Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Kelas X di MAN 1 Sleman Widiawati, Fera; Ismarwati, Ismarwati; Mahmudah, Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20359

Abstract

This study aims to examine the relationship between physical activity and the incidence of dysmenorrhea among 10th-grade female students at MAN 1 Sleman. This research is correlational with a cross-sectional approach, aiming to analyze the relationship between the independent variable (physical activity) and the dependent variable (incidence of dysmenorrhea). The study population consisted of all 10th-grade female students at MAN 1 Sleman, totaling 119 individuals with a sample size of 101 students. Sampling was conducted using purposive sampling techniques based on inclusion and exclusion criteria. Primary data were collected using the Numerical Rating Scale (NRS) to measure the severity of dysmenorrhea and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) from WHO in 2014 to assess the level of physical activity. Data analysis was performed using the Spearman Rank statistical test. The results showed that respondents with moderate physical activity mostly experienced mild dysmenorrhea, with 19 respondents (40.4%). The p-value of 0.035 (< α 0.05) indicates a significant relationship between physical activity and the incidence of dysmenorrhea among these female students.
LITERATURE REVIEW : EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI KALSIUM TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMSIA Pereira, Dilma Suzete Bento Alves; Anwar, Moch; Ismarwati, Ismarwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47601

Abstract

Kalsium merupakan salah satu elemen krusial dalam isu nutrisi dan pangan. Salah satu metode untuk mencegah hipertensi selama kehamilan adalah dengan mengonsumsi kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mereviw efektifitas suplementasi kalsium terhadap kejadian preeklamsia. Jenis riset melalui tinjauan pustaka/studi literatur merupakan metode yang mengintegrasikan lebih dari satu studi dengan tema yang serupa yang direview untuk menghasilkan penarikan kesimpulan akhir. Basis data yang sesuai dari pencarian literatur di internet melalui database Pubmed, Garuda, Google Scholar. Hasil temukan bahwa dari ke 7 artikel yang direview dimana dari segi pendekatan atau metode penelitian yang dipakai yaitu jenis riset yang sama: kuantitatif namun rancangan yang digunakan menggunakan desain eksperimental dan studi observasional analitik, meskipun metodeologi riset berbeda namun memiliki tujuan riset yang sama yaitu mengukur atau menguji efektivitas suplementasi kalsium pada ibu hamil terhadap kejadian preeklamsia yang mana terbukti efektif kalsium dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Kesimpulan dalam review ini menunjukkan asupan kalsium yang tepat dapat mencegah preeklamsia, dan bahwa ibu hamil perlu mendapatkan jumlah kalsium yang cukup antara 1500 hingga 2000 mg per hari. Kalsium dapat diberikan pada usia kehamilan ibu dua puluh minggu atau trimester kedua, dan 7 jurnal mencatat bahwa ibu hamil menunjukkan penurunan tekanan darah setelah kalsium diberikan.
Perbandingan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit Saat Menstruasi dan Sesudah Menstruasi pada Remaja Putri Ayuk Pitaloka; Ismarwati, Ismarwati; Monika Putri Sholikah
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5830

Abstract

Menstruation is a physiological process characterized by bleeding from the uterine wall in women, resulting in blood loss that lowers hemoglobin and hematocrit levels, which can lead to anemia. Anemia among adolescents can affect concentration, physical endurance, and academic performance. This study aimed to analyze the comparison of hemoglobin and hematocrit levels during and after menstruation. The method used was an observational analytical pre-experimental design employing a pretest-posttest one-group design. The study population consisted of 114 female students from Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, selected using purposive sampling with a sample size of 35 students. The instrument used was the Quick Hemoglobin Meter, employing the reflectance photometer method. Data were analyzed using the paired t-test with a significance level of p≤0.05. The analysis results showed a significant difference between hemoglobin and hematocrit levels during and after menstruation, with a significance value of 0.000 (p ≤0.05) respectively. This study concludes that there is a statistically significant difference between hemoglobin and hematocrit levels during and after menstruation in adolescent girls.
PENGARUH VARIASI WAKTU FIKSASI TERHADAP GAMBARAN MORFOLOGI SEDIAAN APUSAN DARAH TEPI (SADT) DENGAN PEWARNAAN GIEMSA Wati, Untari dewi Kurnia; Ismarwati, Ismarwati; Anggraeni, Rosmita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47093

