Claim Missing Document
Check
Articles

Budidaya Tanaman Hortikultura Menggunakan Metode Vertikultur dan Vertical Garden Sebagai Alternatif Usaha Pemanfaatan Lahan Masyarakat Kelurahan Sekarteja M. Rifaldi Rahman; A. Defi Yulita Pratiwi; Aina Ul Mardiati; Damarizki Ideatami; Laili Ruhyani Udlhi; Lalu Aulia Rahman Hakim; Patika Azmia Putri; Puspita Ariyaningsih; Siti Aisah Purnamasari; Yulistiana Ummami; Immy Suci Rohyani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.690

Abstract

Rumah Pangan Lestari (RPL) adalah upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi dapat ditingkatkan diantaranya melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Pelaksanaan program kegiatan Tim Pengabdian program RPL ini menggunakan teknik Vertical garden dan vertikultur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan seperti sayuran, tanaman obat, serta pemanfaatan limbah plastik rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kawasan rumah pangan lestari (RPL) ini meliputi sosialisasi kegiatan dan perencanaan diskusi ataupun ceramah dan dengan melakukan demonstrasi kegiatan secara langsung kepada masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Rumah Pangan Lestari ini berupa kangkung, sawi pakcoy, sawi pagoda, selada merah dan selada hijau, cabai, bayam, tomat, timun, singkong, daun mint, dan terong.
Edukasi Ramah Anak Melalui Program Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram untuk Mewujudkan Kelurahan Gomong Sehat dan Cerdas Immy Suci Rohyani; M. Wildane Ganevo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.024 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.939

Abstract

Pada Era New Normal Pandemi Covid-19 ini masyarakat masih kebanyakan melakukan aktivitasnya dari rumah. Penerapan Kerja dari rumah dan pembelajaran dari rumah merupakan hal utama pada masa pandemi ini untuk memperkecil penyebaran covid-19. Penerapan protokol kesehatan merupakan hal utama dan kewajiban masyarakat saat ini. Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker dan menjaga jarak harus dioptimalkan dalam menekan angka penyebaran kasus covid-19. Masyarakat dan anak-ana di Kelurahan Gomong, masih banyak yang belum optimal dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Oleh karena itu perlu adanya edukasi yang optimal dengan pendekatan humanis dan ramah anak. Selain itu dengan diadakannya pembelajaran jarak jauh maka anak-anak memiliki kebosanan dan kesusahannya sendiri dalam menghadapi pembelajaran. Melalui Program Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram ini dilakukannya Edukasi Ramah Anak dengan membantu anak belajar dan edukasi hal lain yang bermanfaat bagi anak serta menunjang psikologis anak tetap dapat merasakan riang gembira pada masa pandemi covid-19. Hal-hal yang dilakukan berupa Edukasi melalui alat Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), Edukasi melalui Spanduk, Edukasi anak-anak secara langsun, pembagian 600 masker, serta pembentukan Forum Anak
Ragam Produk Minuman dan Masker Kecantikan Berbahan Dasar Kopi dalam Menunjang Perekonomian Masyarakat di Masa Pandemi Immy Suci Rohyani; Tika Komang Santhya Dewi; Septiani Septiani; Wanda Wahyu Melani; Zhofi Ratni Alawiyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.568 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.940

