 komponen memiliki nilai risiko rendah. Metode RBI digunakan untuk menentukan jadwal perawatan tangki TK-5203 dengan interval 10 tahun dari data terakhir inspeksi. Metode RBI menggunakan dokumen sumber daya API 581 sebagai dasar untuk menentukan tingkat risiko, metode, dan penjadwalan inspeksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pipa dengan diameter 0,75”, 2”, dan 3” memiliki tingkat risiko rendah dan tidak perlu dilakukan inspeksi selanjutnya, tetapi dilakukan reparasi. Pipa dengan diameter 4” memiliki tingkat risiko sedang dan harus segera dilakukan reparasi karena ketebalan dinding yang kurang.Ringkasan: Metode RBI digunakan untuk mengidentifikasi komponen yang memiliki potensi korosi lebih tinggi dan menentukan jadwal perawatan berdasarkan tingkat risiko komponen dalam sistem.
ANALISIS METODE PENGELASAN SMAW TERHADAP LAJU KOROSI DAN NILAI KEKERASAN PADA BAJA KARBON RENDAH AISI 1020 Purbonugroho, Hanindhieto Dias Andra; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja merupakan logam yang paling umum digunakan sebagai bahan struktur bangunan. Perakitan profil baja menjadi suatu elemen struktur yang paling efektif dan murah adalah dengan metode pengelasan. Oleh karena itu dibutuhkan baja yang memiliki mampu las yang baik seperti baja AISI 1020. Meskipun demikian, saat dilakukan pengelasan terjadi perubahan struktur mikro dan tegangan sisa yang akan mempengaruhi ketahanan terhadap korosinya.Penelitian ini mengkaji pengaruh proses pengelasan baja AISI 1020 terhadap ketahanan korosi pada air laut. Proses pengelasan menggunakan metode SMAW, kuat arus 60, tegangan 20-26 V dan elektroda las RD460. Spesimen uji korosi berupa pelat tepat diambil pada bagian yang terdapat base metal, HAZ dan weld metal. Media korosi berupa air laut yang diambil dari Pantai Marina Semarang Jawa Tengah.Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa fasa yang terdapat pada spesimen adalah ferit dan perlit. Nilai rata-rata kekerasan pada daerah weld metal, HAZ, dan base metal berurutan sebesar 197 HV, 175,67 HV, dan 175 HV. Hasil uji korosi menunjukkan bahwa laju korosi sebesar 0,21393 mmpy.
ANALISIS PENENTUAN SCHEDULE OF MAINTNANCE PADA KOMPONEN KRITIS DUMP TRUCK KAPASITAS 60 TON MENGGUNAKAN PROBABILITY PLOT Rusaily, A. Wildan; Haryadi, Gunawan Dwi; Haryanto, Ismoyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempelajari analisi perancangan schedule maintenance pada komponen kritis dump truck dengan kapasitas 60 ton menggunakan probability plot. Penentuan komponen kritis dari pompa Dump Truck dilakukan dengan mengalikan grade komponen dengan bobot setiap kriteria kritis untuk menentukan nilai kekritisan mesin. Pada Tugas Akhir ini peneliti memilih empat jenis probability plot atau distribusi kerusakan yang digunakan yaitu Distribusi Weibull, Distribusi Normal, Distribusi Lognormal, dan Distribusi Exponential. Probability plot atau distribusi kerusakan yang dipilih kemudian diuji dengan menggunakan goodness of fit test pada software Minitab 19. Setelah mendapatkan distribusi yang terpilih dari pengujian goodness of fit test maka langkah selanjutnya adalah menentukan keandalan dan nilai MTTF (Mean Time to Failure) dari masing-masing komponen kritis tersebut. Setelah nilai lifetime preditction dianalisa maka dapat disusun tabel periodic maintenance komponen kritis agar mengurangi downtime unit. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah enam komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu Disc Clutch adalah 56,61% pada 2072,35 jam, Seal Dump adalah 56,56% pada 1147,4 jam, Work Lamp adalah 56,63% pada 1032,6 jam, Tube Tyre adalah 56,58% pada 1077,03 jam, Lock Cabin adalah 56,57% pada 614,83 jam, dan Hose Chamber adalah 56,53% pada 688,24 jam. Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen dump truck.
