Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Perilaku Agresif Anak Usia 5-6 Tahun Hasanah, Niswatun; Kamtini, Kamtini
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 9 No. 1 (2023): JUNE 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v9i1.45333

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Tengah, Kepulauan Meranti, Riau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif anak, mendeskripsikan dan menganalisis pola asuh otoriter orang tua terhadap anak yang cenderung menunjukkan sikap agresif, dan mengetahui sikap agresif anak dengan didikan yang otorite, penelitian ini menggunakan metode yang digunakan dalam karya ini adalah metode analisis deskriptif yang artinya menganalisis, mendeskripsikan. dan juga rangkuman dari data yang dikumpulkan selama wawancara mengenai permasalahan yang diteliti langsung di lapangan Penelitian ini melibatkan empat anak dengan perilaku agresif dan empat orang tua dengan pola asuh otoriter. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah orang tua (A,B,C,D) dan responden anak (A1,B1,C1,D1) Hasil penelitian perilaku agresif dari responden  a menunjukkan bahwa sikap agresif yang sering muncul adalah œagresif fisik dan dari responden b yang sering muncul yaitu œagresif fisik dari responden c yang sering muncul yaitu œagresif fisik dan agresif verbal sedangkan responden d yang sering muncul yaitu œagresif verbal dan dari hasil pola asuh otoriter orang tua yang memiliki 10 aspek dapat dilihat bahwa responden a menunjukkan 6 aspek yang muncul, dan responden b menunjukkan 7 aspek yang muncul, responden c menunjukkan 9 aspek yang muncul sedangkan responden d menunjukkan 6 aspek yang muncul
Pembinaan Al-Quran Dalam Pembelajaran Tahsin Tilawah Pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Mataram Hayati, Mardiyah; Hasanah, Niswatun; Yulianingsih, Yulianingsih; Urifah, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5009

Abstract

The Women's Correctional Institution (LPP) Class III Mataram serves as a rehabilitation center for women from diverse social and economic backgrounds. The Qur'an Coaching Program through Tahsin Tilawah learning is designed to enhance the ability to read the Qur'an while supporting the understanding and appreciation of religious teachings. The methods used include varied teaching approaches supported by competent instructors, as well as evaluation of learning outcomes from 160 participants. The research results indicate that 90% of participants experienced a significant improvement in reading quality and tajwid application, while 70% felt more connected to their religious teachings. Additionally, the program positively impacted participants' mental and emotional health, boosting their self-confidence and social interactions. Despite the positive trends observed, the research also highlights challenges such as limited time and facilities that need to be addressed for the program's sustainability. Collaboration with religious institutions and the community is essential to enrich the learning material. Overall, this program is expected to contribute to the rehabilitation and social reintegration process, helping inmates return to society with better and more positive personalities.
Pengaruh Religiusitas, Literasi, dan Digital Payment Terhadap Kesadaran Melakukan Wakaf Tunai Pada Gen Z Maulidah Fitrotin, Jihan; Hasanah, Niswatun
Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jadknq27

Abstract

This research seeks to assess the influence of religiosity, literacy, and digital payment on the awareness of cash waqf among Generation Z, particularly students of Qomaruddin Gresik University. The research employed a quantitative method utilizing primary data collected from 91 participants via purposive sampling. Methods of data collection encompass surveys, literature reviews, and observational studies. Data were examined through classical assumption testing, multiple linear regression, t-tests, and F-tests. The results of the regression analysis indicate that both literacy and digital payment variables positively and significantly influence awareness of cash waqf, whereas religiosity does not have a partial effect. At the same time, the three variables positively and significantly influence cash waqf awareness, exhibiting an F-count value of 33.822 and a significance level of 0.000 (<0.05).The coefficient of determination (R²) value of 0.542 indicates that 54.2% of the variation in cash waqf awareness can be explained by religiosity, literacy, and digital payment variables, while 45.8% is influenced by other factors outside this study.  Keywords: Cash Waqf; Religiosity; Literacy; Digital Payment; Generation Z
Praktik Jual Beli Kupon Doorprize: Perspektif Fiqih Muamalah Muflikhah, Siti; Ala’uddin, Muhammad; Hasanah, Niswatun
Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/v7q6f710

