Claim Missing Document
Check
Articles

Sustainability of Community Social Resilience in Flood Disaster Mitigation and Adaptation for Global Flood-Prone Communities: Evidence from Kampar Regency, Riau, Indonesia Syamsaputri, Arrahmah Dea; Hermon, Dedi
JAMBURA GEO EDUCATION JOURNAL Volume 6, Issue 2 (2025): Jambura Geo Education Journal (JGEJ)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jgej.v6i2.33524

Abstract

As climate change intensifies and environmental degradation worsens, flooding has transformed from a seasonal event into a persistent and escalating threat. Rural areas are particularly vulnerable due to their limited adaptive capacity and fragile social structures. The increasing frequency and severity of floods underscore the urgent need for both structural reforms and the strengthening of community-based social systems. However, existing studies have not adequately addressed the research gaps, especially concerning how specific components of community social resilience contribute to effective flood disaster management in rural contexts. This study aims to fill that gap by analyzing the role of sustainable community social resilience in managing and adapting to flood disasters in Kampar Regency. The research employs the Rapid Appraisal for Resilience method and analyzes data using Multidimensional Scaling (MDS). It focuses on four key dimensions: social, education, health, and economics. Primary data were collected through interviews with 105 purposively selected respondents from flood-affected communities across 22 subdistricts in Kampar Regency. The results of the multidimensional sustainability index indicate an overall score of 49.06, categorizing the area as “less sustainable.” The dimension-specific scores were as follows: economic (50.29), social (46.08), health (50.10), and education (49.76). These results reveal uneven levels of community resilience, with economic and health dimensions showing slightly better outcomes than others. Tailored interventions addressing dimension-specific weaknesses are essential. Strengthening these localized aspects supports long-term strategies for disaster risk reduction and climate adaptation. This study underscores the importance of incorporating multidimensional assessments into local development planning to build resilience in flood-prone communities. 
Analysis of Population Growth and Distribution towards Health Facilities and Infrastructure in Sikakap District Mentawai Islands Regency Wulansari, Septiyani Kiky; Hermon, Dedi
JURNAL BUANA Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss2/4275

Abstract

This study aims to determine (1) Population growth and distribution in Sikakap Sub-district in 2018-2023. (2) Health facilities and infrastructure and accessibility of health facilities in Sikakap Sub-district. (3) Relationship between population growth and distribution to health facilities and infrastructure in Sikakap Sub-district. This research uses a quantitative description method with random data sampling. The methods used are population growth in the form of absolute, relative and average annual population growth and population projections using the exponential method. On population distribution using the population density method based on UU No. 56 of 1960 and building density using kernel density based on Permen No. 22 of 2021. On accessibility using the buffer (distance) and overlay (intersection) methods on Health Facilities and roads. The relationship is analyzed using correlation analysis and also the ratio of health facilities. The results showed that (1) absolute population growth in 2018 is 124 people, 2019 is 126 people, 2020 is -308 people, 2021 is 17 people, 2022 is 441 people and 2023 is -238 people, in relative population growth (%) in 2018 is 1.20%, 2019 is 1.21%, 2020 is -2.93%, 2021 is 0.17%, 2022 is 4.31% and 2023 is -2.23% with annual average growth in 2018-2023 is 0.11%. Population density in people/km2 in 2018 is 35.58, 2019 is 36.01, 2020 is 34.95, 2021 is 35.01, 2022 is 36.49 and 2023 is 35.71 and building density is "Very Low, Low, Medium, High, and Very High". (2) Health Facilities There are 31 units and the accessibility of facilities at the Puskesmas, clinic, posyandu, polindes, pharmacy and doctor / midwife practice is "Very Close, Close, Medium, Far, and Very Far". (3) Correlation Analysis is "Negative, Very Low, Strong, and Very Strong" and the Ratio of Health facilities at 1 puskesmas and pustu covers 10439 people.
Optimalisasi Deep Learning untuk Menciptakan Pembelajaran yang Bermakna Di Sekolah MAN 3 Pesisir Selatan Suasti, Yurni; Hermon, Dedi; Wijayanto, Bayu; Anwar, Syafri; Wilis, Ratna
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.893

Abstract

Pembelajaran akibat keterbatasan teknologi, infrastruktur, dan literasi digital guru serta siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemanfaatan pembelajaran inovatif, termasuk deep learning yang menekankan literasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan materi pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam mengintegrasikan pendekatan deep learning, serta tumbuhnya motivasi siswa melalui pembelajaran aktif dan kontekstual. Program ini juga mendorong sekolah mitra mengadopsi Kurikulum Merdeka secara lebih efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keberdayaan mitra dalam mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan lokal dan arah kebijakan pendidikan nasional, sehingga berdampak positif pada kualitas proses belajar mengajar.
Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Siswa Pada Pelajaran Geografi di SMAN 1 Gunung Tuleh Pasaman Barat Resi, Resi; Hermon, Dedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12755

