Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA Mazra’atul Ulum Paciran Nisa’, Ihda Sholihatin; Budijanto, Budijanto; Wagistina, Satti; Suharto, Yusuf
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i10p1098-1110

Abstract

Students' critical thinking skills can be trained through problem-based learning (PBL) learning models. This study aimed to determine the effect of problem-based learning on students' critical thinking skills in geography lessons. The type of research used was a quasi-experiment with a posttest only control group design involving 2 classes based on a purposive sampling technique. The instrument used is an essay with indicators of critical thinking skills. The research was conducted at SMA Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan. The subjects of this study were XI IIS 2 as the control class and XI IIS 1 as the experimental class. The instrument used is the independent sample T-test. Based on the test results with the t-test, the sig value was obtained. 2 tailed is 0.002 less than 0.05, meaning there is a significant difference between critical thinking skills in the class using the PBL and conventional models. The results also show that the experimental class has a higher critical thinking ability than the control class. It can be concluded that PBL affects students' critical thinking skills at SMA Mazra'atul Ulum Paciran. Kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilatih melalui model pembelajaran problem-based learning (PBL). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari model problem-based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pelajaran geografi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan desain posttest only control group desain yang melibatkan 2 kelas berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes essay dengan indikator kemampuan berpikir kritis. Penelitian dilaksanakan di SMA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan. Subjek penelitian ini yaitu XI IIS 2 sebagai kelas kontrol dan XI IIS 1 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan yaitu Independent sample T-test. Berdasarkan hasil pengujian dengan uji-t diperoleh nilai sig. 2 tailed sebesar 0,002 kurang dari 0,05 yang berarti, ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis pada kelas yang menggunakan model PBL dan konvensional. Hasil penelitian juga menunjukkan jika kelas eksperimen memiliki nilai kemampuan berpikir kritis lebih unggul dari kelas kontrol. Hal ini dapat disimpulkan bahwa PBL berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Mazra’atul Ulum Paciran.
Klasterisasi Spasial dan Penggunaan Lahan Wilayah Peri Urban Lowokwaru Kota Malang Bahrudin, Muhammad Luthfi; Wagistina, Satti; Masruroh, Heni; Astuti, Ike Sari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i10p1111-1127

Abstract

The increase in population and limited number of urban land have encouraged land use changes towards the edge of the city /peri urban area due to the increasingly congested conditions of the city. The research aims to classify peri urban saptial cluster based on the proportion of built-up and non-built land and land use of peri urban areas in Lowokwaru, Malang City in 2015–2020. Land use change analysis of the Lowokwaru peri urban area using a quantitative approach. Data processing using ArcGIS with digitization techniques on built and non-built land use in 2015 and 2020. As a result of digitization in 2015, the area of built-up land was 16.6 km² and non-built land was 6.5 km². In 2020, there was a change in the use of built-up land which increased and the shrinking of non-built land area of 0.0009 km² or by 4.9 percent. Landuse change of unbuilt land are turning into land use for settlements, industry, etc. Land use changes that occur result in changes in zones or spatial clusters of urban elves Lowokwaru. These results show that the Lowokwaru peri urban area has a spatial cluster/zone in the form of Fringe, Outer fringe, Urban shadow zone. Pertambahan jumlah penduduk dan terbatasnya jumlah lahan perkotaan mendorong terjadinya perubahan penggunaan lahan ke arah area tepi kota/peri urban dikarenakan kondisi pusat kota yang semakin padat. Tujuan penelitian adalah mengklasifikasikan klaster Wilayah peri urban berdasarkan proporsi lahan terbangun dan non-terbangun dan penggunaan lahan wilayah peri urban Lowokwaru Kota Malang tahun 2015–2020. Analisis perubahan penggunaan lahan wilayah peri urban Lowokwaru dilakukanmenggunakan pendekatan kuantitatif. Pengolahan data menggunakan Arc GIS dengan teknik digitasi pada penggunaan lahan terbangun dan non-terbangun tahun 2015 dan 2020. Hasil digitasi tahun 2015 luas lahan terbangun seluas 16,6 km² dan lahan non-terbangun seluas 6,5 km². Tahun 2020 ditemui perubahan pengggunaan lahan terbangun yang bertambah dan menyusutnya luas lahan non-terbangun seluas 0,0009 km² atau sebesar 4,9 persen. Perubahan penggunaan lahan non-terbangun beralih menjadi pemanfaatan lahan untuk permukiman, industri, pendidikan, perdagangan, dan jasa. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi berakibat pada berubahnya zona atau klaster spasial peri urban Lowokwaru. Dari hasil tersebut didapaati wilayah peri urban Lowokwaru memiliki klaster spasial/zona berupa Fringe, Outer fringe, Urban shadow zone.
Pengaruh geographical inquiry terhadap kemampuan berpikir analitis siswa dalam mata pelajaran geografi kelas XI di MA AL UMM Rimayanti, Ika Nova; Rosyida, Fatiya; Wagistina, Satti; Handoyo, Budi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i11p1279-1287

