Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Literasi Keagamaan Berbasis Kajian Kitab Safinatun Najah di Sekolah Menengah Kejuruan: Strengthening Religious Literacy Based on the Study of the Book of Safinatun Najah in Vocational High Schools Izzah, Lailatul; Ulil Hidayah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/x1tmqc54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penguatan literasi keagamaan melalui kajian kitab Safinatun Najah di SMK Bustanul Hasan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keagamaan dalam membentuk karakter dan akhlak siswa, terutama dalam konteks sekolah menengah kejuruan yang tidak berafiliasi langsung dengan sistem pendidikan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru dan siswa dari latar belakang pesantren dan non-pesantren sebagai subjek. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi keagamaan dilakukan dengan mengintegrasikan kajian kitab sebagai muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan latar belakang pemahaman siswa terhadap teks keagamaan, strategi pembelajaran yang kontekstual dan pendekatan praktis terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama berbasis kitab klasik dapat menjadi strategi efektif dalam menanamkan nilai religiusitas di sekolah vokasional.
Mempertahankan Tradisi Pesantren Oleh Alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda Melalui Imtada (Ittihadul Mutakhorijin Mitahul Huda Paeng, Ahmat; Hidayah, Ulil
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12709

Abstract

Artikel ini membahas peran organisasi alumni Imtada (Ittihadul Mutakhorijin Miftahul Huda) dalam mempertahankan tradisi Pondok Pesantren Miftahul Huda, Probolinggo. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kontribusi Imtada terhadap pelestarian nilai-nilai pesantren, pengembangan masyarakat, serta strategi menghadapi tantangan dalam memperkuat hubungan alumni dan pesantren. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imtada menjadi motor penggerak pelestarian tradisi pesantren melalui program pendidikan, sosial, dan budaya yang relevan dengan perkembangan zaman. Temuan ini memperkuat pemahaman tentang peran strategis alumni dalam pendidikan Islam serta menawarkan model pengelolaan organisasi alumni yang adaptif dan berkelanjutan
Women's Study as an Alternative Islamic Education in Building Social Harmonization Susiyati Ningsih; Ulil Hidayah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.2885

Abstract

This research aims to analyze the contribution of women's recitation as an alternative form of Islamic education in building social harmonization. The research uses a qualitative approach with observation, interview and documentation techniques in the women's study community. The results of the research show that women's recitation plays a role in strengthening moderate religious literacy, building social solidarity, and creating an inclusive space for dialogue. This role has implications for the formation of collective awareness to maintain harmony and strengthen community cohesion. Thus, women's recitation has a strategic position as an alternative model of Islamic education that is relevant in the context of strengthening social harmonization.
Pengembangan Karakter Akademik Santri Melalui Musyawarah Keagamaan Di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Haikal Abdullah; Ulil Hidayah
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2025): AGUSTUS (JURNAL INOVASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Reserach Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/1gf4qv17

Abstract

This study aims to examine the role of religious deliberation in fostering the academic character of students at Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, particularly in developing critical thinking, scientific communication, and collaborative problem-solving skills related to religious issues. Employing a descriptive qualitative design, data were collected through direct observation and in-depth interviews, and analyzed using a data-display technique to obtain a comprehensive understanding of the implementation of deliberative learning. The findings indicate that structured religious deliberation implemented through general and takhassus curricula, as well as multi-level Bahtsul Masail activities enhances students’ analytical abilities in fiqh, strengthens their argumentative reasoning, and cultivates essential academic values such as intellectual humility, social cohesion, empathy, and public speaking confidence. Participation in inter-pesantren scholarly forums further contributes to students’ intellectual maturity and social competence. The study concludes that Musyawarah Keagamaan serves as an effective pedagogical model for shaping holistic academic character in Islamic boarding school students. Nevertheless, further research with broader institutional coverage is recommended to strengthen the generalizability of these findings.
Pembagian Waris Prioritas Perempuan Perspektif Maqasid Syariah dan Gender (Studi Pada Masyarakat Pendalungan Kabupaten Lumajang) Hilmy Luayyin, Reza; Hidayah, Ulil; Ardli, M. Nabat
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 3 (2024): JIEI : Vol.10, No.3, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i3.14663

Abstract

The focus of this research is on the problem of dividing the inheritance of the Pendalungan community with provisions for dividing sons and daughters that are different from the provi¬sions in Islamic Inheritance Law, where in Islam men and women receive a share of 2:1 while the tradition that occurs in the Pendalungan community is by prioritizing the share of inher¬itance in their daughters. This research method uses descriptive analysis by collecting data by random sampling in the Pendalungan community who have a livelihood from farming. Data analysis was carried out using the theory of justice and gender equality and the theory of mari¬tal law. The results shows that there was a tradition of an inheritance distribution system with women prioritizing based on the philosophy of the Pendalungan community that women should receive a higher priority scale in receiving inheritance distribution due to secondary differences that women are physically weaker in working on plantations than men. And the conclusions ob¬tained are 1) The distribution of inheritance by prioritizing women getting the most share is still being carried out by the people of Pendalungan Village. 2) Priority in women in the distribution of inheritance can be said to be good when viewed from the sociology side of Islamic law and the absence of social conflict even though it is very different with Islamic rules or Shari'a 3) The tradition of inheritance distribution by prioritizing women to get the most share is of course contrary to the concept of gender equality and justice because there is actually discrimination against men 4) Socio-historical and socio-cultural factors are more dominant than equality.
Kontemplasi Pendidikan Ruhaniyah Imam Asy-Syafi’i Sebagai Model Pendidikan Ideal Di Era Post Trust Marzuki, M Hasbullah; Hidayah, Ulil
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10688

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi kontemplasi pendidikan ruhaniyah Imam Asy-Syafi'i sebagai paradigma pendidikan ideal di era Post Trust. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemikiran Imam Asy-Syafi'i mengenai pendidikan ruhaniyah serta mengembangkan model pendidikan yang relevan dengan tantangan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif, serta analisis mendalam terhadap karya-karya Imam Asy-Syafi'i. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: pertama, pemahaman tentang konsep pendidikan ruhaniyah yang disampaikan Imam Asy-Syafi'i; kedua, pengembangan model pendidikan ideal berdasarkan prinsip-prinsip tersebut; dan ketiga, analisis karakteristik era Post Trust serta penyusunan solusi pendidikan yang sesuai dengan model yang diusulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Imam Asy-Syafi'i menawarkan integrasi antara fikih dan tasawuf dalam membentuk karakter Muslim yang ideal. Model pendidikan yang diusulkan menitikberatkan pada pengembangan karakter mandiri, bijaksana, serta adaptasi nilai-nilai ruhaniyah dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern.