Claim Missing Document
Check
Articles

PENANAMAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASYARAKAT URBAN MELALUI MAJLIS SYABABUL A’DHOM DI PERUMAHAN GRAND HILTON PROBOLINGGO Sayunovita Sari; Ulil Hidayah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 6 No. 2 (2022): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v6i2.170

Abstract

Abstrack: This paper is a research on the model of embedding Islamic education in urban communities in a group of Grand Gilton housing estates, Probolinggo City. Socio-culturally, people who live in urban and rural areas have different lifestyles in various ways, one of which is the mindset and behavior in studying how to study religion. In this study, the method used was descriptive qualitative by digging up data on the role of the Syababun A'dhom majlis ta'lim in instilling the values of Islamic education in the congregation, which is widely followed by residents of the Grand Hilton housing and surrounding areas. The results of the study describe the model of activities carried out by the Syababun A'dhom ta'lim council, namely by carrying out scheduled learning activities to read the Koran face to face or privately to residents' homes, conducting studies of Islamic reference books, completing the Koran in the month of Ramadan regularly. anjangsana, social service activities, and nature tourism. All activities are carried out consistently and without any fees.  Keywords: Islamic Education, Urban Society  Abstrak: Tulisan ini adalah penelitian tentang model penanaman pendidikan Islam pada masyarakat urban di sekelompok perumahan Grand Gilton Kota Probolinggo. Secara sosial kultural masyarakat yang hidup diperkotaan dan di pedesaan memiliki corak gaya hidup yang berbeda dalam berbagai hal, salah satunya adalah pola pikir dan tingkah laku dalam mendalami cara mendalami keagamaan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskrptif kualitatif dengan menggali data pada peran majlis ta’lim Syababun A’dhom dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada jamaah yang banyak diikuti oleh warga perumahan Grand Hilton dan sekitarnya. Hasil penelitian mendeskripsikan model kegiatan yang dilakukan majlis ta’lim Syababun A’dhom adalah dengan melakukan kegiatan pembelajaran baca al Quran secara terjadwal tatap muka maupun secara privat ke rumah warga, melakukan kegiatan kajian kitab-kitab rujukan Islam, khataman al Quran pada bulan Romadhon secara anjangsana, kegiatan bakti sosial, serta melakukan wisata alam. Semua kegiatan yang dilakukan secara istiqomah dan tanpa ada pungutan biaya.  Kata Kunci: Pendidikan Islam, Masyarakat urban
NILAI PENDIDIKAN ISLAM DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN TELAAH HADITS TARBAWI Lailiyah Nurussobah Efendi; Ulil Hidayah
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengemukakan tentang pendidikan Islam dalam tataran sumber, teori tujuan serta membahas tentang keterkaitan lingkungan pendidikan yang hubungannya sangat erat dengan pendidikan Islam itu sendiri. Sesuai dengan tujuan utama pendidikan Islam yaitu menciptakan manusia yang berakhlak mulia. Maka dalam penelitian ini pembahasan akan dikaji berdasarkan hadits-hadits tarbawi dengan menemukan relevansi teks-teks hadits nabi dengan malasah Pendidikan dan lingkungan Pendidikan. Menggunakan rujukan berbagai kitab hadits dijadikan sebagai sumber penelitian dan analisis dengan content analysis. Terdapat pembahasan mengenai strategi mengamalkan nilai-nilai Pendidikan harus berani melalui proses yang tidak mudah karena lelahnya dalam mencapai tujuan Pendidikan akan menghasilkan manfaat dari ilmu dalam Pendidikan. Dengan memperhatikan lingkungan belajar yang baik sebagaimana dalam hadits Nabi bahwasanya memilih lingkungan belajar adalah keharusan dan menyediakan lingkungan Pendidikan belajar yang baik bagi penyelenggara Pendidikan akan menentukan keberhasilan dalam mencapai nilai-nilai Pendidikan yang dituju.
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK BERBASIS MANAJEMEN SEKOLAH DI SMP MUHAMMADIYAH 1 KOTA PROBOLINGGO Farhana MS; Ulil Hidayah
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v5i1.642