Abstract

Geographical Inquiry is a mindset with which students can identify geographical phenomena through learning models to train students to think analytically. This research was conducted to know the effect of the geographical research learning model on analytical patterns. The research conducted is included in pseudo-experimental research with two classes, namely the experimental class and the control class, which is in accordance with the results of the UTS scores in the even semester. The subjects in this study were students of grade 11 Social Studies Department 1 as the control class and 11 Social Studies Department 2 as the experimental class at MA AL UMM. Data collection used by researchers is pre-test and post-test testing techniques. The resulting data can be analysed using an independent sample t-test. The results of the analysis obtained from the t-test show that the sig value (2-tailed) of the average Gain Score in the experimental class is 12 while in the control class it is 4.5 The difference in the average Gain Score between the experimental and control groups is 7.5 which means that everyone increase in variable X (geographical inquiry model), the value of variable Y (learning outcomes) will increase. So, the experimental class has a more excellent average than the control class, so Ho is rejected. It can be concluded that learning geographical inquiry has an effect on the geographical analytical thinking of Grade 11 social studies students at MA AL UMM. Geographical Inquiry merupakan pola pikir yang dengannya siswa dapat mengidentifikasi fenomena geografis melalui model pembelajaran sehingga dapat melatih siswa untuk berpikir analitis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar tahu akan pengaruh model pembelajaran penelitian geografi pada pola analitis. Penelitian yang dilakukan termasuk dalam penelitian eksperimen semu dengan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang sesuai dengan hasil nilai UTS pada semester genap. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 11 Jurusan IPS 1 sebagai kelas kontrol dan 11 Jurusan IPS 2 sebagai kelas eksperimen di MA AL UMM. Pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik pre-test dan post-test testing. Data yang dihasilkan dapat dianalisis menggunakan independent sample t-test. Hasil analisis yang didapatkan dari uji-t menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) hasil rata-rata Gain Score pada kelas eksperimen adalah 12 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 4,5 Selisih rata-rata Gain Score antara kelompok eksperimen dan kontrol sebesar 7,5 yang artinya setiap kenaikan satu variabel X (model geographical inquiry) maka nilai variabel Y (hasil belajar) akan naik. Sehingga kelas eksperimen memiliki rata-rata lebih besar dari kelas kontrol, sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran penelitian geografi berpengaruh terhadap pemikiran analitik geografis siswa Kelas 11 Jurusan IPS di MA AL UMM.
Pengurangan Risiko Bencana: Korelasi Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Batu Syaifulloh, Mochammad; Soekamto, Hadi; Wagistina, Satti; Utomo, Dwiyono Hari
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v4i1.1940

Abstract

Internalization of disaster risk reduction (DRR) education in the school curriculum has been applied to various levels of education in Indonesia. Given that disaster knowledge is closely related to preparedness, the relevance of both becomes something essential to study. This study aims to 1) describe the level of knowledge of high school students regarding DRR and their preparedness to face disasters, 2) explore the relationship between DRR knowledge and student preparedness to face disasters. This research is a descriptive correlative study. This research was conducted in Batu City which has a status of a multi-disaster prone area. The data collection was done by survey. The number of research samples were 240 students spread across SMAN 1 Kota Batu, SMAN 2 Kota Batu, SMAN 3 Kota Batu, and SMA Islam Kota Batu. The research data was analyzed using Spearman's nonparametric test with a significance of 0.01. The results of the study showed that the student's DRR knowledge level belonged to the category of "understanding" and the level of preparedness of the students was categorized as "ready". Furthermore, there is a positive and significant relationship between two variables studied with a correlation coefficient value of 0.711.
Pengembangan Bahan Ajar Potensi Wisata Budaya di Kota Malang Syafira, Nihla; Budijanto, Budijanto; Wagistina, Satti
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i4.2365