PENGARUH KEKASARAN STAINLESS STEEL TIPE 304 YANG DIGUNAKAN UNTUK KAWAT ORTODONTIK TERHADAP LAJU KOROSI PADA LARUTAN SALIVA BUATAN Sianipar, Daniel; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada zaman modern ini, semakin tinggi populasi individu di seluruh dunia termasuk Indonesia yang mengalami masalah gigi yang tidak rata, baik pria maupun wanita. Kawat ortodonti, yang juga dikenal sebagai archwire, adalah komponen krusial dari perangkat ortodonti tetap yang bertujuan untuk memindahkan gigi ke posisi yang diinginkan. Kawat ortodonti dari bahan stainless steel adalah jenis yang termasuk paling umum dipergunakan dalam perawatan ortodontik saat sekarang ini, karena keunggulan seperti ketahanan terhadap korosi. Salah satu jenis material yang dipakai yaitu stainless steel 304. Kawat stainless steel 304 terus terpapar langsung dengan saliva di dalam mulut dan rentan terhadap korosi, sehingga dalam penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu metode kekurangan berat (weight loss) yang di rendam dalam larutan saliva buatan dan juga metode polarisasi linier yang menggunkan larutan saliva buatan sebagai larutan penguji. Tujuannya adalah untuk memahami perbedaan laju korosi tergantung pada tingkat kekasaran permukaan dan apakah bahan stainless steel 304 cocok untuk digunakan dalam perangkat ortodontik. Perbedaan tingkat kekasaran permukaan pada stainless steel 304 memiliki dampak terhadap laju korosi dari spesimen tersebut. Misalnya, material dengan tingkat kekasaran 0,226 µm memiliki laju korosi 0,048mm/tahun setelah direndam dalam larutan saliva buatan selama delapan minggu dengan penerapan metode weight loss, sementara permukaan yang tingkat kekasarannya 0,120 µm memiliki laju korosi 0,013 mm/tahun. Hasil dari metode polarisasi linier menunjukkan bahwa pada material dengan tingkat kekasaran 0,147 µm memiliki laju korosi spesimen 0,038338 mm/tahun, sedangkan pada tingkat kekasaran 0,093 µm memiliki laju korosi 0,0009178 mm/tahun. Hasil tersebut menggambarkan bahwa semakin halus permukaan dari spesimen, laju korosinya semakin kecil. Dengan demikian, stainless steel 304 layak digunakan sebagai bahan pembuatan kawat ortodonti jika tingkat kekasaran permukaannya tidak lebih dari 0,120 µm.
PENGARUH KOMPOSISI POLYCAPROLACTONE (PCL) DAN POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP LAJU DEGRADASI PADA CAMPURAN POLIMER BIODEGRADABLE PCL-PLA Sutopo, Farrel Rico Alifta; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan logam sebagai bahan implan tulang masih memiliki kekurangan, yang mana logam memiliki sifat nonbiodegradable yang berarti tidak dapat terurai secara alami oleh tubuh. Sehingga penggunaan implan logam memerlukan prosedur bedah kedua untuk melepas implan, yang dapat meningkatkan biaya pengobatan. Selain itu, implan logam memiliki modulus elastisitas yang jauh lebih besar daripada tulang. Oleh karena itu penggunaan campuran polimer biodegradable dalam pembuatan implan tulang menjadi sangat berpotensi, karena kemampuannya untuk terurai dalam tubuh tanpa memerlukan tindakan pengangkatan tambahan. Contoh poimer biodegradable yang sering digunakan adalah Polylactic acid (PLA), Polycaprolactone (PCL). Pada penelitian ini, pembuatan campuran PCl-PLA dilakukan dengan menggunakan metode solvent casting, dengan pelarut yang digunakan adalah acetone, dan variasi komposisi perbandingan PCL/PLA yang digunakan adalah 100/0, 80/20, 60/40, 50/50, 40/60, 20/80, 0/100. Hasil pencampuran PCL-PLA dilakukan karakterisasi dengan pengujian densitas, degradasi, dan makrostruktur. Dari hasil pengujian densitas pengukuran didapatkan bahwa variasi komposisi 60 PCL/40 PLA memiliki nilai densitas tertinggi yaitu dengan nilai densitas sebesar 1,93 gr/cm3. Kemudian pada pengujian degradasi dilakukan dengan dua metode metode perendaman yaitu, perendaman langsung dan setiap minggu. Dari hasil pengujian degradasi dengan metode perendaman setiap minggu didapatkan komposisi 100% PCL memiliki nilai degradasi tertinggi, untuk perhitungan kehilangan massa didapatkan nilai sebesar 19,68% dan perhitungan degradation rate sebesar 0,0046 mmpy. Sedangkan pada perendaman langsung komposisi 100% PLA memiliki nilai degradasi tertinggi, untuk perhitungan kehilangan massa didapatkan nilai sebesar 6,19%, dan perhitungan degradation rate sebesar 0,0004 mmpy.
