Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Unit Rumah pada Perumhan Tambora di Lamongan Syaifuddin Zuhri; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.199 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22413

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di kabupaten Lamongan, maka kebutuhan masyarakat akan tersedianya sebuah tempat tinggal semakin meningkat. Berdasarkan kebutuhan di atas PT. Planet Asa Sentosa mengembaangkan Perumahan Tambakboyo Raya (Tambora) yang terletak di wilayah kecamatan Tikung, kabupaten Lamongan. Perumahan ini menawarkan produk berupa rumah tinggal tipe 27/72,tipe 27/66, tipe 50/96, tipe 50/132, tipe 50/144 dan tipe 60/144. Dalam penelitian ini dianalisis semua biaya yang dibutuhkan dalam menentukan harga pokok produksi unit rumah dengan menggunakan metode analisis titik impas (Break Even Point Methode). Dari perhitungan yang didapat berdasarkan metode titik impas diperoleh persamaan harga pokok penjualan dengan margin keuntungan untuk satu unit rumah adalah sebagai berikut S = 774.541,54m + 77.454.154,28 untuk type 27/72, dan begitu pula type yang lainnya. Dengan S adalah besarnya harga pokok produksi dan m adalah besarnya margin keuntungan.
Analisa Investasi The Akavia Indekost Residences Ngaliyan - Semarang Adelia Munawaroh; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.769 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.23015

Abstract

Dalam berinvestasi hal pertama yang menjadi bahan pertimbangan pastilah apakah investasi yang akan dilakukan akan menjanjikan keuntungan atau tidak. Akavia Indekost didesign dengan konsep perumahan mewah dan dilengkapi dengan fasilitas yang membuat nyaman dan mempermudah aktifitas penghuninya sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan tempat kos. Pasar yang dituju adalah investor, karyawan, maupun pelajar. Indekost ini akan dibangun secara keseluruhan sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, pembangunan Indekost ini harus memenuhi kelayakan dari segi finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kelayakan The Akavia Indekost Ngaliyan-Semarang yang direncanakan dari aspek finansial. Metodologi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, pengolahan data, analisa pendapatan dan pengeluaran, aliran kas serta meninjau aspek finansial dengan metode Net Present Value ( NPV ), Internal Rate of Return ( IRR ), dan Payback Periode (PP), serta melakukan analisa sensitivitas terhadap biaya investasi, tarif jual, suku bunga pinjaman, dan tingkat okupansi jual. Hasil yang diperoleh adalah NPV bernilai positif sebesar Rp 502.305.139 dengan tingkat suku bunga 11% . Nilai IRR sebesar 15% > arus pengembalian yang diinginkan yaitu sebesar 11% , dan PP pada tahun kedua. Sedangkan untuk hasil analisa sensitivitas antara variabel terhadap NPV diketahui bahwa The Akavia Indekost layak jika kenaikan biaya investasi tidak lebih dari 3%, kenaikan harga jual tidak lebih dari 3%, kenaikan bunga pinjaman tidak lebih dari 1,5%, dan occupancy penjualan unit tidak lebih dari 96%.
Analisis Produktivitas Maksimum Penggunaan Lahan dengan Metode Highest and Best Use (HBU) pada Lahan Kosong di Kawasan Perumahan Royal Residence, Surabaya Christsanto Wijaya; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.731 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.23066

Abstract

Royal Residence merupakan salah satu komplek perumahan elit di daerah Surabaya Barat. Salah satu lahan dengan luas 9523,5 m2 di perumahan Royal Residence memiliki rencana awal untuk pengembangan perumahan. Namun, seiring dengan nilai lahan yang terus meningkat, perumahan belum tentu masih menjadi pilihan yang terbaik. Karena tingginya nilai lahan dan berada di depan rencana area komersial, lahan tersebut sangat cocok untuk dikembangkan menjadi apartemen dan juga properti komersial. Analisis Highest and Best Use (HBU) digunakan untuk menentukan penggunaan lahan untuk lahan kosong di kawasan perumahan Royal Residence ini. HBU adalah analisis produktivitas maksimum penggunaan lahan yang akan menentukan penggunaan tertinggi dan terbaik suatu lahan. Analisis HBU memiliki 4 kriteria yaitu aspek legal, aspek fisik, aspek finansial, dan memberikan produktivitas yang maksimum. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa alternatif apartemen merupakan alternatif penggunaan tertinggi dan terbaik yang akan menghasilkan kenaikan nilai tanah sebesar Rp. 11.707.798/m2 dengan produktivitas sebesar 113%.
Analisis Produktivitas Maksimum Penggunaan Lahan Pasar Pucang Anom Surabaya dengan Metode HBU (Highest and Best Use) Dian Pararta Laksmi; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.123 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25339