Abstract

In a fun walk event, the distribution of door prizes is the main attraction for participants because it gives them the opportunity to win various attractive prizes through a lottery system. However, this system is entirely dependent on the luck of each participant. This study aims to examine the practice of buying and selling door prize coupons, the views of religious leaders, and analyze them based on the perspective of Fiqh Muamalah. This study is a field research with a qualitative approach. The data sources consist of primary and secondary data, obtained through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the  organizing committee provides free coupons as well as paid coupons priced at Rp2,000 per sheet as part of the funding for door prize gifts. This practice was carried out without coordination with religious leaders, indicating a lack of communication with the authorities in religious matters. From the perspective of Fiqh Muamalah, the sale of coupons accompanied by a lottery system is deemed inconsistent with the principles of Islamic commerce and categorized as maisir (gambling), as it involves speculative elements and relies on luck, as emphasized in Surat Al-Maidah verse 90. Keywords: Buying and selling, door prize coupons, Fiqh Muamalah
Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Investasi Penanaman Modal Asing dan Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri Pitaloka, Maria; Hasanah, Niswatun
Journal of Economics Development Research Vol. 1 No. 3: Journal of Economics Development Research, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/joeder.v1i3.147

Abstract

Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) merupakan dua elemen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah Indonesia berperan strategis dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kebijakan fiskal, regulasi perizinan, dan insentif investasi. Penelitian ini menganalisis peran pemerintah dalam mendorong peningkatan Investasi Penanaman Modal Asing dan Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri pada tahun 2025, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang dijalankan. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menemukan bahwa reformasi struktural dan percepatan transformasi digital merupakan kunci dalam memperkuat daya saing investasi nasional.
PENERAPAN LABEL HALAL DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN DAN PENGEMBANGAN USAHA wilda, Layyinah; Hasanah, Niswatun; Sahliyah, Fatihatus
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 6 No. 02 (2025): Oktober: Al Maqashid Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/2ns9d219

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan label halal yang dilakukan UD.Agung Jaya dalam meningkatkan pendapatan dan pengembangan usaha petis udang. Pokok dari masalah penelitian ini adalah pentingnya label halal sebagai jaminan untuk kepercayaan konsumen terhadap produk petis udang yang dipasarkan, memperlihatkan  dampak positif sertifikat halal mengalami peningkatan pendapatan. Dengan menerapkan label halal di UD.Agung Jaya juga mendorong inovasi produk baru salah satu nya varian petis udang dengan varian bawang putih, selain mengambangkan produk baru UD.Agung Jaya juga berhasil memperluas jaringan distribusi dari 10 toko menjadi 16 toko. Dengan bertambahnya pendistribusian produk ini juga mudah di jangkau lebih banyak pelanggan.   
Analisis Strategi Guru Dalam Menerapkan Literasi Digital Pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka Di SD Aisyiyah 1 Mataram Astini, Baiq Ida; Aqodiah, Aqodiah; Hasanah, Niswatun
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v10i2.32210

Abstract

This study aims to examine the role of teachers in strengthening digital literacy in the implementation of the Merdeka Curriculum at SD ‘Aisyiyah 1 Mataram. The research method used was descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that teachers play a strategic role in developing students' digital literacy skills through innovative and contextual learning methods, such as project-based learning. In addition to technical skills, teachers also instill digital moral values and ethics as an integral part of digital literacy. Challenges identified include limited technological infrastructure and restricted learning time. However, teachers strive to overcome these obstacles through collaboration and adaptation of learning methods according to student characteristics. This study provides important contributions to the development of a holistic and sustainable digital literacy learning model in elementary schools based on the Merdeka Curriculum.
Pelatihan penggunaan artificial intelligence dalam penyusunan modul pembelajaran bagi guru sekolah dasar Astini, Baiq Ida; Hayati, Mardiyah; Hasanah, Niswatun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.31603

