Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Aksioma

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMPN 16 PALU Romiandi Irwan Rachman; Dasa Ismaimuza; Maxinus Jaeng
Aksioma Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i2.127

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Quantum Teaching yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMPN 16 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 16 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 37 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: (1) tumbuhkan, pada fase ini peneliti memberikan motivasi belajar mengenai tujuan dan manfaat mempelajari SPLDV dengan menggunakan bahan tayang, peneliti menampilkan foto toko Alat Tulis Kantor (ATK) dan toko buah yang berkaitan dengan penggunaan SPLDV dalam kehidupan sehari-hari, (2) alami, pada fase ini peneliti menjelaskan inti-inti materi yang dipelajari, (3) namai, pada fase ini peneliti menempatkan siswa ke dalam 8 kelompok belajar dan memutar instrumen musik serta menampilkan video simulasi terkait materi SPLDV, (4) demonstrasikan, pada fase ini peneliti memberikan kesempatan pada 1-2 kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya, (5) ulangi, pada fase ini siswa menyampaikan cara-cara yang dapat digunakan dalam menentukan himpunan penyelesaian dari SPLDV dan (6) rayakan, pada fase ini peneliti memberikan penghargaan berupa tepuk tangan, pujian dan hadiah berupa kado sebagai penghargaan atas usaha bersama. Kata kunci: Quantum teaching, hasil belajar, sistem persamaan linear dua variabel. Abstract: This research aimed to describe the implementation of quantum teaching learning model can increase scholastic achievement of students on the system linear equations of two variables at grade VIII SMPN 16 Palu. This research was a classroom action research which referred to Kemmis and Mc.Taggarts’ research design that were planning, acting, observing and reflecting. This research was conducted in two cycles. Subject of research was grade VIII student of SMPN 16 Palu on 2015/2016 academic year. The number of research subject were 37 students and three students were selected as informans. The result of this research showed that the implementation of Quantum Teaching learning model can increase the scholastic achievement of students through the phases that were: (1) grow up, At this phase, the researcher gave motivation to the students by convey them the aims and the advantages of learning system linear equations of two variables and the researcher used slides to provide students the office equipments and fruits shop pictures which were related to the used of system linear equations of two variables in daily life, (2) experience, at this phase the researcher explained the major points of the material, (3) named, at this phase students solved the student’s worksheet in their own group and played the music instrumental as well as showed the student the simulation video, (4) demonstration, at this phase the researcher gave chance to 1-2 groups to presented the result of their work group, (5)review, at this phase students convey the methods that used to find out the problem solving of system linear equations of two variables and (6)celebrate, at this phase the researcher gave some rewards such as hand-clapped, praised, and gifts to appreciate their work. Keywords: Quantum teaching, scholastic achievement, the system linear equations of two variables.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG MATRIKS DI KELAS X SMK JUSTITIA PALU Satriana Unggu B; Dasa Ismaimuza; Evie Awuy
Aksioma Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i1.141

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung matriks di kelas X SMK Justitia Palu. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung matriks di kelas X SMK Justitia Palu dengan menerapkan fase-fase: 1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, 2) menyajikan informasi, 3) mengorganisir siswa ke dalam kelompok belajar, 4) membantu kerja tim dan belajar, 5) mengevaluasi dan 6) memberikan pengakuan atau penghargaan. Kata kunci: Talking stick, hasil belajar, operasi hitung matriks Abstract: This research aimed to describe the application of cooperative learning model type talking stick to improve student learning outcomes on matrix operations at grade X SMK Justitia Palu. The design of this research referred to Kemmis and Mc. Taggart that were planning, acting, observing and reflecting. The result of this research showed that the application of talking stick model can improve student learning outcomes through the phases: 1) present goal and set, 2) present information, 3) organize student into learning teams, 4) assit team work and study, 5) test on material and 6) provide recognition. Keyword: Talking stick, learning outcomes, matrix operations
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF LEARNING GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 PALU Sayu Ketut Febri Lestari; Dasa Ismaimuza; Linawati
Aksioma Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i2.151

