Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Perilaku Hidup Bersih Sehat dalam Tatanan Rumah Tangga Warga Desa Prambatan Lor Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Ika Tristanti; Rizka Himawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.692 KB)

Abstract

Kesehatan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusiasehingga setiap manusia harus senantiasa menerapkan perilaku hidupbersih sehat (PHBS) agar kesehatannya selalu terjaga. MenteriKesehatan Republik Indonesia telah membuat pedoman pembinaanperilaku hidup bersih dan sehat yang tertuang dalam Permenkesnomor : 2269/MENKES/PER/XI/2011 yang mengatur upayapeningkatan PHBS di seluruh Indonesia. Menjaga kesehatan denganselalu melaksanakan PHBS merupakan cara pencegahan sakit yangmudah dan murah tetapi sebagian besar masyarakat masih belummenyadari dan baru berubah setelah sakit.Tujuan penelitian ini untukmengetahui pelaksanaan PHBS tatanan rumah tangga warga DesaPrambatan Lor Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenispenelitian ini adalah diskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan diDesa Prambatan Lor RW 2 dan 3 Kecamatan Kaliwungu KabupatenKudus pada bulan Juli 2017. Populasi penelitian adalah seluruhkepala keluarga warga Desa Prambatan Lor , sampel penelitianadalah 206 kepala keluarga . Teknik sampling menggunakan metodesimple random sampling. Metode analisis data dengan analisisunivariat.Hasil Penelitian ini antara lain:1) 100% pertolonganpersalinan oleh tenaga kesehatan ,2) 63% pemberian ASI eksklusif, 3)100% bayi dan balita dibawa ke Posyandu, 4) 100% wargamenggunakan air bersih, 5) 54% warga mencuci tangan dengan airbersih dan sabun, 6) 87% warga menggunakan jamban sehat, 7) 68%pemberantasan jentik nyamuk, 8) 47% warga terbiasa makan sayurdan buah, 9) 39% warga melakukan olahraga rutin dan 10) 65%warga tidak merokok. 11) 100% ibu hamil periksa rutin ,12) 64%warga membuang sampah pada tempatnya, 13) 95% warga tidakminum minuman keras dan narkoba, 14) 72% warga memiliki jaminankesehatan, 15) 85% warga gosok gigi teratur, 16) 91% lantai rumahbaik. Terdapat delapan indikator PHBS yang masih berada di bawahtarget nasional (80%). Diharapkan pemerintah desa bersama kaderkesehatan dan tokoh masyarakat dapat memotivasi masyarakat untukmelaksanakan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Tenaga kesehatanhendaknya meningkatkan kegiatan promosi kesehatan melaluipenyuluhan tentang PHBS kepada warga masyarakat Desa PrambatanLor.
KUALITAS HUBUNGAN ANTARA ORANG TUA – ANAK DAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Rizka Himawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.316 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kualitas hubungan orang tua (ayah-anak), hubungan orang tua (ibu-anak) dan interaksi teman sebaya dengan perilaku seksual remaja. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif. Peneliti menentukan sampel dengan menggunakan proporsional random sampling. Pada penelitian ini, peneliti mengambil besar sampel sejumlah 156 siswa. Uji yang digunakan menggunakan uji koefisien korelasi person dan uji analisis regresi linier. Didapatkan hasil uji regresi dari ketiga variabel yaitu kualitas hubungan orang tua (ayah-anak), kualitas hubungan orang tua (ibu-anak) dan interaksi teman sebaya memiliki nilai P Value 0,001 < 0,05 yang artinya ketiga variabel memiliki hubungan dengan variable terikat yaitu perilaku seksual remaja. Pada variable interaksi teman sebaya memiliki koefisien yang paling tinggi yaitu (0,167), dibandingkan dengan variable kualitas hubungan orang tua (ibu-anak) (-0,021) dan kualitas hubungan orang tua (ayah-anak) (-0,083). Ada hubungan antara kualitas hubungan orang tua – anak dan interaksi teman sebaya dengan perilaku seksual remaja.
Tipe Kepribadian, Dukungan Suami dengan Frekuensi Muntah Penderita Hiperemesis Gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus Noor Hidayah; M Murwati; Rizka Himawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.341 KB)

Abstract

Mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil atau di kenal dengan Hiperemesis Gravidarum beresiko memberikan dampak dehidrasi, gangguan fungsi liver dan terjadi Ikterus, bahkan mortaitas ibu dan janin. Pada kasus lanjutan penderita harus mendapat pertolongan dengan di rawat di rumah sakit. Kasus di RSUD DR Loekmono Hadi Kudus tahun 2016 sebanyak 63 kasus dan tahun 2017 sebanyak 58 kasus . Wiknjosastro 2010 menyatakan Faktor resiko dalam frekuensi mual dan muntah diantaranya adalah kepribadian dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dan dukungan suami dengan frekuensi muntah pada hiperemesis gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Adapun Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data secara kuantitatif. Dengan populasi pasien dengan hiperemesis gravidarum yang rawat inap di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Teknik sampling dengan Aksidental Sampling, besar sampel 36 responden. Analisis data dengan Chi Square. Hasil Penelitian ini Analisa tidak ada ada hubungan antara frekuensi muntah dengan Tye kepribadian sedangankan dukungan suami dan frekwensi muntah ada hubungan dengan nilai p 0.069 dan nilai p 0.000.
Fine Motor Development in Preschool Age Children at Al Ikhlas Kindergarten Jetak Pucakwangi Pati Regency Rizka Amalia; Fara Pradania; R Rusnoto; Rizka Himawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.503 KB)

