Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perilaku Sanitasi Wisatawan terhadap penggunaan air Bersih dan Toilet di Kawasan Khusus Ekonomi Mandalika Dujana, Lalu Muhammad Aby; Isrowati, Isrowati; Ahyadi, Hilman; Ernawati, Ernawati; Fadila, Baiq Arlina; Rahayu, Rachmawati Noviana; Rohyani, Immy Suci
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i2.820

Abstract

The Mandalika Special Economic Zone (KEK) is a super priority destination in NTB with an increasing number of tourists visits every year. The increasing number of tourist visits affects the sanitation of the area. Sanitation conditions are influenced by tourist behavior. This study aims to analyze the sanitation behavior of tourists, especially in the use of clean water and toilets. The research method uses a questionnaire distribution to 96 tourists taken by simple random sampling. Determination of the number of respondents using the Slovin formula. The validity and reliability test of the questionnaire instrument was carried out first before the data was analyzed descriptively. The results of the study showed that 61% of respondents who had clean water use behavior in the Mandalika KEK had water use behavior in the "Good" category, while 39% had "Less Good" behavior. Toilet use behavior showed that 67% of respondents who had toilet use behavior in the Mandalika KEK had water use behavior in the "Good" category, while 33% had "Less Good" behavior.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KAWASAN MANGROVE LEMBAR SELATAN, LOMBOK BARAT Isrowati, Isrowati; Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Ahyadi, Hilman; Supardiono, Supardiono; Dwiyanti, Amalya
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2302

Abstract

Kawasan Lembar Selatan merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi objek sumberdaya alam yang tinggi. Daya Tarik yang dimiliki kawasan Lembar salah satunya mangrove. Ekosistem mangrove memiliki nilai konservasi, nilai edukasi dan wisata dalam ekowisata. Hal ini perlu didukung oleh partisipasi masyarakat sebagai local owner dan pengelola kawasan ekowisata. Sosialisasi pengembangan kawasan Ekowisata Mangrove Lembar Selatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat sekitar dalam pengelolaan objek Ekowisata Mangrove Lembar Selatan. Pelaksanaan Kegiatan terdiri dari tiga kegiatan yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksaan dan tahap Evaluasi dan monitoring. Tahapan pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisai pengembanngan ekowisata dan dilanjutkan dengan diskusi secara partisiatif dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh narasumber dan peserta. Sosialisasi kegiatan dilakukan dengan penjabaran aspek 4A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas dan Ansilari) untuk mendata potensi yang ada. Berdasarkan hasil FGD Atraksi alam yang tersedia meliputi ekosistem Mangrove, aksesbilitas lokasi Ekowisata Lembar Selatan yang strategis, peningkatan pelayanan dan prasarana. Upaya pengembangan yang dapat dilakukan antara lain peningkatan kolaborasi dengan agen wisata, inovasi paket wisata dan menambahkan atraksi wisata alam di Kawasan Ekowisata Lembar serta menyiapkan generasi muda pesisir yang sadar lingkungan. Kegiatan sosialisai berjalan dengan baik dan lancar, peserta sangat antusias dalam bertanya dan berdiskusi secara aktif selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengembangan objek ekowisata di Kawasan Mangrove Lembar, Lombok Barat.
Peningkatan Kesadaran Gen Z terhadap Pernikahan Dini dan Penggunaan Smartphone Positif di SMAN 1 Lembar: Awareness Program on Developing Gen Z’s Understanding of Early Marriage and Positive Smartphone Use at SMAN 1 Lembar Kurnia, Agus; Jamaludin, Jamaludin; Safrudin, Muhamad; Rohyani, Immy Suci; Alfian, Muhammad Rijal; Humamurrizqi, Humamurrizqi; Hamsini, Lasmi; Sholihah, Dynda Aisyah Syafitri
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.7764