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu tempat terjadinya aktivitas pusat perdagangan. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman keberadaan pasar tradisional semakin ditinggalkan. Salah satunya adalah keberadaan Pasar Pucang Anom yang terletak di Jalan Pucang Anom, Surabaya. Kondisi pasar di lantai kedua sepi dan kurang peminat. Selain itu, kondisi pasar sudah tua dan terlihat kumuh. Oleh karena itu perlu dilakukan penghidupan kembali pada Pasar Pucang Anom agar pasar dapat menghasilkan nilai lahan tertinggi. Alternatif penggunaan lahan pada Pasar Pucang Anom Surabaya ini dianalisis menggunakan metode Highest and Best Use. Analisa ini meliputi aspek legal, aspek fisik, aspek finansial dan produktivitas maksimum. Hasil penelitian ini didapatkan alternatif mixed used antara pasar dan apartemen sebagai alternatif penggunaan lahan terbaik dengan nilai lahan tertinggi yaitu sebesar Rp26.315.533,-/m2 dengan produktivitas maksimum sebesar  210%.
Analisis Sensitivitas dan Probabilitas Kejadian Batas-Batas Penerimaan Investasi Tower Caspian, Apartemen Grand Sungkono Lagoon, Surabaya Mohammad Ryan Rama Albertino; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58405

Abstract

Iklim investasi di Indonesia mengalami perlambatan, salah sektor yang mengalami perlambatan adalah sektor apartemen. Salah satu daerah dengan tingkat perlambatan iklim investasi apartemen yang tinggi adalah Surabaya. Kondisi tersebut menciptakan ketidakpastian pada investasi apartemen dan dapat memberikan pengaruh buruk dalam segi ekonomi. Pemahaman terhadap ketidakpastian yang mempengaruhi investasi sektor apartemen merupakan salah satu langkah guna mereduksi dampak buruk yang mungkin terjadi. Pemahaman dapat dilakukan dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi investasi. Pendekatan yang bisa dilakukan adalah (1) Pendekatan dengan metode analisis sensitivitas untuk mengetahui batas-batas minimum dari penerimaan investasi. (2) Pemahaman probabilitas kejadian batas-batas penerimaan investasi guna mengukur frekuensi terjadinya faktor tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan analisis investasi proyek, NPV > 0 dan IRR > MARR. Dengan analisis sensitivitas, didapatkan batas kenaikan bunga pinjaman tidak lebih 5,4%, penurunan pendapatan tidak lebih 5,5 %, peningkatan biaya investasi tidak lebih besar 7%, peningkatan MARR tidak lebih 10,8 %, penurunan penjualan tipe 2 tidak lebih besar 12,65%, tipe 1 tidak lebih besar 15 %, tipe 3 tidak lebih besar 20% dan peningkatan biaya operasional tidak lebih besar 120%. Dari sensitivitas terhadap IRR, didaptkan variabel dengan sensitivitas tertinggi adalah (1) Kenaikan bunga pinjaman dengan batas 5,4 % memiliki probabiltas 53%, (3) Penurunan pendapatan dengan batas 5,5% memiliki probabiltas 40%, (2) Kenaikan biaya investasi dengan batas 7% memiliki probabiltas 40%.
Analisis Highest and Best Use (HBU) pada Lahan di Jalan Gatot Subroto Kota Tangerang Lukas Adiputra; Retno Indryani; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.60412

