Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE CONCEPT (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA PROVINSI GORONTALO) Winda Nur Ayni; Putu Gede Suranata; Ni Komang Armaeni
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.8.1.1102.94-104

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dijadwalkan harus selesai dalam kurun waktu 540 hari dengan nilai kontrak Rp.162,817,636,363.63. Dengan adanya batasan waktu dan biaya diperlukan pengendalian yang baik dan matang. Akan tetapi sebelum dilakukan pengendalian perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu, pada akhir penyelesaian proyek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Earned Value yang didalamnya memadukan unsur biaya dan waktu serta prestasi fisik pekerjaan. Data yang didapat dari proyek antara lain Time Schedule proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan mingguan proyek dan biaya aktual, kemudian dilakukan analisa biaya, jadwal, varians dan indeks performansi dengan memaparkan masalah-masalah yang muncul pada saat penelitian. Dari hasil analisa diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan lebih rendah dari biaya yang dianggarkan ditunjukkan dengan nilai CPI = 1.53 dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana ditunjukkan dengan nilai SPI = 0.92. Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp.99,092,502,079.98 dengan perkiraan waktu penyelesaian 587 hari atau 84 minggu, menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan 6 minggu dari 78 minggu yang direncanakan.
KONSEP DISAIN BALE GONG YANG BERSINERGI DENGAN RUANG LUAR, SEKRETARIAT LAN JAGABAYA, RUANG SEKEHA TRUNA DHARMA LAKSANA, DAN KOPERASI BANJAR KAJA, DESA PAKRAMAN PANJER, DENPASAR I Gede Surya Darmawan; I Wayan Wirya Sastrawan; Ni Komang Armaeni
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.3.1.2019.1-9

Abstract

Pasca dilakukannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2017 yang mengambil obyek Renovasi Bale Kulkul serta Atap Wantilan Banjar telah rampung terbangun akhir tahun 2017, pihak mitra 1 dan 2 yaitu Kelihan Gede dan Penyade Banjar Kaja Panjer kembali menghubungi tim dari Universitas Warmadewa tahun 2018 yang mana diwakilkan oleh tim dari Fakultas Teknik untuk meninjau keberadaan Bale Gong, Sekretariat Kelihan lan Jagabaya, Ruang Sekeha Truna Dharma Laksana, dan Koperasi Banjar. Keadaan fisik bangunan dengan empat fungsi yang berbeda ini jauh dari kata layak. Seperti pada Bale Gong, seluruh jendela menggunakan kaca gelap serta disain ruang yang tertutup membuat saat latihan megambel, pantulan gema suara gamelan sangat keras, serta perlu dihidupkan lampu setiap saat. Fungsi Bale Gong seperti kurang efektif karena hanya sebagai tempat penyimpanan. Tidak terkoneksinya Bale Gong dengan Ruang Luar menyebabkan saat ingin latihan ataupun saat ingin mencocokkan lagu gamelan dengan tarian dari penari, penabuh harus membawa keluar gamelan tersebut. Selain itu ruang-ruang lain juga tidak termanfaatkan dengan maksimal karena lebih dipakai sebagai tempat pengepul sampah plastik. Dari segi tampilan bangunan juga perlu didisain tampilan yang mengakomodir lingkungan sekitar yang didominasi bangunan arsitektur kontemporer. Permasalahan-permasalahan diatas tentunya dicari solusinya dalam wujud konsep desain yang mengakomodir keempat fungsi yang berbeda dalam satu massa bangunan yang tentunya terkoneksi dengan ruang luar. Desain yang dihasilkan dalam wujud gambar 2 dimensi dan 3 dimensi serta perencanaan RAB yang dipakai sebagai acuan tender pelaksanaan dan acuan dalam pembangunan. Kata kunci : konsep disain, empat fungsi dalam satu bangunan, sinergi dengan ruang luar
Meningkatkan Fasilitas Akomodasi Objek Wisata Pantai Gamat Melalui Desain Masterplan Penataan I Kadek Merta Wijaya; I Wayan Jawat; Ni Komang Armaeni; Ni Wayan Meidayanti mustika
Jurnal Sutramas Vol. 4 No. 02 (2024): SUTRAMAS VOLUME 04 NO 2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Penida Island tourist attractions have exotic natural characteristics of beaches and hills. This potential is evenly distributed in the northern part of the coast and the southern part of Nusa Penida. The unavailability of tourist support facilities has an impact on the comfort and accessibility that is not optimal towards these tourist attractions. The picture can be seen on the Gamat Beach tourist attraction which is located in the western part of the coast of Nusa Penida. Gamat Beach is one of the diving spots in Nusa Penida which has the potential for the beauty of coral reefs and fish as a tourist attraction on the beach. Currently, tourists have access to Gamat Beach by sea and to access the beach, there are no supporting facilities or infrastructure. Therefore, it is very difficult for tourists to enjoy the beauty of Gamat Beach optimally. In addition, Gamat Beach began to be eroded by coastal waves and it was feared that the coastline with beach sand would be eliminated. The purpose of this activity is to produce a master plan for the arrangement of facilities at Gamat Beach tourist attraction in an effort to support tourist activities at the tourist attraction. The methods used in this service activity are mapping, conceptual, induction (design), and focus group discussion. The results of this service activity are in the form of a design of a master plan for the arrangement of Gamat Beach tourist objects.
Column structure strengthening with FRP (Fiber Reinforced Polymer) due to story addition I Wayan Maesa Andreasnata; I Nengah Sinarta; Ni Komang Armaeni; I. P. Ellsa Sarassantika; Dang Thanh Trung; Cintantya Budi Casita; Roro Sulaksitaningrum; Sudarno P. Tampubolon
Journal of Infrastructure Planning and Engineering Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.1.1.2022.38-45

Abstract

This study focuses on strengthening scheme of an existing structure with added story. The addition of a new story increases gravitational loading, which affects the seismic and wind responses of the structure and, as a consequence, the loading combination. To ensure the structure’s capacity requirement, the strengthening scheme uses CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer). In order to adequately define the structure's performance, a series of structural analyses were performed. The structure's state before and after story addition, subsequently the state after CFRP strengthening, were evaluated. It is demonstrated that the additional story to the structure causes an exceedance in internal forces; however, the strengthening with CFRP is sufficient to withstand these forces, proving that the strengthening scheme is effective and beneficial.