Abstract

Ragam produk minuman dan masker kecantikan berbahan kopi. Kopi memiliki nilai jual yang berpotensi tinggi untuk menunjang perekonomian masyarakat di kelurahan sapta marga. Karena tinggi persaingan penjualan produk-produk tersebut diperlukan inovasi pembuatan produk baru yang memiliki potensi nilai jual tinggi. Program ini merupakan sebuah penyuluhan kepada masyarakat kecamatan cakranegara, kelurahan sapta marga sebagai bentuk program kewirausahaan untuk menciptakan usaha baru di masyarakat setempat. Jumlah kebutuhan kopi di Indonesia diperkirakan akan terus meningkatkan dikarenakan semakin tingginya minat masyarakat terhadap produk olahan kopi yaitu minuman dan masker kecantikan bagi masyarakat khususnya di kelurahan sapta marga, sementara produk olahan kopi yang tersedia belum terlalu banyak, maka dibutuhkan kopi dengan kualitas tinggi dan memiliki keunikan tersendiri agar dapat dicintai oleh para konsumen kopi yang ada di daerah setempat maupun di seluruh indonesia. Dengan potensi sumber daya manusia yang ada,seharusnya ragam kopi yang ada dapat ditingkatkan baik dari segi kualitas  hingga keunikan produk tersebut. Peningkatan kualitas kopi untuk menunjang perekonomian masyarakat di kelurahan sapta marga dengan metode ceramah serta melakukan pelatihan mengenai produk turunan dari kopi yang dapat dimanfaatkan sebagai minuman dan masker wajah. Oleh sebab itu di adakan pelatihan kepada masyarakat untuk mengajarkan pembuatan minuman dan masker wajah berbahan kopi. Dalam kegiatan ini pembuatan minuman dan masker wajah berbahan kopi yang dihasilkan menjadi produk minuman dan masker wajah yang berkualitas mulai dari penyortiran, pengupasan, penyaringan, penggiling/penghalusan biji kopi, pengemasan hingga pembuatan minuman kopi dan ampas dari minuman kopi akan diolah kembali menjadi masker wajah. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 peserta dari kalangan remaja dan ibu rumah tangga di pandu oleh mahasiswa KKN Universitas Mataram. Pelatihan di kelurahan sapta marga diharapkan mempunyai manfaat antara lain meningkatkan perekonomian dari masyarakat kelurahan sapta marga karena mereka dapat mengolah kopi menjadi produk unggulan yang memiliki daya jual tinggi jika dipasarkan, sehingga akan menjadi bisnis yang menguntungkan bagi masyarakat kelurahan sapta marga.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Pembuatan Ekoenzim Berbasis Rumah Tangga di Desa Lajut Immy Suci Rohyani; Nada Anjani; Intan Permata Sari; Baiq Dea Nisrina Atika; Nur Yani Wulandari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.455 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1396

Abstract

Waste is a big problem that we often encounter in everyday life, one of which is in the village of Lajut District Praya Central Lombok Regency. Lack of public awareness and unavailability of hygiene facilities and infrastructure, such as laystall (TPS), waste cans and waste transport trucks in Lajut Village is a significant problem to be solved. This community empowerment activity aims to increase the understanding of the community in Lajut Village, especially housewives about the use of household-based fruit and vegetable waste into ecoenzyme. Ecoenzyme is the result of processing fruit, flower or vegetable waste that undergoes fermentation process with the help of sugar (molasses). Socialization is carried out by direct counseling and mentoring methods to the participant community. Community empowerment program with the manufacture of household-based ecoenzyme is declared on target because of the active role and response of the community in the process of making ecoenzyme. Thus in the future it is expected that waste in Lajut Village can be reduced by processing waste produced by the community into something useful, one of which is ecoenzyme.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Teknologi Biogas Dengan Pemanfaatan Limbah Peternakan Sapi Sebagai Sumber Energi Alternatif Desa Gontoran eka nusa; Immy Suci Rohyani
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.784 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.41

Abstract

Desa Gontoran merupakan salah satu desa di kecamatan Lingsar, Lombok Barat yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Tanaman yang diusahakan petani yaitu padi dan berbagai jenis sayuran, sedangkan hewan yang diternakan yaitu sapi dan ayam. Limbah kotoran dari ternak sapi di Desa Gontoran belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga apabila dapat dikelola dengan baik maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat didesa tersebut. Hal ini sejalan dengan program pemerintah tentang pengelolaan dan pengolahan limbah ternak untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Salah satu yang mendukung program ini adalah dengan mengolah limbah kotoran ternak menjadi sesuatu yang bermanfaat, salah satunya menjadi alternative bahan bakar seperti biogas . Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan wawasan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi biogas. Hal ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar yang akan berguna bagi kehidupan mereka nantinya.Kata Kunci: Pengembangan, Biogas, Sumber Energi Alternatif.
WORKSHOP APPLICATION OF EXPERIMENTAL METHODS IN BIOLOGICAL LEARNING FOR MADRASAH TEACHERS IN WEST LOMBOK Sukiman Sukiman; Immy Suci Rohyani; Kurniasih Sukenti; Evy Aryanti
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.109