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Palu pada materi teorema pythagoras dengan model pembelajaran kooperatif learning group investigation. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Rancangan penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart, yang terdiri dari empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Data yang dikumpulkan berupa data aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, hasil wawancara, dan hasil catatan lapangan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan model kooperatif learning group investigation dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: (1) Grouping, (2) Planning, (3) Investigation, (4) Organizing, (5) Presenting, dan (6) Evaluating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model kooperatif learning group investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Kooperatif Learning Group investigation, Hasil Belajar, dan Teorema Pythagoras Abstract : The objectives of this research is to improve student’s learning outcomes in class VIII B SMP Negeri 1 Palu about teorema pythagoras material through cooperative learning group investigation. The research was classroom action research. The research design refers to Kemmis and Mc. Taggart, consisting of four components, they are (1) Planning (2) Doing action (3) observation and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. This research the data collected are the data of teacher and students activity through observation sheet, the result of interview and the result of range note. This research is conducted through applying cooperative learning type Group Investigation by following below steps : (1) Grouping, (2) Planning, (3) Investigation, (4) Organizing, (5) Presenting, and (6) Evaluating. The results of this research indicating that through the application of cooperative learning group investigation that can improve student learning outcomes. Key Word: The Model Cooperative Learning Group Investigation, Learning Outcome, and teorema pythagoras
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LIMIT FUNGSI SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 6 PALU Eka Surnyadewi; Dasa Ismaimuza; Sukayasa3
Aksioma Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i1.185

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar limit fungsi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 6 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran, data aktivitas guru dalam mengelolah pembelajaran dan data hasil tes akhir tindakan. Hasil observasi aktivitas guru dan siswa pada siklus I berada pada kategori baik dan pada siklus II berada pada kategori sangant baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar limit fungsi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 6 Palu mengikuti fase-fase yaitu: (1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, guru menyampaikan apersepsi dan tujuan pembelajaran; (2) menyajikan informasi, guru memotivasi dan menjelaskan kegunaan tongkat serta menginformasikan materi pembelajaran; (3) mengorganisir siswa dalam kelompok-kelompok belajar, guru membentuk kelompok; (4) membantu kerja kelompok, guru memberi bantuan seperlunya; (5) mengevaluasi, guru memberi tongkat lalu memberi pertanyan dan siswa menjawab serta membuat kesimpulan; (6) memberikan pengakuan atau penghargaan, guru memberikan penghargaan. Kata kunci: Talking Stick, Hasil Belajar, Limit Fungsi. Abstract: This study aims for obtained a description of the application of cooperative learning model type talking stick that can improve learning outcomes limit the function of students class XI IPA 2 SMA Negeri 6 Palu. This type of research is a classroom action research (PTK). The design of this study refers to the design of Kemmis and Mc research. Taggart ie (1) planning, (2) implementation of action, (3) observation and (4) reflection. This study was conducted in two cycles. The data collected in this research is the data of student activity in following learning, data of teacher activity in managing learning and da ta result of final test of action. H acyl observation activities of teachers and students in the first cycle are in good category and in cycle II are in good sangant category. The results showed that the application of cooperative learning model of talking stick type can improve the learning result of the limit of student function of class XI IPA 2 SMA Negeri 6 Palu follow the phases, namely: (1) present goals and set, the teacher convey the perception and the purpose of learning; (2) present informasi, teachers motivating and explaining the usefulness of sticks and informing learning materials; (3) organize student into learning teams, teachers; (4) assist team work and study, teachers provide assistance as needed ; (5) test on the materials, the teacher gives the stick and then gives the questionand the student answers and makes the conclusion; (6) provide recognition, the teacher rewards. Keywords: Talking Stick, Learning Outcomes, Limit Function
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIC SMP NEGERI 3 PALU PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Mita Damayanthi ATT; Sudarman Bennu; Dasa Ismaimuza
Aksioma Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i2.193

