p-Index From 2021 - 2026
4.957
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN JOURNAL OF EDUCATION JURNAL ECONOMIA INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha WALISONGO Dinamika Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Nonformal Education Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Pendidikan Nonformal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Journal of Socioeconomics and Development VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Journal Of Millennial Community Airman Jurnal PkM: Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Akrab (Aksara agar Berdaya) Merpati Jurnal Bina Desa Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Society and Continuing Education Journal of Nonformal Education
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI ADKAR APPROACH DALAM PENGELOLAAN LIFESKILLS DI PROVINSI DIY Entoh Tohani
Jurnal Kependidikan Vol. 39, No.1 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.72 KB) | DOI: 10.21831/jk.v39i1.9

Abstract

Management of life skills education programs were intended to give benefits for target groups. Attainment of the benefits of the programs depended on how much participation was realized by the target groups. The present study was aimed at providing information as input for developing the quality of the program. The study was qualitative research involving the programs in Yogyakarta Special Province. The results of study showed that of the eight of the programs analyzed, the mayority of the students were aware of the benefits of the programs, move toward involvement, have both intrinsic or extrinsic motivation, have knowedges mainly in the main competencies, and implement the output of trainning on the field of self-efforts or work with others. The implementation of the ADKAR approch was characterized by two traits, namely: human aspects and non-human aspects. So, as conclusive of the study, it was necessary to implement the ADKAR approach continuously for each stage of the management of the life skills education programs. Key words: ADKAR approach, life skills, nonformal education, involvement, intrinsic motivation, extrinsic motivation, self efforts
Evaluasi proses bimbingan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berdasar perspektif pembelajaran orang dewasa Sugito Sugito; Sunaryo Soenarto; Entoh Tohani
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 21, No 2 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.11 KB) | DOI: 10.21831/pep.v21i2.17150

Abstract

Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan abad kedua puluh satu ini, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Mata kuliah Skripsi dapat berperan untuk mengembangkan kemampuan guna menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembimbingan skripsi dari perspektif teori pembelajaran orang dewasa, hambatan dan upaya yang dilakukan mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebagai sampel adalah mahasiswa yang sudah menyelesaikan penulisan skripsi, dan dosen pembimbing. Keduanya diambil secara purposif. Jumlah responden adalah 190 orang mahasiswa dan 53 orang dosen. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh melalui angket dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) proses pembimbingan cenderung sudah menggunakan prinsip pembelajaran orang dewasa, yang lebih menekankan pada proses belajar mandiri; (2) hambatan yang dihadapi meliputi substansi dan metode penelitian, kemampuan bahasa asing, psikologis, dan kelengkapan sumber referensi; dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan meliputi peningkatan motivasi diri, berusaha sendiri dan pemberian kesempataan dosen pada mahasiswa untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi. EVALUATION OF UNDERGRADUATE THESIS MENTORING PROCESS IN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BASED ON ADULT LEARNING PERSPECTIVEAbstractIn facing the twenty-first century’s challenges and problems, higher education plays a very strategic role. Undergraduate thesis can contribute in developing the ability to address the challenges and problems. This study aims at evaluating the process of mentoring through the lens of adult learning theory by looking at the students’ and lecturers’ obstacles and efforts in the process of thesis writing among college students. This research was conducted using a quantitative approach with a purposively selected sample of 190 students who have completed their thesis writing, and 53 supervisors. The data were collected by questionnaire and analyzed descriptively in percentages. The results show that: (1) the process of mentoring tends to have used the principle of adult learning with more emphasis on self-directed learning; (2) the encountered obstacles include research substance and methods, foreign language abilities, psychological factors, and reference sources; and (3) some activities done to overcome the obstacles include improving self-motivation, self-effort, and providing opportunities for the students to consult their problems to the lecturer.
Effectiveness of social capital based community of practice model in entrepreneurship education Entoh Tohani
JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 1: November 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.456 KB)