Abstract

Angka putus sekolah di Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok Barat, masih menjadi perhatian dengan rata-rata lama sekolah 6,87 tahun pada 2023. Dua faktor utama yang berkontribusi pada permasalahan ini adalah pernikahan dini dan penggunaan smartphone yang bermasalah di kalangan remaja. Pernikahan dini berdampak negatif pada pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sosial remaja, sementara penggunaan smartphone yang tidak terkontrol dapat mengganggu proses belajar dan interaksi sosial. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja SMAN 1 Lembar di Lombok barat mengenai risiko dan dampak pernikahan dini, serta mengembangkan kebijakan penggunaan smartphone yang sehat. Selain itu, program ini berupaya meningkatkan keterampilan sosial dan akademik siswa melalui pendidikan dan pelatihan efektif. Metode pelaksanaan meliputi persiapan dan perencanaan melalui diskusi dengan stakeholder, pengembangan materi edukasi, dan persiapan logistik. Kegiatan dilakukan melalui mini workshop dengan pembelajaran langsung. Evaluasi program dilakukan melalui kuesioner dan umpan balik peserta via Google Form. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dan penggunaan smartphone yang positif. Kesimpulannya, program ini diharapkan dapat meningkatkan rata-rata lama sekolah di Lombok Barat dan membentuk generasi muda yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, dengan mengintegrasikan nilai-nilai agama dan pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk pengembangan diri.
SOSIALISASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBAHAN DASAR KOTORAN SAPI DAN LIMBAH ORGANIK DI DESA LEMING KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Rohyani, Immy Suci; Wandika; Andhika, Bagas Dwi; Hassanuddin B, M. Sultan; Pratiwi, Eka; Rahmasari, Synthia Nur; Aulia, Mulyani Safitri; Sumiyati, Sri; Rasidi, Muhammad; Annisa; Putri, Sasi Fhatmayani
Jurnal Wicara Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i3.4094

Abstract

Leming Village is a village located in the Terara District, East Lombok Regency, which is known for its large number of cattle breeders. The cow manure produced by these livestock has become an important issue that needs to be addressed in Leming Village due to the increasing amount of waste produced. Livestock waste, such as cow manure and other organic materials such as leaves, rice straw, and corn stalks, are the main sources of organic fertilizer. This organic fertilizer is useful in building soil fertility, especially if its use is done continuously over a long period of time. This activity aims to increase the understanding and skills of the community in managing cattle manure and organic waste into compost that is useful for agriculture and environmental cleanliness. This activity is carried out through socialization activities regarding the organic compost program from cattle manure and organic waste, implementation of activities in the form of counseling and compost making techniques from cattle manure and organic waste, as well as additional materials that will be used to accelerate compost making, then conducting evaluation and monitoring as well as community assistance. The results of the compost making process showed that temperature and pH checks were carried out twice, where the checks were carried out in the first and second weeks after the compost was made. The temperature check results in the first week showed that the temperature of the compost was 35°C with a pH of 5.5 and in the second week showed a value of 27°C and pH 7. With this activity, the community can process cattle manure into organic fertilizer, reduce the cost of purchasing chemical fertilizers, and maintain soil fertility better than the use of chemical fertilizers that can reduce fertility.
Tingkat Penerimaan Masyarakat Terhadap Produk Greensouv Rohyani, Immy Suci; Dwiyanti, Amalya; Arini, Fitri Sandya; Kurniawati, Sabila Tri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6131

Abstract

Mendaur ulang sampah kertas menjadi media tanam sebagai pengganti tanah. Penambahan daun kipahit dan serabut kelapa untuk memenuhi kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penerimaan masyarakat terhadap Greensouv mencakup baik kalangan petani dan penanam, maupun pengguna akhir yang menggunakannya dalam pertamanan rumah tangga atau aplikasi lainnya. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk GREENSOUV. Tahapan pengabdia meliputi tahan persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Produk GREENSOUV sangat inovatif dan memiliki berbagai kelebihan, seperti efektivitas dalam mempercepat pertumbuhan tanaman, efisiensi penggunaan, dan harga yang terjangkau. Namun, ada juga beberapa perbaikan terkait dengan aspek estetika produk. Melalui hasil pengabdian ini, penulis menyadari bahwa GREENSOUV memiliki potensi untuk memikat perhatian berbagai segmen Masyarakat.
Sosialisasi Di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Terkait Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Kotoran Sapi Dan Limbah Organik Rohyani, Immy Suci; Wandika; Andhika, Bagas Dwi; Hassanuddin B, M. Sultan; Pratiwi, Eka; Rahmasari, Synthia Nur; Aulia, Mulyani Safitri; Sumiyati, Sri; Rasidi, Muhammad; Annisa; Putri, Sasi Fhatmayani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8082