Abstract

Latar belakang : Perkembangan motorik halus merupakan perkembangan kontrol pergerakan badan melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi dan otot. Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang dilalui anak pada masa tumbuh kembangnya. Secara umum perkembangan motorik halus meliputi koordinasi mata dan tangan keterampilan ini membutuhkan kecermatan yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak adalah faktor status pekerjaan dan tingkat pendidikan Ibu. Tujuan : Untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi Kabupaten Pati. Metode : Metode penelitian Kuantitatif Jenis penelitian Deskriptif Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan sampel acak stratifikasi dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 54 responden. Analisa Bivariat menggunakan uji chi square dan instrument yang digunakan adalah tes DDST II. Hasil : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden sebagian responden memiliki perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%) dan perkembangan motorik halus suspeck (tidak normal) sebanyak 13 (24,1%). Kesimpulan : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden didapatkan perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Ddtk Anak Balita Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara Siti Zumaroh; I Indanah; Rizka Himawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam pertumbuhan dan perkembangan balita membutuhkan orang tua yang berpengetahun terkait Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Pengetahuan tersebut misalnya diberikan informasi kepada oraang tua tentang pemberian pendidikan kesehatan DDTK. Angka kelainan perkembangan anak di Dunia untuk WHO tercatat 52,9 juta anak-anak yang memiliki gangguan perkembangan pada tahun 2016. Di indonesia keterlambatan tumbuh kembang ana 33% dari total populasi 83 juta anak pada tahun 2019. Di jepara cakupan deteksi tumbuh kembang 77,56% dengan standart yang diharapkan 100% dengan faktor yang mempengaruhi salah satunya pemahaman dan pengetahuan orang tua. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang DDTK di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara. Metode : Jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Pretest And Posttest With Control Group dan menggunakan teknik Probability Sampling. Peneliti mengambil jumlah populasi sebanyak 60 responden. Analisa bivariate menggunakan uji Paired Sampels T Test dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang DDTK Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara dengan p Value < ɑ 0,05 yaitu p value sebesar = 0,000 < α = 0,005. Kesimpulan : Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang DDTK Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara.
Perilaku Hidup Bersih Sehat dalam Tatanan Rumah Tangga Warga Desa Prambatan Lor Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus Tristanti, Ika; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusiasehingga setiap manusia harus senantiasa menerapkan perilaku hidupbersih sehat (PHBS) agar kesehatannya selalu terjaga. MenteriKesehatan Republik Indonesia telah membuat pedoman pembinaanperilaku hidup bersih dan sehat yang tertuang dalam Permenkesnomor : 2269/MENKES/PER/XI/2011 yang mengatur upayapeningkatan PHBS di seluruh Indonesia. Menjaga kesehatan denganselalu melaksanakan PHBS merupakan cara pencegahan sakit yangmudah dan murah tetapi sebagian besar masyarakat masih belummenyadari dan baru berubah setelah sakit.Tujuan penelitian ini untukmengetahui pelaksanaan PHBS tatanan rumah tangga warga DesaPrambatan Lor Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenispenelitian ini adalah diskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan diDesa Prambatan Lor RW 2 dan 3 Kecamatan Kaliwungu KabupatenKudus pada bulan Juli 2017. Populasi penelitian adalah seluruhkepala keluarga warga Desa Prambatan Lor , sampel penelitianadalah 206 kepala keluarga . Teknik sampling menggunakan metodesimple random sampling. Metode analisis data dengan analisisunivariat.Hasil Penelitian ini antara lain:1) 100% pertolonganpersalinan oleh tenaga kesehatan ,2) 63% pemberian ASI eksklusif, 3)100% bayi dan balita dibawa ke Posyandu, 4) 100% wargamenggunakan air bersih, 5) 54% warga mencuci tangan dengan airbersih dan sabun, 6) 87% warga menggunakan jamban sehat, 7) 68%pemberantasan jentik nyamuk, 8) 47% warga terbiasa makan sayurdan buah, 9) 39% warga melakukan olahraga rutin dan 10) 65%warga tidak merokok. 11) 100% ibu hamil periksa rutin ,12) 64%warga membuang sampah pada tempatnya, 13) 95% warga tidakminum minuman keras dan narkoba, 14) 72% warga memiliki jaminankesehatan, 15) 85% warga gosok gigi teratur, 16) 91% lantai rumahbaik. Terdapat delapan indikator PHBS yang masih berada di bawahtarget nasional (80%). Diharapkan pemerintah desa bersama kaderkesehatan dan tokoh masyarakat dapat memotivasi masyarakat untukmelaksanakan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Tenaga kesehatanhendaknya meningkatkan kegiatan promosi kesehatan melaluipenyuluhan tentang PHBS kepada warga masyarakat Desa PrambatanLor.