STUDI KEKUATAN TARIK DAN TEKUK LOCKING COMPRESSION PLATE (LCP) HASIL 3D PRINTING Al Azis, Bimasakti Sulthan; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulang manusia sulit diperbaiki secara alami, dan operasi diperlukan untuk kerusakan serius. Cara konvesional seperti cangkok autograft dan allograft memiliki kekurangan, serta implan logam dapat menghambat penyembuhan. Oleh karena itu, penelitian tentang locking compression plate (LCP) yang terbuat dari polimer biokompatibel dan biodegradable diperlukan. Teknologi pencetakan 3D dapat digunakan untuk personalisasi implan dan meningkatkan kekuatan dan stabilitas. Studi berfokus pada pengaruh orientasi deposisi filamen PLA pada 3D printing terhadap kekuatan tarik dan tekuk LCP. Arah deposisi yang digunakan yaitu [90, 90]. Hasil penelitian menunjukkan cetak 3D LCP telah dilakukan dengan akurasi dan presisi yang baik. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara Massa Rencana, Massa Aktual, dan Massa Jenis dari LCP. Massa Aktual berkisar antara 6,20 – 6,33 gram (rata-rata 6,26 gram). Massa Jenis berkisar antara 1,18 – 1,21 gram/cm³ (rata-rata 1,20 gram/cm³). LCP dengan orientasi deposisi [90, 90]/T cetak 3D memiliki nilai rata-rata UTS sebesar 33,780 MPa dan regangan sebesar 0,0734 mm/mm saat diuji tarik. Selain itu, menghasilkan nilai kekuatan lentur rata-rata sebesar 96,273 MPa dan defleksi rata-rata sebesar 23,43 mm saat diuji tekuk. Spesimen dengan orientasi deposisi [90, 90] memiliki arah serat yang sejajar dengan arah gaya pembebanan. Modus patahan yang terjadi sangat dipengaruhi oleh kekuatan serat, di mana patahan terjadi pada setiap serat.
ANALISIS PENGARUH LARUTAN INFUS SALINE WATER DAN RINGER LACTATE TERHADAP LAJU KOROSI PADUAN TITANIUM TI-6AL-4V YANG DIGUNAKAN UNTUK IMPLAN TULANG Waruwu, Kezia Gracelynn; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi; Berlin, Rilo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material yang sering digunakan sebagai penyusun implan tulang adalah paduan Ti-6Al-4V atau yang biasanya disebut dengan Titanium Grade 5. Pemilihan material ini mempertimbangkan karakteristik material paduan Ti-6Al-4V yang biocompatible, kuat, dan memiliki resistansi tinggi terhadap korosi. Akan tetapi, terdapat berbagai penelitian yang menemukan bukti adanya korosi atau degradasi pada paduan Ti-6Al-4V yang dipasangkan di dalam jaringan hidup. Pada penelitian ini, diuji laju korosi 2 (dua) spesimen paduan Ti-6Al-4V. Permukaan kedua spesimen ini tidak diberikan perlakuan apapun. Kemudian, 1 (satu) spesimen diuji korosi dengan menggunakan elektrolit berupa saline water dan 1 (satu) spesimen lainnya diuji dengan menggunakan ringer lactate. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat hubungan signifikan komposisi elektrolit, terutama kadar ion klorida pada larutan elektrolit, dengan laju korosi. Spesimen paduan Ti-6Al-4V yang diuji pada saline water memiliki laju korosi yang lebih besar dibandingkan dengan yang diujikan pada ringer lactate karena kandungan ion klorida yang lebih besar.