Abstract

Pembelajaran yang bermakna wajib ditunjang  dengan sebuah bahan ajar yang berkualitas dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan guna mengembangkan bahan ajar geografi berbasis kontekstual potensi wisata budaya di Kota Malang. Model Borg and Gall ialah model penelitian yang digunakan, yang terdiri dari 10 tahapan. Akan tetapi, pada penelitian ini dilaksanakan modifikasi menjadi 8 tahapan yakni, analisis potensi masalah, perencanaan, pengembangan awal produk, validasi, revisi desain, uji coba, revisi produk, dan produk akhir. Siswa kelas XI IPS sebanyak 36 dan seorang guru mata pelajaran geografi ialah subjek uji coba pada penelitian ini. Instrumen penilaian berbentuk angket validasi untuk ahli materi, ahli bahasa, ahli media, serta angket efektifitas untuk praktisi lapangan dan siswa. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) uji validasi yang dilaksanakan oleh ahli bahasa memperoleh hasil 90%, ahli media 98%, dan ahli materi 96%. 2) uji efektifitas oleh guru memperoleh nilai 87,5%, dan siswa 88,9%. Hal tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar Potensi Wisata Budaya di Kota Malang yang dikembangkan valid serta efektif sehingga bisa dipakai sebagai bahan ajar geografi SMA.
Analysis of Ecotourism Management Kampung Blekok in Situbondo, East Java Saifana Iluj'Dhia Hakiki; Satti Wagistina
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 40, No. 2, (December 2024) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v40i2.2368

Abstract

Kampung Blekok, as a one tourism destination in Situbondo Regency, has an attraction mangrove ecosystem and blekok birds. Adopt the concept of ecotourism makes this site necessary to pay attention for aspects of the natural environment, the social economy of the community, and education for tourists. This research purpose to determine the management capability by analyzing the Pressure State Response model. This research uses a quantitative approach with survey research methods. Based on the result of the analysis, it shows that the average score is 42,3% with not good. The low management capacity has as impact on the low interest of tourist returning to Kampung Blekok. Therefore it is important to optimize the availability of facilities and infrastructure, facilities, educating the local community about the importance of being environmentally conscious, as well as tourism management.
PENGARUH MODEL PROJECT ENVIRONMENTAL LEARNING TERHADAP ENVIRONMENTAL LITERACY AND AWARENESS PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANFAATAN LIMBAH DOMESTIK Haryono, Rony Wahyu; Sumarmi, Sumarmi; Putra, Alfyananda Kurnia; Wagistina, Satti; Nisa’, Zumrotin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi lingkungan merupakan isu global yang juga menjadi ancaman keberlanjutan di Indonesia. Mengetahui pengaruh Project Environmental Learning terhadap Environmental Literacy and Environmental Awareness peserta didik, serta mengevaluasi interaksi antara kedua variabel tersebut meruapakan tujuan utama riset ini. Penggunaan eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group menjadi metode dalam riset. Terdiri dari 68 peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Singosari sebagai subjek penelitian, kelas eksperimen menerapkan model Project Environmental Learning terdiri dari 34 peserta didik dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional juga terdiri dari 34 peserta didik. Pengumpulan data melalui tes literasi lingkungan, angket kesadaran lingkungan, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil Mann-Whitney test model Project Environmental Learning terhadap literasi lingkungan mendapatkan hasil (Sig. 0,03 kurang dari 0,05) dan kesadaran lingkungan (Sig. 0,046 kurang dari 0,05), dengan rata-rata nilai kelas kontrol lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen (86,2 kurang dari 89,9). Namun, hasil uji korelasi environmental literacy dan environmental awareness (Sig. 0,766 lebih dari 0,05) menunjukkan tidak adanya korelasi yang signifikan antara variabel tersebut. Terdapat indikasi bahwa tingkat literasi lingkungan yang tinggi tidak selalu diikuti oleh kesadaran lingkungan yang tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa model Project Environmental Learning efektif meningkatkan literasi dan kesadaran lingkungan peserta didik, namun kedua variabel tersebut bersifat independen. Environmental degradation is a global issue that also poses a threat to sustainability in Indonesia. The primary objective of this research is to determine the impact of the Project Environmental Learning model on students' environmental literacy and environmental awareness, as well as to evaluate the interaction between these two variables. The study employed a quasi-experimental method using a posttest-only control group design. The research subjects consisted of 68 eleventh-grade social science students at SMA Negeri 1 Singosari, divided into an experimental group (34 students) using the Project Environmental Learning model and a control group (34 students) employing a conventional model. Data collection methods included environmental literacy tests, environmental awareness questionnaires, observations, and documentation. Based on the results of the Mann-Whitney test, the Project Environmental Learning model showed significant effects on environmental literacy (Sig. 0.03 less than 0.05) and environmental awareness (Sig. 0.046 less than 0.05), with the average scores of the control group being lower than those of the experimental group (86.2 less than 89.9). However, the correlation test results for environmental literacy and environmental awareness (Sig. 0.766 more than 0.05) indicated no significant relationship between the two variables. This suggests that a high level of environmental literacy does not necessarily correspond to a high level of environmental awareness. Overall, this study concludes that the Project Environmental Learning model is effective in improving students' environmental literacy and awareness, although these two variables are independent of one another.
Ethnomethodology Study in Cultural Identification As A Potential Social Resource to be Developed in Ranu Pani Village Ibrahim, Ananda Ravelio Nur; Wagistina, Satti; Deffinika, Ifan
Sosial Budaya Vol 19, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v19i2.19508