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Internet sebagai sumber belajar siswa pada pembelajaran geografi di SMAN 1 Gunung Tuleh (2) untuk mengetahui faktor yang mendukung pemanfaatan Internet sebagai sumber belajar siswa pada pelajaran geografi di SMAN 1 Gunung Tuleh (3)Untuk mengetahui faktor penghambat dalam pemanfaatan internet sebagai sumber belajar siswa pada pelajaran geografi di SMAN 1 Gunung Tuleh Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif , Informan penelitian ini adalah guru geografi dan siswa kelas X fase E 1 dan fase E 2.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemerikasaan keabsahan data menggunakan Triangulasi. Teknik analisis datanya adalah Teknik kualitatif dengan model interaktif yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dari observasi maupun wawancara, terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan Internet dan hasil belajar. Selain itu pemanfaatan internet berpengaruh positif terhadap pembelajaran geografi kelas X E SMA N 1 Gunung Tuleh Pasaman Barat dalam menjawab pertanyaan guru dan aktif dalam proses kerja kelompok.Faktor yang mendukung Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar siswa adanya perintah dari guru untuk memenuhi tugas sekolah, Materi geografi di internet lebih lengkap,membantu mencari tugas,adapun faktor penghambat pemanfaatan internet adalah jaringan internet yang tidak stabil serta pasword wifi tidak dibagikan kepada siswa.
Analisis Spasial Kerentanan Erupsi Gunung Marapi Terhadap Wilayah Permukiman Erfis Aisyiah Dwi Citra Utami; Hermon, Dedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12913

Abstract

This research aims to analyze the spatial vulnerability of Mount Marapi eruption to residential areas. The type of research in this study is quantitative. This research is a geographic research using an ecological/environmental approach. This research was conducted in Agam Regency and Tanah Datar Regency, precisely the sub-districts on the slopes of Mount Marapi with a radius of 7 km. Based on the results of data processing on the total vulnerability of the Mount Marapi eruption area, there are 4 nagari that have a high level of vulnerability to the eruption of Mount Marapi. The areas found in this high vulnerability are dominated by the number of settlements and the high number of residents, both vulnerable age population and poor population. Recommendations for handling the high vulnerability of the eruption of Mount Marapi are limiting the construction of houses in vulnerable areas of Mount Marapi, rearranging settlement space in nagari with high population density, suppressing population growth in vulnerable areas of Mount Marapi eruption, protecting and managing natural forest areas, protected forests and shrubs, limiting and supervising the expansion of productive land.
Kajian Jawaban Soal Analisis pada Pembelajaran Geografi Kelas XI Materi Posisi Strategis Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan Potensi Sumber Daya Alam pada Kurikulum Merdeka di SMA N 1 Lintau Buo Pratama, Cindia; Ahyuni, Ahyuni; Hermon, Dedi; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13339

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1)Untuk mengetahui apa saja yang menjadi pertimbangan guru dalam membuat soal dan menganalisis bagaimana tolok ukur guru dalam menilai jawaban siswa pada soal yang mengandung analisis.2)Untuk mengetahui bagaimana jawaban siswa terhadap soal ulangan harian yang mengandung analisis.3)Untuk menganalisis bagaimana tingkat pemahaman siswa dalam memahami soal yang berkaitan dengan analisis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan teknik purposive sampling pada 90 siswa dari populasi 143 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan guru dalam membuat soal analisis sesuai dengan kriteria, mencakup aspek-aspek kritis seperti keterlibatan masyarakat, komunikasi efektif, kolaborasi, dan berpikir kritis. Namun, kriteria penilaian guru kurang spesifik dalam menekankan konsep geografi pada jawaban siswa. Siswa mengalami kesulitan dalam menjawab dan menganalisis konsep-konsep geografi dalam soal, terutama terkait posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia dan potensi sumber daya alam. Oleh karena itu, perlu perhatian lebih terhadap pemahaman siswa dalam menghadapi soal analisis tingkat C4, yang melibatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Analisis Pengetahuan Berfikir Spasial Siswa Kelas X dan XII IPS Pada Pelajaran Geografi di SMA Pertiwi 2 Padang Alvia, Rosalina; Hermon, Dedi; Anwar, Syafri; Yulfa, Arie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13596