KUALITAS HUBUNGAN ANTARA ORANG TUA – ANAK DAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kualitas hubungan orang tua (ayah-anak), hubungan orang tua (ibu-anak) dan interaksi teman sebaya dengan perilaku seksual remaja. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif. Peneliti menentukan sampel dengan menggunakan proporsional random sampling. Pada penelitian ini, peneliti mengambil besar sampel sejumlah 156 siswa. Uji yang digunakan menggunakan uji koefisien korelasi person dan uji analisis regresi linier. Didapatkan hasil uji regresi dari ketiga variabel yaitu kualitas hubungan orang tua (ayah-anak), kualitas hubungan orang tua (ibu-anak) dan interaksi teman sebaya memiliki nilai P Value 0,001 < 0,05 yang artinya ketiga variabel memiliki hubungan dengan variable terikat yaitu perilaku seksual remaja. Pada variable interaksi teman sebaya memiliki koefisien yang paling tinggi yaitu (0,167), dibandingkan dengan variable kualitas hubungan orang tua (ibu-anak) (-0,021) dan kualitas hubungan orang tua (ayah-anak) (-0,083). Ada hubungan antara kualitas hubungan orang tua – anak dan interaksi teman sebaya dengan perilaku seksual remaja.
Tipe Kepribadian, Dukungan Suami dengan Frekuensi Muntah Penderita Hiperemesis Gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus Hidayah, Noor; Murwati, M; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil atau di kenal dengan Hiperemesis Gravidarum beresiko memberikan dampak dehidrasi, gangguan fungsi liver dan terjadi Ikterus, bahkan mortaitas ibu dan janin. Pada kasus lanjutan penderita harus mendapat pertolongan dengan di rawat di rumah sakit. Kasus di RSUD DR Loekmono Hadi Kudus tahun 2016 sebanyak 63 kasus dan tahun 2017 sebanyak 58 kasus . Wiknjosastro 2010 menyatakan Faktor resiko dalam frekuensi mual dan muntah diantaranya adalah kepribadian dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dan dukungan suami dengan frekuensi muntah pada hiperemesis gravidarum di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Adapun Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data secara kuantitatif. Dengan populasi pasien dengan hiperemesis gravidarum yang rawat inap di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus. Teknik sampling dengan Aksidental Sampling, besar sampel 36 responden. Analisis data dengan Chi Square. Hasil Penelitian ini Analisa tidak ada ada hubungan antara frekuensi muntah dengan Tye kepribadian sedangankan dukungan suami dan frekwensi muntah ada hubungan dengan nilai p 0.069 dan nilai p 0.000.
Fine Motor Development in Preschool Age Children at Al Ikhlas Kindergarten Jetak Pucakwangi Pati Regency Amalia, Rizka; Pradania, Fara; Rusnoto, R; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Perkembangan motorik halus merupakan perkembangan kontrol pergerakan badan melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi dan otot. Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang dilalui anak pada masa tumbuh kembangnya. Secara umum perkembangan motorik halus meliputi koordinasi mata dan tangan keterampilan ini membutuhkan kecermatan yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak adalah faktor status pekerjaan dan tingkat pendidikan Ibu. Tujuan : Untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi Kabupaten Pati. Metode : Metode penelitian Kuantitatif Jenis penelitian Deskriptif Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan sampel acak stratifikasi dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 54 responden. Analisa Bivariat menggunakan uji chi square dan instrument yang digunakan adalah tes DDST II. Hasil : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden sebagian responden memiliki perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%) dan perkembangan motorik halus suspeck (tidak normal) sebanyak 13 (24,1%). Kesimpulan : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Al Ikhlas Jetak Pucakwangi kabupaten Pati, dari 54 responden didapatkan perkembangan motorik halus normal sebanyak 41 (75,9%).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Ddtk Anak Balita Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara Zumaroh, Siti; Indanah, I; Himawan, Rizka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam pertumbuhan dan perkembangan balita membutuhkan orang tua yang berpengetahun terkait Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Pengetahuan tersebut misalnya diberikan informasi kepada oraang tua tentang pemberian pendidikan kesehatan DDTK. Angka kelainan perkembangan anak di Dunia untuk WHO tercatat 52,9 juta anak-anak yang memiliki gangguan perkembangan pada tahun 2016. Di indonesia keterlambatan tumbuh kembang ana 33% dari total populasi 83 juta anak pada tahun 2019. Di jepara cakupan deteksi tumbuh kembang 77,56% dengan standart yang diharapkan 100% dengan faktor yang mempengaruhi salah satunya pemahaman dan pengetahuan orang tua. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang DDTK di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara. Metode : Jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Pretest And Posttest With Control Group dan menggunakan teknik Probability Sampling. Peneliti mengambil jumlah populasi sebanyak 60 responden. Analisa bivariate menggunakan uji Paired Sampels T Test dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang DDTK Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara dengan p Value < ? 0,05 yaitu p value sebesar = 0,000 < ? = 0,005. Kesimpulan : Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang DDTK Di Posyandu Pasar Indah Desa Sowan Kidul Jepara.