Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SUPERVISI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 35 MEDAN Ulil Hidayah; Suyit Ratno; Nanda Sawitri Silaen; Nurmaretta Tambunan; Nurul Qadrina; Reynaldi Pakpahan; Jesayas Sihombing
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi manajerial di SMP Negeri 35 Medan dan dampaknya pada kinerja guru serta peningkatan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi manajerial telah dilaksanakan secara terstruktur dan efektif melalui platform Merdeka Mengajar, meskipun hanya dilakukan sekali setiap semester. Kepala sekolah berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi supervisi, serta dalam mengatasi kendala teknis yang muncul. Ditemukan bahwa kolaborasi antar guru dan komitmen kepala sekolah merupakan faktor kunci keberhasilan supervisi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran kepala sekolah sebagai fasilitator dan pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Laku Tasawuf Orang Tua untuk Meningkatkan Kecerdasan Moral dan Spiritual Anak Ulil Hidayah
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.229 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i2.485

Abstract

Tasawuf  merupakan akhlak yang menjadi laku para sufi untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui amalan-amalan ibadah dan tirakat. Pendekatan yang dilakukan para sufi tujuannya adalah menemukan ketenangan dan ketentraman menjalani hidup dengan segala pencapaian yang diharapkannya. Tasawuf juga menjadi laku tirakat orang awam sebagai tujuan pencapaian pengharapan yang diinginkan. Sebagaimana orang tua yang juga memiliki pengharapan atas pencapaian kebrhasilan anaknya, orang tua melakukan berbagai upaya agar memiliki anak yang cerdas. Salah satu upaya yang dilakukan di luar batas kemampuannya adalah dengan mendekatkan hubungan pelaku tasawuf dengan dzat yang maha menentukan. Dalam penelitian ini fenomena yang diteliti adalah kecerdasan emosional dan spiritual anak melalui laku tasawuf yang diperankan oleh orang tua. Peneliti melakukan tehnik penelitian deskriptif kualtatif untuk menggali data tentang bagaimana laku tasawuf yang dilakukan orang tua untuk mewujudkan keinginannya memiliki anak yang cerdas secara emosioanl dan spiritual dan dideskripsikan dengan alat analisis. Objek penelitian ini adalah orang tua sebagai wali murid siswa Madrasah Diniyah Nurul Falah di Desa Ranubedali Ranuyoso Lumajang.   Kata Kunci: Laku Tasawuf, Orang Tua, Kecerdasan Moral dan Spiritual Anak.
Pembangunan Nilai Karakter Berbasis Rabbani pada Sistem Pendidikan di SMP IT Permata Kota Probolinggo Susanti, Anindya Putri; Hidayah, Ulil
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Vol 9 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Sina Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55187/tarjpi.v9i2.5864

Abstract

Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Rabbani menjadi solusi dalam menghadapi tantangan krisis moral di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai karakter Rabbani dan Internalisasinya pada program pendidikan di SMP Islam Terpadu (SMPIT) Permata Kota Probolinggo. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi nilai-nilai karakter Rabbani yang diterapkan, pelaksanaan program pendidikan karakter, serta teknik evaluasi yang digunakan dalam mendukung pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMPIT Permata menerapkan nilai-nilai Rabbani seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan melalui integrasi dalam kurikulum, kegiatan keagamaan, dan ekstrakurikuler. Program pendidikan seperti pembacaan Al-Ma’surat, sholat berjamaah, dan kegiatan sosial berperan penting dalam internalisasi nilai-nilai tersebut. Evaluasi dilakukan dengan sistem poin yang mencerminkan perilaku siswa serta supervisi berkala untuk memastikan efektivitas program. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya manajemen sekolah dalam membangun karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai Islami, relevan dengan tantangan era digital. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan karakter di berbagai institusi pendidikan.
Penguatan Literasi Keagamaan Berbasis Kajian Kitab Safinatun Najah di Sekolah Menengah Kejuruan: Strengthening Religious Literacy Based on the Study of the Book of Safinatun Najah in Vocational High Schools Izzah, Lailatul; Ulil Hidayah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025 (in press)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/x1tmqc54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penguatan literasi keagamaan melalui kajian kitab Safinatun Najah di SMK Bustanul Hasan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keagamaan dalam membentuk karakter dan akhlak siswa, terutama dalam konteks sekolah menengah kejuruan yang tidak berafiliasi langsung dengan sistem pendidikan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru dan siswa dari latar belakang pesantren dan non-pesantren sebagai subjek. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi keagamaan dilakukan dengan mengintegrasikan kajian kitab sebagai muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan latar belakang pemahaman siswa terhadap teks keagamaan, strategi pembelajaran yang kontekstual dan pendekatan praktis terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama berbasis kitab klasik dapat menjadi strategi efektif dalam menanamkan nilai religiusitas di sekolah vokasional.
Pengembangan Karakter Akademik Santri Melalui Musyawarah Keagamaan Di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Haikal Abdullah; Ulil Hidayah
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Education Riset Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/1gf4qv17

Abstract

This study aims to examine the role of religious deliberation in fostering the academic character of students at Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, particularly in developing critical thinking, scientific communication, and collaborative problem-solving skills related to religious issues. Employing a descriptive qualitative design, data were collected through direct observation and in-depth interviews, and analyzed using a data-display technique to obtain a comprehensive understanding of the implementation of deliberative learning. The findings indicate that structured religious deliberation implemented through general and takhassus curricula, as well as multi-level Bahtsul Masail activities enhances students’ analytical abilities in fiqh, strengthens their argumentative reasoning, and cultivates essential academic values such as intellectual humility, social cohesion, empathy, and public speaking confidence. Participation in inter-pesantren scholarly forums further contributes to students’ intellectual maturity and social competence. The study concludes that Musyawarah Keagamaan serves as an effective pedagogical model for shaping holistic academic character in Islamic boarding school students. Nevertheless, further research with broader institutional coverage is recommended to strengthen the generalizability of these findings.