Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Game Interaktif dalam Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Strategi Pencegahan Stunting di SDN 10 Ampenan Ayunda, Rahmah Dara; Wiwin Lastyana; Azizatul Adni; Lale Justin Amelinda Elizar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12502

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui edukasi gizi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 10 Ampenan mengenai PHBS dan gizi seimbang melalui media edukatif Game Isi Piringku. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan interaktif, dan praktik permainan edukasi yang dirancang untuk memperkenalkan konsep gizi seimbang serta kebiasaan hidup bersih. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa kelas V yang dibagi menjadi 5 kelompok kecil agar setiap siswa berkesempatan aktif bermain dan berdiskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 3 kelompok mampu menyelesaikan permainan dengan benar, sedangkan 2 kelompok lainnya sudah memahami materi namun masih melakukan kesalahan kecil di beberapa bagian permainan. Kesimpulannya, Game Isi Piringku efektif sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengenalkan PHBS dan gizi seimbang. Namun, diperlukan penguatan materi karena waktu antara penyampaian materi dan pelaksanaan permainan relatif singkat sehingga sebagian siswa belum mencapai pemahaman sempurna. Keywords: stunting, perilaku hidup bersih dan sehat, gizi seimbang, game edukasi, sekolah dasar
Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kejadian Sindrom Dispepsia Fungsional Pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Juwita, Baiq Pelangi; Adni, Azizatul; Diatmika, I Putu; Parwata, Wayan Sulaksmana Sandhi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.231

Abstract

Dispepsia fungsional merupakan kumpulan gejala seperti sensasi nyeri di gastroduodenum, rasa terbakar, rasa penuh dan kembung, mual muntah tanpa adanya kerusakan struktural pada pemeriksaan fisik, laboratorium, radiologi, dan endoskopi. Dispepsia dapat disebabkan oleh pola makan, stres, dan pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi alkohol, merokok, dan kurang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres terhadap kejadian sindrom dispepsia fungsional pada mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kejadian sindrom dispepsia fungsional (p = 0,023). Responden dengan tingkat stres sedang memiliki frekuensi tertinggi mengalami sindrom dispepsia fungsional dibandingkan tingkat stres ringan atau berat. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat stres, semakin besar risiko terjadinya sindrom dispepsia fungsional pada mahasiswa. Oleh karena itu, disarankan agar mahasiswa meningkatkan manajemen stres, menjaga pola makan yang sehat, dan menerapkan pola hidup yang baik untuk mencegah terjadinya sindrom dispepsia fungsional. Fakultas juga diharapkan menyediakan program pendukung seperti konseling psikologis untuk membantu mahasiswa dalam mengelola stres.
Clinical Manifestation of Depression in Adolescent: A Literature Review Putri, Ajeng Ayu; Hermansyah, Anang; Faranajhia, Hagia; Gifari, Lalu Maulana Azmi; Zakiyyah, Luthfi; Fauzan, Muhammad; Amatullah, Tazkiyah Arafah; Adni, Azizatul
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.7943

Abstract

Adolescence is a critical phase in physical, cognitive and psychosocial development that can affect mental health. Depression is a major concern in this group, characterized by mood swings, loss of interest, and decreased energy. This article aims to review the epidemiology, etiology, clinical manifestations, and treatment options of depression in adolescents. The method used was a literature review of various related studies. Results show that genetic factors, cognitive vulnerability, and environmental influences, such as family relationships and social media use, contribute to the emergence of depressive symptoms in adolescents. In addition, the increasing prevalence of cyberbullying correlates with high levels of emotional distress and suicidal ideation among adolescents. Treatment approaches include pharmacological interventions, especially SSRIs such as fluoxetine and escitalopram, as well as non-pharmacological therapies such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT) and family-based psychosocial support. In conclusion, recognizing and effectively treating depression in adolescents is critical to improving long-term outcomes and building their mental resilience.
Generalized Anxiety Disorder (GAD): A Literature Review Putra, Anak Agung Gede Agung Difa Agusta Pramana; Dwiputri, Adelya Rahma; Madani, Ayda Fitri; Ramadhani, Dhea Asty; Maolidi, Juan; Rabbani, Muhammad Afif; Rizky, Muhammad Ilham; Adni, Azizatul
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.7958

