Claim Missing Document
Check
Articles

EFEK EKSTRAK METANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO Pramadya PN; Hendrayana MA
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i9.P11

Abstract

ABSTRAK Salmonella typhi merupakan penyebab utama penyakit demam typhoid. Masalah yang kini dihadapi dari berbagai penyakit infeksi adalah resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pengembangan suatu alternatif pengobatan yang tidak menyebabkan efek samping perlu dilakukan. Salah satu tanaman yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah daun sirsak. Kandungan flavonoid, steroid, alkaloid, saponin dan tanin yang dilaporkan pada daun tanaman sirsak (Annona muricata) berkontribusi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri dengan mengukur zona hambat yang diinduksi oleh ekstrak methanol daun sirsak pada bakteri Salmonella typhi secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian posttest only control design dengan metode difusi agar (Kirby-Bauer). Studi ini menggunakan daun sirsak yang diekstraksi dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol daun sirsak dengan konsentrasi larutan 50mg/mL, 100mg/mL, 200mg/mL dan 400mg/mL yang diuji pada bakteri S. typhi secara in vitro. Uji ekstrak secara in vitro pada bakteri S. typhi memperoleh hasil, ekstrak metanol daun sirsak tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi secara in vitro. Terdapat beberapa faktor yang tidak dapat dikontrol yang mempengaruhi hasil dari penelitian ini seperti, jenis bakteri, lingkungan tempat tanaman berasal dan efektifitas ekstrak. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk uji antibakteri ekstrak methanol daun sirsak dengan konsentrasi larutan yang berbeda, untuk mengetahui konsentrasi yang dapat memberikan efek secara in vitro pada bakteri S. typhi. Kata kunci: Salmonella typhi, ekstrak daun sirsak, antibakteri
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG CEMPAKA KUNING (MICHELIA CHAMPACA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO I Gede Agus Darsana Palgunadi; Agus Eka Darwinata; Made Agus Hendrayana; Ni Nengah Dwi Fatmawati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i1.P08

Abstract

Infeksi masih merupakan masalah kesehatan berbagai negara, terutama negara berkembang seperti Indonesia. Belakangan ini banyak dilakukan penelitian untuk mengembangkan obat baru sebagai alternatif pilihan antibiotika untuk mengatasi infeksi. Perkembangan penelitian mengarah pada pengembangan bahan alam. Kulit batang cempaka kuning(Michelia champaca L.) merupakan salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan. Penelitian ini adalah studi dengan desain true experimental post test only group design. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit batang cempaka dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75% terhadap pertumbuhan S. aureus ATCC 25923 dan E. coli ATCC 8739 dengan metodi difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol kulit cempaka kuning konsentrasi 25%, 50%, dan 75% memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dengan rerata diameter zona hambat masing-masing yaitu 17,4 mm, 18,3 mm, dan 20 mm. Uji komparabilitas menggunakan Dunn's multiple comparisons test. Hasil uji antara kelompok kontrol positif dengan kelompok konsentrasi 25% memiliki perbedaan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji antara kelompok kontrol positif dengan kelompok konsentrasi 50% dan kelompok konsentrasi 75% menunjukan tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05). Sedangkan pada bakteri E. coli, ekstrak etanol kulit cempaka kuning pada berbagai konsentrasi tidak menunjukan adanya aktivitas antibakteri. Kata kunci : Uji daya hambat; ekstrak kulit batang cempaka kuning; Staphylococcus aureus; Escherichia coli
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli, Staphylococcus aureus, DAN Salmonella sp. PADA KENOP PINTU KELUAR TOILET UMUM PRIA DAN WANITA DI KAMPUS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA DENPASAR Ida Bagus Aditya Bhaskara; Made Agus Hendrayana; Komang Januartha Putra Pinatih
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.318 KB)

