Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Yoghurt and Fennel Leaves Extract Based Liquid Soap Production Workshop at Al Ilyas Arjasari Boarding School In Bandung Rum, Ira Adiyati; Sulaeman, Agus; Santoso, Rahmat; Dhiani, Yanni; Marliani, Lia; Iskandar, Deni
Inaba of Community Services Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 No. 2, December 2024
Publisher : Universitas INABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/inacos.v3i2.384

Abstract

The Boarding School partner has many students but the habit of washing their hands before eating is not accompanied by washing with soap. This is a concern because washing with soap ensures the disappearance of pathogenic microbes. Teaching the importance of washing hands with soap before meals aims to raise awareness about the benefits of maintaining hygiene and supplementary nutrition could improve health. We trained the pupils in the Boarding School to make liquid hand-washing soap and yoghurt to stimulate a hygienic lifestyle, provide in-house supplementary nutrition, and gain economic benefit from the products. The hygienic lifestyle knowledge was delivered through a presentation in an open-class setting, while soap and yoghurt production skills were taught by an in-hand workshop, followed by post-monitoring for both activities. The yoghurt was produced by fermentation, and the soap was made by formulating a macerate of fennel leaf extracted into hand-washing soap. The pupils’ knowledge of hygienic lifestyles improved with an average score of 68 to 90.
Edukasi Kesehatan dan Pemanfaatan Herbal untuk Pencegahan dan Pengelolaan Hipertensi di Kabupaten Bandung Patonah Patonah; Aris Suhardiman; Lia Marliani; Purwaniati Purwaniati; Mamay M Sobandi; Jajang Japar Sodik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2128

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada edukasi kesehatan dan pemanfaatan herbal untuk pencegahan dan pengelolaan hipertensi di Kabupaten Bandung. Program ini dirancang untuk mengatasi tingginya prevalensi hipertensi melalui pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan edukasi meliputi seminar kesehatan interaktif, demonstrasi praktis penggunaan herbal, serta skrining kesehatan yang mencakup pengukuran tekanan darah, glukosa, kolesterol, dan asam urat. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, di mana persentase peserta dengan pemahaman memadai tentang hipertensi meningkat dari 19% menjadi 72%. Selain itu, peserta mulai menerapkan perilaku hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi garam dan meningkatkan aktivitas fisik. Pengenalan herbal seperti jahe, kunyit, dan seledri memberikan alternatif strategi pengendalian tekanan darah yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan ilmu pengetahuan modern. Inisiatif ini menunjukkan efektivitas intervensi berbasis komunitas secara holistik dalam meningkatkan hasil kesehatan masyarakat dan pentingnya program edukasi kesehatan yang berkelanjutan. Health Education and Herbal Utilization for Hypertension Prevention and Management in Bandung Regency This community service program focused on health education and herbal utilization for the prevention and management of hypertension in Bandung Regency. The program was designed to address the high prevalence of hypertension through promotive and preventive approaches. Activities included interactive health seminars, practical demonstrations on herbal utilization, and health screenings for blood pressure, glucose, cholesterol, and uric acid levels. The results showed a significant improvement in community knowledge, with the percentage of participants with adequate understanding of hypertension increasing from 19% to 72%. Additionally, participants adopted healthier behaviors, such as reducing salt intake and increasing physical activity. The introduction of herbal remedies, including ginger, turmeric, and celery, offered alternative strategies for blood pressure control, integrating local wisdom with modern science. This initiative demonstrated the effectiveness of holistic community-based interventions in improving public health outcomes and underscored the importance of sustainable health education programs.
Implementasi “Si Tampan” (Inovasi Taman Kehidupan) sebagai Strategi Literasi Tanaman Obat dan Konservasi Lingkungan di Desa Jatimulya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sukmaningsih, Siska; Haisyawa, Marshya; Iswari, Yasmin; Nur'aeni, Siti; Marliani, Lia
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.579

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui implementasi program “Si Tampan” (Inovasi Taman Kehidupan) di Desa Jatimulya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang tanaman obat keluarga, meningkatkan kesadaran tentang manfaat tanaman obat dalam bentuk taman, dan memberdayakan masyarakat dalam pembudidayaan serta pemanfaatan tanaman obat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, TPPKK (tim penggerak PKK), dan kader kesehatan memiliki peningkatan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman obat, fungsinya, dan cara penggunaannya. Tanaman obat tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tetapi juga dapat memperindah lingkungan. Pengabdian masyarakat ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahamandan kesadaran masyarakat akan pentingnya tanaman obat untuk kesehatan dan keindahan lingkungan.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Macth Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Keberagaman Masyarakat Indonesia Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika Pada Siswa Kelas IX-C SMPN 1 Cicurug Marliani, Lia
Jurnal Syntax Fusion Vol 3 No 04 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v3i04.292