Abstract

Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIC SMP Negeri 3 Palu pada materi persamaan garis lurus. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIC SMP Negeri 3 Palu berjumlah 23 orang yang terdaftar tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIIIC SMP Negeri 3 Palu pada Materi Persamaan Garis Lurus mengikuti fase-fase, yaitu (1) penyajian kelas (2) Transisi ketim/belajar kelompok, (3) Tim studi dan monitoring, (4) evaluasi/tes dan (5) memberikan penghargaan. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Hasil belajar, Persamaan Garis Lurus. Abstract: This study aims to obtain a description of the application of cooperative learning model of Student Teams Achievement Division (STAD) to improve the learning outcomes of students of grade VIIIC SMP Negeri 3 Palu on straight-line equations. The type of research is classroom action research (PTK). This research refers to the design of Kemmis and Mc research. Taggart ie (1) planning, (2) implementation of action, (3) observation and (4) reflection. The subjects of the study were students of class VIIIC SMP Negeri 3 Palu which total 23 people enrolled in academic year 2016/2017. This study was conducted in two cycles. The results showed that the application of cooperative learning model type Student Teams Achievement Division (STAD) can improve student learning outcomes in class VIIIC SMP Negeri 3 Palu in the Equation of Straight Line Equations following the phases, namely (1) class presentation (2) group study, (3) study and monitoring team, (4) evaluation / test and (5) award. Keywords: STAD Type Cooperative Learning Model, Learning Outcomes, Straight Line Equations.
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMP NEGERI 22 PALU Nurfidiya Nurfidiya; Dasa Ismaimuza; Ibnu Hadjar
Aksioma Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i1.206

Abstract

Contextual Teaching and Learning yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di kelas VII SMP Negeri 22 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 22 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018. Jumlah subjek penelitian ini adalah 27 siswa dan terpilih 3 siswa sebagai informan. Pada penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh bahwa dari hasil observasi guru dan siswa pada siklus I pada kategori baik dengan persentase aktivitas guru 79,41 % dan aktivitas siswa 73,53 % sedangkan hasil observasi guru dan siswa pada siklus II pada kategori sangat baik dengan persentase aktivitas guru 94,12 % dan aktivitas siswa 85,29 % sehingga hasil belajar siswa Kelas VII SMP Negeri 22 Palu mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di SMP Negeri 22 Palu dengan melibatkan 7 komponen utama, yaitu : (1) constructivism (konstruktivisme), (2) questioning (bertanya), (3) inquiry (menemukan), (4) learning community (masyarakat belajar), (5) modelling (pemodelan), (6) reflection (refleksi), dan (7) authentic assessment (penilaian autentik). Kata kunci: contextual teaching and learning, hasil belajar, perbandingan Abstract:This research was aimed to describe about the application of Contextual Teaching and Learning in order to improve Learning outcomesin proportion of grade VII students’ at SMP Negeri 22 Palu. It was a class action research referred from Kemmis and Mc.Taggart’s design of research which explained to do actions of planning, observation, and reflection. It applied into two cycles. Subject of this research was grade VII students’ at SMP Negeri 22 Palu registered in 2017/2018 years. Total subjects in the class were 27 students and 3 of them were chosen as informants.In the research that has been carried out, it was found that from the results of teacher and student observations in the first cycle in the good category with the percentage of teacher activity 79,41 % and student activities 73.53 % while the results of teacher and student observations in the second cycle in the excellent category with a percentage Teacher activity 94.12% and student activity 85.29 % so that the learning outcomes of Class VII students of SMP Negeri 22 Palu have increased.Based on these results, it can be concluded that the application of the CTL Approach can improve student learning outcomes in comparison material in SMP Negeri 22 Palu involving 7 main components, namely: (1) constructivism (constructivism), (2) questioning (asking), (3) inquiry (inquiry), (4) learning community (learning community), (5) modeling (modeling), (6) reflection (reflection), and (7) authentic assessment. Keywords: contextual teaching and learning, learning outcomes, proportion.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY Petra C. M. Sumampou; Dasa Ismaimuza; Ibnu Hadjar
Aksioma Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i2.211