Abstract

Kenop pintu toilet umum merupakan salah satu lokasi potensial bagi transmisi beragam spesies bakteri diaregenik, seperti E. coli, S. aureus, dan Salmonella sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kontaminasi bakteri pada kenop pintu toilet umum di kampus FK UNUD Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional potong-lintang dengan populasi terjangkau berupa kenop pintu keluar toilet umum di Gedung Barat kampus FK UNUD Denpasar. Pemilihan sampel menggunakan total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode swab, lalu dikultur dalam media BA, EMBA, SS, dan XLD. Koloni yang dicurigai Staphylococcus dilakukan uji katalase dan koagulase. Seluruh koloni dilakukan pengecatan Gram. Dari total 14 sampel, diketahui bahwa prevalensi kenop pintu keluar toilet umum yang terkontaminasi bakteri secara keseluruhan adalah 50%. Namun, seluruh koloni yang diisolasi teridentifikasi sebagai Staphylococcus koagulase negatif. Tidak ditemukan satupun koloni E. coli, S. aureus, dan Salmonella sp. pada seluruh kenop (0%). Prevalensi kontaminasi positif pada kenop pintu keluar toilet pria (86%) lebih besar dari wanita (14%). Prevalensi tertinggi berdasarkan lokasi terdapat pada toilet lantai 2 (75%) dan terendah di lantai 3 (25%). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pada kenop pintu toilet umum di kampus FK UNUD Denpasar tidak ditemukan bakteri diaregenik E. coli, S. aureus, dan Salmonella sp., melainkan hanya bakteri flora normal Staphylococcus koagulase negatif. Penelitian ini agar menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas kebersihan di lingkungan FK UNUD. Kata kunci: E.coli, S. aureus, Salmonella sp. , kenop pintu toilet
EROTYPE IDENTIFICATION OF VIBRIO CHOLERAE BACTERIAWHICH ISOLATED FROM ICE AMONGTUBE AND CUBE ICE TYPE IN FOOD AND BEVERAGES SELLER AT DENPASAR CITY, BALI IGP Dhinarananta; IGM Wijaya P; P Ananta WS; P Yuniadi A; M Agus Hendrayana
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.354 KB)

Abstract

Cholera is a type of watery diarrhea with specific sign stool containing mucus which resembles rice water. Cholera caused by gram negative bacteria Vibrio cholerae (V.Cholerae). The transmissions of bacteria were through a contaminated food or water.Bali is an international tourism destination with tropical weather where ice is widelyused in food and beverage which bring a risk of cholera through a contaminated ice.Iceshave a risk of bacterial contamination whether from the making and the usage process.Type of ice that widely used were cube and tube ice which each of them have a differentin making and usage process. The purpose of this study is to obtain the contamination ofV.cholera in cube and tube ice. The method of this study is descriptive observationalstudy with quota sampling technique. Sample were obtained from a restaurants andstreet vendor which use a block and tube ice with total 10 sample and 5 for each type ofice.Sample then cultured in Alkaline Peptone Water(APW) and Thiosulfate Citrate Bilesalt Sucrose(TCBS) agar. Bacteriacolony then identified using a gram staining andLatex Serotyping. The result are 3 over 5 (60%) sample of cube ice contaminated byV.cholera O1 Inaba serotype and 3 over 5 (60%) sample of tube ice contaminated byV.cholera O1 Inaba serotype.
OPTIMASI DETEKSI GEN E6 PADA HUMAN PAPILLOMAVIRUS RISIKO TINGGI DENGAN POLYMERASE CHAIN REACTION I G A Aristi Dhika Pranani; Made Agus Hendrayana; Komang Januartha P. Pinatih
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.394 KB)