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang tepat akan berdampak pada tinggi rendahnya hasil belajar peserta didik. Dalam kegiatan proses pembelajaran pada umumnya metode pembelajaran yang digunakan pendidik adalah metode ceramah dan tanya jawab. Pendidik berusaha melibatkan seluruh peserta didik dalam proses pembelajaran dan memotivasi keaktifan belajar peserta didik namun keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran hanya didominasi oleh sebagian peserta didik tertentu saja dan masih banyak peserta didik kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Sehingga hasil belajar peserta didik tergolong rendah. Oleh karena itu, perlu diterapkan suatu pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif. Salah satu model yang digunakan adalah model Make a Match. Model Make a Match adalah model yang melibatkan peserta didik mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik, dalam suasana yang menyenangkan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah model Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam bingkai bhineka Tunggal Ika pada kelas IX C SMPN 1 Cicurug?”. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data sejauh mana penerapan Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pada pada materi Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam bingkai bhineka Tunggal Ika pada kelas IX C SMPN 1 Cicurug. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan, dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX C SMPN 1 Cicurug Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan jumlah 31 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan juga meningkat. Pada pra survei persentase ketuntasan sebesar 32.26%. siklus I sebesar 67.29% dan siklus II sebesar 83.87%. Demikian model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX C SMPN 1 Cicurug
Senyawa aktif monoterpenoid dan sesquiterpenoid dari minyak atsiri rimpang suku Zingiberaceae Shifa, Hasna Nur; Marliani, Lia; Suhardiman, Aris
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol19.iss2.art17

Abstract

Background: Plants of the Zingiberaceae family are widely grown and cultivated in Indonesia. One of the uses of these plants by the community is as traditional medicine. The part of the plant that is often used as a traditional medicine in the Zingiberaceae family is the rhizome. The potential of Zingiberaceae as a drug is closely related to its pharmacological activity and the active compounds it contains. Essential oils are materials contained in the Zingiberaceae family and have the potential to be active compounds.Objective: This review article was compiled to study the compounds contained in the essential oil of the Zingiberaceae family and the biological activities of these compounds.Method: Article reviews were conducted using an electronic literature search method through journal portals such as Google Scholar, Science Direct, and Research Gate using keywords, namely identification of the chemical content of essential oils, rhizomes, Zingiberaceae, biological activity, and pharmacological activity.Results: This study found that the main terpenoid compounds in the essential oil from the rhizome of the Zingiberaceae family are α-cineol, β-pinene, β-sesquiphellandrene, and α-Zingiberene. Each of them has a different pharmacological activity, such as antibacterial, antiviral, or cytotoxic.Conclusion: The essential oil from the rhizomes of the Zingiberaceae family has great potential to be developed as a medicinal ingredient with antibacterial, antiviral, and anticancer properties. Before being used as a drug, it is necessary to carry out further research on toxicity, biopharmaceutical, and clinical research.Keywords: Essential oil, rhizome, Zingiberaceae, terpenoid Intisari Latar belakang: Tumbuhan suku Zingiberaceae banyak tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia. Salah satu pemanfaatan tumbuhan tersebut oleh masyarakat adalah sebagai obat tradisional. Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisioal dari suku Zingiberaceae adalah rimpang. Potensi suku Zingiberaceae sebagai obat berhubungan erat dengan aktivitas farmakologi dan senyawa aktif yang dikandungnya. Minyak atsiri merupakan zat yang terkandung dalam suku Zingiberaceae dan berpotensi sebagai senyawa aktif. Tujuan: Review artikel ini disusun untuk mengkaji senyawa yang terkandung pada minyak atsiri rimpang tanaman suku Zingiberaceae dan aktivitas biologi dari senyawa tersebut. Metode: Review artikel dilakukan menggunakan metode pencarian literatur secara elektronik melalui portal jurnal seperti Google Scholar, Science Direct, dan Research Gate dengan menggunakan kata kunci yaitu identifikasi kandungan kimia minyak atsiri, rimpang, Zingiberaceae, aktivitas biologi, aktivitas farmakologi.Hasil: Senyawa terpenoid yang banyak terkandung dalam minyak atsiri rimpang suku Zingiberaceae, yaitu 1,8-cineol, α-pinene, β–pinene, β-sesquiphellandrene dan α-Zingiberene. Masing-masing memiliki aktivitas farmakologi berbeda seperti antibakteri, antivirus, dan sitotoksik.Kesimpulan: Minyak atsiri dari rimpang suku Zingiberaceae berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan obat seperti antibakteri, antivirus dan antikanker. Sebelum digunakan sebagai obat ,perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai toksisitas, biofarmasetika, dan penelitian secara klinis.Kata kunci: Minyak atsiri; rimpang; Zingiberaceae, terpenoid
Strategy for The Development of Sagon Cake Products in Cipedes Village Ciniru District, Kuningan Regency Marliani, Lia; Sari, Rini Ratna Nafita
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A product development strategy is a strategy for the development of original products, product improvements, and new brands. Products must be created to pay attention to sales so that they continue to increase, namely by adding new products or developing old products. The purpose of this study is to find out the Development Strategy of Segon Cake Products in Cipedes Village, Ciniru District, Kuningan Regency and to find out the Obstacles to the Development Strategy of Segon Cake Products in Cipedes Village, Ciniru District, Kuningan Regency. In this study, the method used is a case study method with a qualitative approach. Qualitative research aims to gain a deep understanding of the situation at hand. This study concludes that the home industry development strategy  of Sagon Cake products is influenced by the factors of sellers starting a business by looking for customers, increasing the number of employees, sellers with an offline system, needing funds or double capital, improving existing products, adding flavor variants to old products. Then there are 2 obstacles to product development strategies in  the Sagon Cake home industry, namely internal and external problems. Internally, it includes the soaring price of glutinous rice flour raw materials, the scarcity of grated coconut supply, and unstructured operational activities.
PENGEMBANGAN GRANUL EFFERVESCENT KOMBINASI BINAHONG DAN SAMBUNG NYAWA: AKTIVITAS ANTIDIABETES IN VITRO DAN TOKSISITAS AKUT Mulyani Yani; Supriadi Dadih; Marliani Lia; Putra Widdy Aditya
Pharmacoscript Vol. 9 No. 1 (2026): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v9i1.2538

