Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Program Gerakan Literasi 15 Menit untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa di SMP PGRI 6 Pemalang Setiawan, Toni; Hasanah, Fatmawati Nur; Umam, Saeful; Astuti, Lusi Ayudiya; Muttaqien, Mohammad Wildan
Manggali Vol 5 No 2 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i2.4014

Abstract

Literasi menjadi salah satu kompetensi esensial dalam pembelajaran abad ke-21 yang mencakup kemampuan membaca, menulis, menyimak, dan berpikir kritis. Namun, berdasarkan observasi awal di SMP PGRI 6 Pemalang, masih rendahnya minat membaca dan kemampuan literasi siswa menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakanlah Program Gerakan Literasi 15 Menit sebagai bagian dari Kampus Mengajar 8 tahun 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui pembiasaan membaca buku non-pelajaran selama 15 menit setiap hari, dilanjutkan dengan latihan menulis refleksi atau ringkasan bacaan. Metode pelaksanaan program melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi dengan pendekatan partisipatif bersama guru dan siswa. Hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rerata kemampuan literasi siswa dari 25% ke 58%, terutama pada aspek menemukan informasi tersurat, membuat inferensi, dan memahami elemen visual dalam teks. Meskipun demikian, beberapa indikator pemahaman mendalam masih memerlukan penguatan lebih lanjut. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan budaya membaca dan kemampuan literasi siswa, serta layak dikembangkan secara berkelanjutan oleh sekolah sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
A Holistic Model for Character Education in Schools (An Alternative Educational Model) Abdul Khobir; Sopiah; Fatmawati Nur Hasanah
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2021): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v6i2.640

Abstract

This research discusses “A Holistic Model for Character Education in Schools.” Character education is considered an important solution to a variety of ongoing moral vulnerability phenomena. It is expected that through education the cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects in learners can be harmonized. To this end, a holistic model for character education can be applied to learners. This study was carried out using a qualitative approach through library research. The data were collected by documentation technique and later analyzed by descriptive analysis. The research results indicated that character education is a process of positive values internalization in learners for them to possess good character, which comprises cognitive, feeling, and action aspects. Therefore, it is deemed necessary to introduce and internalize life values that are useful for learners to become whole human beings, that is, as individual-social, physical-spiritual, or autonomous-God’s human beings. The holistic character education model can be implemented in schools in an integrated manner across all school subjects. Otherwise put, it can be implemented through the learning process at school on a day-to-day basis.
Professional Leadership Capabilities of Progressive Islamic Education Teachers Albab, Ulul; Nurkhamidi, Aris; Tarifin, Ahmad; Hasanah, Fatmawati Nur; Panaemalae, Abdulroya
Research Journal on Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2023): Vol. 01 No. 02 (2023)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the professional abilities of progressive Islamic education leaders. By using literature research methods, this study shows that progressive Islamic education leadership capabilities must: 1) Involve the ability to develop a clear vision and strong educational mission, 2) The ability to inspire and motivate staff, students and other stakeholders. 3), Have good management skills, including resource management, strategic planning, and performance evaluation. 4) Have the ability to communicate effectively to be able to establish good relationships with all parties involved in educational institutions. Above all, an educational leader must have a strong commitment to student learning and development, as well as the ability to adapt to continuous changes in the world of education. These findings provide theoretical contributions in creating effective and sustainable educational leadership for Islamic educational institutions.
kode etik Kode etik dan profesionalisme guru untuk meningkatkan mutu pendidikan: Guru Profesional Reza, Laelin; Fatmawati Nur Khasanah
Jurnal Pendidikan Guru Profesional Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN GURU PROFESIONAL
Publisher : Pascasarjana Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/q78p3861