Abstract

Suatu lahan yang diatasnya telah berdiri bangunan yang tidak termanfaatkan lagi oleh pemiliknya terletak di Jalan Gatot Subroto Kota Tangerang. Lahan tersebut merupakan lahan milik PT. Sabar Subur Makmur Sentosa. Berdasarkan berita yang diliput pada tanggal 13 Juli 2019 oleh CNNBANTEN.ID, pemilik properti yang telah berdiri sejak tahun 2000-an tersebut berencana akan menawarkan kepemilikan lahan kepada Investor yang tertarik untuk melakukan akusisi. Namun lokasi yang strategis saja belum cukup untuk membuat investor tertarik untuk mengakusisi lahan ini, hal ini dibuktikan dengan belum adanya kegiatan baru yang terjadi di atas lahan tersebut selama lebih dari satu (1) tahun. Oleh karena itu diperlukan analisis lebih lanjut dan mendalam untuk mengetahui alternatif penggunaan yang memberikan nilai lahan tertinggi, sehingga investor tertarik untuk melakukan akusisi. Untuk mendapatkan nilai lahan tertinggi pada lahan di Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang ini digunakan metode Highest and Best Use. Analisis ini meliputi aspek legal, aspek fisik, aspek finansial dan produktivitas maksimum. Aspek legal menganalisis zoning dan building code; aspek fisik menganalisis ukuran dan bentuk tanah, utilitas, aksesibilitas, dan desain awal alternatif; aspek finansial menganalisis biaya investasi, pendapatan properti, pengeluaran operasional properti dan Net Present Value (NPV); dan produktivitas maksimum untuk menentukan alternatif properti yang memberikan nilai lahan tertinggi tertinggi. Dari hasil analisis yang dilakukan didapatkan bahwa ada tiga alternatif yang memenuhi aspek legal, aspek fisik, dan aspek finansial. Alternatif tersebut adalah apartemen, pusat perbelanjaan, dan pergudangan. Dari analisis Highest and Best Use (HBU) didapatkan alternatif peruntukan terbaik yang memberikan nilai lahan tertinggi pada lahan di jalan Gatot Subroto Kota Tangerang adalah apartemen dengan penambahan nilai dari nilai lahan awal sebesar Rp. 7.500.000/m2 menjadi Rp. 17.996.615/m2 atau sebesar Rp. 10.496.615/m2, yang berarti pemanfaatan lahan untuk apartemen akan memberikan produktifitas lahan sebesar 140%.
Analisis Sensitivitas Investasi Apartemen Begawan Paulus Pati Richardo Tenawaheng; Christiono Utomo; I Putu Artama Wiguna
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.61284

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk di kota Malang mengakibatkan jumlah kebutuhan akan tempat tinggal meningkat. PT. PP Properti, Tbk. melihat peluang untuk mengembangkan suatu hunian modern dalam hal ini yang biasa disebut Apartemen. Apartemen Begawan Malang adalah salah satu proyek yang saat ini sedang dibangun di jalan raya Tlogomas nomor 1-3 kota Malang. Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk investasi apartemen Begawan Malang maka diperlukan analisis investasi apartemen untuk mengetahui keberhasilan investasi yang dilakukan oleh PT. PP Properti, Tbk. Tujuan dari analisis ini untuk mengetahui besarnya penerimaan investasi dan batas-batas penerimaan investasi, sehingga dapat meminimalisir resiko kerugian dalam investasi apartemen Begawan Malang. Metodologi dalam analisis ini diawali dengan pengumpulan data, pengolahan data, analisis pendapatan dan biaya operasi, aliran kas serta meninjau aspek finansial dengan metode Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR). Tahap akhir dalam pengerjaan analisis ini adalah analisis sensitivitas terhadap variabel – variabel investasi seperti biaya investasi, harga jual unit, harga sewa retail, dan sebagainya. Berdasarkan hasil dari analisis investasi didapatkan Net Present Value bernilai positif yaitu Rp. 18.191.265.063 (NPV>0) dan nilai Internal Rate of Return yaitu sebesar 20,01% dengan MARR sebesar 9,94% (IRR>MARR). Dari anilisis sensitivitas, didapatkan batas proyek ini menjadi tidak layak jika kenaikan biaya investasi sebesar 4,80%, peningkatan suku bunga sebesar 40.49%, penurunan pendapatan sebesar 4,26%, penurunan penjualan unit tipe 1 sebesar 4,96%.
Pengaruh Keterlambatan Pembebasan Lahan Terhadap Keputusan Investasi Proyek Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Diah Listyaningsih; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.87 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6994

