Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Potensi Energi Matahari Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menggunakan Panel Monocrystalline dan Polycrystalline Di Kota Pontianak dan Sekitarnya Alamsyah, Tomi; Hiendro, Ayong; Abidin, Zainal
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber energi alternatif merupakan upaya untuk mengatasi krisis energi. Kota Pontianak merupakan wilayah yang dilewati oleh garis khatulistiwa, diharapkan memiliki potensi energi matahari yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi energi matahari di Kota Pontianak, membandingkan daya keluaran panel surya jenis monocrystalline dan polycrystalline berkapasitas 320 WP, mendapatkan karakteristik daya keluaran panel terhadap intensitas radiasi matahari dan suhu sekitar serta mengetahui total kebutuhan panel surya dan baterai untuk satu rumah tinggal. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data sekunder dari Badan Meteorologi Maritim Pontianak menggunakan bantuan aplikasi Microsoft Excel dan MATLAB untuk menghitung potensi energi listrik. Kota Pontianak memiliki potensi energi matahari rata-rata selama satu tahun sebesar 146, 98 W/m2, Panel surya jenis Monocrystalline memiliki energi total sebesar  326,7419 kWh/tahun  sedangkan panel surya jenis Polycrystalline memiliki energi total sebesar 322,3656 kWh/tahun. Panel surya jenis Monocrystalline  memiliki energi total lebih besar dari panel surya jenis Polycrystalline, dengan selisih energi total dari kedua panel tersebut adalah 4,3763 kWh. Intensitas radiasi matahari dan suhu sekitar memiliki pengaruh terhadap daya listrik yang dihasilkan, semakin besar nilai intensitas radiasi matahari daya listrik yang dihasilkan juga semakin besar dan suhu memiliki pengaruh terhadap daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya
STUDI PERFORMA BATERAI AIR LAUT DENGAN MEMBANDINGKAN ELEKTROLIT LARUTAN GARAM DAN AIR LAUT UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK Yudi, Rizki Nofetra; Yusuf, Ismail; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi listrik konvensional dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya alam yang digunakan sebagai  sumber energi listrik, hal tersebut dapat mempengaruhi kebutuhan listrik masyarakat, sehingga diperlukannya inovasi terbaru dengan memanfaatkan energi non konvensional sebagai sumber energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan, salah satunya adalah memanfaatkan elektrolit larutan garam dan air laut, dengan elektroda karbon aktif (C) sebagai katoda, serta lempengan seng (Zn) sebagai anoda, yang digunakan sebagai suatu komponen dalam penggunaan baterai air laut untuk menghasilkan sumber energi listrik alternatif, pemanfaatan baterai air laut tersebut menggunakan larutan elektrolit garam meja, garam dapur dan air laut dengan elektroda karbon aktif dan lepengan seng yang masing-masing berukuran 5x10 cm, 10x10 cm, dan 15x10 cm bertujuan untuk untuk memperoleh hasil perbandingan dari elektrolit air laut dan jenis garam yang berbeda terhadap besarnya daya listrik yang dihasilkan, pengaruh dari ukuran luas penampang / elektroda yang berbeda terhadap daya listrik yang dihasilkan, performa tegangan dan arus listrik dari jenis larutan elektrolit dan ukuran luas penampang / elektroda yang berbeda pada selang waktu tertentu dengan metode yang digunakan yaitu mengukur tegangan listrik tanpa beban, tegangan listrik berbeban, arus listrik maksimum dan arus listrik berbeban pada selang waktu tertentu dalam 3 kali percobaan pengukuran, dan diperoleh rata-rata nilai tegangan listrik tanpa beban lebih besar dihasilkan elektrolit air laut sebesar 0,926 V dan elektroda ukuran 15x10 cm sebesar 0,956 V, arus listrik maksimum lebih besar menggunakan elektrolit garam meja sebesar 9,48 mA dan elektroda ukuran 15x10 cm sebesar 6,96 mA, tegangan listrik berbeban lebih besar menggunakan elektrolit garam meja sebesar 0,054 V dan elektroda ukuran 15x10 cm sebesar 0,058 V, arus listrik berbeban lebih besar menggunakan elektrolit garam meja sebesar 2,53 mA dan elektroda ukuran 15x10 cm sebesar 2,57 mA, berdasarkan dari hasil seluruh percobaan yang telah diambil, dilakukan perhitungan untuk memperoleh daya listrik yang dihasilkan dari setiap jenis elekrolit dan ukuran elektroda yang digunakan sehingga diperoleh rata-rata nilai yang lebih besar menggunakan elektrolit garam meja sebesar 7,95 mW dan elektroda dengan ukuran 15x10 cm sebesar 6,58 mW, saat saklar rangkaian penghubung kembali dalam posisi off, tegangan dan arus listrik kembali mendekati pada nilai awal pengukuran sehingga terjadi perubahan besaran nilai yang menyebabkan perubahan tegangan dan arus listrik mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan.