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis materi tentang kode etik dan keterampilan profesional seorang guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran atau mutu pendidikan. Metode yang digunakan yaitu tinjauan literatur, di mana informasi dikumpulkan dari beberapa buku-buku, jurnal dan berbagai sumber yang dapat dipercaya. Kesimpulan utama penelitian ini adalah materi kaidah etika dan profesionalisme guru sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Guru yang memiliki pemahaman etika dan profesionalisme yang baik mampu memberikan pengajaran yang berkualitas dan membina hubungan baik dengan siswa, orang tua, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pedoman etika dan profesionalisme guru secara signifikan meningkatkan kualitas pengajaran. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk memperhatikan dan memperkuat kaidah etika dan materi profesionalisme guru dalam kurikulum dan pelatihan guru.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA WANGANDOWO KECAMATAN BOJONG KABUPATEN PEKALONGAN MELALUI PENGUATAN LITERASI FIQIH WANITA Aini, Rofiqotul; Atqia, Wirani; Huda, Moh. Nurul; Hasanah, Fatmawati Nur; Salsabila, Salwa
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.60693

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat desa terhadap literasi fiqih wanita menjadi problem mendasar diadakannya penguatan literasi fiqih wanita. Seharusnya para wanita baik ibu-ibu ataupun para remaja wanita memiliki pengetahuan yang cukup seputar fiqih wanita untuk bekal dalam menjalani ibadah setiap harinya. Realitanya di Desa Wangandowo terdapat ibu-ibu maupun remaja wanitanya yang belum paham terkait masalah hukum fiqih seperti masalah haid, nifas, istihadhah, wiladah, mandi wajib, menyucikan najis, serta masalah-masalah kewanitaan lainnya yang berkaitan dengan syarat beribadah. Metode dalam pengabdian ini menggunakan Community Based Research (CBR). Ukuran keberhasilan pada Metode CBR adalah kemanfaatan data yang diperoleh bagi komunitas. Hasil dari kegiatan ini adalah kajian penguatan literasi fiqih wanita dengan masyarakat dampingan sebanyak 30 orang. Terdapat 6 materi utama yaitu haid, nifas, istihadhah, salat, puasa, dan munakahat. Berdasarkan hasil post-test pasca kajian, masing-masing materi diperoleh peningkatan yang signifikan. Pada materi haid sebesar 93%, peningkatan pada materi nifas sebesar 100%, peningkatan pada materi istihadhah sebesar 90%, peningkatan pada materi salat sebesar 87%, peningkatan pada materi puasa sebesar 93%, dan  peningkatan pada materi fiqih munakahat sebesar 100%. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini dapat disimpulkan bahwa penguatan literasi fiqih wanita berdampak signifikan dalam meningkatkan literasi dan pemahaman warga desa wangandowo khususnya para wanita di bidang fiqih.
The Effect of Using the Sharing Application (Tik-Tok) on the Character Development of Elementary School Children Nur Hasanah, Fatmawati; Kristiyah, Kristiyah
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i1.400

Abstract

The development of information technology has changed people's lives in all civilizations and cultures. One of the various and most favorite social media for elementary school children today is the sharing application "Tik-Tok". The use of the "Tik-Tok" application is felt as a means to prevent children from getting bored in between activities. Apart from eliminating boredom, the "Tik-Tok" application also has a big impact on children's character development. This study aims to determine the level of use of the Tik-Tok sharing application in elementary school-age children, to determine the level of character development of elementary-age children, and to determine the impact of using the Tik-Tok sharing application on the character development of elementary school-age children in Klidang Wetan Village, District Batang, Batang Regency. This research approach through a quantitative approach to the type of field research. This research data collection techniques through observation methods, survey methods and documentation methods. The number of samples consisted of 115 students in grades IV, V and VI of SDN Klidang Wetan, Batang District, from a total population of 161. The results showed that the use of the Tik-Tok Sharing Application in Klidang Wetan Village, Batang District, was included in the high criteria. Meanwhile, the level of character development of elementary school children in Klidang Wetan Village is included in the high criteria. In addition, the effect of using the Tik-Tok Sharing Application affects character development. The coefficient (R) obtained from the statistical test is 0.386 and the coefficient of determination R-square is 0.149. In short, the transformative effect of using the Tik-Tok Sharing Application on the character development of Elementary School-aged children is 14.9%, the remaining 85.1% is the influence of other factors.
IMPLEMENTASI METODE DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS NURUL QOMAR PEKALONGAN Faiqotul Mutia; Fatmawati Nur Hasanah; Arditya Prayogi
J-PAI NIDA EL-ADABI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM Institut Nida El-Adabi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59166/edumulya.v3i1.276