Abstract

Kanker servik merupakan jenis kanker pada wanita dengan angka kejadian terbesar keempat di dunia. Infeksi oleh human papillomavirus (HPV) adalah salah satu faktor penyebab kanker servik. HPV memliliki gen E6 yang berperan dalam patogenesis kanker servik, sehingga dijadikan target deteksi. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi HPV secara cepat dan akurat secara molekular menggunakan teknik polimerase chain reaction (PCR). Metode yang digunakan adalah metode optimasi pada suhu penempelan DNA (annealing). Pada penelitian ini dilakukan optimasi deteksi pada gen E6 dari DNA HPV tipe 16. Optimasi dilakukan dengan menggunakan tiga variasi suhu annealing. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu suhu annealing optimal untuk mengamplifikasi gen E6 pada HPV tipe 16 adalah 55 - 59. Hasil optimasi suhu annealing tersebut memberikan hasil pita yang tebal dan spesifik sebesar 476 bp sesuai dengan ukuran pita gen E6 pada HPV tipe 16. Kata Kunci: deteksi, optimasi PCR, Human Papillomavirus, kanker servik
Multidrug-Resistant Pseudomonas aeruginosa Pada Intensive Care Unit Di Asia Tenggara: A Systematic Review Ida Ayu Andhira Dewi Suarisavitra; Ni Nyoman Sri Budayanti; , Ni Nengah Dwi Fatmawati; Made Agus Hendrayana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i11.P08

Abstract

The incidence of Multidrug-resistant Pseudomonas aeruginosa is increasing in various countries requires further attention to find out the right choice of antibiotics. This review will discuss more about Pseudomonas aeruginosa resistance at the Intensive Care Unit (ICU) in Southeast Asia. The research was carried out on the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases identifying journals published from 2015 to 2020 that focus on MDRPA at the ICU in Southeast Asia. In order to obtain a relevant study, the keywords used were accompanied by eleven Southeast Asian countries. There are 7 studies that are relevant in this study. From the study, there were 5 countries that had complete data for further analysis, namely Vietnam, Indonesia, Malaysia, Philippines, and Thailand. The prevalence of VAP is 64,7%, CAUTI 20,9%, and BSI 3,8%. Antimicrobial resistance was commonly found in sulfamethoxazole-trimethoprim (95%), linezolid (73,7%), ticarcillin-clavulanate (67,8%), amoxicillin-clavulanic acid (66,7%), and ceftriaxone (52,9%). Colistin and polymyxin B have a low resitsance rate compared to other antibiotics. It is hoped that more researchers will be researching about MDRPA in Southeast Asia in the future and increase the sample size.
IDENTIFIKASI BAKTERI Eschericia coli SEROTIPE O157 DENGAN MEDIA SORBITOL MAC CONKEY AGAR (SMAC) PADA BUAH SEMANGKA POTONG DARI PEDAGANG BUAH KAKI LIMA DI KOTA DENPASAR I Made Nugraha Gunamanta Sabudi; Made Agus Hendrayana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.098 KB)

Abstract

coli is a bacteria that can cause clinical manifestations from mild to severe diarrhea, especially E. coli serotipe O157 as pathogenic bacterium that can cause bloody diarrhea. Watermelon pieces sold by street vendors is a fruit that is processed in a minimalist way and have a chance contaminated with E. coli in various ways during the cutting process, storage, till packing up to the consumer. Therefore it was important to identify the E. coli serotipe O157 on watermelon pieces sold by street vendors. The aim of study was to determine whether there was E. coli serotipe O157 or not in watermelon pieces that sold by fruit street vendor in Denpasar. The method used TSB grower medium, McConkey, EMBA, SMAC and gram staining to identificate of E. coli serotipe O157 on watermelon pieces samples. The study found five samples showed positive signs of E. coli, and none showed signs of positive E. coli O157 from ten samples. As a conclusion there was no E. coli serotipe O157 showed on watermelon pieces, but found positive E.coli (non serotipe O157) in Denpasar, especially on North, West and East Denpasar Keywords: Identification, E. coli, serotipe O157, Watermelon, Watermelon pieces, fruits street vendors
IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI SEROTIPE 0157 DENGAN MEDIA SORBITOL MAC CONKEY AGAR (SMAC) PADA JAMU BERAS KENCUR DARI PEDAGANG JAM GENDONG DI KOTA DENPASAR I Kadek Serisana Wasita; I Made Agus Hendrayana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.741 KB)