Abstract

The Bromo Tengger Semeru National Park Conservation Area is a tourist attraction because of its natural and cultural wealth. Natural tourism has flourished in Bromo Tengger Semeru National Park Conservation, but the cultural potential has not developed optimally. Ranu Pani Village is a village within the Bromo Tengger Semeru National Park Conservation region of cultural diversity and uniqueness, populated by the Tengger society. The study aims to identify the Ranu Pani Village people's culture and design tourism activities from such identification. The method used in this study is the ethnomethodology of Spradley analysis. Ethnomethodology is used to dig up information about people's culture through a direct approach to society. The retrieval of data relating to cultural forms and tourism in the village of Ranu Pani with in-depth interviews, observation, and documentation. Studies have shown that Dukun Pandita is essential role in preserving the cultural community. Local cultures, such as the Karo custom and music ceremonies, can be used as regular tourist attractions by integrating the Tengger calendar system with E-information so that the tourists can know the time for the ceremony. There is also an art of Sodoran dance and folklore that can be collaborated with traditional music studios of cultural houses and Rondo Kuning temple studio performances of the music in previously unused amphitheaters.
EDUKASI BENTANG LAHAN BUKIT KEHI DAN KERTAGENA DAYA, KABUPATEN PAMEKASAN Wagistina, Satti; Suharto, Yusuf; Hartono, Rudi; Syafitri, Dyah Rina; Kamal, Muhammad Mustafa Faiz; Joyti, Joyti; Putra, Bramantiyo K Dwi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.57414

Abstract

The first objective of the Community Service (PkM) activity is to educate the managers of the Bukit Kehi Tourism Awareness Group (Pokdarwis) about the geological and geomorphological features (landscape). The second objective is to assist Pokdarwis managers in planning the development of tourist attractions. The method used is training with an andragogical approach. The learning medium used is a 25-page landscape flipbook. The activity stages include planning, preparation, implementation, and evaluation. As a result, Pokdarwis has increased its knowledge of the landscape of Kertagena Daya and Bukit Kehi. This knowledge is very important for Pokdarwis in the context of developing tourist attractions. However, to provide landscape education services to visitors, Pokdarwis requires a learning process to effectively introduce geological and geomorphological features. The development of Bukit Kehi tourism is planned to become geotourism, so in the future, assistance from the PkM team will be needed for Pokdarwis. Tujuan pertama kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pengetahuan dan melatih  pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kehi tentang fitur geologi dan geomorfologi (bentang lahan). Tujuan kedua adalah mendampingi pengelola Pokdarwis merencanakan pengembangan obyek wisata. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan andragogi. Media belajar yang digunakan adalah flipbook bentang lahan dengan jumlah 25 halaman. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan PkM adalah terjadi peningkatan  pengetahuan bentang lahan Desa Kertagena Daya dan Bukit Kehi. Pengetahuan ini sangat penting dimiliki oleh Pokdarwis dalam rangka pengembangan atraksi wisata. Namun, untuk memberikan layanan edukasi bentang lahan kepada para pengunjung, dibutuhkan proses belajar pengenalan fitur geologi dan geomorfologi. Pengembangan wisata Bukit Kehi direncanakan menjadi geowisata sehingga ke depan dibutuhkan pendampingan kepada Pokdarwis oleh tim PkM.
PETUALANGAN NUSANTARA: MODEL GAME-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM BERLITERASI PADA MATERI SEJARAH DI KELAS 7 SMPN 24 MALANG Alisti, Nor Milsa; Wagistina, Satti; Hartatiek, Elly
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i3.6648

