Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Gedung Serbaguna Purnama di Jl R.A Kartini Bangkalan Chairun Nisya Aziz; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8950

Abstract

Era pembangunan pasca jembatan Suramadu diharapkan menjadi tonggak kebangkitan daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat yang merupakan cita-cita pembangunan akan terwujud. Akan tetapi fakta yang terjadi di lapangan, beberapa pembangunan mengalami kondisi yang kurang layak secara finansial. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan gedung serbaguna Purnama Bangkalan. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan gedung yang dianggap kosong seluas 600 m2 terletak di kawasan komersial alun-alun kota Bangkalan. Hasil yang diperoleh yaitu hotel merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi dengan nilai lahan menjadi sebesar Rp 4,086,635/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 253%
Analisa Earned Value Pada Proyek Pembangunan Vimala Hills Villa & Resort Bogor Yomelda Yomelda; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.318 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9182

Abstract

Proyek Pembangunan Vimala Hills Villa & Resort Bogor dituntut untuk selesai tepat waktu agar kepercayaan konsumen tetap terjaga. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan suatu pengendalian yang harus diketahui terlebih dahulu melalui kinerja proyek yang sedang berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja proyek tersebut yaitu dengan metode Earned Value yang mengintegrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi kerja. Oleh karena itu, analisa Earned Value ini diterapkan pada Proyek Pembangunan Vimala Hills. Kinerja proyek dianalisa berdasarkan indeks kinerja biaya (Cost Performance Index) dan waktu (Schedule Performance Index). Perhitungan didasarkan pada nilai rencana (Planned Value), nilai hasil (Earned Value) dan biaya aktual (Actual Cost). Pengendalian kinerja ditinjau selama 8 minggu yaitu minggu ke-79 sampai minggu ke-86. Hasil analisa pada minggu ke-86 menunjukan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih besar dari yang direncanakan dan waktu pelaksanaannya lebih lama dari rencana yang ditunjukan dengan nilai CPI = 0.9237 (CPI <1) dan nilai SPI = 0.5828 (SPI<1). Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp 1,084,729,729,992.90 dengan waktu pelaksanaan 226 minggu yang berarti lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.
Model Teoritis Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Manajemen Pengetahuan pada Keberhasilan Kolaborasi Desain Yuni Ulfiyati; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.798 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9218

Abstract

Proses kolaborasi desain dalam proyek konstruksi melibatkan konsultan dan pelaku desain yang memiliki berbagai keahlian. Proses kolaborasi desain diperlukan untuk mengintegrasikan obyek desain dan tim desain. Manajemen pengetahuan memainkan peran penting dalam mendukung proses kolaborasi desain. Gaya kepemimpinan diperlukan untuk memediasi pelaksanaan manajemen pengetahuan dalam meningkatkan kinerja tim untuk mencapai desain terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model teoritis melalui kajian pustaka dan survei menggunakan kuesioner. Penelitian mengenai gaya kepemimpinan, manajemen pengetahuan, dan kolaborasi desain dikaji secara komprehensif. Ruang lingkup kajian pustaka membahas latar belakang masalah, metodologi dan hasil penelitian. Kajian pustaka digunakan untuk membangun model teoritis penelitian. Penelitian konfirmatif diaplikasikan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah model teoritis tentang pengaruh gaya kepemimpinan dan manajemen pengetahuan terhadap keberhasilan kolaborasi desain.
Study Kelayakan Investasi Apartemen Gunawangsa Merr Surabaya Zulfia Putri Maulina; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.724 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.11761