Abstract

Jamu beras kencur masih sering dikonsumsi sebagai minuman kesehatan, minimnya pengawasan serta kurang higenisnya proses pembuatannya, tidak menutup kemungkinan terjadinya kontaminasi E.coli pada minuman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontaminasi dan serotipe E.coli pada jamu beras kencur yang dijual oleh pedagang jamu gendong di kota Denpasar. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan rancangan studi eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan dengan metode non-probability sampling yaitu consecutive sampling, dengan mendapatkan sepuluh sampel dari empat kecamatan di kota Denpasar. Sampel dicampur dengan media pengaya Tryptic Soy Broth (TSB) dan dibiakkan pada media MacConkey dan Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Hasil koloni diperiksa dengan pengecatan gram dan identifikasi serotipe menggunakan media Sorbitol-MacConkey agar (SMAC). Hasil penelitian ditemukan empat dari sepuluh sampel jamu beras kencur (40%) positif terkontaminasi E.coli, sedangkan untuk E.coli serotipe O157 tidak ditemukan di kesepuluh sampel. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai jamu beras kencur dengan sampel yang lebih besar.
EFEK EKSTRAK METANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO Pramadya PN; Hendrayana MA
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i6.P18

Abstract

Salmonella typhi merupakan penyebab utama penyakit demam typhoid. Masalah yang kini dihadapi dari berbagai penyakit infeksi adalah resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pengembangan suatu alternatif pengobatan yang tidak menyebabkan efek samping perlu dilakukan. Salah satu tanaman yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah daun sirsak. Kandungan flavonoid, steroid, alkaloid, saponin dan tanin yang dilaporkan pada daun tanaman sirsak (Annona muricata) berkontribusi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri dengan mengukur zona hambat yang diinduksi oleh ekstrak methanol daun sirsak pada bakteri Salmonella typhi secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian posttest only control design dengan metode difusi agar (Kirby-Bauer). Studi ini menggunakan daun sirsak yang diekstraksi dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol daun sirsak dengan konsentrasi larutan 50mg/mL, 100mg/mL, 200mg/mL dan 400mg/mL yang diuji pada bakteri S. typhi secara in vitro. Uji ekstrak secara in vitro pada bakteri S. typhi memperoleh hasil, ekstrak metanol daun sirsak tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi secara in vitro. Terdapat beberapa faktor yang tidak dapat dikontrol yang mempengaruhi hasil dari penelitian ini seperti, jenis bakteri, lingkungan tempat tanaman berasal dan efektifitas ekstrak. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk uji antibakteri ekstrak methanol daun sirsak dengan konsentrasi larutan yang berbeda, untuk mengetahui konsentrasi yang dapat memberikan efek secara in vitro pada bakteri S. typhi. Kata kunci: Salmonella typhi, ekstrak daun sirsak, antibakteri
POLA BAKTERI PADA PASIEN KAKI DIABETIK DAN RESISTENSINYA TERHADAP ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH PERIODE 1 JANUARI 2017 – 28 FEBRUARI 2018 Sonia Elvira Salim; I Dewa Made Sukrama; Ni Nengah Dwi Fatmawati; Made Agus Hendrayana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i10.P17