Abstract

Karaktelr relligius melrupakan salah satu aspelk kelpribadian yang tidak dapat belrdiri selndiri, artinya dalam pelmbelntukan karaktelr pelrlu dilatih pada anak seldini mungkin agar tidak melnghambat pelrkelmbangan anak. Peran selkolah dalam melmbelntuk karaktelr pelselrta didik adalah untuk membentuk karakter dan kepribadian, sehingga menjadikan peserta didik insan yang memiliki moral tinggi dan berakhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dimana pelnellitian ini di laksanakan di SMP Mulhammadiyah 1 Kota Probolinggo. Dengan Informan kelpala selkolah, waka kulrikullulm, gulrul agama, pelselrta didik dan peneliti terjun langsung ke lokasi. Dalam penelitian iniakan mengetahui apa kebijakan sekolah SMP Muhammadiyah dalam membentuk karakter religious peserta didik, yaitu delngan melmbiasakan anak mellakukan kelgiatan yang sudah ada dalam kelbijakan selkolah diantaranya kelbijakan dari selkolah melngikuti upacara bendera, program tahfidz, Qur’ani Program (QP), dan pelmbellajaran Al-Quran dan Hadits, dan ekstrakurikuler. Delngan kelbijakan telrselbut selkolah juga melnggunakan meltodel pelmbiasaan kelpada pelselrta didik, dimana pelran kelpala selkolah, guru dan selmua staf selkolah selbagai pelnunjang prosels pelmbelntukan karaktelr pelselrta didik mellalui kelbijakan yang sudah di teltapkan di SMP Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo.
LEARNING ENGLISH DURING THE PANDEMIC IN MI SUNAN AMPEL USED BLENDED LEARNING METHOD Imro Atus Soliha; Agustiarini Eka Dheasari; Ulil Hidayah; Della Yunita
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i1.164

Abstract

Learning from home (LFH) policy during COVID-19 pandemic effected to the new problems for students in elementary level. The policy has changed many aspects in the learning process. Between teachers and students were no longer face-to-face in the classroom, teaching and learning process starting to be integrated with online activities. This study aimed to describe learning English during the pandemic in MI Sunan Ampel Tongas used blended learning method. The study used a qualitative case study method. The research instruments were teachers and students of five grade in MI Sunan Ampel who already applied blended learning method in learning process during the pandemic. The results told that good collaboration between teachers, students, and parents can overcome any difficulties in adapting the blended learning method during a pandemic. The implementation of blended learning method in learning English force teachers to be more creative and innovative in providing English learning platform in the form of video, games or power point. Students’ activeness and family support also give a good impact during online learning activities.
MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI SEKOLAH DASAR Ulil Hidayah; Irmawati Aprilia
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v2i1.169

Abstract

Pendidikan yang bermakna tidak hanya mengedepankan cara berpikir saintis, tetapi perlu dintegrasikan dengan karakter yang mencakup berbagai aspek penunjang keterampilan anak usia sekolah dasar. Pada tulisan ini secara teoritis dan konseptual menjelaskan tentang konsep pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar yang sasaran perkembangannya adalah anak usia sekolah dasar. Memadukan dari teori perkembangan anak usia sekolah dasar ditemukan bahwa muatan pembelajaran pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya dapat menumbuhkembangkan karakter pada anak melalui cakupan materi seni tari, seni musik, seni rupa dan kerajinan tangan. Karakter yang ditemukan diantaranya adalah sikap imajinatif, kreatif, inovatif, terampil, demokrasi, percaya diri, cakap dalam emosional dan sosial, fokus, tenang, ulet, kerja keras, menghargai oran lain, serta mampu berjiwa peka terhadap lingkungan dan siap bersaing pada ranah global. Penanaman karakter sejak dini ini adalah upaya efektif pendidikan dalam upaya sadar merubah pengetahuan dan sikap siswa dari yang tidak sempurna wawasannya menjadi wawasan yang multimultidimensional yang meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Dan  multikultur yang dapat menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya lokal dan nusantara.Kata Kunci: Karakter Anak, Seni Budaya, Prakarya
PEMBINAAN ANAK JALANAN DALAM MEMBACA AL QURAN MELALUI PENGAJARAN METODE UMMI DI PROBOLINGGO Abdul Hamid; Abdul Mahfud; M. Jadid Khadavi; Ulil Hidayah
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v1i1.288

Abstract

Studi pembinaan dapat disebut juga Participatory Action Research(PAR) dilakukan berlandaskan dari kasus yang dijalani seorang anak jalanan. Beberapa permasalahan dari anak-anak jalanan secara sosial mereka terpinggirkan dan tereleminasi dari keluarga. Pada rata-rata pembelajaran seseorang anak jalanan amat relatif kecil untuk dilakukan. Termasuk pula susahnya perekonomian, dan pemahaman agama yang tengah kurang baik. Fokus studi ini guna membina kemampuan membaca serta mengajipada seorang anak jalanan. Tujuan berkenaan pembinaan yang dilaksanakan yakni supaya anak jalanan mempunyai keahlian membaca juga mengaji dengan matang. Secara psikologis juga berkesinambungan bisa mengakhirikeseringan anak terjun untuk mencari uang ke jalanan. Metode yang menjadi studi ini deskriptif kualitatif dengan jenis studi deskriptif analitis mencari kasus yang ada. Dilandasi dengan tujuan guna memperbaiki situasi anak jalanan yang masih banyak nampak di jalan. Hasil Studi ini merumuskan bahwa pembinaan keahlian membaca Al-Qur'an anak jalanan yang berada dalam lingkungan Probolinggo secara garis besar cukup baik dan sebagian telah terampil setelah terbina. Diperlukan pembinaan rutin seorang pengajar berpengalaman, sebab banyak diantara mereka telah paham betapa berartinya kemampuan mengaji dengan terampil. Beberapa anak jalanan pula menginginkan dorongan untuk kembali sadar memikirkan alangkah bernilainya ilmu Al-Qur'an terhadap keberlangsungan hidup. Dalam melaksanakan pembinaan, peneliti memakai prosedur Ummi sesuai tahapan yang bervariasi. Semacam melatih diri sembari bermain supaya tidak jenuh, diberikan pula motivasi kehidupan agar mereka lebih sadar dan sanggup memilih menjalani kehidupan yang seharusnya.Kata Kunci:Anak Jalanan, Pembinaan Mengaji, Metode Ummi
PENERAPAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMASARAN ONLINE DI ERA GLOBALISASI Febi Fatlika Nurussofiah; Ummul Karimah; Siti Khodijah; Ulil Hidayah
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v1i2.329

