Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Development of Website-Based Traditional Games as an Introduction to Local Culture for Early Age Children Fauziah, Puji Yanti; Hidayah, Retna; Nuryanto, Apri; Pratiwi, PH.; Wijayanto, Arif; Ismawati, Dwi; Purwaningsih, Nining
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.6098

Abstract

This research aims to develop traditional website-based games for early childhood. The research is ADDIE model R&D research. The subjects of this research were 2 expert validators and 30 teachers from 30 PAUD institutions in Indonesia. Data collection techniques use questionnaires.The research results are based on the results of validation by experts with a score. The validation instrument consists of material aspects and also ease of use, the assessment score range uses a Likert scale of 1-4, and the results of the validation carried out regarding the content on the website get a score of 3. 86 means that in terms of material on the website it is suitable for AUD and from the aspect of convenience it gets a score of 3.9 which means very good and easy to use. The research results were based on results from users or from 30 PAUD teachers from 30 PAUD institutions in Indonesia. The score obtained was that learning was in accordance with children's theories, 36.4% answered good and 63.6% very good.
BUKU CERITA BERBASIS POWER POINT SEBAGAI PENGENALAN EKOLITERASI PADA ANAK USIA 5 SAMPAI 6 TAHUN Ismawati, Dwi; Putra, Ari; Palenti, Citra Dwi; Gusti, Ririn; Afrodita, Meli; Sari, Dwi Lyna
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 17 No. 1 (2023): MEI
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v17i1.14157

Abstract

Abstract This study aims to design and develop story books based on Microsoft Office as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years. This study adopts the ADDIE design and development model. Data collection techniques using storytelling tests, questionnaires, and interviews. Expert assessment involved media experts, material experts, and PAUD teachers to assess a prototype for developing Microsoft Office-based storybooks as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years. Storytelling tests and interviews were used in the piloting process. Quantitative data were obtained from pretest and posttest scores and questionnaires for expert validation. Descriptive qualitative data analysis techniques were used to process interview data. Quantitative data analysis was used to test the scores obtained from the pre and post-test. This research produces (1) story books based on Microsoft Office as an introduction to ecoliteracy in children aged 5-6 years and (b) products that have been tested for effectiveness in improving children's ecoliteracy abilities and some of the implications and recommendations are also discussed. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini mengadopsi model desain dan pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bercerita, kuisioner, dan wawancara. Penilaian ahli melibatkan ahli media, ahli materi, dan guru PAUD untuk menilai prototipe mengembangkan buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun. Tes bercerita, dan wawancara digunakan dalam proses uji coba. Data kuantitatif diperoleh dari nilai pretest dan posttest serta angket untuk validasi ahli. Teknik analisis data kualitatif deskriptif digunakan untuk mengolah data wawancara. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menguji skor yang diperoleh dari pre dan post-test. Penelitian ini menghasilkan (1) buku cerita berbasis Microsoft Office sebagai pengenalan ecoliteracy pada anak usia 5-6 tahun dan (b) produk yang telah teruji efektivitas, dalam meningkatkan kemampuan ecoliteracy anak dan beberapa implikasi dan rekomendasi juga dibahas.
PENGOLAHAN KERIPIK DAUN MANGROVE DI TEMPAT WISATA KOTA BENGKULU Ola Meilviana; Abdullah , M Ilham; Ismawati, Dwi
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.8.1.50-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pelatihan Pengolahan Keripik Daun Mangrove di Kelurahan Jenggalu Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi waktu, triangulasi subjek dan triangulasi teknik.. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan peserta dalam memproduksi keripik daun mangrove berkualitas yang berpotensi meningkatkan pendapatan melalui penjualan produk kepada wisatawan. pengolahan Keripik Daun Mangrove telah berhasil mencapai tujuan utamanya dalam meningkatkan keterampilan peserta, menjaga konsistensi kualitas produk, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendekatan yang komprehensif melalui metode ceramah dan praktik, penggunaan media pembelajaran yang efektif, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, semuanya berkontribusi pada keberhasilan program ini. Selain itu, pengelolaan waktu yang baik dan dukungan dalam pemasaran produk juga memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari pelatihan ini terhadap perekonomian lokal.
Penguatan Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Implementasi Kurikulum Paud Berbasis Karakter Puspita, Yenda; Ismawati, Dwi; Fauziddin, Moh
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/er2fj841