Abstract

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis di dunia. Diabetes sendiri jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi, kaki diabetik merupakan salah satu komplikasinya. Dimana pada umumnya kaki diabetik ini disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Adanya ketidaktepatan pemberian antibiotik pada pasien kaki diabetik menyebabkan terjadinya resistensi antibiotic pada beberapa bakteri. Oleh karena itu pola bakteri dan resistensinya terhadap antibiotik pada pasien kaki diabetik perlu diketahui. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola bakteri pada pasien kaki diabetik dan resistensinya terhadap antibiotik di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah pada periode 1 Januari 2017 – 28 Februari 2018. Potong lintang deskriptif digunakan pada penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan teknik total sampling, dimana semua data uji kultur pasien kaki diabetik yang ada pada buku Registrasi Pemeriksaan Pasien Laboratorium Klinik Mikrobiologi RSUP Sanglah pada periode 1 Januari 2017 - 28 Februari 2018 digunakan pada penelitian ini. Sebanyak 118 data hasil kultur bakteri pada pasien kaki diabetik ditemukan pada buku Registrasi Pemeriksaan Pasien Laboratorium Klinik Mikrobiologi RSUP Sanglah periode 1 Januari 2017 - 28 Februari 2018, dengan 84 isolat bakteri yang berhasil tumbuh. Bakteri klebsiella pneumoniae ssp pneumonia, proteus mirabilis, acinetobacter baumannii merupakan tiga bakteri yang mendominasi. Bakteri-bakteri yang ditemukan juga resisten terhadap beberapa antibiotik. Kata kunci: Kaki Diabetik, Antibiotik, Pola Bakteri, Pola Resistensi
Co-Authors Agastiya, I Made Cahyadi Agus Eka Darwinata Alwi, Nur Azminah Amy Yelly Chandra, Katherine Silvania Chindyvita Darung, Maria Dennis Yulianto Desak Made Hari Wijayanti Dewa Ayu Agus Sri Laksemi Dewa Ngurah Suprapta Dewa Ngurah Suprapta Dwija, Ida Bagus Nyoman Putra Gandari, NK. Matalia Govinda Vittala Gusti Ngurah Juniartha Handayani, I Gusti Ayu Nastiti Wahyu HARI MULYAWAN Hearty Indah Oktavian Hendrawan, Gresya I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I Dewa Ayu Made Dian Lestari I Dewa Ayu Rayna Nareswari Wikananda I Dewa Gde Bagus Panji Palaguna I Dewa Made Sukrama I G A Aristi Dhika Pranani I G. A. Ngurah Aswin Panji Sanjaya I Gede Agus Darsana Palgunadi I Gede Bayu Adi Pratama I Gede Pradnya Wisnu Murthi I Gede Raka Adhyatma I Gusti Ngurah Juniartha I Kadek Aditya Nugraha I Kadek Serisana Wasita I Made Ady Wirawan I Made Jawi I Made Nugraha Gunamanta Sabudi I Made Pande Dwipayana I Made Reza Pramudya I Made Sathya Vijayananda I Made Wira Kusuma I Nyoman Gede Wardana I P Ananta WS I Putu Bayu Mayura, I Putu Bayu I Wayan Windi Artha I.A.A. Widhiartini Ichlazul Ma’ruf Ida Ayu Andhira Dewi Suarisavitra Ida Ayu Dewi Wiryanthini Ida Bagus Aditya Bhaskara Ida Bagus Nyoman Putra Dwija Ida Bagus Nyoman Putra Dwija Ida Sri Iswari IGM Wijaya P IGP Dhinarananta IP Ananta WS Kadek Adit Wiryadana Kadek Surya Atmaja Ketut Indah Karina Mahardika Komang Januartha Putra Pinatih Kusumajaya, I Gusti Bagus Ari Adi Laksmi, Ida Ayu Agung LUH MERTASARI . Luh Seri Ani Luh Seri Ani Made Indra Wijaya Made Kurnia Widiastuti Giri Made Widianantara Nathasia Ngurah Agus Sanjaya ER Ni Kadek Fiora Rena Pertiwi Ni Komang Sulyastini Ni Made Dian Kurniasari Ni Nengah Dwi Fatmawati Ni Nengah Dwi Fatmawati Ni Nyoman Sri Budayanti Ni Putu Tesi Maratni Ni Wayan Mega Sri Wahyuni Ni Wayan Prabasiwi Kirana Nila Wahyuni P Ananta WS P Yuniadi A Paramyta, I Gusti Ayu Cintya Pramadya PN Putra, I Dw. Gd. Bayu Artha Pratama Putu Agung Satvika Pradnyadevi Putu Gitanjani Mahadewi Semadhi Putu Harrista Indra Pramana Putu Yuniadi Antari Rena Sari Megayanthi Santhi Y, Ni Putu Kusuma Saranova, Hilda Saraswati P. Yogita Sieny Veronica Sonia Elvira Salim Trisnadewi, Ni Nyoman Lidya Vittala, Govinda Wahyuni, Ni Wayan Mega Sri Wayan Citra Wulan Sucipta Putri Wibisana, I Dewa Nyoman Adi Ningrat Winatha, I Gde Pangestu Putrama Winaya, Made Illene Wira Guna, I Gede Bhima