Abstract

Desa Leming merupakan desa yang termasuk kedalam wilayah Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur merupakan desa yang banyak memelihara sapi dikarenakan masyarakat desa ini kebanyakan merupakan peternak sapi. Kotoran sapi yang dihasilkan oleh ternak tersebut menjadi masalah penting yang perlu ditangani di desa Leming sebab jumlah kotoran sapi yang semakin banyak seiring dengan banyaknya limbah yang dihasilkan. Kotoran ternak, seperti kotoran sapi serta bahan organik lainnya seperti dedaunan, jerami padi, dan batang jagung, merupakan sumber utama pupuk organik. Pupuk organik ini bermanfaat bagi kesuburan tanah, terutama jika penggunaannya dilakukan secara berkesinambungan dalam jangka waktu yang panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah kotoran sapi dan limbah organik menjadi pupuk organik yang berguna untuk pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi terkaiat pemanfaatan kotoran sapi dan limbah organik mejadi pupuk organik (kompos) untuk kesuburan tanah. Akhir dari kegiatan ini adanya evaluasi dan monitoring serta pendampingan masyarakat. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk organic berbahan dasar kotoran sapi dan limbah orgnik. Serta adanya persepsi positif masyarakat terhadap lingkungannya. Bagi masyarakat dengan mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik, mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk pembelian pupuk kimia, dan masyarakat dapat memelihara kesuburan tanah yang lebih baik disbanding dengan penggunaan pupuk kimia yang dapat menurunkan kesuburan.
Kebun Sains : Wahana Belajar Perubahan Iklim Dan Kearifan Lokal Bagi Pelajar Dan Masyarakat Rohyani, Immy Suci; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Ernawati; Widiyanti, Astrini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9042

Abstract

Pengintegrasian pendidikan perubahan iklim dan kearifan lokal ke dalam Kurikulum Merdeka, implementasi masih sulit untuk dijalankan. Wahana kebun sains merupakan suatu inovasi yang dapat mengatasi permaslaahan tersebut. Program pengabdian ini ditujukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan wahana pembelajaran kebun sains mengakomodir kebutuhan belajar terkiat perubahan iklim dan kearifan lokal bagi pelajar dan masyarakat. Wahaan kebun sains dapat di jadikan sebagai kelas, laboratorium, dan tempat belajar, berdiskusi, dan memahami teori-teori serta implementasi perubahan iklim dan kearifan lokal pelajar dan masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pembelajaran langsung (hands-on) dan Trainer of Training (TOT), yaitu keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan untuk tujuan menata dan menggembangkan Wahana Kebun Sains, manajemen organisasi, promosi dan pemasaran produk yang ditujukan bagi tim pendamping atau volunteer. Implementasi kegiatan langsung di ujicobakan pada siswa tingkat dasar. Hasil kegiatan ini adalah terdapat perubahan signifikan dalam sikap dan perilaku siswa dan masyarakat terhadap lingkungan. Mereka menjadi lebih peduli dan proaktif dalam mengadopsi praktik ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari. Pengurangan penggunaan plastik, pembuatan kompos dari sampah organik, dan praktik daur ulang menjadi beberapa contoh perubahan perilaku yang diamati.
the Ethnoecological Study of Local Community Food in Supporting the Development of Culinary Ecotourism in the Sekotong Region, West Lombok Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Supardiono, Supardiono; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Reda; Saputra, Kurniawan Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.6113