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Implementasi kurikulum PAUD berbasis karakter membutuhkan sinergi antara guru dan orang tua agar nilai-nilai moral, sosial, dan emosional dapat tertanam secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran guru dan orang tua dalam penerapan kurikulum berbasis karakter di lembaga PAUD. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan guru serta orang tua secara aktif. Pelatihan diberikan dalam bentuk seminar dan lokakarya mengenai strategi pengajaran berbasis karakter, sementara pendampingan dilakukan melalui diskusi dan praktik langsung di lingkungan sekolah dan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, pemahaman guru dan orang tua mengenai kurikulum berbasis karakter meningkat secara signifikan. Guru lebih mampu merancang dan menerapkan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai karakter, sedangkan orang tua lebih aktif dalam mendukung pembelajaran karakter di rumah. Sinergi yang terjalin antara guru dan orang tua berdampak positif terhadap perkembangan karakter anak, terutama dalam aspek disiplin, tanggung jawab, serta sikap sosial.
Reinterpretasi Cerita Rakyat menjadi Cerita Anak untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Mahasiswa Afrodita, Meli; Hiasa, Fina; Lazfihma; Ismawati, Dwi; Sari, Dwi Lyna; Yanti, Nafri; Chanafiah, Yayah
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 24 No. 2 (2025): BAHTERA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 24 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.242.01

Abstract

This study aims to develop literary learning to improve students' creative writing skills in internalizing local cultural values through the reinterpretation of folk tales into children's stories. This study uses a Classroom Action Research approach with two cycles. Each cycle involves planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study indicate that the application of a learning model based on the reinterpretation of folk tales into children's stories is effective in improving children's literary writing skills rooted in local cultural values. This is evidenced by the improvement in students' work from the pre-cycle, cycle I, to cycle II, with average scores of 68.3, 76.4, and 85.2, respectively. A total of 28 children's stories were produced, each containing local cultural values in a relevant and easily understandable form for children. Students not only improved technically in terms of writing structure, language, and characters but also demonstrated the ability to creatively and contextually incorporate local cultural values. This learning process encouraged them to reflect on their regional cultural heritage and channel it through educational and engaging children's literature
Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran Puspita, Yenda; Ismawati, Dwi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2441

Abstract

Pengembangan karakter menjadi isu utama dalam dunia pendidikan, terutama dalam membentuk akhlak anak bangsa dan mendukung visi Indonesia Emas 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bermain peran dalam mengembangkan karakter sopan santun pada anak usia dini di TK Saz Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter anak. Anak-anak yang terlibat dalam aktivitas ini belajar memahami aturan sosial, menghargai perbedaan, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama dengan teman sebaya. Selain itu, metode ini juga berkontribusi dalam membangun rasa percaya diri anak serta keberanian mereka dalam mengambil keputusan di berbagai situasi. Dengan keterlibatan aktif guru dalam memberikan bimbingan dan motivasi, anak-anak lebih mudah menyerap nilai-nilai moral yang diajarkan. Oleh karena itu, metode bermain peran dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbantuan Flip PDF Professional Pada Mata Kuliah Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Sari, Dwi Lyna; Ismawati, Dwi; Afrodita, Meli; Retnaningsih, Lina Eka; Lazfihma, Lazfihma
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7 No 2 (2023): JCE (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1833

Abstract

Berdasarkan temuan awal yang dilakukan oleh peneliti, terungkap bahwa belum ada bahan ajar yang secara khusus difokuskan pada mata kuliah pengembangan kemampuan motorik halus anak usia dini. Pembelajaran saat ini masih terbatas pada metode konvensional, yang menyebabkan kurangnya motivasi dan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan serta menilai kevalidan e-modul berbantuan Flip PDF Professional pada mata kuliah Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Dissemination). Tingkat validitas modul ini sangat tinggi, dengan persentase validitas dari ahli materi mencapai 92%, ahli media mencapai 90% dan ahli bahasa mencapai 87%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbantuan Flip Pdf Professional pada mata kuliah Pengembangan Kemampuan Motorik Halus anak usia dini yang dikembangkan menggunakan model 4D tersebut dapat dianggap layak digunakan, sebagaimana terkonfirmasi melalui uji validitas yang melibatkan ahli materi, ahli media dan ahli bahasa.
Efektivitas Penggunaan Video 3d “Cerita Rakyat Bengkulu” Berbantuan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Sari, Dwi Lyna; Ismawati, Dwi; Retnaningsih, Lina Eka
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2159