Abstract

Pembangunan Proyek Jalan tol Surabaya-Mojokerto merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi kemacetan karena kepadatan kendaraan di kota Surabaya dan Mojokerto. Pembangunan jalan tol ini tidak sesuai dengan jadwal yang direncanakan, hal tersebut disebabkan karena adanya keterlambatan  pembebasan lahan. Hal ini berdampak pada biaya dan waktu pelaksanaan proyek tersebut. Dari segi finansial, investasi menghasilkan NPV sebesar Rp 290,751,281 juta  dan IRR sebesar 0.71% dengan masa investasi selama 42 tahun. Dari analisa sensitivitas pengaruh tahun pemasukan terhadap NPV diketahui bahwa proyek ini tetap layak dilaksanakan jika tingkat penurunan pendapatan tidak lebih dari 25.60%, serta keterlambatan pembebasan lahan tidak lebih dari 19 tahun. Keterlambatan pembebasan lahan mempengaruhi tahun pemasukan pendapatan. Hasilnya untuk pemasukan yang tertunda akan mengkasilkan NPV yang semakin kecil. Hal tersebut menunjukkan bahwa keterlambatan pembebasan lahan berpengaruh terhadap keputusan investasi.
PENGARUH FAKTOR GEOGRAFIS, DEMOGRAFIS DAN PSIKOGRAFIS PADA PEMASARAN REALESTAT BERKONSEP MINIMALIS DI SURABAYA Sofia Hendrastuti; Christiono Utomo
Jurnal Teknobisnis Vol 2, No 1 (2006): Jurnal TEKNOBISNIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat- Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.15 KB) | DOI: 10.12962/j24609463.v2i1.2820

Abstract

In the beginning of 2005, property business in Surabaya went into a new decade by the emergence of the new set of trend in housing/real estate, which is often called as 'minimalist architecture'. Thosewho apply the system of multi-concepts, would have no difficulties in marketing their products. To those developed minimalist architectures showed that developers chose the system of single-concept could not fulfill their targets of marketing. Thus we could consider this as an indicator of certain formula, that is: what kind of factors that would be considered by customers-to-be before buying 'minimalist-housing'? and how was the character of those costumers- to-be in its relations with geographic, demographic, and psychographic aspects?. The sampling techniques used "random sampling', which was applied to half part of "minimalist-concepts-housing" using the system of single-concept customers in Surabaya, as the population. Data was analysis using "exploratory factor analysis '. Comparison between variables was tested using t-test, Mann maitney, Anova, and Kruskall Wallis techniques. This research resulted in there were 4 factors which would be taken into consideration by the customers-to-be in buying minimalis-concepts-housing'. These factors were: material, design, model and color. It was also found out that those costumers-to-be in Surabaya, had different characters according togeographic, demographic and psychographic aspects.
OPTIMASI BIAYA, FUNGSI DAN NILAI DESAIN GEDUNG ASRAMA PONDOK PESANTREN "QUEEN AFLAH" SIDOARJO Christiono Utomo; Anita Trisiana
Jurnal Teknobisnis Vol 1, No 2 (2005): Jurnal TEKNOBISNIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat- Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.632 KB) | DOI: 10.12962/j24609463.v1i2.2823