Studi Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ThorCon Molten Salt Reactor (Studi Kasus : Dibangun di Kalimantan Barat) Raditya, Zeldi; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Kelistrikan daerah Provinsi Kalimantan Barat masih bergantung pada energi fosil dan impor energi dari Sarawak, Malaysia. Akibat dari ketergantungan energi fosil dan impor energi adalah energinya tidak dapat diperbarui yang akan menyebabkan climate change dan terancamnya ketahanan energi nasional. Kalimantan Barat memiliki sumber energi baru nuklir yang melimpah. PLTN dapat memberikan kontribusi energi yang besar dan murah mengingat BPP Kalimantan Barat saat ini masih terletak di atas TDL yaitu Rp 1525/Kwh. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada lembaga atau instansi terkait untuk kelayakan pembangunan PLTN di Kalimantan Barat. Pembangkit yang digunakan yaitu TMSR500 berkapasitas 2 x 500 MW dengan menggunakan skenario harga penjualan di kisaran 0,0625 – 0,070 US$/kWh. Berdasarkan hasil penelitian total biaya pokok produksi TMSR500 adalah US$ 0,0276/kWh. Diperoleh nilai NPV bernilai positif pada tiap skenario yaitu di kisaran US$ 4.037.830.230,44 sampai dengan US$ 4.906.081.932,34. Nilai IRR yang didapatkan melebihi nilai suku bunga yang dikehendaki pada tiap skenario yaitu 20,73%, 21,82%, 22,81% dan 23,72%. Waktu pengembalian PP pada tiap skenario hanya selama 5,8 sampai dengan 6,5 tahun kurang dari umur proyek. Nilai BCR pada tiap skenario menghasilkan BCR > 1 yaitu 2,26, 2,35, 2,44, dan 2,53. Perhitungan asumsi BPP sistem Khatulistiwa setelah terkoneksi dengan TMSR500 hasilnya dapat menekan BPP Sistem Khatulistiwa mulai dari Rp 238,01/kWh sampai Rp 315,86/kWh pada tiap skenario. Pembangkit TMSR500 layak untuk dibangun di Kalimantan Barat karena dari analisa kelayakan ekonomis menunjukan hasil yang layak dan TMSR500 dapat menekan BPP Kalimantan Barat.
ANALISIS DC LINE FILTER PADA CATU DAYA Pindra, Willy; Suryadi, Dedy; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, perkembangan teknologi terus mengalami kemajuan, hal ini terlihat semakin banyaknya peralatan elektronika yang digunakan dalam keperluan sehari - hari, salah satunya dalam ranah ilmu konversi energi listrik, yaitu DC line filter pada catu daya. Filter catu daya merupakan alat perubahan tegangan listrik yang dapat merubah listrik AC menjadi listrik DC yang dilengkapai dengan filter sehingga menghasilkan tegangan DC yang lebih baik. Telah banyak penelitan – penelitan yang dilakukan dalam rangka mendapatkan tegangan DC yang baik dengan memperkecil faktor riak yang dihasilkan. Namun teknik baru dilakukan dengan membuat alat yang dapat membandingkan berbagai jenis filter catu daya yang ada antara lain catu daya tanpa filter, catu daya dengan filter C dan catu daya dengan filter RC.
Penerapan Aplikasi Blynk Pada Simulator Photovoltaic Imamsyah, -; -, Syaifurrahman; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simulator photovoltaic adalah suatu perangkat yang dapat mensimulasikan suatu kondisi perubahan iradiasi yang dapat diatur untuk mengetahui nilai karkteristik photovoltaic. Pada saat ini penelitian  untuk pengujian photovoltaic susah dilakukan, karena keterbatasan alat simulator ataupun kondisi perubahan lingkungan yang tidak dapat dikendalikan pada saat proses pengujian photovoltaic. Dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang, simulator photovoltaic juga dapat dikembangkan dengan menggunakan konsep Internet of Things (IoT), sehingga proses pengujian dan monitoring tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga dapat dilakukan secara mobile menggunakan smartphone dengan memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Pengujian menggunakan simulator photovoltaic akan didapat nilai karakteristik hubungan antara intensitas cahaya, suhu, beban dan daya yang dihasilkan. kemudian dari data tersebut akan dikirimkan oleh mikrokontroler ke aplikasi blynk sehingga data hasil pengujian mudah dipantau
Battery Control Strategy for Hybrid Power Generation Systems Junaidi Junaidi; Ayong Hiendro; Yohannes M. Simanjuntak
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 2, No 4: August 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.272 KB)