Abstract

This study aimes to reveal the  effectiveness of the social-capital-based community of  practice for improving entrepeneurhsip-education quality  in the context of community development to hopefully give contributions to the educational theory and practice. Community of practice is a medium for sharing experience and knowledge among people who run entreprises  and want their entreprise to grow. It will be more useful if social capital can be used and developed on its management. The study was done by using the research and development (RD) approach. The target subjects were two groups of small-scale businesses chosen purposively. The results of the study show that the CoP model is effective  and raises the awareness of the members, so that CoP must be run in their enterprise; have the determination to keep commitment and positive values; build trust and enlarged networking to doers of entreprises; and motivate them to develop their  business.
Kapasitas Kultural Pemimpin Informal dalam Mewujudkan Masyarakat Harmonis Entoh Tohani
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.504 KB) | DOI: 10.21831/jppfa.v1i1.1048

Abstract

Abstrak Pendidikan multikultural diselenggarakan sebagai upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang terbebas dari ketidakadilan atau disfungsi sosial. Keberhasilan pencapain tujuan pendidikan multukultural di masyarakat dipengaruhi oleh keberfungsian pemimpin informal. Pemimpin informal memiliki pengaruh dan posisi strategis dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis-humanis. Oleh karena itu, pemimpin informal perlu menjalankan berbagai pendekatan pendidikan multikultural secara optimal sebagai individu yang  paling berperan aktif dalam penyelenggaraan pendidikan mutlikultural di masyarakat. Fungsi pemimpin dimaksud tidak akan tercapai apabila kapasitas cultural pemimpin informal tidak dapat terwujud. Oleh karena itu, kapasitas cultural perlu dikembangkan melalui berbagai intervensi. Kata kunci: pendidikan multikultural, pemimpin informal, kapasitas cultural
ASESMEN KEBUTUHAN PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS PENGETAHUAN DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DAERAH Sumarno .; Entoh Tohani,; Hiryanto .
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 2 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Juni 2013, Th. XXXII, No. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1760.957 KB) | DOI: 10.21831/cp.v0i2.1480

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menemukan kebutuhan pengembangan model evaluasi untuk mengembangkan manajemen berbasis pengetahuan pada pembangunan pendidikan daerah kabupaten/ kota. Asesmen kebutuhan ini dilakukan di lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, menggunakan teknik survei dan FGD. Sumber informasi adalah jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kesimpulan penelitian ini: (1) umumnya jajaran dinas pendidikan melaporkan bahwa kinerja dinas dalam manajemen berbasis pengetahuan masih pada posisi kurang dan cukup; (2) pada kasus tertentu asesmen diri cenderung overestimate sehingga pada aspek yang lebih sederhana justru lebih rendah dibandingkan dengan aspek yang rumit. Untuk itu, disarankan perlunya peningkatan pemahaman wawasan mengenai manajemen berbasis pengetahuan dan peningkatan kinerja dinas pendidikan kabupaten/ kota yang dimulai dengan bantuan model asesmen diri kelembagaan yang objektif. Kata Kunci: manajemen berbasis pengetahuan, pembangunan pendidikan daerah NEEDS ASSESSMENT ON THE IMPLEMENTATION OF THE KNOWLEDGE-BASED MANAGEMENT IN THE DISTRICT EDUCATION DEVELOPMENT Abstract: This study aimed to assess the needs for establishing an evaluation model on knowledgebased management (KBM) in the district education development. This needs assessment was carried out in five districts in the Special Region of Yogyakarta, using a survey method, and focused group discussion. This study concluded that: (1) District Education Office (DEO) performances were at the poor and fair levels. (2) To a certain extent, the self-assessment tended to overestimate so that some simple aspects tended to be lower than the complicated ones. Therefore, it is strongly recommended: (1) to improve the DEO officials’ understanding on KBM; and (2) to strengthen the DEO performance in local education development, by providing a better and objective institutional assessment model. . Keywords: knowledge-based management, district education development
MODEL PENDIDIKAN SADAR LINGKUNGAN MASYARAKAT KORBAN ERUPSI MERAPI BERBASIS POTENSI LOKAL Sujarwo .; Mulyadi .; Entoh Tohani
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.4172

