Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : FOUNDASIA

PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PURWANTO, NURTANIO AGUS
FOUNDASIA Vol. 1 No. 9 (2008)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v1i9.5871

Abstract

Guru memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam menjaga kualitas pendidikan. Hal itu didasarkan pada tugas dan fungsinya sebagai ujung tombak dalam aktivitas pembelajaran di kelas. Kelas sebagai unit pendidikan dan manajemen terkecil merupakan kunci pokok dalam keberhasilan pendidikan secara Iebih besar. Berbagai permasalahan yang dihadapi guru dalam rnenjalankan kewajiban dan tugasnya terletak pada upaya peningkatan profesionalisme yang kurang diperhatikan secara maksimal. Tanggung jawab peningkatan kemarnpuan professional guru terletak pada: 1) individu guru yang bersangkutan, 2) lembaga penghasil tenaga keguruan, 3) organisasi profesi, dan 4) sekolah yang menaungi guru yang bersangkutan. Peningkatan kemampuan professional guru saat ini mcntpakan aktivitas yang berkelanjutan bukan sekedar kegiatan insidental semata. Kegiatan-kegiatan insidental yang sering dilakukan pada masa lampau kurang membawa perubahan yang mendasar dalam diri guru. Strategi peningkatan kemampuan professional dapat dilakukan baik secara individual maupun kolektif. Tuntutan perkembangan global adalah professional dalarn segala bidang termasuk dalam bidang pendidikan yang dalam hal ini dari sudut sumber daya manusia khususnya guru. Peningkatan yang berkelanjutan (continuous Improvement) akan membawa peruhahan kemampuan profesional guru secara berkelanjutan pula.
UPAYA PENGAWAS SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA PURWANTO, NURTANIO AGUS
FOUNDASIA Vol. 2 No. 10 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v2i10.5838

Abstract

Layanan prima saat ini telah menjadi kebutuhan. Masyarakat memandang kualitas sebuah organisasi antara lain ditentukan oleh kualitas layanan yang diberikan. Pelayanan berkaitan dengan fungsi melayani kebutuhan orang akan barang dan atau jasa, sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diharapkan. Dalam konteks tersebut, terdapat tiga unsur dalam konsep pelayanan, yaitu siapa yang memberi pelayanan, siapa yang diberi pelayanan, dan apa yang menjadi fokus kebutuhan pelayanan. Pengawas sekolah merupakan pemimpin bagi lingkungan sekolah yang berbeda-beda. Ada kalanya pengawas sekolah dalam bekerja terlihat berperilaku kurang senyum, sering marah, bahkan otoriter, yang sebenarnya telah merugikan dirinya sendiri dan lembaga. Secara pribadi, seseorang dalam kondisi tersebut sedang mengalami penyakit psikologis dan lambat laun menjadi psikosomatis yang akan menyerang fisiknya. Dampaknya, pengawas sekolah akan merasa sulit untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap orang lain dalam lingkup kerjanya. Dengan demikian, pengawas sekolah belum mampu memberikan jaminan kepastian mutu (quality assurance) melalui pelayanan jasa terhadap pelanggan lembaganya.