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui tingkat berfikir spasial siswa kelas X dan XI IPS pada mata pelajaran geografi di SMA Pertiwi 2 Padang, (2) Mengetahui kendala yang dihadapi siswa kelas X dan XI dalam materi spasial. Dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan berfikir spasial siswa yang akan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Penelitian deskritif kuantitatif ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dari 52 siswa diambil menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi.. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil yaitu, siswa kelas X dan XII tergolong kategori sangat kurang dengan persentase sebesar 50%, dimana sebanyak 26 dari 60 siswa mendapatkan nilai ?61. Artinya setengah dari siswa masuk ke dalam kategori sangat kurang. Sementara dalam hasil wawancara dengan 6 informan siswa, didapatkan hasil bahwa, kendala yang banyak dihadapi siswa dalam menjawab soal adalah pada jenis soal atau materi yang berkaitan dengan rumus atau perhitungan.
Tingkat Bahaya dan Risiko Bencana Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Berbasis Sistem Informasi Geografis (Sig) Menggunakan Metode Skoring dan Overlay Di Kabupaten Tanah Datar Aisy, Rahadhatul; Hermon, Dedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya dan risiko bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik analisis pembobotan skoring dan Overlay. Dalam penelitian ini, dilakukan pemetaan bahaya dan analisis risiko dengan mengintegrasikan data spasial dari beberapa faktor ancaman, kerentanan, dan kapasitas. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) Peta bahaya banjir lahar dingin ini memetakan jalur banjir lahar dingin yang akan terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berhulu dari lereng Gunung Marapi. Daerah yang rawan banjir lahar dingin dengan jarak 300 M dari tepi sungai yang berhulu di lereng Gunung Marapi, dengan kelas tinggi memiliki luas 27.480 Ha. 2) Analisis risiko bencana banjir lahar gunung Marapi dilihat dari ancaman, kerentanan, dan kapasitas kemudian dilakukan overlay dan didapatkan nilai risiko rendah berada di Kecamatan Pariangan, Lima Kaum, Sungai Tarab, Salimpaung, dan Tanjung Baru dengan jumlah sebesar 14.646,31 Ha. Untuk luas kawasan risiko bencana sedang terdapat hampir di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar dengan jumlah 20.571,1 Ha. Kecamatan yang memiliki kawasan risiko tinggi yaitu X Koto, Batipuh, dan sedikit Kecamatan Pariangan dengan luas 12.448,57 ha.
Pemanfaatan Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) Sebagai Media Pembelajaran Geografi Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Padang Hanna Anggraini, Ade; Hermon, Dedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan peta digital rawan bencana tsunami kota Padang sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa, Mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam materi mitigasi bencana alam setelah penggunaan media pembelajaran berbasis SIG dan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Sistem Informasi Geografi (SIG) terhadap pemahaman siswa dan hasil belajar siswa pada kelas XI ips di SMA Negeri 6 Padang. Metode analisis yang digunkan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen sebagai kelompok yang menggunakan media pembelajaran berbasis SIG dan kelompok kontrol sebagai kelompok yang tidak menggunakan media pembelajaran berbasis SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat adanya pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis SIG berupa pemanfaatan peta digital tsunami Kota Padang terhadap hasil belajar siswa, perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t independen menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,00, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, antara kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi SIG yang memperoleh prestasi belajar yang lebih tinggi di bandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan aplikasi SIG sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi SIG sebagai media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran geografi, khususnya dalam materi mitigasi bencana alam. Kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi SIG sebagai media pembelajaran memiliki prestasi belajar yang lebih baik secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Nilai effect size sebesar 3,35 mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi SIG memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan prestasi belajar siswa.
