Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pendampingan Usaha Mikro di Kabupaten Bandung memalui Mata Kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat Debby, Teresia; Agung, Chris Petra; Iskandarsyah, Triyana
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10282

Abstract

Usaha mikro di Indonesia terus mengalami peningkatan, namun peningkatan ini harus diiringi dengan pendampingan yang tepat agar dapat bersaing dan bertahan di tengah gempuran digitalisasi, globalisasi, dan disrupsi teknologi. Mata kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memberikan dampak nyata kepada usaha mikro melalui program pendampingan kepada sembilan usaha mikro yang ada di Kabupaten Bandung pada aspek pemasaran, operasi, dan keuangan. Metode pendampingan yang dilakukan menggunakan metode participatory action research, dimana mahasiswa dan dosen pendamping langsung turun dan ikut serta secara aktif dengan usaha mikro yang didampingi. Setiap usaha mikro yang didampingi dibuatkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan dari usaha mikro yang didampingi tersebut dengan didasarkan dari hasil baseline assessment. Baseline assessment dilakukan pada minggu pertama pendampingan, untuk melihat aspek mana yang perlu dilakukan perbaikan sehingga pendampingan dapat dilakukan dengan efektif. Program pendampingan ini dilakukan selama satu semester oleh mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah PKM dan didampingi oleh dosen dalam pelaksanaannya. Hasil yang didapatkan dari program pendampingan ini adalah peningkatan peningkatan pengetahuan terkait aspek pemasaran, operasi, dan keuangan, selain itu adanya peningkatan penjualan melalui media sosial Instagram.
Menanamkan Kebiasaan Menabung pada Siswa SMA Pahlawan Toha Bandung Pelatihan Financial Life Skills Deti, Regina; Yusuf, Ramayani; Septina, Nina; Danil, Lilian; Iskandarsyah, Triyana; Intanie, Vera; Barlian, Inge
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan literasi menabung di kalangan remaja SMA Pahlawan Toha Bandung. Studi ini penting dilakukan mengingat rendahnya tingkat literasi keuangan dan kebiasaan menabung di kalangan remaja Indonesia. Metode pengabdian masyarakat menggunakan Community Based research dengan mengumpulkan data dan menganalisa permasalahan yang terjadi di pelajar SMA . Hasil analisa data menunjukkan bahwa siswa SMA memiliki kebiasaan menabung rendah sehingga diberikan materi mengenai kebiasaan menabung sejak remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian kecil siswa SMA Pahlawan Toha Bandung memiliki kesadaran akan pentingnya menabung, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kebiasaan menabung mereka. Rekomendasi meliputi peningkatan edukasi finansial di sekolah, program mentoring keuangan, dan kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memfasilitasi akses ke produk tabungan yang sesuai untuk remaja.
Pendampingan UMKM di Kota Bandung pada Aspek Pemasaran, Operasional, dan Keuangan Debby, Teresia; Iskandarsyah, Triyana; Tjandraningsih, Indrasari; Rismawati; Assaf, Rizka Aula; Wicaksono, Ignatius Bryan Abimanyu
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Vol.4 No.2, April 2024
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v4i2.451

Abstract

Mahasiswa program studi sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan Bandung melalui mata kuliah wajib Pelayanan Kepada Masyarakat melakukan pendampingan terhadap UMKM di kota Bandung yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para pemilik.  Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah service learning. Di mana service learning merupakan sebuah metode pembelajaran yang memberikan penekanan pada penerapan pengetahuan perkuliahan ditengah-tengah masyarakat atau komunitas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat atau komunitas serta menjadi solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat atau komunitas, sehingga mampu menerapkan secara nyata peran mahasiswa dan kampus dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Setelah dilakukan baseline assessment, permasalahan utama yang dihadapi usaha mikro dan kecil meliputi masalah pemasaran, operasional dan pencatatan keuangan. Dalam masa pendampingan selama dua belas minggu, sebanyak tiga puluh enam unit usaha mikro dan kecil mendapatkan pengetahuan dan dapat menerapkan hasil pendampingan yang diberikan terkait pemanfaatan media sosial dan e-commerce untuk promosi, peningkatan kesadaran K3 dan pemahaman terhadap aspek-aspek keuangan yang meliputi penghitungan harga pokok penjualan, pencatatan keuangan, serta membuat neraca laba rugi.
Pendampingan Usaha Mikro di Kabupaten Bandung memalui Mata Kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat Debby, Teresia; Agung, Chris Petra; Iskandarsyah, Triyana
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10282