Abstract

There are several learning models that are applied in learning Biology in secondary schools. The teaching and learning process in several schools is still dominated by the lecture method. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of Madrasah Teachers in West Lombok Regency in applying experimental methods for learning biology on the subject of photosynthesis. The methods used in community service activities are: lectures and discussions,  practice photosynthesis experiments, and independent assignments in the form of making learning media. This community service activity was attended by 20 participants consisting of Madrasah teachers from West Lombok Regency. This activity received a positive response from the target participants. This activity has succeeded in increasing participants' knowledge and skills regarding the subject of photosynthesis and experimental methods for learning photosynthesis.
PEGEMBANGAN POTENSI WISATA MELALUI OPTIMALISASI PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DESA ARJANGKA Immy Suci Rohyani; Isnan Nursalim; Nur Suci Arminy
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i3.254

Abstract

Perkembangan Pariwisata di Nusa Tenggara Barat saat ini menunjukan peningkatan yang signifikan. Saat ini pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pariwisata juga tengah fokus mengembangkan 99 Desa Wisata prioritas yang ada. Pesatnya perkembangan Pariwisata yang ada didukung oleh beberapa Desa yang ada di Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi disektor pariwisata. Pariwisata menjadi sektor prioritas pembangunan untuk menjadi mesin penggerak ekonomi di Nusa Tenggara Barat khususnya Pulau Lombok. Salah satunya yaitu Desa Arjangka, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Desa Arjangka memiliki beberapa potensi wisata diantaranya adalah landscape berupa alam pedesaan yang indah, aktifitas sosial dan kerajinan masyarakat yang kesemuanya dapat dikemas menjadi paket-paket wisata yag menarik. Perlu adanya upaya optimalisasi kegiatan wisata di desa Arjangka, hal pertama yang harus benahi adalah pokdarwis yang berperan sanngat penting sebagai mesin penggerak aktifitas wisata di desa. Upaya Tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut adalah melakukan Sosialisasi dengan mendatangkan pemateri dari Desa Wisata Masmas yaitu Habibburohman selaku penggerak Desa Wisata Masmas untuk berbagi pengalamannya dan menyusun strategi dalam membangun desa wisata Masmas. Sosialisasi yang diikuti oleh 25 Peserta mulai dari unsur pemerintah Desa Arjangka, Pemuda hingga tokoh Masyarakat ini memberikan inspirasi baru bagi Desa Arjangka untuk membangun Desa Wisata dengan memanfaatkan potensi yang sudah ada
PENYULUHAN PENGGUNAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK PENGOBATAN DI DESA LAJUT Lalu Ardian Hadi; Fiona Erlita Meiyani; Minzorus Sunan; Immy Suci Rohyani
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i1.500

Abstract

Indonesia has many varieties of plants that are blessed as medicine. Availability of these medicinal plants is utilized by the people for traditional medicine to meet their treatment. Family Medicinal Plant (TOGA) is a medicinal plant grown in the yard of a family-run house as an independent effort in medicine. Lajut Village in utilizing TOGA as medicine is still lacking, so it is important to socialize about TOGA. Socialization will improve people's ability to manage TOGA into products that are ready for consumption. The method used is by talking about the types of TOGA and their benefits, how to harvest TOGA, post-harvest treatment of TOGA, procedures for making TOGA symplisia, and discussions on how to process TOGA that is ready for consumption. The results of observations made with the head of Kandong and Tempas hamlet obtained as many as 24 types of TOGA, 8 types of which were presented in counseling in the hall of the Lajut village office. The evaluation of the socialization of people in Lajut village shows an increase in public knowledge about how to use TOGA for family medicine alternatives. Knowledge of participants increased from 54.8% to 72% obtained from the results of pre-test and post-test scores. The education level of the participants was dominated by high school (48%), bachelor (36%), junior high school (8%), and elementary school (8%). The implementation of this socialization can increase the knowledge of the people of Lajut village regarding the use of TOGA for preventive efforts, promotive efforts, and curative efforts.
Pemanfaatan Limbah Cair Pengolahan Tahu Untuk Pembuatan Nata De Soya Di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram Sarkono Sarkono; Aida Muspiah; Ahmad Jupri; Immy Suci Rohyani; Islamul Hadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.5 KB)