PENGARUH PERSENTASE SERBUK POLIMER BIODEGRADABLE POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP DENSITAS CAMPURAN POLICAPROLACTONE (PCL) MENGGUNKAN METODE SOLVENT CASTING Hanif, Dimas Naufal; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan fraktur yang lama dipengaruhi oleh trauma, resorpsi, dan patologi tulang. Masalah tambahan timbul dengan penggunaan implan logam yang tidak terurai alami, memerlukan prosedur tambahan untuk pengangkatan, meningkatkan risiko infeksi, komplikasi, dan memperpanjang waktu pemulihan. Solusi yang dikaji adalah penggunaan bahan biodegradable seperti polimer Polylactic Acid (PLA) - Polycaprolactone (PCL) untuk memperbaiki dan fiksasi tulang, yang dapat mengurangi risiko komplikasi dan infeksi serta mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pada persentase pada serbuk PLA terhadap laju degradasi campuran PCL dengan menggunakan metode solvent casting. Proses pembuatan spesimen uji dalam penelitian ini menggunakan metode solvent casting dengan mencampur PLA dan PCL menggunakan pelarut acetone. Komposisi PLA-PCL yang digunakan adalah 10 PLA : 90 PCL, 30 PLA : 70 PCL, dan 50 PLA : 50 PCL. Spesimen kemudian dikarakterisasi melalui pengujian densitas dengan merendamnya dalam infus NaCl 0,9%. Hasil pengujian densitas menunjukkan bahwa komposisi 50 PLA : 50 PCL memiliki densitas tertinggi, yaitu 0,97 gr/cm³. Pada pengujian degradasi, komposisi 10 PLA : 90 PCL memiliki tingkat degradasi tertinggi.
Co-Authors A.P. Bayu Seno Adhityo Sarwo Nugroho Adibawa, Adham Adhwa Adityo Ristyanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agy Randhiko Al Azis, Bimasakti Sulthan Amrizal, Abdi Gilang Andrea Tri Wibowo Arijanto Arijanto Arya Erlangga Athanasius Soedira Aulia Rahman Berlin, Rilo Billy Boazter Sebastian Siregar Bintang Satria Hartadi Budi Setiyana Butarbutar, Martin Chrisman Chrisman Deivandra Ginanjar Bhakti Deka Setyawan Diwonsyah, Fadel Muhammad Djarot B Darmadi Djoeli Satrijo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Ekaputra, I. M. W. Eko Saputra Farhani, Ilham Fakhri Fidrioza Althaf Ferdinand Fitriyana, Deni Fajar Garry Rahadian Muslim Glenn Natanael Samudera Grandy Yustisio Rizaldi Ginting Haira, Mahmuda Hanif, Dimas Naufal Hanifa, Kana Hanny Widura Septriana Harlian Kadir Heru Danarbroto Hocky Adiatmika Huda Fathu Rohman I Made Wicaksana Ekaputra I.M.W EKAPUTRA Ian Wiharja Ian Yulianti, Ian Ignatius Devin Gunawan Ikhsan Aresy Ismoyo Haryanto Ismoyo Haryanto Jericho Jericho Joga Dharma Setiawan Joshua Misael Juan Pratama Anandika Karomi, Dimas Adib Khoiri Rozi Khoiri Rozi Khoiri Rozi Kim Jeon Korna Ariesta Kustomo, Himawan Kristian Kustomo, Himawan Kristian Lie, Calvin M Rafly Rafiqi Matheus Agung Putra Yoga Mhd. Brian Awiruddin Mochammad Ariyanto Mohammad Fauzan Muhammad Ali Yafi Muhammad Fachry Ramadhany Muhammad Fakhri Aji Pratomo Muhammad Zahran Ramadhan Munadi Munadi Norman Iskandar Norman Iskandar Nurul Widiyanto Ojo Kurdi Pratomo, Muhammad Fakhri Aji Purbonugroho, Hanindhieto Dias Andra Purwiantoro, Arman Rafi Ziyad Akbar Rando Tungga Dewa Reihan Rahmadi Rhyienaldi Hardian Dhammaputra Rifky Ismail Rusaily, A. Wildan Sadrach Othniel David Raja Seon Jin Kim Seon Jin Kim Setyoko, Adi Tri Sianipar, Daniel Sri Nugroho Sri Nugroho Stefanus Prasetyo Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Susanto, Alexander Eka Susilo Adi Widyanto Sutopo, Farrel Rico Alifta Utomo, Angelius Fredy Wahyu Eko Purnomo Waruwu, Kezia Gracelynn Wibisono, Yustinus Akas Yonathan Jalu Bagaskara Yusuf Umardani