Abstract

Pemeriksaan Sediaan Apusan Darah Tepi (SADT) dengan pewarnaan Giemsa digunakan untuk mengevaluasi bentuk dan kondisi sel darah dalam mendiagnosis penyakit. Proses fiksasi dengan menggunakan methanol absolute sebelum pewarnaan harus dilakukan dengan tepat agar sel darah tidak rusak atau muncul artefak. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh fiksasi selama 3 menit dan 4 menit terhadap morfologi eritrosit, leukosit, dan trombosit pada SADT. Penelitian eksperimental dengan desain penelitian one shot case study. Populasi penelitian yaitu mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Sampel yang digunakan sebanyak 18 sampel yang dihitung dengan rumus federer dan dipilih secara simple random sampling. SADT difiksasi dengan methanol absolute, kemudian diwarnai dengan Giemsa. Data diuji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk dan dibandingkan dengan uji Kruskal–Wallis (α = 0,05). Morfologi SADT waktu fiksasi 3 menit didapatkan hasil sel eritrosit sebagian besar baik dengan 15 preparat (83,3%), leukosit sebagian besar baik dengan 12 preparat (66,7%), serta trombosit didapatkan hasil cukup baik dengan 8 preparat (44,4%). Waktu fiksasi 4 menit morfologi sel eritrosit sebagian besar baik dengan 15 preparat (83,3), leukosit 13 preparat (72,2%) memiliki hasil yang baik, serta trombosit 10 preparat (55,6%) memiliki hasil baik. Data tidak terdistribusi normal karena nilai sig. < 0,05 dan uji Kruskal‑Wallis diatas nilai signifiksai yaitu p > 0,05. Fiksasi dengan methanol absolute selama 3 menit dan 4 menit tidak memberikan pengaruh terhadap hasil morfologi sel eritrosit, leukosit, dan trombosit pada SADT dengan pewarnaan Giemsa. Waktu fiksasi 3 menit sudah cukup optimal untuk melihat morfologi sel darah pada SADT.
Motivation for Early Cervical Cancer Detection in Fertile Women Ismarwati, Ismarwati; Wahyuntari, Evi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i1.2576

Abstract

Background: Cervical cancer is the second most common cancer in Indonesia, after breast cancer. The aim of this study was to look into the motivation for early cervical cancer detection in women of childbearing age. Methods: Asequential explanatory design was used in this mixed method study. Aquasi-experimental non-equivalent control group design was used in the quantitative study. Working area in 4  Community Health Center,  total sample of 40 for each group who were given vidio in the treatment group and given booklets to the control group. Qualitative research is determined by purposive sampling. There were 29 informants consisting of 15 informants in the treatment group and 14 informants in the control group. Results: 30% of respondents were ready to conduct checks prior to treatment, compared to 17.5 % in the control group. There was an increase of 87.5 % after the treatment, compared to 20.0 % in the control group.. Conclusion: Internal motivation to implement early detection of cervical cancer feels risk, wants to know personal health and maintains personal health against cervical cancer and there is a change in the value of willingness before and after intervention using WhatsApp
Identification of Variables Influencing the Mental Health of Pregnant Women Setyorini, Catur; Ismarwati, Ismarwati; Mamnuah, Mamnuah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 4: Desember 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i4.2365

Abstract

Background: Pregnancy is an important period in a woman’s life cycle, which is often associated with changes in emotions and moods. Mental health disorders affect nearly one-fifth of pregnant women during the prenatal and postpartum periods. Some of the mental disorders that are often encountered are depressive disorders, anxiety disorders, psychotic disorders, and post-traumatic stress disorders. Mental health disorders are triggered by the social, economic, and physical environment. Identification of risk factors during pregnancy and early intervention will reduce morbidity in women, prevent postpartum mental disorders, and protect the health of the baby. Objective: This study aims to find out the factors that influence the mental health of pregnant women at Puskesmas (Community Health Center) Polanharjo, Klaten. Research Method: This research performed an analytical survey with a cross-sectional approach. The research sample was 83 pregnant women who made ANC visits at Polanharjo Community Health Center in Klaten. The data collection instruments were a questionnaire on respondent characteristics, the DASS-21 questionnaire, and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) questionnaire. The statistical test was conducted by having univariate, bivariate, and multivariate analyses. Results: The mental health of pregnant women at Polanharjo Community Health Center was 75.9% normal and 24.1% abnormal (anxiety). The factors that affected the mental health of pregnant women were education, gravida, social support, and history of pregnancy. Meanwhile, factors such as age, occupation, maternal illness, and planned pregnancy did not affect the mental health of pregnant women. Conclusion: The social support factor is the most influential factor for the mental health of pregnant women at Polanharjo Klaten Polanharjo Community Health Center.
Strategies for boosting breast milk supply in postpartum women: a scoping review Nazara, Titin Sundari; Ismarwati
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 03 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i03.10069