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Subjek penelitian berjumlah 72 siswa yang terdiri dari 36 siswa kelas X MIA 3 sebagai kelas yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry dan 36 siswa kelas X MIA 5 yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning. Materi yang dipelajari oleh siswa yaitu Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel, Relasi dan Fungsi. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis untuk α = 0,05 diperoleh p > α untuk semua hipotesis, sehingga H1 ditolak dan H0 diterima untuk semua hipotesis. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Kata Kunci : perbedaan, hasil belajar, discovery learning, inquiry, sistem persamaan linear tiga variabel, relasi dan fungsi.
PROFIL PEMAHAMAN KONSEP SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MATEMATIKA PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI Fathurrahmah Abd. Gani; Dasa Ismaimuza; Sudarman Sudarman
Aksioma Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v9i2.520

Abstract

Abstract: The aim of this research was to describe the profile of understanding the concept of class X MIA students based on the level of mathematical ability. The research was conducted at MA Alkhairaat Palu using a qualitative descriptive approach. The results of the study show that the understanding of the concept of ST in classifying the function of composition is that there is a function and operation of composition. Identify the characteristics of operations or concepts students use associative, distributive, composition operations and algebraic. Applying the concept students explain the properties and operations. Giving examples and not the composition function of the students explains the example, that there is an operation of composition and not there is no operation of the composition. Presenting the problem students presents in the form of mathematical models. Understanding the SS concept in classifying composition functions, namely a combination of functions associated with composition operations. Identify the characteristics of operations or concepts, namely the nature of distributive, operating composition and calculating algebra. Applying the concept students explain the properties and operations. Give an example and not an example of a composition function is an example is that there is a composition operation and not that there is no composition operation. Presenting problems in the form of mathematical models. Understanding the concept of SR in classifying the function of composition, namely there is a composition operation. Give an example and not an example of a composition function, is an example there is a composition operation and not an example, that is, there is no composition operation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI INVERS DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 9 PALU Mariah Ulfa; Sudarman Sudarman; Dasa Ismaimuza
Aksioma Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v10i2.1368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Fungsi Invers Di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu mengikuti langkah-langkah Penemuan terbimbing yaitu (1) perumusan masalah,(2) pemprosesan data dan penyusunan konjektur, (3) pemeriksaan dan verbalisasi konjektur, dan (4) umpan balik. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, catatan lapangan dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang terlihat dari ketuntasan belajar klasikal siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, lembar hasil observasi aktivitas siswa dan guru kategori baik pada siklus I dan lembar hasil observasi aktivitas siswa kategori baik, lembar hasil observasi aktivitas guru kategori sangat baik pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA2 SMA Negeri 9 Palu.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMKN 2 KOTA PALU Maryam; Dasa Ismaimuza; Pathuddin; Nurhayadi