Abstract

Interesting and enjoyable learning methods have a big influence on the learning atmosphere in the classroom. Therefore, teacher strategies are needed in the learning process, one of which is by implementing appropriate learning methods or models to support the sustainability of effective learning. One of the models used is discovery learning. This study is classified as qualitative research that uses data collection methods through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the application of discovery learning in the subject of Aqidah Akhlak at MTs Salafiyah Nurul Qomar Pekalongan is carried out through three main stages. First, preparation for the implementation of the discovery learning model, which includes making lesson plans, compiling syllabuses, and providing handbooks and materials that are ready to use. Second, the implementation of learning is carried out in three stages. In the preliminary stage, the activity begins with the teacher greeting, conveying learning objectives, and providing apperception. In the core stage, students are given stimulus to identify problems, collect data, process data, prove, and draw conclusions (generalization). The closing stage is carried out by giving appreciation to the results of student work, accompanied by final motivation from the teacher. Third, learning evaluation is an indicator of the success of implementing this model, which is evident from the significant increase in student grades. The application of the discovery learning method has been proven to improve students' learning process in terms of knowledge, attitudes, and motor skills. This model also provides students with broader insights. Therefore, consistent application of discovery learning is highly recommended so that students are accustomed to thinking critically, finding new solutions, and exploring problems better.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ZYRA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA Salsabilla, Fany Hanum; Badruttamam, Alayk Hikam; Andini, Nanda Meilia; Hasanah, Fatmawati Nur
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i4.8171

Abstract

ABSTRACT The rapid advancement of educational technology demands innovative learning media that can enhance students’ interest, motivation, and understanding, making interactive tools such as the Zyra application essential for addressing the challenges of learning mathematics in the digital era. This study aims to examine the effectiveness of the Zyra application in increasing students’ interest, motivation, and learning outcomes in mathematics at SD Muhammadiyah 04 Comal. The research employed a qualitative approach using a case study method, in which data were collected through observation, interviews with the application-developing teacher, and analysis of students’ learning outcomes before and after using the Zyra application. Zyra was designed as an interactive Android-based learning media featuring a learning objectives menu, instructional material, educational games, and Augmented Reality (AR) technology for visualizing three-dimensional geometric shapes. The findings indicate that the implementation of the Zyra application had a significant positive impact on students’ interest and learning outcomes. Prior to using the application, students struggled to visualize three-dimensional geometry concepts; however, after using the AR feature in Zyra, their understanding improved significantly. Additionally, the “learning by playing” strategy successfully created a fun and interactive learning environment, leading to greater student motivation. The urgency of this study lies in the need to integrate technology into education to meet the challenges of 21st-century learning, while also serving as inspiration for the development of similar educational applications in the future. ABSTRAK Perkembangan teknologi pendidikan menuntut inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa, sehingga diperlukan media interaktif seperti aplikasi Zyra untuk menjawab tantangan pembelajaran matematika di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi aplikasi Zyra dalam meningkatkan minat, motivasi, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SD Muhammadiyah 04 Comal. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan narasumber (guru pengembang aplikasi), serta analisis dokumen hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi Zyra. Aplikasi Zyra dirancang sebagai media pembelajaran interaktif berbasis Android yang mencakup fitur seperti menu tujuan pembelajaran, materi, permainan edukatif, dan teknologi Augmented Reality (AR) untuk visualisasi bangun ruang sisi datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi Zyra memberikan dampak positif signifikan terhadap minat dan hasil belajar siswa. Sebelum menggunakan aplikasi, siswa kesulitan memvisualisasikan konsep geometri tiga dimensi, namun setelah menggunakan fitur AR di aplikasi Zyra, pemahaman mereka meningkat drastis. Selain itu, strategi “learning by playing” berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih termotivasi. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran guna menjawab tantangan pendidikan abad 21, serta memberikan inspirasi bagi pengembangan aplikasi serupa di masa mendatang.
Implementation of Smartboard as Evaluation Media in Science Learning through Wordwall Platform at Krandegan State Elementary School Azizah, Naili Muna; Zanuba As'ada; Naelatus Sifa; Fatmah Nur Hasanah
International Journal of Asian Education Vol. 6 No. 4 (2025): IJAE Vol. 06, No. 3, December 2025 All articles in this issue include authors f
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v6i4.510