Abstract

Generalized anxiety disorder (GAD) is a psychological disorder characterized by persistent and uncontrollable feelings of anxiety and worry that last for at least 6 months. In 2019, there were 301 million people in the world experiencing anxiety disorders, making GAD the most common mental disorder in the world. This literature review aims to increase knowledge about generalized anxiety disorder so that it can increase treatment rates and decrease social stigma attached to GAD. Sources for this review were gathered through online databases including review articles, research studies, and professional guidebooks related to the topic. The review results show that GAD has a wide range of risk factors including personal, social, and environmental factors. GAD can have severe complications if not treated properly, hence highlighting the need for early detection and effective treatments.
Hubungan Kepatuhan Terapi Obat dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Kajian Literatur Qarina, Husnul; Andanalusia, Mahacita; Adni, Azizatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang mengharuskan penderitanya untuk mengendalikan tekanan darahnya seumur hidup. Kepatuhan terapi obat merupakan komponen utama dalam mengendalikan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kepatuhan juga berperan penting dalam memperbaiki kualitas hidup pasien hipertensi. Tujuan dari artikel ini yaitu melakukan kajian literatur untuk meninjau hubungan kepatuhan terapi obat dengan kualitas hidup pasien hipertensi. Data diperoleh dari database elektronik, dari 28 artikel yang ditemukan terdapat 12 artikel yang relevan dan memenuhi kriteria untuk direview berdasarkan kriteria inklusi eksklusi. Kriteria inklusi dalam literatur ini adalah artikel penelitian telah dipublikasi maksimal 10 tahun terakhir, membahas terkait kepatuhan pasien hipertensi, kualitas hidup pasien hipertensi serta membahas korelasi antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien hipertensi. Berdasarkan kajian literatur terdapat 11 studi yang menyatakan adanya hubungan antara kepatuhan terapi obat dengan kualitas hidup pasien hipertensi dan 1 studi menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara kepatuhan terapi obat dengan kualitas hidup pasien hipertensi.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus : Kajian Literatur Dhuhani, Annida; Andanalusia, Mahacita; Adni, Azizatul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13470

Abstract

Diabetes adalah suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara permanen dan berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, kejenuhan dan stres dapat terjadi selama proses pengobatan, serta komplikasi akibat ketidakpatuhan. Dukungan keluarga memainkan peran penting dalam mempertahankan kadar gula darah penderita diabetes dan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan program pengobatan diabetes. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melakukan tinjauan literatur mengenai korelasi dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Data yang diperoleh bersumber dari database online dan didapatkan 10 artikel dengan kriteria yang sesuai untuk dianalisis. Berdasarkan tinjauan literatur tersebut, 8 artikel menunjukkan hasil bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dan 2 artikel lainnya menunjukkan tidak ada hubungan antara keduanya.
PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI SMPN 2 DAN SMPN 6 MATARAM Octora, Metta; Danianto, Ario; Adni, Azizatul; Prihatina, Lale Maulin; Lasiaprillianty, Intan Wahyu; Wicaksono, Teguh Budi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1275

Abstract

Teenager reproductive health is a health problem that concerns the nation's next generation, with high vulnerability to sexually transmitted infections (STIs). About 1 million transmissions of STIs, such as chlamydia, gonorrhea, syphilis and trichomoniasis occur every day worldwide, and the majority are asymptomatic. Every year, it is estimated 374 million cases are predominantly of reproductive age. This program is based on the trend increasing of promiscuous sexual relations among junior high school teenagers which results in early pregnancy and transmission of STIs. This program has purpose to increase the knowledge of junior high school students and teachers regarding sexually transmitted infections and reproductive health as well as preventing free sex. Counseling regarding reproductive health and sexually transmitted infections is carried out at SMPN 2 and SMPN 6 in Mataram. Extension activities include providing outreach materials, interactive question and answer sessions, Instagram competitions on related topics. The mean post-test score of participants was significantly higher than the pre-test (p <0.05). The scores of SMPN 6 students were found to have a significant increase in the mean during the post-test compared to the pre-test (p <0.05). There was a change in the knowledge of SMPN 2 and SMPN 6 Mataram students regarding reproductive health and STIs after the counseling