Abstract

Standalone diesel generators (DGs) are widely utilized in remote areas in Indonesia. Some areas use microhydro (MH) systems with DGs backup.  However, highly diesel fuel price makes such systems become uneconomical. This paper introduces hybrid photovoltaic (PV)/MH/ DG/battery systems with a variable charging strategy method to minimize the diesel fuel consumption. The method is applied to control the state of charge (SOC) level of the battery based on its previous level and the demand load condition to optimize the DG operation. The optimal operation shows that the hybrid PV/MH/DG/battery with the variable charging strategy needs less fuel consumption than PV/MH/DG and MH/DG systems.DOI:http://dx.doi.org/10.11591/ijece.v2i4.556 
Projectile-target search algorithm: a stochastic metaheuristic optimization technique Ayong Hiendro
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 9, No 5: October 2019
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1642.321 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v9i5.pp3772-3778

Abstract

This paper proposes a new stochastic metaheuristic optimization algorithm which is based on kinematics of projectile motion and called projectile-target search (PTS) algorithm. The PTS algorithm employs the envelope of projectile trajectory to find the target in the search space. It has 2 types of control parameters. The first type is set to give the possibility of the algorithm to accelerate convergence process, while the other type is set to enhance the possibility to generate new better projectiles for searching process. However, both are responsible to find better fitness values in the search space. In order to perform its capability to deal with global optimum problems, the PTS algorithm is evaluated on six well-known benchmarks and their shifted functions with 100 dimensions. Optimization results have demonstrated that the PTS algoritm offers very good performances and it is very competitive compared to other metaheuristic algorithms
Optimum Renewable Fraction for Grid-connected Photovoltaic in Office Building Energy Systems in Indonesia Ayong Hiendro; Ismail Yusuf; F. Trias Pontia Wigyarianto; Kho Hie Khwee; Junaidi Junaidi
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 9, No 4: December 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.75 KB) | DOI: 10.11591/ijpeds.v9.i4.pp1866-1874

Abstract

This paper analyzes influences of renewable fraction on grid-connected photovoltaic (PV) for office building energy systems. The fraction of renewable energy has important contributions on sizing the grid-connected PV systems and selling and buying electricity, and hence reducing net present cost (NPC) and carbon dioxide (CO2) emission. An optimum result with the lowest total NPC for serving an office building is achieved by employing the renewable fraction of 58%, in which 58% of electricity is supplied from the PV and the remaining 42% of electricity is purchased from the grid. The results have shown that the optimum grid-connected PV system with an appropriate renewable fraction value could greatly reduce the total NPC and CO2 emission.
A Grid-Connected Photovoltaic Interface System for Delivering Active and Reactive Powers Neilcy T Mooniarsih; Syafrudin Masri; Mohd Hafeez; Ayong Hiendro
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 9, No 3: September 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.012 KB) | DOI: 10.11591/ijpeds.v9.i3.pp1140-1146