Abstract

Abstrak Di era digital abad ke-21, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan menjadi sangat penting, khususnya dalam mendukung guru sekolah dasar (SD) menyusun modul pembelajaran yang efektif dan inovatif. Namun, rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam penerapan AI di lingkungan SD. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SD Aisyiyah 1 Mataram dalam menggunakan platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Grammarly secara praktis untuk penyusunan modul pembelajaran. Pelatihan intensif selama dua hari mengadopsi pendekatan partisipatif dan praktik langsung yang melibatkan 12 guru SD sebagai peserta aktif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi digital guru, termasuk kemampuan merancang tujuan pembelajaran berbasis HOTS, pembuatan konten tematik, dan evaluasi interaktif. Observasi aktivitas guru menunjukkan skor rata-rata ≥3,5 pada aspek partisipasi aktif, eksplorasi AI, kerja sama kelompok, dan kemandirian menyusun modul. Produk modul pasca pelatihan mencapai standar kualitas yang baik, membuktikan keberhasilan transfer ilmu ke praktik nyata. Meski dihadapkan pada tantangan seperti akses internet yang tidak stabil dan variasi literasi digital, pendampingan daring dan materi digital pasca pelatihan memberikan solusi efektif. Pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kompetensi guru dalam transformasi digital pendidikan dasar serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut inovasi pedagogis. Kata kunci: artificial intelligence; modul pembelajaran; guru sekolah dasar; literasi digital; kurikulum merdeka. Abstract In the digital era of the 21st century, the utilization of Artificial Intelligence (AI) technology in education has become increasingly essential, particularly in supporting elementary school teachers in developing effective and innovative instructional modules. However, low digital literacy and limited access remain major obstacles to the implementation of AI in elementary school settings. This community service activity aimed to enhance the capacity of teachers at SD Aisyiyah 1 Mataram in practically using AI platforms such as ChatGPT, Canva AI, and Grammarly for instructional module development. The intensive two-day training adopted a participatory and hands-on approach involving 12 elementary school teachers as active participants. The training outcomes demonstrated significant improvements in teachers’ digital competencies, including their ability to design learning objectives based on Higher Order Thinking Skills (HOTS), create thematic content, and develop interactive assessments. Observations of teacher activities showed average scores of ≥3.5 on aspects such as active participation, AI exploration, group collaboration, and independence in module preparation. The post-training module products met high-quality standards, confirming the successful transfer of knowledge into practical application. Despite challenges such as unstable internet access and varying levels of digital literacy, online mentoring and digital learning materials provided effective solutions. This community service contributes to strengthening teacher competencies amid the digital transformation of basic education and supports the implementation of the Independent Curriculum, which demands pedagogical innovation. Keywords: artificial intelligence; instructional modules; elementary school teachers; digital literacy; independent curriculum.
STRATEGI PERLINDUNGAN DAN PEMELIHARAAN TARI TRADISIONAL DALAM ERA DIGITAL Hermansyah, David; Hasanah, Niswatun; Khairunnisa, Khairunnisa; Malini, Helma; Apriani, Dwi Anggi; Aisah, Aisah
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 1 (2024): Gesture: Jurnal Seni Tari (April)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v13i1.56421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap peran teknologi digital dalam perlindungan dan pemeliharaan tari tradisional di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah sistematis literatur review dengan sumber literatur yang dipilih dari pengindeks Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dengan rentang tahun terbit antara 2013-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat upaya perlindungan, pemeliharaan, dan pengembangan tarian tradisional. Studi-studi yang dilakukan mengungkap bahwa teknologi digital memberikan kontribusi positif terhadap berbagai aspek, seperti promosi, dokumentasi, penyimpanan, dan pengajaran tentang tarian tradisional. Meskipun demikian, ditemukan juga beberapa tantangan dan kesenjangan dalam penerapan teknologi digital dalam konteks pelestarian budaya ini. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pembuat kebijakan, praktisi budaya, dan akademisi dalam mengembangkan strategi yang berkelanjutan dalam memelihara kekayaan budaya yang tak ternilai harganya di era digital.
MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI DAN HARGA DIRI MELALUI TARI: STRATEGI BAGI GURU SD Rosmiyanti, Rosmiyanti; Ningsih, Fadilah; Lisa, Miratun; Buduri, Hidayatul; Aida, Nafsa; Hasanah, Niswatun
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 2 (2024): Gesture: Jurnal Seni Tari (October)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v13i2.64622

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis yang bertujuan untuk menyelidiki peran tarian dalam pengembangan kepercayaan diri dan harga diri siswa sekolah dasar, serta untuk mengidentifikasi strategi yang efektif bagi guru dalam memfasilitasi proses ini. Data dikumpulkan dari 42 artikel yang dipilih dari pengindek Scopus, DOAJ, dan Google Scholar dengan rentang waktu publikasi antara 2014 hingga 2023. Temuan penelitian menunjukkan bahwa berbagai strategi tari, seperti psikoterapi gerakan tari, integrasi tari dalam kurikulum sekolah, pembelajaran tari K-POP, dan kegiatan tari kreatif, telah terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri siswa. Guru memiliki peran penting dalam memfasilitasi proses ini melalui pengajaran langsung dan pengelolaan lingkungan belajar yang kondusif. Namun, kendala dalam penerapan strategi tari di lingkungan sekolah, seperti kurangnya dukungan, pelatihan, dan prioritas pada pendidikan tari dalam kurikulum, juga teridentifikasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengatasi kendala-kendala ini untuk meningkatkan efektivitas program pendidikan tari dalam membantu siswa sekolah dasar dalam pengembangan kepercayaan diri dan harga diri mereka.