Abstract

Abstrak Meningkatnya kebutuan hunian di Surabaya yang tidak diimbangi dengan ketersediaan tanah mengakibatkan harga hunian sangat tinggi, hal ini yang melatar belakangi dibangunnya hunian vertical atau yang disebut apartement. Maraknya pembangunan apartemen membuat persaingan sangat tinggi, untuk menarik konsumen lebih banyak PT Gunawangsa Kreasindo mengembangkan  apartement dengan konsep berbeda yaitu memadukan apartemen dengan condotel, apartement Gunawangsa Merr adalah salah satu proyek yang saat ini sedang berjalan di jl. Kedung Baruk 96 Surabaya . Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk investasi pembangunan apartement Gunawangsa Merr, maka di perlukan studi kelayakan investasi untuk mengetahui apakah investasi yang dilakukan PT Gunawangsa Kreasindo layak diteruskan atau tidak. Analisa tingkat pengembalian Investasi Apartemen Gunawangsa Merr dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan ProfitabilityIndex(PI). Pendapatan bersih tiap tahun diperoleh dari penjualan unit kamar apartemen, kios, perkantoran dan condotel selain itu ada pendapatan pembagian pendapatan penyewaan kondotel dengan pemilik condotel, investor dan pengelola (30%,35%,35%). Masa investasi proyek apartemen Gunawangsa Merr yaitu 10 tahun.. Dari analisa perhitungan data diharapkan dapat mengetahui kelayakan Proyek Apartement Gunawangsa Merr dari segi finansial. Setelah dilakukan analisa kelayakan Net Present Value (NPV) yang diperoleh hasil Rp 5,758,776,077 sehingga dinyatakan layak , metode Profitability Index (PI) diperoleh hasil 0.36 < 1 dinyatakan tidak layak, dan metode  Internal Rate of Return (IRR) diperoleh hasil sebesar 19.55% > MARR sehingga dinyatakan layak. Dari hasil analisa sensitivitas proyek apartemen Gunawangsa bisa layak apabila MARR naik ≤ 7.21%, Harga penjualan unit apartemen, kondotel, dan sewa kondotel turun  sebesar ≤ 1.44%, tariff listrik tidak naik sebesar ≤ 14.57 % dan biaya investasi naik  ≤ 1.62%. Kata kunci : kelayakan, investasi, apartement
Alternatif Penggunaan Tertinggi dan Terbaik pada Lahan Pasar Blauran Surabaya Mifta Afiata; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.778 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.17468

Abstract

Aktifitas perdagangan salah satunya terjadi di Pasar tradisional. Kondisi pasar yang sepi pengunjung dan banyaknya pembeli yang lebih memilih pusat perbelanjaan modern membuat pasar tradisional semakin ditinggalkan. Salah satunya adalah pasar Blauran Surabaya. Pasar Blauran merupakan pasar tradisional yang terletak di Jalan Kranggan Sawahan Surabaya dengan luas 5550 m2. Lokasi sekitar pasar yang sudah banyak berkembang menjadi properti komersil, sedangkan kondisi pasar yang kurang nyaman, panas, tidak tersedianya lahan parkir dan bangunannya yang sudah tua. Oleh karena itu lahan Pasar Blauran Surabaya perlu ditinjau penggunaan lahannya agar dapat memberikan nilai lahan tertinggi. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari aspek legal, fisik, finansial dan produktivitas maksimum. Berdasarkan penyebaran kuisioner kepada stakeholder didapatkan alternatif yaitu Revitalisasi Pasar, Mixed use Pasar dengan Pusat Perbelanjaan dan Mixed use Pasar dengan Perkantoran. Hasil analisa perhitungan, alternatif dengan nilai lahan tertinggi dan produktifitas maksimum yaitu mixed use pasar dan perbelanjaan dengan nilai lahan sebesar Rp 71.575.064,- dan produktifitas lahan sebesar 236,07% dari nilai lahan awal.
Analisa Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (Highest and Best Use Analysis) pada Lahan Pasar Turi Lama Surabaya Maulida Herradiyanti; Christiono Utomo; Yusroniya Eka Putri
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.491 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18007