Abstract

Purpose: This scoping review aims to evaluate the evidence base relating to strategies used to increase breast milk supply in postpartum mothers. Methods: This scoping review adopts the PRISMA-ScR guidelines, which consist of five phases, according to Arksey and O'Malley. They reviewed three databases: Pubmed, Research Rabbits, and ScienceDirect. Inclusion requirements can only be met with full-text, original publications published in English and Indonesian between 2018 and 2022. Results: 30 potentially applicable articles and 10 papers matching the inclusion criteria were found among 644 articles. The four main topics are the impact of soy milk intake, oxytocin massage, breast care, mung bean extract, acupressure treatment, and oxytocin massage and acupressure therapy. Conclusion: The most beneficial therapies for increasing breast milk supply are oxytocin massage and breast care.
Perbandingan Pemeriksaan Feses Metode Natif dengan Sedimentasi Menggunakan NaCl 0,9% dalam Mendeteksi Telur Cacing Soil Transmitted Helminth (STH) Khoerunnisa, Ica; Solikah, Monika Putri; Ismarwati, Ismarwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil transmitted helminth (STH) merupakan cacing parasit yang dapat menginfeksi manusia. Status kecacingan seseorang dapat dipastikan dengan menemukan telur cacing pada pemeriksaan laboratorium. Metode pemeriksaan feses dapat dilakukan dengan beberapa metode diantaranya metode sedimentasi menggunakan NaCl 0,9% dan metode natif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel feses positif sebanyak 15 sampel yang diperoleh dari UPT Laboratorium Kesehatan Daerah kota Magelang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilik dan dilanjutkan dengan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbandingan metode natif dan metode sedimentasi menggunakan NaCl 0,9%. Hasil uji normalitas didapatkan nilai sebesar 0,000 dimana data tersebut dinyatakan tidak terdistribusi normal. Sedangkan pada uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p value sebesar 1,000 dimana nilai tersebut lebih besar dari pada a yaitu 0,05 jadi 1000 > 0,05 maka tidak terdapat perbandingan yang signifikan antara metode natif dan metode sedimentasi dalam mendeteksi telur cacing STH.
Gambaran Profil Hematologi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Pleret Iskandar, Nabilah Roja; Ismarwati, Ismarwati; Astuti, Tri Dyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis di dalam tubuh yang mengakibatkan terganggunya distribusi oksigen oleh darah ke seluruh tubuh. Puskesmas Pleret memiliki jumlah ibu hamil dengan anemia tertinggi sebesar 11,32% di Bantul. Berdasarkan tingginya insidensi, maka tujuan penelitian ini mendeskripsikan gambaran profil hematologi pada ibu hamil di Puskesmas Pleret. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan laboratorium darah lengkap pada tahun 2023. Sampel berjumlah 87 ibu hamil data rekam medis yang lengkap. Kadar eritrosit rendah sebagian besar ditemukan pada ibu hamil dengan kelompok usia 20-35 tahun (19,5%), berada pada usia kehamilan Trimester III (44,8%). Kadar hemoglobin rendah sebagian besar ditemukan pada ibu hamil dengan kelompok usia >35 tahun (21,8%), berada pada usia kehamilan Trimeter III (47,1%). Kadar hematokrit rendah sebagian besar ditemukan pada ibu hamil dengan kelompok usia >35 tahun (24,1%), berada pada usia kehamilan Trimester III (54,0%). Gambaran profil hematologi secara fisiologis menurun. Perlu dilakukan penelitian lebih mendalam untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai faktor penyebab anemia pada ibu hamil.
Korelasi Hasil HbA1C dengan Laju Endap Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSA UGM Yogyakarta Andjani Latif, Putri; Anggraeni, Rosmita; Ismarwati, Ismarwati
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 5 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i5.23354