Abstract

This paper presents a grid-connected photovoltaic (PV) interface for delivering both active and reactive powers. The PV interface employs H-bridge topology DC-DC converter and inverter with analog control technology. The power flow is controlled solely by the adjustable DC output voltage of the DC to DC converter. In order to evaluate the PV interface system’s performances, it is tested by delivering power to the grid with low pawer factor. The experimental results show that at 300W active load, the inverter could deliver the reactive power of 400VAR. The PV interface could also produce very low harmonic voltage and current distorsions. The laboratory measurements show that the total harmonic distortions of inverter output voltage and current are 0.46% and 0.05%, respectively
Optimization of SHEPWM cascaded multilevel inverter switching patterns Ayong Hiendro; Ismail Yusuf; Junaidi Junaidi; Trias Pontia Wigyarianto; Yohannes M Simanjuntak
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 11, No 3: September 2020
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.804 KB) | DOI: 10.11591/ijpeds.v11.i3.pp1570-1578

Abstract

Selective harmonic elimination (SHE) is an efficient method to eliminate low-order selected harmonics. However, due to nonlinearity in the problems, many optimization techniques give unsatisfied performances in finding optimum switching angles for the SHE. This paper proposes a modified moth-flame optimization algorithm to eliminate selective harmonics in cascaded multilevel inverters. The optimization algorithm is employed to find sets of optimum switching angles for cascaded 5-level, 7-level, and 9-level inverters. The results have shown that modified moth-flame optimization is beneficial in finding optimum switching angles. It performs better than moth-flame optimization (MFO) and differential evolution (DE) algorithms. The optimum switching angles are applied to generate switching pulses for a cascaded 9-level inverter to demonstrate the algorithm’s accuracy. As a result, the low-order harmonics are entirely removed from the ac output voltage of the inverter.
Co-Authors - Abdurrahim - Imamsyah - Nopryansyah - Sarjono -, Syaifurrahman -, Yandri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rosyid Al-Ubaedah Lubis Abdurrahim, - Abqori Aula Agus Tianto Hendri Putra Alamsyah, Tomi Alvian, - Andri Andri Ariansyah, Ahmad Arisfati Fauzi Arpiandi, Muhammad Rizky Aula, Abqori Burhanuddin Burhanuddin Dedi Triyanto Dedy Suryadi Dedy Suryadi Dina Setyawati Dwi Bimantara, Ardhiaz Satria F. Trias Pontia Wigyarianto Fauzi, Arisfati Fitri Imansyah Fitriah Fitriah Fitriah Husin Ginanjar, - Hartono, Rudi Hasan Ashari Oramahi Hastama, Kurnia Hendri Putra, Agus Tianto Husin, Fitriah Ilmi, Muhamad Imamsyah, - Imatua Sinaga, Victor Doan Iqbal Arsyad Ismail Yusuf Ismail Yusuf Ismail Yusuf, Ismail Ismail, Muhammad Yusuf Ivan Sujana Jannus Marpaung Januardi, Oki Junaidi - Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi, J Kho Hie Khwee Kho Hie Khwee Kho Hie Khwee Kho Hie Khwee Kho Hiee Khwee Khwee, Kho Hiee Kiki Prio Utomo Kiki Prio Utomo Kurnia Hastama M. Irfani Hendri M. Irwanto M. Ismail Yusuf Managam Rajagukguk Managam Rajagukguk Misli, - Mohd Hafeez Muhamad Ilmi Muhammad Iqbal Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad, Dustin Muhammad, Roofi Mundus, Ray Neilcy Tjahja Mooniarsih Nopryansyah, - Oki Januardi Pindra, Willy Pratama, Bayu Angga Prio Utomo, Kiki Raditya, Zeldi Rahmansyah, Agum Ray Mundus Ridwan, Muhammad Daflie Rivani, Reko Rizki Nofetra Yudi Rizki, Tengku M Rocki Mahendra Rudi Kurnianto Rudi Kurnianto Rudy Gianto Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Sanjaya, Willie Suwarno Suwarno Syafrudin Masri Syaifurrahman - Syaifurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syukrillah, Muhammad Tomi Alamsyah Tri Wahyuda Trias Pontia Wigyarianto Ulwan, Nasih Usman A. Gani Utomo, Kiki Prio Verdian, Rifqi Azzumardi Victor Doan Imatua Sinaga Wibowo, Dandy Putra Wigyarianto, F. Trias Pontia Willy Pindra Yandri - Yandri Yandri Yandri, - Yohannes M Simanjuntak Yohannes M. Simanjuntak Yudi, Rizki Nofetra Yuliati Indrayani Yusuf, M. Ismail Yusuf, Muhammad Ismail Zainal Abidin Zainal Abidin Zeldi Raditya