Abstract

Pasar  Turi  merupakan  pasar  yang  telah lama  menjadi  ikon  perdagangan  tidak  hanya  di Surabaya,  namun  juga  di  Indonesia  Timur.  Kebakaran hebat yang terjadi pada Juli 2007 telah menghanguskan bangunan Pasar Turi. Aktivitas perdagangan di tempat tersebut  otomatis  terhenti.  Hingga saat ini, lahan Pasar Turi  Tahap  III  atau  yang  biasa  disebut  Pasar  Turi Lama  masih  terbengkalai.  Padahal,  lahan  seluas  16281 m2tersebut terletak di wilayah sentra perdagangan dan cocok  untuk  dikembangkan  menjadi properti komersial seperti perkantoran, pertokoan, rumah toko (ruko), danpasar tradisional. Salah  satu  cara  untuk  menentukan  penggunaan lahan Pasar Turi Lama adalah dengan metode Highest and  Best  Use  (HBU).  HBU  adalah  suatu  metode  untuk menentukan  penggunaan  aset  yang  memberikan peruntukan  paling  optimal sehingga dapat memberikan nilai  lahan  tertinggi.  Kriteria  HBU  yaitu  diijinkan secara  legal,  memungkinkan  secara  fisik,  layak  secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum.Hasil penelitian ini didapatkan alternatif pertokoan sebagai  alternatif  penggunaan  lahan  terbaik  dengan nilai  lahan  tertinggi  yaitu  sebesar  Rp27.994.695,78/m2dengan produktivitas maksimum sebesar  124%.
Studi Pengambilan Keputusan Investasi Dengan Risiko Pada Pengembangan Proyek Caspian Tower, Grand Sungkono Lagoon Surabaya Fenny Herwitasari; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.319 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18177

Abstract

Proyek Caspian Tower, Grand Sungkono Lagoon yang bertempat di Jl. Abdul Wahab Siamin Surabaya merupakan gabungan fungsi hunian apartemen dan pusat perbelanjaan (mall). Pembangunan Caspian Tower ini sangat menarik karena mencoba menggabungkan dua market properti yang berbeda. Perbedaan market properti tersebut memunculkan risiko dan tingkat pengembalian investasi yang berbeda satu sama lain sehingga membuat proyek ini menarik untuk dianalisa risiko terhadap investasinya, karena dimungkinkan terjadi saling melemahkan atau memperkuat satu dengan lainnya. Oleh karena itu perlu untuk dilakukan studi lebih lanjut untuk menentukan apakah fungsi bangunan tersebut merupakan yang terbaik sebagai keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan keputusan terbaik dalam investasi dilihat dari risiko dan tingkat keuntungan yang didapat. Untuk menentukan fungsi bangunan terbaik, dianalisa 2 alternatif lain selain penggabungan antara apartemen dan mall, yaitu pembangunan perkantoran dan pembangunan hotel. Dari hasil kuesioner yang disebar, didapatkan hasil probabilitas untuk apartemen dan mall: optimis= 70,7%, moderat= 20,1%, pesimis= 9,2%; Perkantoran: optimis= 57,1%, moderat= 28,6%, pesimis= 14,3%; Hotel: optimis= 64,8%, moderat= 23%, pesimis= 12,2%. Berdasarkan perhitungan NPV risiko, didapatkan keputusan investasi terbaik adalah investasi apartemen dan mall dengan NPV risiko sebesar Rp.341.209.972.609,37 yang lebih besar dibandingkan dengan hasil NPV risiko perkantoran dan hotel yaitu sebesar Rp. 326.927.631.618,04 dan Rp. 321.827.486.548,59. Dari hasil analisa investasi dan analisa risiko dapat disimpulkan bahwa alternatif investasi yang menghasilkan tingkat keuntungan pada risiko yang bisa diterima paling besar adalah alternatif apartemen dan mall. Sedangkan alternatif investasi yang menghasilkan tingkat keuntungan pada risiko yang bisa diterima paling rendah adalah alternatif hotel.
Analisa Produktivitas Tertinggi dan Terbaik pada Penggunaan Lahan Pasar Genteng Baru Surabaya Rintih Prastianing Atas Kasih; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.903 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.19059