Abstract

Pesantren "Queen Aflah" Project was built to provide Islamic education service. Development of the project required funds of Rp. 13.721.940.000. This project needs an analysis to determine the existence of expense which is not needed, to assist the process improvement, and to increase the design value. There are some important research questions which have to be solved, such as: how to apply the function analysis for determining which design has optimal pursuant to specified function, what expense is needed at building- construction project predominated by primary function or secondary function, and how much function of element is needed. Function Analysis System Technique (FAST) method was used to show graphically the relationship between depending function of design component, herein after matrix of expense function function cost matrix) was used to determine the value from each component of design, expressed in percentage. Evaluated function in CM (Cost/Worth) ratio was used to measure that there was expense which was not needed and showed cost optimization to the desired function. Results of analysis indicated that the wall work at bathroom interior got Cost/Worth = 2,24. This meant that effective expense was insufficient to fulfill the function of the planned design. Cost allocation which was not needed, was specimen component which belonged to brick arrangement function. This was because 7,584% of expense was used for brick arrangement secondary function.
Co-Authors A. Idrus Adelia Munawaroh Adi, Trijoko Wahyu Agin Abduh Khaer Ahyudanari, Ervina Akmaluddin Akmaluddin Ananda Yogi Wicaksono Andini Prastiwi Andriani O. F. D. Angga Hermawan Anita Maulanasari Anita Trisiana Anwar, Nadjadji Arazi Idrus Aristia A. Putri Azizah, Urifatul Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bidaruni Anggarawati Bobby Yerikho Cahyono Bintang N Cahyono Bintang Nurcahyo Chairun Nisya Aziz Christsanto Wijaya Dea Deliana Dedy Farhan Fuadie Devina, Reta Sandra Dharmika, Tubagus Ihsan Aria Diah Listyaningsih Dian Pararta Laksmi Dina Yunanda Dwisa Rizki Hanundyasari Endarko Endarko Erwin Ready Fahad Fahad Farida Murti Farida Rachmawati Farida Rachmawati, Farida Fenny Herwitasari Finda Virgitta Faradiany Fitri Rahmawati Friskarindi Noor Wakhidah Gilbert Alexander Gladys, Ernesty Alvita Gracea Elyda Safaret Sembiring Herimurtti Paramastya Manggala Herlambang Sucahyo I Putu Artama Wiguna Imam Safawi Ahmad, Imam Safawi Imanuel Mbake Indriyani, Retno Indryani, Retno Indryani, Retno Jani Rahardjo Jani Rahardjo Karmila Sari Kevin Christopher Halim Kevin Kevin Lukas Adiputra M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Awallutfi Andhika Putra Made Darmawan Saputra Mahardika Made Dwiyanti Purnama Ningsih Maranatha Wijayaningtyas Marsha S Mustika Marsha Swalia Mustika Maulida Herradiyanti Megawe, Lita Dewi Sandrita Mifta Afiata Mifta Afiata Miftahul Mubayyinah Mochammad Zainuri Mohammad Ryan Rama Albertino Muchamad Faridz Hidayat Muhammad Altof Syahrizal Muhammad Rofiq Dewaji N.A. Rahman Nasychun Amin Ni Putu Kurnia Utami Njo Anastasia Nugrahari, Defira Rifkiani Nugroho Priyo Negoro Nurcahyo, Cahyono Bintang Nuriyah Irkham NYOMAN DITA PAHANG PUTRA, NYOMAN Ofianto Ofianto Wahyudhi Pangestu, M. Agus Paulus Pati Richardo Tenawaheng Pratiwi, Nadiar Purwanita Setijanti Putri, Yusronia Eka Rachma Rachma Damayanti Rafael Dani Kusuma Rahmawati Cahyaningsih Ramadhan Firmansyah Marsetyo Retno I Retno Indriyani Retno Indryani Retno Indryani Rina Nufaili Rintih P A Kasih Rintih Prastianing Atas Kasih Rizki Andini Rohman, Mohammad Arif Rohman, Mohammad Arif Salsabilla Aliza Putri Pambudi Setiawan, Nanang Shahara Nur Laila Shahro Muttaqin Siti Nur Sarah Nur Mayangsari Soedarso Soedarso Soedarso Sofia Hendrastuti Sulfiah Dwi Astarini Supani Supani Surios Ramisda Susanto, Ifan Syaifuddin Zuhri T.Defi Anysa Rasyid Tri Joko Wahyu Adi Triogo Utomo Trixy Firsani Utut Oryza Septiantoro Wahyu Ika Aprilia Waliulu, Yusroniya Eka Putri Rachman Wibowo, Agung Aryo Yani Rahmawati Yani Rahmawati Yani Rahmawati, Yani Yomelda Yomelda Yuni Ulfiyati Yusronia Eka Putri Yusroniya E. P. R. W Yusroniya Eka Putri Yusuf Hartoyo Zulfia Putri Maulina