Persepsi Guru Pamong Terhadap Keterampilan Mengajar Mahasiswa Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) Pendidikan Geografi UNP di Kota Bukittinggi Fitriani, Anita; Hermon, Dedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Praktik Lapangan Kependidikan memberi mahasiswa kesempatan untuk menerapkan keterampilan dan teori pendidikan yang telah dipelajari selama kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru pamong menilai keterampilan mengajar mahasiswa Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Pendidikan Geografi di Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 6 guru pembimbing yang berasal dari SMA dan MAN di Kota Bukittinggi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, persepsi guru pembimbing terhadap keterampilan mengajar mahasiswa PLK Pendidikan Geografi sudah baik, tetapi masih memerlukan peningkatan pada berbagai aspek keterampilan mengajar. Berikut adalah rinciannya: (1) Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik. (2) Keterampilan menjelaskan sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan, termasuk penguasaan materi. (3) Keterampilan bertanya cukup baik dengan pertanyaan yang relevan, tetapi masih perlu perbaikan dalam pemberian acuan. (4) Keterampilan mengadakan variasi sudah baik, terlihat dari variasi gaya mengajar, penggunaan media, dan interaksi. (5) Keterampilan memberikan penguatan sudah diterapkan dengan baik, terlihat dari penguatan verbal dan non-verbal. (6) Keterampilan mengelola kelas masih perlu ditingkatkan, karena mahasiswa tampak bingung dan kewalahan menghadapi perilaku siswa. (7) Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan sudah dilaksanakan dengan baik. (8) Keterampilan memimpin diskusi kelompok kecil sudah baik, dengan kemampuan mahasiswa membimbing secara efektif. Semua keterampilan mengajar ini sangat penting bagi seorang guru, sehingga perlu ditingkatkan agar mahasiswa dapat menjadi guru yang profesional.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W ade Fitria Dori Afriani, Nur Faiza Afriyadi, Afriyadi Ahyuni Ahyuni Ainul Hafsah Aisy, Rahadhatul Alfharizi, M. Fhadil Aljunied, Khairudin Almuhazibi, M. Alvia, Rosalina andi, febriandi Andrian Andrian Angel Hidayat Anggun Sasmita Anita Fitriani Anita Liliana Annisa, Sri Mulya Aprizon Putra Armansyah armansyah Aslan Sari M.Si SP. Thesiwati Aslan Sari Thesiwati Ayusni Ayusni Azhari Syarief Baqi, Ahmad Iqbal Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Cipta Estri Sekarrini Damanhuri, Harfiandri Daniel Friess Daniel Friess Deded Chandra Dewi Yulia Noviarti Dio alex sandra Diqi Arian Eka Putri, Elsa Elfianti, Nengsih Eliza Defrina Elvi Zuriyeni emil liza marzena Endah Purwaningsih Engla Marfadila Erfis Aisyiah Dwi Citra Utami Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Erna M.Si Juita S.Pd Ernawati Ernawati Fajri Fajri Farida M.Sc S.Si Fauzan Asyim Febriandi febriandi . Febriandi Febriandi, Febriandi Florian yulisar Frans T Gunawan Situmeang Fuji Astuti Febria Gerry Oktaviano Putra Hanna Anggraini, Ade Helfia Edial Hendriyanto Hidayat, Rizki Atthori Ilma Zulfina Indang Dewata Indriana Indriana Iswandi U Iswandi U Iswandi Umar Juita, Refli kurnia, teguh dwi Lailatul Khasanah Lamsyariah, Lamsyariah Laowo, Priska Jernih Ventari Lara Riskiawati Leni Zahara Lia Hasmita Malfiyolla Martin, Yona Martono Martono Md. Navri Zulirfan mela roza Memo Memito meri karmila Mirna Yunita moh Nasir Mokhtar, Ernieza Suhana Muhammad Fakhrul Reza Muhammad Hanif mutia yudita Nadiya Sari Nafilah Riha Nila Rahmad Defita Nina Ismayani Nur Efendi Nur Sya'bani S Olivia Oktorie Olivia Oktorie Paus Iskarni Pionagani Suwiryo Pratama, Cindia Prima, Ossy Ana Putra, Beben Graha Rahma Wati Rahmah Fadillah Rahmanelli Rahmanelli Rahmat Sari Nopi Ramadhan, Ravidho Rapi’ah Rapi’ah Ratna Wilis Ratu Insani Ramadona Ratu Insani Ramadona Rery Novio Resi, Resi Revi Hanisa Rahma Reza Rammiko Putra Riawati Riawati Rina Suksesi Rina Sulastri Riri Rahmania Rosmadi bin Fauzi Rosmadi Bin Fauzi Sari Yunita Selvy Meidela Putri Semeidi Husrin septika Resa Alena Septina Nurazizah Siti Fatimah Siti Rohani Sri Putri Yulianty Sriwinda 22 12 Suci Hapizah Sukaesih, Iis Suparno . Syafri Anwar Syamsaputri, Arrahmah Dea Tari Arma Yunita Tari Rusti Ningsih Tia Muliyanti Rismi Triyatno . Triyatno Triyatno Try Al Tanto Try Al Tanto Try Al Tanto, Try Al Umar, Iswandi Verdi Jainathul Khamsya Wan Moh Jaafar, Wan Shafrina Wilson Novarino WITRA LISWARTI Wulansari, Septiyani Kiky Yenni Erita Yola Afrida Yona Martin Yuherman Yuherman Yulfa, Arie Yurni Suasti Yurni Suasti YUSMA YENI Zawirman Zawirman