Abstract

Salah satu ikon pusat perdagangan di Surabaya yaitu Pasar Genteng Baru dan merupakan salah satu tanah aset milik pemerintah kota yang strategis dan potensial untuk dikembangkan yang letaknya ditengah kota. Namun keberadaan lahan tersebut belum dimanfaatkan dengan maksimal. Sehingga pasar Genteng baru harus segera direvitalisasi. Analisa lahan Pasar Genteng Baru ini menggunakan metode Highest and Best Use (HBU). Analisis ini meliputi empat hal pokok yaitu analisis kelayakan secara fisik (physically feasible), analisis kelayakan secara peraturan (legally permissible), analisis kelayakan secara keuangan (financially feasible), dan analisis produktivitas yang maksimal (maximally productive). Dari hasil penelitian didapatkan alternatif yang menghasilkan nilai lahan tertinggi dan produktivitas maksimum adalah alternatif mix used pasar dengan hotel. Nilai lahan yang didapatkan sebesar Rp. 38.800.905/m2 dengan produktivitas meningkat sebesar 123,77%.
Analisa Highest and Best Use pada Lahan di Jalan Tenggilis Timur 7 Surabaya Kevin Kevin; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.446 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21653

Abstract

Suatu lahan di Jalan Tenggilis Timur 7 Surabaya merupakan lahan milik PT Agung Alam Anugrah Properties Surabaya. Lahan seluas 13.523,55 m2 tersebut terletak pada kawasan Surabaya bagian selatan. Sayangnya lahan tersebut masih berupa lahan kosong, padahal letak lahan tersebut berada di dekat jalan kolektor dan mempunyai peluang tinggi untuk dikembangkan jika diperoleh peruntukan yang terbaik. Untuk mengetahui peruntukan terbaik pada lahan di Jalan Tenggilis Timur 7 Surabaya dilakukan analisis Highest and Best Use (HBU) pada lahan tersebut. Analisis HBU adalah penggunaan dari suatu lahan untuk mendapatkan peruntukan maksimum sehingga didapat penggunaan terbaik dengan aspek-aspek yang dianalisis dalam analisis highest and best use ini antara lain aspek legal, aspek fisik, aspek finansial dan produktivitas maksimum. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa apartemen merupakan alternatif tertinggi dan terbaik untuk didirikan pada lahan di Jalan Tenggilis Timur 7 Surabaya ini dengan penambahan nilai lahan dari nilai awal sebesar Rp 4.656.281,14/m2 dalam arti pemanfaatan lahan untuk apartemen akan memberikan produktivitas lahan sebesar 44%.
Analisa Investasi Perumahan Kalianget Paradise Di Kabupaten Sumenep Ditinjau Dari Aspek Finansial Erwin Ready; Cahyono Bintang Nurcahyo; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.22 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23122