Abstract

Gangguan produksi atau penggunaan insulin dalam tubuh akan menyebabkan kadar gula darah meningkat, maka penyakit yang dikenal sebagai diabetes melitus dapat berkembang. . Kadar fibrinogen yang tinggi, peradangan, dan disfungsi endotel dapat menyebabkan peningkatan laju sedimentasi eritrosit (ESR) ketika hiperglikemia berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Salah satu tes yang mendukung evaluasi inflamasi kronis pada pasien diabetes melitus adalah LED, sementara HbA1c digunakan untuk menilai kendali glikemik jangka panjang dan memiliki peran dalam proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kadar HbA1c dan LED pada pasien DM tipe II. Metode penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan pengambilan data diperoleh dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah laki-laki dengan kadar HbA1c > 6,5% (78,1%) dan kadar LED tinggi (82,3%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara HbA1c dan LED (p = 0,047) dengan kekuatan hubungan yang lemah (r = 0,20). Penggunaan obat, lama sakit, kondisi patologis, dan masalah teknis merupakan beberapa faktor potensial yang dapat menjelaskan tingkat hubungan yang terbatas. Tingkat Protein C-Reaktif (CRP), interleukin-6 (IL-6), dan indikator inflamasi lainnya sebaiknya dimasukkan dalam studi mendatang, bersama dengan metode yang lebih terarah.
Co-Authors 'ah, Hani Abkar Raden Abkar, Raden Akbar Raden Andjani Latif, Putri Anggraeni, Rosmita Arifiani Agustin Amalia Ashfia, Lisma Itsna Asmiyatun, Asmiyatun Astuti, Tri Dyah Ayuk Pitaloka Aziza Papene, Wafiq Azizah, Shofiyatul Bella Riska Ayu Bella Riska Ayu Daevi Khairunisa Dea Pebrianti Dewi, Dyah Tri Kusuma Dwi Ernawati Dwi Ernawati Dwihestie, Luluk Ellyda Rizki Wijhati Erviana, Liza Farida Aryani Fayakun Nur Rohmah Fitri Ayu Marpal G. Gunawan Guriti, Guriti Gustavia Yolanda, Sholihah Guterres, Dulce Maria Herlin Fitriana Kurniawati Herlin Fitriani Kurniawati Hutapea, Henny Parida Indriyani Makmun Indriyani Makmun, Indriyani Intan Mutiara Putri Iskandar, Nabilah Roja Islami, Thoyibatul Istri Utami, Istri Kalla, Nurajizah Kamidah, Siti Khoerunnisa, Ica Khoiriyah, Hikmatul M Nurdin Zuhdi Madani, Azzahro Fadhila Mujahidah Mamnuah, Mamnuah Maryam Maryam Merlin, Wa Ode Metty Tsabitah Aziz Moch Anwar Moch Anwar Mochammad Hakimi, Mochammad Monika Putri Sholikah Mufdlilah, Mufdlilah Mukaromah, Nahdiyatul Murfi Hidamansyah Nahdiyatul Mukaromah Nazara, Titin Sundari nisa, ananda fadila Noviana, Rita Nurfaizah Alza Nurfaizah Alza, Nurfaizah Nurul Mahmudah, Nurul Pebrianti, Dea Pereira, Dilma Suzete Bento Alves presty, marsela renasari Qatrunnada, Salsabila Rahayu, Antika Maulida Rahim, Hindun Rizka Mardiya Rizki Wijhati, Ellyda Salsabila, Rahma Setyorini, Catur Shufia Aulia Citra SITI CHOLIFAH Sofi Widayaningjati, Sofi Solikah, Monika Putri Sri Daryanti, Menik Sri Ratnaningsih Ummah, Tammimin Wa Ode Merlin Wahyu, Oktavianus Wahyuntari, Evi Wantonoro Wantonoro, Wantonoro Wati, Untari dewi Kurnia Widiawati, Fera Wiwik Kusumawati Wiwik Kusumawati, Wiwik Yakayum, Yakayum Yanti Yanti