Abstract

Pengolahan kedelai menjadi tahu menghasilkan limbah padat dan cair. Limbah cair tahu secara kimia merupakan bahan yang mempunyai komposisi nutrisi yang baik sehingga dapat didaur ulang untuk menghasilkan produk lain yang bermanfaat. Salah satu teknologi pemanfaatan limbah cair tahu menjadi produk yang lebih menghasilkan dan sekaligus bermanfaat untuk mengurangi tingkat cemaran terhadap lingkungan perairan, yaitu pembuatan nata de soya yang berbahan dasar limbah cair tahu (whey tofu) sebagai medium tumbuh bagi bakteri asam asetat pembentuk nata Gluconacetobacter xylinus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok pengrajin tahu di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram mengenai dampak pembuangan sampah organik bagi lingkungan perairan. Selanjutnya kegiatan pengabdian ini juga bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pengrajin tahu mengenai teknologi pembuatan produk nata de soya dengan memanfaatkan limbah cair tahu (whey) sebagai medium dasar. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu : penyuluhan mengenai dampak limbah pengolahan tahu terhadap lingkungan perairan dan kesehatan masyarakat, penyuluhan mengenai cara memanfaatkan limbah cair tahu untuk pembuatan nata de soya dan praktek pembuatan nata de soya dari limbah cair tahu. Sasaran kegiatan ini adalah para pengrajin tahu yang ada di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram. Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan baik dengan dihadiri oleh 25 orang perajin tahu sebagai peserta, selain dihadiri oleh lurah dan PPL yang membina kelompok perajin tahu di Kelurahan Kekalik Jaya. Peserta antusias mengikuti kegiatan sampai selesai dan menghendaki kegiatan ini ada tindak lanjutnya agar perserta betul-betul menguasai cara memproduksi nata de soya dari limbah cair pengolahan tahu.
Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial Dalam Penjualan Batu Bata Merah Untuk Meningkatkan Penjualan Masyarakat di Desa Lenek Ramban Biak Immy Suci Rohyani; Amir Manggala P; Rihal Hayati; Sonia Fahira; Wiwik Indrawati; Debi Jihan Umaira M; Doni Kusuma W. N; Dwi Rahayu Lestari; Hidayatulloh; Safera Ourlita S; Samsul Hadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.637 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.2008