Abstract

Usaha mikro di Indonesia terus mengalami peningkatan, namun peningkatan ini harus diiringi dengan pendampingan yang tepat agar dapat bersaing dan bertahan di tengah gempuran digitalisasi, globalisasi, dan disrupsi teknologi. Mata kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memberikan dampak nyata kepada usaha mikro melalui program pendampingan kepada sembilan usaha mikro yang ada di Kabupaten Bandung pada aspek pemasaran, operasi, dan keuangan. Metode pendampingan yang dilakukan menggunakan metode participatory action research, dimana mahasiswa dan dosen pendamping langsung turun dan ikut serta secara aktif dengan usaha mikro yang didampingi. Setiap usaha mikro yang didampingi dibuatkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan dari usaha mikro yang didampingi tersebut dengan didasarkan dari hasil baseline assessment. Baseline assessment dilakukan pada minggu pertama pendampingan, untuk melihat aspek mana yang perlu dilakukan perbaikan sehingga pendampingan dapat dilakukan dengan efektif. Program pendampingan ini dilakukan selama satu semester oleh mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah PKM dan didampingi oleh dosen dalam pelaksanaannya. Hasil yang didapatkan dari program pendampingan ini adalah peningkatan peningkatan pengetahuan terkait aspek pemasaran, operasi, dan keuangan, selain itu adanya peningkatan penjualan melalui media sosial Instagram.
WORKSHOP FINANCIAL LIFE SKILLS DALAM UPAYA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN REMAJA DI JAWA BARAT Deti, Regina; Septina , Nina; Danil, Lilian; Iskandarsyah, Triyana; Intanie, Vera; Barlian, Inge
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PENGMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/pengmas.v2i2.220

Abstract

This dedication to the community is aimed at equipping high school/SME students with an adequate understanding of the financial life skills that will be useful for high school students in the world of work that will enter soon after graduation. The training will be conducted online through five online modules that cover critical thinking in decision-making, budgeting and financial management, positive communication, overcoming the habit of delaying work and being responsible. This module was developed by the USAID YEP program, which will be a partner of community dedication activities. The workshop was held 8 times with a total of 138 youth participants. This dedication to the community provides only five materials so that it opens up opportunities for other activities to provide other materials.
Pelatihan Wirausaha Muda Berbasis Karakter: Upaya Mengatasi Pengangguran Melalui Pendekatan Ikigai Iskandarsyah, Triyana; Satyarini, Ria; Agung, Chris Petra; Tiffani, Ignasia; Anggita, Meidila; Teressia, Angela
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v10i1.1019

Abstract

Youth unemployment remains a pressing issue in Indonesia, largely due to limited formal job opportunities and the insufficient readiness of graduates to adapt to an increasingly dynamic labor market. This condition calls for an alternative solution through the promotion of entrepreneurship, not merely as a means of economic gain but as a pathway toward value, meaning, and sustainable living. This Community Service Program aimed to cultivate an entrepreneurial mindset rooted in self-reflection and life purpose awareness by strengthening participants’ critical thinking, self-confidence, responsibility, and understanding of the ikigai concept, which covers achieving balance among what one loves, is good at, what society needs, and what can provide income. The program was implemented through a participatory approach involving self-reflection, group discussions, simple business simulations, and interactive lectures. The results revealed strong enthusiasm and engagement from participants, along with improvements in logical reasoning, risk-taking ability, and task discipline. Moreover, the integration of ikigai helped participants discover business directions aligned with their passions and personal values, resulting in more meaningful and sustainable ventures. Overall, this program successfully fostered awareness that entrepreneurship is not merely a solution to unemployment but a way to create a productive, purposeful, and socially valuable life.  Keywords: character development, entrepreneurial mindset, ikigai, unemployment, youth entrepreneurship. Abstrak Tingkat pengangguran di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan serius di Indonesia, khususnya akibat keterbatasan lapangan kerja formal dan ketidaksiapan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja yang dinamis. Kondisi ini menuntut adanya alternatif solusi melalui penguatan semangat kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai, makna, dan keberlanjutan hidup. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) yang berakar pada refleksi diri dan kesadaran makna hidup melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta pemahaman konsep ikigai, yakni keseimbangan antara apa yang dicintai, dikuasai, dibutuhkan masyarakat, dan dapat menjadi sumber penghidupan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui refleksi diri, diskusi kelompok, simulasi bisnis sederhana, dan penyampaian materi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias, menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir logis, keberanian mengambil risiko, serta kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, penerapan ikigai membantu peserta menemukan arah usaha yang sesuai dengan passion dan nilai pribadi, sehingga wirausaha yang dijalankan menjadi lebih bermakna dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran baru bahwa kewirausahaan bukan semata jalan keluar dari pengangguran, tetapi juga sarana mewujudkan kehidupan yang produktif, bernilai, dan berkontribusi bagi sesama. Kata kunci: pengembangan karakter, pola pikir kewirausahaan, ikigai, penganggugran, kewirausahaan muda.
CHALLENGES FACED BY MICRO AND SMALL BUSINESSES TO SURVIVE Satyarini, Ria; Anggita, Meidila; Tiffani, Ignasia; Iskandarsyah, Triyana
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.5890