Abstract

Science learning in Indonesian elementary schools is still dominated by conventional methods that reduce student participation, so interactive evaluation innovations through smartboards and Wordwalls are needed. This study aims to analyze the application of smartboards as an evaluation medium in science learning through the Wordwall platform in fifth grade at Krandegan Public Elementary School. This descriptive qualitative study involved a population of fifth grade students and teachers with a purposive sample of one teacher and 25-30 students. The main research instrument was supported by interview guidelines and recordings, analyzed using the Miles and Huberman model with triangulation. The results showed an increase in student participation, motivation, and cognitive-affective-psychomotor engagement through game-based learning, despite infrastructure and teacher readiness constraints. It was concluded that the smartboard-Wordwall integration was effective for interactive evaluation, and teacher training and infrastructure support were recommended
IMPLEMENTASI CANVA AI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DI SEKOLAH DASAR DENGAN SUMBER DAYA TERBATAS: STUDI KASUS MELALUI OBSERVASI SISWA: THE IMPLEMENTATION OF CANVA AI AS A DIGITAL LEARNING MEDIUM IN PRIMARY SCHOOLS WITH LIMITED RESOURCES: A CASE STUDY THROUGH STUDENT OBSERVATION Fikar, andre; M. Aldo Syahputra; Zidniy Hibatur Rohman; Rizqi Muzaki; Fatmawati Nur Hasanah, M.Pd
EDUCATE Vol 11 No 1
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/educate.v11i1.22398

Abstract

Ketika digunakan secara pedagogis, teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) di sekolah dasar memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan peluang belajar. Namun, saat ini sedikit sekali studi empiris yang memantau reaksi siswa terhadap penggunaan media berbasis AI di sekolah-sekolah yang kurang dana. Melalui observasi langsung di kelas, studi ini bertujuan untuk menentukan tingkat keterlibatan siswa dan reaksi belajar mereka sambil menyelidiki penggunaan Canva AI sebagai alat pembelajaran digital. Studi ini dilakukan pada tanggal 13 Desember 2025 di SD Negeri 02 Wangandowo, Kabupaten Pekalongan, menggunakan metodologi kualitatif dan metode studi kasus. Pengamatan langsung terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran berbasis teknologi digital digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis secara tematik.Berdasarkan temuan studi, penggunaan Canva AI untuk visualisasi konten, interaktivitas, dan aktivitas pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan keterlibatan kognitif dan afektif siswa. Selain itu, teknologi ini tidak menggantikan interaksi pedagogis di kelas karena digunakan secara proporsional dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Manajemen pembelajaran adaptif memastikan pembelajaran berhasil meskipun menghadapi keterbatasan perangkat dan jaringan internet. Menurut temuan studi, ketika dipadukan dengan teknik pedagogis yang sesuai, Canva AI dapat digunakan sebagai alat pembelajaran digital di sekolah dasar dengan dana terbatas.