Abstract

Batu bata adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal dan umum digunakan olehmasyarakat seiring dengan peningkatan jumlah dan laju perkembangan penduduk. Batu batamerupakan material yang terbuat dari tanah liat dengan atau tanpa campuran tambahan (additive) yang melalui beberapa proses dan tahapan.Sistem penjualan atau pemasaran pembuatan batu bata di desa Lenek Ramban Biak masih dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu penjualan langsung di lokasi pembuatan, kondisi ini menyebabkan pemasaran batu bata jadi terhambat tidak sebanding dengan jumlah produksi masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan upaya pemasaran yang lebih efektif dan efisien sehingga produk lebih dikenal masyarakat salah satunya melalui media social. Langkah awal yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat adalah sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan media social sebagai wadah untuk pemasaran produk. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan media social untuk promosi dan pemasaran produk, diharapkan semakin dikenalnya produk masyarakat sehingga nilai produk batu bata yang dipasarkan bisa lebih meningkat.
Co-Authors A. Defi Yulita Pratiwi Agus Kurnia Agus Ramdani Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri AIDA MUSPIAH AIDA MUSPIAH Aina Ul Mardiati Amir Manggala P Andhika, Bagas Dwi Annisa Annisa Firda Wahyuningsih Arini, Fitri Sandya Athifah Athifah Aulia, Mulyani Safitri Baiq Dea Nisrina Atika Baiq Hana Tasya Muflihah Baiq Karina Permatasari Baiq Mia Rosdiana Cahyo Aditya Akbar Damarizki Ideatami Dania Juliani Dao, Sukiman Debi Jihan Umaira M Dela Savira Dela Savira Dining Aidil Candri, Dining Aidil Dita Dwi Angraeni Doni Kusuma W. N Dujana, Lalu Mahammad Aby Dujana, Lalu Muhammad Aby Dwi Rahayu Lestari Dwiyanti, Amalya Efendi, Ismail eka nusa Eka Pratiwi Elinda Sari Elisa Darmayanti Wahyuni Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evy Aryanti Evy Aryanti Evy Aryanti Evy Aryanti Fadila, Baiq Arlina Fatma Hardianti Sangian Faudziah, Totum Aurora Feby Ayu Genggelang Fiona Erlita Meiyani Hamsini, Lasmi Hassanuddin B, M. Sultan Hidayatulloh Hilman Ahyadi Hilman Ahyadi Humamurrizqi, Humamurrizqi I Gusti Bagus Wiksuana I Wayan Suana Iin Marya Rizka Ika Nurani Dewi Intan Permata Sari ISLAMUL HADI Isnaini Marliana Isnan Nursalim Isrowati Isrowati Isrowati Isrowati, Isrowati Jamaludin . Jannaturrayyan, Sawmi Juliani Jurnal Pepadu Komang Adi Kurniawan Saputra Komang Satria Wirawan Rusady Kurniah Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniawati, Sabila Tri Laili Ruhyani Udlhi Lalu Adi Gunawan Lalu Ardian Hadi Lalu Aulia Rahman Hakim Luthfiana Safhira Avanda M. Rifaldi Rahman M. Wildane Ganevo Maryanti Maryanti Maulana Ustadz Maya Nuansa Putri Minzorus Sunan Muhammad Hafizzudin Muhammad Rijal Alfian Mulyana Hidayani Nada Anjani Ni Kadek Sri Wulandari Ni Luh Wulan Sri Apsari Ni Nengah Sri Eni Ni Putu Reny Diantari Ni Wayan Yusvika Yanti Novi Ani Novi Ani Nur Suci Arminy Nur Yani Wulandari Pardede Shinta Trilestari Patika Azmia Putri Pratama, Lalu Galih Putra Puspita Ariyaningsih Putri, Sasi Fhatmayani Rachmawati Noviana Rahayu Rachmawati Noviana Rahayu Rachmawati Noviana Rahayu Rahayu, Rachmawati Noviana Rahmasari, Synthia Nur Rasidi, Muhammad Ratih Ratna Putri Ratnah Hartinah Reda Reda, Reda Rifki Hidayatul Ardi Rihal Hayati Risma Indriana Rizki Aditia Zubair Safera Ourlita S Safrudin, Muhamad Sahid Imam Wahyudi Sarkono Sarkono Sawmi Jannaturrayyan Sebastian Aviandhika septiani septiani Setiana Dwi Utami Sholihah, Dynda Aisyah Syafitri Siti Aisah Purnamasari Sonia Fahira Sri Puji Astuti Sri Sumiyati Sukiman . Sukiman Sukiman Sukmaraharja Aulia Rachman Tarigan Supardiono Supardiono, Supardiono Suripto Suripto Suripto Suripto Tika Komang Santhya Dewi Wanda Wahyu Melani Wanda Yuliandini Wandika Widiyanti, Astrini Wildanniati Purnamasari Wiwik Indrawati Yulistiana Ummami Yunda Sulistiani Zhofi Ratni Alawiyah