Abstract

Combining the concept of ecotourism with culinary delights based on local food resources in coastal communities in West Lombok district is one form of appropriate development strategy that will make the West Lombok district region have its own development characteristics leading to sustainable tourism and tourism support which will become the concept of future tourism development. This research examines in more depth the ethnoecological aspects of coastal communities, especially regarding local food. Through this research, data will be obtained regarding the diversity of local food types in coastal communities, mapping community wisdom in processing and utilizing local food. Local community interactions and perceptions of local food diversity. The type of research used is descriptive exploratory with research techniques in the form of exploration. The sampling techniques used in the research were purpose sampling and snowball sampling. Research data collection uses several techniques, including random observation to obtain qualitative and quantitative data on local food typical of the island of Lombok, which uses an open questionnaire targeting local communities according to predetermined criteria. The research results show that coastal communities have more food resources originating from marine resources, both fish and non-fish, these food resources are still protected because most people still harvest the results using simple equipment. There are around 11 types of processed food as a family practice. Tuna fish has the highest ICS (Index of Cultural Significance) value while mackerel fish has the highest variety of uses. Shrimp is the fish group that has the highest ICS value, while cassava leaves have the highest ICS value for the vegetable group. The local wisdom of the community which originates from their ancestors in order to protect their environmental resources is still maintained today.
Sosialiasi Upaya Konservasi Tanaman Pangan dan Kecantikan di Kawasan Ruang Terbuka Hijau Udayana Isrowati, Isrowati; Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Ernawati, Ernawati; Rahayu, Rachmawati Noviana; Pratama, Lalu Galih Putra
Sinergi dan Harmoni Masyarakat MIPA Vol. 1 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sinonim.v1i1.5563

Abstract

Tanaman merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat yang berpotensi sebagai pangan dan bahan kecantikan. Lombok memiliki jenis tanaman pangan dan kecantikan yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemanfaatan secara optimal dan berkelanjutan merupakan salah satu upaya konservasi. Konservasi tanaman harus melibatkan semua elemen masyarakat. Pengabdian sosialiasi upaya konservasi tanaman pangan dan kecantikan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap jenis dan pemanfaatan tanaman serta upaya konservasi di kawasan Ruang terbuka Hijau Udayana. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan terdiri dari survey lokasi dan diskusi, tahapan pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi melalui media poster dan tahapan evaluasi dengan pengisian kueioner oleh peserta. Hasil sosialisasi menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait jenis dan pemanfaatan tanaman pangan dan kecantikan. Upaya konservasi pemanfaatan secara berkelanjutan oleh masyarakat dilakukan dengan tiga acara yaitu menanam tanaman terlebih dahulu, mengambil langsung di alam dan membeli di pasar. Kegiatan sosialisai mampu meningkatkan partipasi masyarakat dalam upaya konservasi tanaman pangan dan kecantikan. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan Lancar
Sosialisasi Analisis Kualitas Lingkungan Berdasarkan Bioindikator yang ada di Lingkungan Sekitar Ernawati, Ernawati; Rohyani, Immy Suci; Jupri, Ahmad; Isrowati, Isrowati; Rahayu, Rachmawati Noviana; Reda, Reda
Sinergi dan Harmoni Masyarakat MIPA Vol. 1 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sinonim.v1i2.6630