Abstract

Micro and small business owners have to fight for their businesses to survive. In order to survive, micro and small business actors must first know the problems they face. The method used to find out the problems faced by conducting observations and also interviews with micro business actors. This research reveals the problems faced by micro and small business actors based on three company operating functions, namely Operations Management, Financial Management and Marketing Management. The results show that in the Operations section, micro and small business actors must improve production planning, 5S and layout arrangement. In the financial section, what must be addressed is financial recording, and in the marketing section, what must be addressed is product development and market expansion by penetrating the marketplace. Improvement of the problems faced is carried out by assisting MSEs by improving the company's operating functions
KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-PEKERJAAN DOSEN FE UNPAR : STUDI KUALITATIF TENTANG BATAS PERAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN SISTEM KERJA HYBRID Marianti, Maria Merry; Iskandarsyah, Triyana; Sulungbudi, Brigita Meylianti; Harsono, Deti Mulyo; Sari, Puteri Andika
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dosen Universitas Katolik Parahyangan dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan akademik dan kehidupan pribadi pascapandemi melalui analisis tematik atas data Focus Group Discussion (FGD). Temuan mengidentifikasi tujuh tema utama, yaitu dampak kesibukan terhadap peran keluarga, rasa syukur terhadap pekerjaan, perasaan bersalah dan pelanggaran batas, keprihatinan keluarga, persepsi terhadap sistem kerja WFO–WFH, kemampuan fokus saat bekerja dari rumah, serta preferensi terhadap kerja hybrid. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja akademik, batas peran yang tidak tegas, dan ekspektasi institusional sering memicu konflik peran, sementara dukungan keluarga, fleksibilitas pekerjaan, dan makna profesi berkontribusi pada ketahanan psikologis dosen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis berupa perlunya kebijakan fleksibilitas kerja yang jelas, pengelolaan beban kerja yang proporsional, dukungan sensitif gender, serta program kesejahteraan dosen untuk menjaga kesehatan mental dan pemulihan diri. Keterbatasan penelitian meliputi jumlah partisipan yang terbatas, satu lokasi penelitian, dan analisis tematik dilakukan dengan menggunakan software Nvivo. Studi selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak institusi, menggunakan kombinasi metode FGD dan wawancara mendalam. Penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi dinamika WLB berdasarkan gender, jenjang karier, status keluarga, serta meninjau perubahan WLB secara longitudinal mengikuti perkembangan kebijakan kampus.
Peningkatan Produktivitas Anak Muda Indonesia Melalui Pelatihan Financial Life Skills (FLS) Dewi, Vera Intanie; Detti, Regina; Iskandarsyah, Triyana; Barlian, Inge; Septina, Nina; Danil, Lilian
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16175

Abstract

Financial Life Skills (FLS) training is a participatory program and collaboration between USAID and the government of the Republic of Indonesia through the Youthwin Through Economic Participant Project (Yep Project). The Financial Life Skills training program also plays a role in contributing to financial literacy awareness for the community, especially the younger generation. The FLS training service method using the experiential learning cycle (ELC) training method. The trainer and participants will engage interactively through various activities such as simulations, role-plays, filling out worksheets, questions, and answer discussions. The ELC method is suitable for FLS training because participants' skills are not enough to hear and see, but participants can first experience training activities. At the end of the training, participants can experience changes in knowledge and attitude as provisions for changing behavior future. Based on the results of participant evaluation, this training provides benefits for the younger generation to become a generation that is productive and smart in managing finances to live prosperously in the future.