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Pengembangan terapi berbasis bahan alam dengan profil keamanan yang baik menjadi salah satu pendekatan yang banyak dikaji. Binahong (Anredera cordifolia) dan sambung nyawa (Gynura procumbens ) merupakan tanaman obat yang dilaporkan memiliki aktivitas terkait pengelolaan diabetes. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi aktivitas antidiabetes melalui uji in vitro dari kombinasi ekstrak binahong dan sambung nyawa serta mengembangkan formulasi granul effervescent sebagai bentuk sediaan yang lebih praktis. Aktivitas in vitro dievaluasi melalui uji penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase, dengan acarbose sebagai kontrol positif. Uji toksisitas akut oral dilakukan pada tikus betina galur Wistar mengikuti pedoman OECD. Kombinasi ekstrak selanjutnya diformulasikan ke dalam sediaan granul effervescent dan dievaluasi sifat fisiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak mampu menghambat aktivitas α-amilase (IC₅₀ 21,90 ± 2,93 µg/mL) dan α-glukosidase (IC₅₀ 26,15 µg/mL) secara in vitro. Pada uji toksisitas akut, kombinasi ekstrak tidak menunjukkan mortalitas hingga dosis 2000 mg/kgBB, sehingga dikategorikan termasuk kategori 5 memiliki toksisitas ringan. Granul effervescent yang dihasilkan (formula F2 dan F3) memenuhi parameter evaluasi fisik, termasuk sifat alir yang baik, waktu dispersi kurang dari 5 menit, dan pH larutan yang dapat diterima. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi ekstrak binahong dan sambung nyawa menunjukkan potensi aktivitas antidiabetes berbasis penghambatan enzim secara in vitro serta profil keamanan akut yang baik, dan berhasil diformulasikan dalam bentuk granul effervescent dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan. Penelitian ini berpotensi menjadi dasar pengembangan lebih lanjut sediaan fitoterapi sebagai terapi komplementer diabetes.
Yoghurt and Fennel Leaves Extract Based Liquid Soap Production Workshop at Al Ilyas Arjasari Boarding School In Bandung Ira Adiyati Rum; Agus Sulaeman; Rahmat Santoso; Yanni Dhiani; Lia Marliani; Deni Iskandar
Inaba of Community Services Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 No. 2, December 2024
Publisher : Universitas INABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/inacos.v3i2.384

Abstract

The Boarding School partner has many students but the habit of washing their hands before eating is not accompanied by washing with soap. This is a concern because washing with soap ensures the disappearance of pathogenic microbes. Teaching the importance of washing hands with soap before meals aims to raise awareness about the benefits of maintaining hygiene and supplementary nutrition could improve health. We trained the pupils in the Boarding School to make liquid hand-washing soap and yoghurt to stimulate a hygienic lifestyle, provide in-house supplementary nutrition, and gain economic benefit from the products. The hygienic lifestyle knowledge was delivered through a presentation in an open-class setting, while soap and yoghurt production skills were taught by an in-hand workshop, followed by post-monitoring for both activities. The yoghurt was produced by fermentation, and the soap was made by formulating a macerate of fennel leaf extracted into hand-washing soap. The pupils’ knowledge of hygienic lifestyles improved with an average score of 68 to 90.