Abstract

A healthy and sustainable environment is critical for sustaining ecological balance and increasing human well-being. However, other human activities, such as industrialization, urbanization, and the use of chemicals in agriculture, can have a negative impact on the environment. As a result, the community requires an effective and simple way for integrating their surroundings. Bioindicator-based analysis is one approach of assessing environmental quality. Bioindicators are creatures whose presence, quantity, or physical condition can reflect the state of their surroundings. Plankton, macrozobenthos, moss, lichen, soil insects, and other microorganisms are examples of bioindicators. This community service project seeks to raise public awareness of the significance of bioindicators in environmental quality assessment, as well as how to identify the many types of bioindicators found in the surrounding environment and how to utilize them to assess air, soil, and air quality. The community service activity is divided into three stages: preparation (site survey and activity needs, permissions), implementation (socialization and poster exhibition), and assessment (participants completing questionnaires). The community service activity ran successfully. Throughout the socialization activities, all participants were engaged and eager. The material supplied was fresh to the participants and would be fascinating to examine further. Furthermore, participants were interested in attempting to determine environmental quality by observing the presence of bioindicators around them. Socialization activities were also able to instill in participants a sense of awareness and concern for environmental changes, prompting them to take an active role in sustaining the ecosystem in their surrounds.
Co-Authors A. Defi Yulita Pratiwi Agus Kurnia Agus Ramdani Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri Ahmad Jupri AIDA MUSPIAH AIDA MUSPIAH Aina Ul Mardiati Amir Manggala P Andhika, Bagas Dwi Annisa Annisa Firda Wahyuningsih Arini, Fitri Sandya Athifah Athifah Aulia, Mulyani Safitri Baiq Dea Nisrina Atika Baiq Hana Tasya Muflihah Baiq Karina Permatasari Baiq Mia Rosdiana Cahyo Aditya Akbar Damarizki Ideatami Dania Juliani Dao, Sukiman Debi Jihan Umaira M Dela Savira Dela Savira Dining Aidil Candri, Dining Aidil Dita Dwi Angraeni Doni Kusuma W. N Dujana, Lalu Mahammad Aby Dujana, Lalu Muhammad Aby Dwi Rahayu Lestari Dwiyanti, Amalya Efendi, Ismail eka nusa Eka Pratiwi Elinda Sari Elisa Darmayanti Wahyuni Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evy Aryanti Evy Aryanti Evy Aryanti Evy Aryanti Fadila, Baiq Arlina Fatma Hardianti Sangian Faudziah, Totum Aurora Feby Ayu Genggelang Fiona Erlita Meiyani Hamsini, Lasmi Hassanuddin B, M. Sultan Hidayatulloh Hilman Ahyadi Hilman Ahyadi Humamurrizqi, Humamurrizqi I Gusti Bagus Wiksuana I Wayan Suana Iin Marya Rizka Ika Nurani Dewi Intan Permata Sari ISLAMUL HADI Isnaini Marliana Isnan Nursalim Isrowati Isrowati Isrowati Isrowati, Isrowati Jamaludin . Jannaturrayyan, Sawmi Juliani Jurnal Pepadu Komang Adi Kurniawan Saputra Komang Satria Wirawan Rusady Kurniah Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniasih Sukenti Kurniawati, Sabila Tri Laili Ruhyani Udlhi Lalu Adi Gunawan Lalu Ardian Hadi Lalu Aulia Rahman Hakim Luthfiana Safhira Avanda M. Rifaldi Rahman M. Wildane Ganevo Maryanti Maryanti Maulana Ustadz Maya Nuansa Putri Minzorus Sunan Muhammad Hafizzudin Muhammad Rijal Alfian Mulyana Hidayani Nada Anjani Ni Kadek Sri Wulandari Ni Luh Wulan Sri Apsari Ni Nengah Sri Eni Ni Putu Reny Diantari Ni Wayan Yusvika Yanti Novi Ani Novi Ani Nur Suci Arminy Nur Yani Wulandari Pardede Shinta Trilestari Patika Azmia Putri Pratama, Lalu Galih Putra Puspita Ariyaningsih Putri, Sasi Fhatmayani Rachmawati Noviana Rahayu Rachmawati Noviana Rahayu Rachmawati Noviana Rahayu Rahayu, Rachmawati Noviana Rahmasari, Synthia Nur Rasidi, Muhammad Ratih Ratna Putri Ratnah Hartinah Reda Reda, Reda Rifki Hidayatul Ardi Rihal Hayati Risma Indriana Rizki Aditia Zubair Safera Ourlita S Safrudin, Muhamad Sahid Imam Wahyudi Sarkono Sarkono Sawmi Jannaturrayyan Sebastian Aviandhika septiani septiani Setiana Dwi Utami Sholihah, Dynda Aisyah Syafitri Siti Aisah Purnamasari Sonia Fahira Sri Puji Astuti Sri Sumiyati Sukiman . Sukiman Sukiman Sukmaraharja Aulia Rachman Tarigan Supardiono Supardiono, Supardiono Suripto Suripto Suripto Suripto Tika Komang Santhya Dewi Wanda Wahyu Melani Wanda Yuliandini Wandika Widiyanti, Astrini Wildanniati Purnamasari Wiwik Indrawati Yulistiana Ummami Yunda Sulistiani Zhofi Ratni Alawiyah