Abstract

Di Era Globalisasi ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat, terutama media sosial. Media sosial merupakan bagian dari internet yang memiliki fungsi salah satunya sebagai media yang digunakan untuk mempromosikan produk olahan makanan yang digunakan oleh pelaku usaha. Salah satu kunci sukses bagi seluruh bisnis dengan mengenal pelanggannya lebih dekat. Sosial media membuat proses komunikasi ini menjadi lebih mudah dibandingkan dengan masa sebelumnya. Media Sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Adapun tujuan peneliti adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial dalam pemasaran bisnis yang berbasis online serta mengetahui bagaimana penerapan media social sebagai media pemasaran online di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian kepada masyarakat, pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara serta dokumentasi kepada para pebisnis online bagaimana menerapkan media sosial sebagai sarana promosi produk di kalangan masyarakt tertama masyarakat pedesaan tepatnya di daerah Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo pada tahun 2022.
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH AMAN TANPA PERUNDUNGAN DAN GROOMING Robiatul Adawiyah; Aries Dirgayunita; Ulil Hidayah; Imro Atus Soliha
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v2i1.758

Abstract

The social phenomenon that describes the many cases that occur in society, such as acts of bullying, is now increasingly felt and even results in fatalities. Ironically, this happens to many teenagers who are still in school. Bullying is any form of oppression or violence that is carried out intentionally by one person or group of people who are stronger or more powerful towards another person, with the aim of causing harm and is carried out continuously. Deepening material and socialization to teenagers on how to create a safe school environment without bullying or bullying and grooming. The reason for choosing the subject is Teenagers at the junior high school level are teenagers who are entering a period of transition between childhood and adulthood. At that age, cases of bullying that occur between friends are prone to occur. The impact of the changes that have occurred is that schools are able to create a safe school environment without bullying or bullying, both categories of mild, moderate and severe bullying cases.Keyword: School Environment, Bulliying, Grooming
METODE KRITIK HADIS SYAIKH NASI Ulil Hidayah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 2 No. 1 (2018): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v2i1.6

Abstract

Kajian ilmu hadis| sebagian fokusnya mengarah pada sistem mata rantai matan hadis| yang bersumber dari Rasulullah hingga sampai kepada para perawi hadis|, untuk menentukan apakah suatu hadis| dianggap s{ah{i>h{ atau d{a €Ÿi>f dalam pengumpulan hadis|. Dalam hal ini, kajian sanad merupakan area penting bagi para peneliti hadis| baik Muslim maupun orientalis. Syaikh Nas{i>r al-Di>n al-Alba>ni> adalah salah satu tokoh yang lebih menitikberatkan pada kajian sanad, di mana pada gilirannya hal ini membawa pada kontroversi. Kajian ini bertujuan menjelaskan metode kritiknya untuk mengetahui bagaimana ia menentukan otentisitas suatu hadis| sehingga hadis| tersebut dapat diterima.
REKONSTRUKSI EVALUASI PENDIDIKAN MORAL MENUJU HARMONI SOSIAL Ulil Hidayah
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/pjp.v5i1.220

Abstract

Various efforts have been made by the government to achieve the expected educational objectives. Starting from the centralization policy that changed into decentralization and then democratization to curriculum changes that are considered able to improve the quality and quality of education in Indonesia as a whole. However, the reality of educational output that occurs today is still covered by increasingly complex problems. Of all the problems of education, social disharmonization is the most striking picture indicating that education fails to form a civilized human being. This article seeks to review the evaluation of moral education on the subjects of Islamic Education and Civic Education. Both of these subjects are considered the most responsible for the ethics of thinking and behaving of educated human beings. According to the curriculum applied today the plans and learning process has been running well, but need to be re-constructed in the evaluation of student learning outcomes. In the hope that the main judgment is not just from the cognitive domain as a complete learning in the classroom, but more than that it is a real and permanent affective and psychomotor assessment in the student until he grows in the midst of a harmonious social society.