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk yang sangat pesat dan semakin meningkatnya taraf hidup akan mengakibatkan kebutuhan rumah tinggal juga semakin meningkat. Salah satu cara memenuhi kebutuhan rumah tinggal adalah dengan membangun sebuah perumahan. Pembangunan perumahan harus memenuhi kelayakan secara finansial dan harus juga sesuai dengan peraturan-peraturan daerah. Paper ini bertujuan menganalisa kelayakan investasi proyek pembangunan Perumahan Kalianget Paradise dari segi finansial, dengan kriteria kelayakan investasi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP) kemudian diuji tingkat sensitivitasnya untuk mengetahui nilai dampak berbagai perubahan dari variabel-variabel penting terhadap hasil yang memungkinkan. Berdasarkan dari hasil perhitungan analisa investasi dengan masa investasi 6 tahun didapatkan nlai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 5.854.678.693 (NPV>0), Internal Rate of Return (IRR) diperoleh nilai 47,89% (IRR>MARR), Payback Period (PP) pada tahun ke 3 bulan ke 2 lebih kecil dari masa investasi 6 tahun, dan dari  hasil analisa sensitivitas diketahui bahwa investasi Perumahan Kalianget Paradise akan tetap layak jika kenaikan biaya investasi kurang dari 22,43%, penurunan tingkat unit terjual (occupancy rate) tidak lebih dari 18,87%, penurunan tingkat harga jual tidak lebih dari 15,87%, dan kenaikan suku bunga pinjaman kurang dari 189,88%.
Co-Authors A. Idrus Adelia Munawaroh Adi, Trijoko Wahyu Agin Abduh Khaer Ahyudanari, Ervina Akmaluddin Akmaluddin Ananda Yogi Wicaksono Andini Prastiwi Andriani O. F. D. Angga Hermawan Anita Maulanasari Anita Trisiana Anwar, Nadjadji Arazi Idrus Aristia A. Putri Azizah, Urifatul Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bidaruni Anggarawati Bobby Yerikho Cahyono Bintang N Cahyono Bintang Nurcahyo Chairun Nisya Aziz Christsanto Wijaya Dea Deliana Dedy Farhan Fuadie Devina, Reta Sandra Dharmika, Tubagus Ihsan Aria Diah Listyaningsih Dian Pararta Laksmi Dina Yunanda Dwisa Rizki Hanundyasari Endarko Endarko Erwin Ready Fahad Fahad Farida Murti Farida Rachmawati Farida Rachmawati, Farida Fenny Herwitasari Finda Virgitta Faradiany Fitri Rahmawati Friskarindi Noor Wakhidah Gilbert Alexander Gladys, Ernesty Alvita Gracea Elyda Safaret Sembiring Herimurtti Paramastya Manggala Herlambang Sucahyo I Putu Artama Wiguna Imam Safawi Ahmad, Imam Safawi Imanuel Mbake Indriyani, Retno Indryani, Retno Indryani, Retno Jani Rahardjo Jani Rahardjo Karmila Sari Kevin Christopher Halim Kevin Kevin Lukas Adiputra M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Awallutfi Andhika Putra Made Darmawan Saputra Mahardika Made Dwiyanti Purnama Ningsih Maranatha Wijayaningtyas Marsha S Mustika Marsha Swalia Mustika Maulida Herradiyanti Megawe, Lita Dewi Sandrita Mifta Afiata Mifta Afiata Miftahul Mubayyinah Mochammad Zainuri Mohammad Ryan Rama Albertino Muchamad Faridz Hidayat Muhammad Altof Syahrizal Muhammad Rofiq Dewaji N.A. Rahman Nasychun Amin Ni Putu Kurnia Utami Njo Anastasia Nugrahari, Defira Rifkiani Nugroho Priyo Negoro Nurcahyo, Cahyono Bintang Nuriyah Irkham NYOMAN DITA PAHANG PUTRA, NYOMAN Ofianto Ofianto Wahyudhi Pangestu, M. Agus Paulus Pati Richardo Tenawaheng Pratiwi, Nadiar Purwanita Setijanti Putri, Yusronia Eka Rachma Rachma Damayanti Rafael Dani Kusuma Rahmawati Cahyaningsih Ramadhan Firmansyah Marsetyo Retno I Retno Indriyani Retno Indryani Retno Indryani Rina Nufaili Rintih P A Kasih Rintih Prastianing Atas Kasih Rizki Andini Rohman, Mohammad Arif Rohman, Mohammad Arif Salsabilla Aliza Putri Pambudi Setiawan, Nanang Shahara Nur Laila Shahro Muttaqin Siti Nur Sarah Nur Mayangsari Soedarso Soedarso Soedarso Sofia Hendrastuti Sulfiah Dwi Astarini Supani Supani Surios Ramisda Susanto, Ifan Syaifuddin Zuhri T.Defi Anysa Rasyid Tri Joko Wahyu Adi Triogo Utomo Trixy Firsani Utut Oryza Septiantoro Wahyu Ika Aprilia Waliulu, Yusroniya Eka Putri Rachman Wibowo, Agung Aryo Yani Rahmawati Yani Rahmawati Yani Rahmawati, Yani Yomelda Yomelda Yuni Ulfiyati Yusronia Eka Putri Yusroniya E. P. R. W Yusroniya Eka Putri Yusuf Hartoyo Zulfia Putri Maulina