Abstract

History learning in Social Studies (IPS) is often perceived as less engaging by students, leading to low motivation and literacy skills in historical content. This study aims to enhance students' learning motivation and historical literacy skills in grade VII at SMP Negeri 24 Malang by implementing the Petualangan Nusantara game-based learning model. This model integrates game elements to create an enjoyable, interactive, and meaningful learning experience. The research employs a Classroom Action Research (CAR) method consisting of two cycles, with stages including planning, action implementation, observation, and reflection. Data were collected through motivation questionnaires, historical literacy tests, and observations. The results indicated a significant improvement in students' learning motivation across all dimensions of McClelland's motivation theory, with total motivation increasing from 38% in the pre-cycle to 92.1% in cycle II. The Petualangan Nusantara model was found to be effective in enhancing students' engagement in history learning and their historical literacy skills. The study concludes that game-based learning significantly improves students' motivation and historical literacy, supporting the need for innovation in 21st-century learning. ABSTRAKPembelajaran IPS, khususnya pada materi sejarah, sering kali dianggap kurang menarik oleh siswa, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan keterampilan literasi sejarah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan literasi sejarah siswa kelas VII di SMP Negeri 24 Malang melalui penerapan model pembelajaran berbasis permainan Petualangan Nusantara. Model ini mengintegrasikan elemen permainan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes literasi sejarah, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa pada setiap dimensi motivasi menurut teori McClelland, dengan peningkatan total motivasi dari 38% pada pra-siklus menjadi 92,1% pada siklus II. Model Petualangan Nusantara terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah serta keterampilan literasi sejarah mereka. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan literasi sejarah siswa secara signifikan, yang mendukung pentingnya inovasi dalam pembelajaran abad ke-21.
Co-Authors Achmad Alfinda Fadly Adi Supardi Agung Wicaksono Agus Suman Alana Aryanta Muchlis Alfariz Maulana Yusuf Alfyananda Kurnia Putra Alisti, Nor Milsa Andarukmi, Nur Fitri Anggilia Widyaningsih Anita Zumrotin Fitrotul Laila Annasta Aristya Kinanti Antariksa Antariksa Antariksa Sudikno Apsari, Radite Wanudya Aulia Isnaeni Fariski Aulia Isnaeni Fariski Azizah, Diyanah Azyan Bagyo Yanuwiadi Bramantiyo Kurniawan Dwi Putra Budi Handoyo Budijanto Budijanto, Budijanto Citra Dewi Anggraini Cut Fitri Aidya Devi Yuliyana Sari Dewi Sinta Azizah Dianti Lintang Penatas Dicky Arinta Dwiyono Hari Utomo Edisty Anindira Elly Hartatiek Elly Hartatiek Elvara Hana Erisa Rahmawati Ervina Fatiya Rosyida, Fatiya Fawaz Sani R Galih Rumpoko Gayuh Andi Kaulono Gusnia A. Sekardati Hadi Soekamto Haldi Priya Hartatiek, Elly Hartono, Inaisya Putri Hartono, Rudi Haryono, Rony Wahyu Ibrahim, Ananda Ravelio Nur Ifan Deffinika Ike Sari Astuti Inaisya Putri Hartono Indana Zulfiya Irvan Ardiansyah Isti Farin Oktafia Safitri Itsna Dyandra Az Zahra Joyti, Joyti Kamal, Muhammad Mustafa Faiz Kamilatun Nisa Kharisma Sri Wedari Khoirun Nisa Hindiyati Kholid, Rafly Lucky A. Al-Bukhori M. Jalaludin Mafatihah L. Nova Mahmud Zakariyah Masruroh, Heni Mc. Dohan Arrarrona Mohamad Arif Muhammad Arya Dilla Faqih Muhammad Luthfi Muhammad Naufal Muhammad Naufal Muhammad Rayhan Pratama Nabil A. Ahmad Nabila Munsyarikha Niken Wahyuningsih Nisa, Kamilatun Nisa’, Ihda Sholihatin Nisa’, Zumrotin Novela Novela Nur Aini Nur Fitri Andarukmi Nurul Fadlilatus Penatas, Dianti Lintang Putra, Bramantiyo K Dwi Rafly Kholid Rimayanti, Ika Nova Robby Hilmi Rachmadian Rudi Hartono Saifana Iluj'Dhia Hakiki Salma Afifah Salsalvibilla, Zaura Sefhia Dwi Pitaloka Shinta Dea Shofia Ainun Saqila Situmorang, Elmawati Soelistijo, Djoko Sonia Nabailah Suhita Arih Surya Adi Nugraha Syafira, Nihla Syafitri, Dyah Rina Syaifulloh, Mochammad Tasyania Izzah Salsabila Theresya Yozha Toni Tanto Wahyuningsih, Niken Wenni Wulandhari Wicaksono, Kevin Yunita Eka Yusuf Suharto Yuswanti Ariana Wirahayu Zaura Salsalvibilla Zur’ata Asykurian