Abstract

This research aims to assess the effectiveness of using 3D video "Cerita Rakyat Bengkulu" assisted by artificial intelligence to enhance the socio-emotional skills of 5-6-year-old children in Bengkulu City. The study employed a quantitative experimental method using a Pre-experimental Design with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 15 children from group B at PAUD IT Auladuna, comprising 7 boys and 8 girls. Data collection techniques included observation and documentation. Analytical methods involved effectiveness testing, normality testing, and statistical hypothesis testing. The normality test results showed significance values of 0.200 for pretest and 0.172 for posttest, both greater than (>) 0.05, indicating normal data distribution. The research findings indicate significant effectiveness of using 3D video "Cerita Rakyat Bengkulu" with artificial intelligence in improving the socio-emotional skills of group B children at PAUD IT Auladuna in the year 2023/2024. The socio-emotional skills significance value of 0.000 was less than (<) 0.05 (0.000 < 0.05), thereby rejecting the null hypothesis (Ho) and accepting the alternative hypothesis (Ha). This suggests that the use of 3D video "Cerita Rakyat Bengkulu" assisted by artificial intelligence is effective in enhancing the socio-emotional skills of 5-6-year-old children at PAUD IT Auladuna in Bengkulu City.
The Existence of Bujang Kurap Folklore as Social Capital in Lubuklinggau Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda; Sari, Dwi Lyna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1078

Abstract

This study aims to determine the existence of the Bujang Kurap folklore in Lubuklinggau. Data collection techniques used in this study were questionnaires and interviews. Respondents in the study were 60 respondents, which were divided into junior high school students, senior high school students, and university students. Based on the results of the study, it was found that 68.23% of students did not know the Bujang Kurap folk story, with details of data on 31.50% of junior high school students in the poor category, 43.2% in high school students in the sufficient category, and in students, the percentage obtained was 33.73% in the category not good. The people of Lubuklinggau, South Sumatra have quite diverse folklore. The Bujang Kurap folklore no longer exists among the wider community, this can be seen from the lack of public appreciation for folklore, which is supported by survey results, only 35% know about Bujang Kurap folklore. Lubuklinggau folklore even though it contains many values of moral education. The younger generation in Lubuklinggau prefers modern shows, causing traditional cultural treasures to be alienated and marginalized and folklore is no longer one of the media used by families in instilling moral values and forming children's moral behavior from an early age.
Inovasi Pembelajaran Literasi Numerasi untuk Anak Usia Dini di Era Digital Ismawati, Dwi; Puspita, Yenda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengajaran literasi numerasi pada anak usia dini di era digital, khususnya di kota Bengkulu dan Pekanbaru. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, penerapan teknologi dalam pembelajaran numerasi di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui survei yang melibatkan 50 guru dari berbagai TK dan PAUD di kedua kota tersebut, penelitian ini mengidentifikasi metode pembelajaran numerasi yang digunakan, penggunaan teknologi dalam pengajaran, tantangan yang dihadapi, serta pengembangan materi pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan metode pembelajaran tradisional, namun ada sebagian kecil yang mulai memanfaatkan aplikasi edukasi berbasis permainan. Penggunaan teknologi, meskipun terbatas, menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep numerasi secara lebih menyenangkan dan interaktif. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pelatihan bagi guru dan keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa daerah menjadi hambatan utama dalam penerapannya. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pihak sekolah untuk menyediakan pelatihan bagi guru serta meningkatkan akses terhadap perangkat digital untuk mendukung pembelajaran numerasi yang lebih efektif. Penelitian ini menyarankan agar pengembangan materi pembelajaran berbasis teknologi harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan kurikulum yang berlaku, serta perlu ada kolaborasi antara pengembang materi, ahli pendidikan, dan pengembang teknologi untuk memastikan pembelajaran numerasi yang lebih efektif di masa depan.