Aksioma Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen semu atau eksperimen quasi, yakni jenis penelitian eksperimen dimana peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang diteliti. Rancangan yang digunakan adalah rancangan faktorial 2×2 dilaksanakan pada siswa SMK Negeri 2 Palu Kelas X BDP 3 dan BDP 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan RME, memiliki prestasi belajar yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan pendekatan konvensional. Di samping itu, pada kedua pendekatan pembelajaran, siswa dengan motivasi tinggi memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa yang memiliki motivasi rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar siswa, dan terlihat bahwa pendekatan pembelajaran RME sangat cocok diterapkan pada siswa dengan motivasi belajar yang rendah
Co-Authors ., Author Abdul Hamid Abdul Hamid Afriana, Sinta Agus Rusmawan Ahmad Ahmad Akhyar H. M. Tawil Alfiliansi Alfiliansi, Alfiliansi Ali, M. Tawil Made Ammar Abdullah Joni Guci Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andini, Riri Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggun Pratiwi Annisa Arifa Nur Ayu Ariharno A. Lambause Arminda Sari Rosanti Arni Arni Ayu, Arifa Nur B, Satriana Unggu Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri M Bakri Mallo Baso Amri Baso Amri Busra Busra Busra Busra Busra Busra, Busra Damayanthi, Mita Deliana Sapareng Deviana, Sri Djaeng, Maxinus Eka Surnyadewi Elis Safira Karindah Evie Awuy Evie Awuy Fadli, Mohammad Fajar Muqarrabin Fathurrahmah Abd. Gani Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriani, Ismi Fitriana Gafur, Ma’ruf Abd Gandung Sugita Gani, Fathurrahmah Abd. Geofana, Jeane Gobel, Iis Ariska R. Guci, Ammar Abdullah Joni Hadija Hadija Hadija Hamsiar Hamsah Haryanto Haryanto Hasanuddin, Mutiah Henita Rahmayanti Hindi Muchayarah Holyness Nurdin Singadimedja I Luh Restini I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Idrus Puluhulawa Irawati Irawati Irawati Ismi Febriani Iswandi Abdullah Jaeng , Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jeane Geofana Jemamut, Natalia Kadek Widiastuti Kadima Kadima Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kolin, Regina Oli Ina Lamanja, Nurannisa S Lestari, Sayu Ketut Febri Linawati Linawati Linawati M. Tawil Made Ali M. Yogi Riyantama Isjoni Mansandi Hi. K. Diasamo Mariah Ulfa Marina Marnita Maryam Maryam Maryam Maxinus Djaeng Maxinus Djaeng Maxinus Jaeng Ma’ruf Abd Gafur Meinarni, Welli Meri Safitri M. Rasul Mirawati Mirawati Mirawati Miswadi Miswadi Mita Damayanthi ATT Muh Hasbi Muh Nursisto Muh. Rizal Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Fachri B. Paloloang Muhammad Jufri Muhammad Rivai Musaddad, Ali MUSTAMIN IDRIS Mustamin Idris Mustamin Idris Mustamin Mustamin Mutmainna Nasir, Rahma Nitaleni Mentara Norma Yunita Nufriansyah, Rifki Nugroho Alfarizi Nur Afrianti Rudtin Nur Afrianti Rudtin Nur Afrianti Rudtin Nur Hayatin Nur Intan Nur janah, Nur Nurainun Nurainun Nurannisa S Lamanja Nurfidiya Nurfidiya Nurfidiya, Nurfidiya Nurhayadi Nurhayadi Nurmasita M. Saahi Nurseha NURSEHA NURSEHA Nurul Agmita L Paloloang, Muhammad Fachri B Paloloang, Muhammad Fachri B. Pathuddin Petra C. M. Sumampou Puluhulawa, Idrus Puluhulawa, Idrus Putri Vasra Handayani Rabiyatul Adawiyah Rachman, Romiandi Irwan Rahmayani, Risti Ratna Regina Oli Ina Kolin regina sintia Rinaldi Rita Lefrida Romiandi Irwan Rachman Rosyidah, Anni Syakhiyatur Rusmawan, Agus Rydwan Balo Safira Seftianingsih Lamalaka Sari, Nurhalisa Fitra Sarni Sarni Satriana Unggu B Sayu Ketut Febri Lestari Sinta Afriana Siti Maryam Sri Mastuti Suardi D. Arifat Suci Ramadhani Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sukayasa Sukayasa Sukayasa Sukri sukri Sukri, sukri Sumampou, Petra C. M. Sumampou, Petra C.M Surnyadewi, Eka Suryadi Suryadi Sutji Rochaminah Ulfa, Mariah Ummi Kalsum Violita Gracia Gracia Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Wenny Elpriliana Suryanti Widiastuti, Kadek Wijayasari, Windy Windy Wijayasari Wunto, Cristovel Yulviyana Yulviyana Yunita, Norma