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan panduan langkah-langkah pengembangan model pen- didikan sadar lingkungan melalui pendidikan kecakapan hidup berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang layak. Penelitian ini dilakukan dengan pengembangan model. Subjek penelitian adalah warga masyarakat korban erupsi Merapi di hunian tetap Pancarejo Gla-gaharjo Cangkringan Sleman. Data dikumpulkan melalui metode observasi serta penilaian kelayakan desain dan produk. Analisis data kondisi awal dilakukan secara naratif, kelayakan produk lewat pendapat ahli materi, ahli media pembelajaran, serta data uji lapangan secara statistik kuantitatif dengan menggunakan persentase keberhasilan dalam mempraktikkan panduan dan tanggapan pengguna panduan. Hasil penelitian berupa buku panduan dan CD Pembelajaran Pendidikan Sadar Lingkungan berbasis potensi lokal melalui pendidikan kecakapan hidup bermuatan potensi lokal pada masyarakat korban erupsi Merapi. Buku tersebut telah divalidasikan secara teoretis yang meliputi kelayakan isi, kebahasaan, sajian, kegrafisan, dan cover yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Kata Kunci: model pendidikan sadar lingkungan, pendidikan kecakapan hidup, potensi lokal
Innovation Needs, Social Capital, and Learning Process of Batik Craftsmen Entoh Tohani; Sugito Sugito
Jurnal Economia Vol 15, No 1: April 2019
Publisher : Faculty of Economics Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with the Institute for

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.699 KB) | DOI: 10.21831/economia.v15i1.22799

Abstract

AbstractThis study aims to determine batik craftsmen‘s innovation needs and learning process in relation to ownership of social capital. This study is stimulated by an assumption explaining that batik craftsmen’s are able to fulfill their innovation needs through learning process by utilizing established social capital in the batik production context. This qualitative research was conducted on three batik craft SMEs in two sub-districts in Bantul Regency, the center of Yogyakarta's batik production. The research subjects were craftsmen, workers, batik organizers, and community leaders. Data collection is conducted through observation and in-depth interviews. Meanwhile the data were analyzed by using qualitative analysis techniques. The research result reveals that the SMEs of batik craftsmen have diverse innovation needs in expanding their business. Moreover, to fulfill their innovation needs, they also conducted both independent and cooperative learning by utilizing the existing social capital. Yet, the learning process has not been optimally conducted. Thus, empowerment efforts are necessary to develop learning skills by utilizing social capital to meet craftsmen’s innovation needs. Keywords: social capital, learning process, innovation, batik, needsKebutuhan Inovasi, Modal Sosial, dan Proses Belajar Perajin BatikAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan inovasi dan proses belajar para perajin batik dalam konteks kepemilikan modal sosial. Hal ini didasarkan pada pandangan bahwa kebutuhan inovasi dapat dipenuhi apabila para perajin dapat memanfaatkan modal sosial yang terbangun dalam konteks usaha produksi batik melalui proses belajar yang mungkin terjadi di dalamnya. Penelitian kualitatif ini dilakukan terhadap tiga UKM perajin batik di dua kecamatan di Kabupaten Bantul sebagai sentra produksi batik Yogyakarta. Subjek penelitian adalah para perajin, pekerja, pengurus paguyuban batik, dan tokoh masyarakat. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara mendalam dan data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perajin batik memiliki kebutuhan inovasi yang beragam dalam mengembangkan usahanya dan melakukan proses belajar baik secara mandiri maupun kooperatif dengan memanfaatkan modal sosial sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya guna memenuhi kebutuhan inovasinya walaupun belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan tindakan-tindakan pemberdayaan untuk meningkatkan kemampuan belajar dengan memanfaatkan modal sosial guna memenuhi kebutuhan inovasi perajin. Kata kunci: modal sosial, proses belajar, inovasi, batik, kebutuhan 
PENDIDIKAN NONFORMAL DAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI PEDESAAN Entoh Tohani
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 19, No 2 (2011): Pendidikan Islam
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.19.2.163

Abstract

Non-formal education through life skills education has shown a positive contribution to poverty reduction in rural development efforts, although still requiring efforts to life skills education development. The research was conducted in Kulonprogo, and the District of Gunungkidul, with research and development approach on life skills education programs are being implemented in two districts e.i KWK Rabbits Livestock in Gunungkidul and KWD Hair Dressers in Kulonprogo. The results showed that: life skills education needs assessment in the two target groups were performed using the idea of life skills 4-H shows are not much different conditions, and based on the needs of the development, 4-H life skills education model developed with a focus on experience-based learning. Development of validated models show the results (output) is positive. Therefore, in the context of poverty reduction in 4-H PKH models should be developed more structured and integrative and guarantee all the life skills that are the focus of life skills development efforts to overcome poverty. 
PENINGKATAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAN PERSONALIA LEMBAGA PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Entoh Tohani
Dinamika Pendidikan Vol 22, No 1 (2017): edisi 22 no 1 Mei 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan berbasis masyarakat (community based education) sebagai institusi pendidikan dihadapkan pada tantangan bagaimana mengembangkan warga masyarakat yang produktif dan mandiri. Oleh karenanya, personalia lembaga pendidikan ini harus memiliki kemampuan berwirausaha agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih efektif, efesien, dan akuntabel seiring dengan tantangan yang dihadapi. Aktivitas pengembangan kapasitas ini dapat dilakukan pada level satuan pendidikan, lokal, maupun nasional. Semua ini akan berjalan apabila terbangun komitmen bersama dan kesadaran dalam rangka mewujudkan warga masyarakat yang berkualitas. Kata kunci: kapasitas, kewirausahaan, pendidikan, masyarakat, personalia
Pemberdayaan masyarakat kawasan industri pertambangan melalui penyelenggaraan program paket C Muhammad Ali Salman; Entoh Tohani
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v6i2.23626

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan dan hasil dari penyelenggaraan program paket C dalam upaya memberdayakan masyarakat kawasan industri pertambangan batubara di Kampung Tumbit Dayak. Jenis Penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari, wawancara, observasi dan analisis dokumen. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Tehnik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, (1) pelaksanaan: Diselenggarakan sesuai syarat proses pembelajaran paket C yang disusun oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2008, RPP di Implementasikan sesuai rancangan awal, kurikulum bersifat situasional (masih menggunakan KTSP) karena belum ada sosialisasi terkait kurikulum baru, terjadi interaksi yang baik antara tutor dan peserta didik (terjadi komunikasi dua arah antara tutor dan peserta didik, peserta didik aktif untuk bertanya), sarana dan prasarana sesuai kebutuhan dan mendukung proses pembelajaran, (2). Hasil program; Terjadi perubahan pada sikap peserta didik (disiplin dan percaya diri), Peserta didik yang mengikuti peraturan dan prosedur PKBM dapat lulus dan memperoleh ijazah lalu bekerja di perusahaan (PT.PAMA), peserta didik mampu memenuhi kebutuhan pokok untuk diri sendiri dan juga memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Community empowerment of mining industry areas through certification of package C programs AbstractThe research objective was to determine the implementation and results of the implementation of the package C program in an effort to empower the community of the coal mining industry in Tumbit Dayak Village. This type of research is a qualitative descriptive study. Data sources were obtained from, interviews, observation and document analysis. Data analysis techniques using data reduction, data display and data verification. Technique of data validity using source triangulation. The results showed that: (1) implementation: Organized according to the implementation requirements of package C compiled by the government based on Law No. 3 of 2008, the RPP was implemented according to the initial design, the curriculum was situational (still using KTSP) because there was no socialization regarding the latest curriculum , there is good interaction between tutors and students (there are two-way communication between tutors and students, active students to ask questions), facilities and infrastructure as needed and support the learning process, (2). Program results; There is a change in the attitude of students (discipline and self-confidence), Students who follow the rules and procedures of PKBM have passed and obtained a diploma and work in a company (PT. PAMA), students are able to meet basic needs for themselves and also fulfill basic needs family.