Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN TANGGAP TUBERKULOSIS DAN PENDAMPINGAN MINUM OBAT TERHADAP PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DESA DI KECAMATAN BLUTO Rahem, Abdul; Wijaya, I Nyoman; Ifadotunnikmah, Farida; Rahmadi, Mahardian; Achmad, Gusti Noorrizka Veronika; Athiyah, Umi; Yuda, Ana; Zulkarnain, Bambang Subakti; Nugraheni, Gesnita; Ardianto, Chrismawan; Sumarno, Sumarno; Aryani, Toetik; Budiatin, Aniek Setiya; Hermansyah, Andi; Sulistyarini, Arie; Priyandani, Yuni; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/s8534m26

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the leading causes of death from infectious diseases worldwide. Indonesia ranks as the country with the second-highest number of TB cases after India. TB awareness training and medication adherence support for village health cadres are strategic steps to enhance their capacity in supporting TB treatment. This study aims to analyze the impact of TB awareness training and medication adherence support on improving the knowledge of village health cadres. A pre-experimental study with a pretest-posttest design was conducted involving 50 village health cadres in Bluto Subdistrict, Sumenep Regency. Data were collected using questionnaires administered before and after the training. Analysis was performed using the Mann-Whitney test. There was a significant increase in the knowledge scores of village health cadres regarding TB (pretest: 3.50 ± 1.65; posttest: 5.64 ± 2.70; p<0.05) and anti-TB drug side effects (pretest: 7.66 ± 4.07; posttest: 15.04 ± 3.11; p<0.05). The training also successfully enhanced the cadres' understanding of TB symptoms, prevention, and treatment, including drug side effects. TB awareness training and medication adherence support significantly improved the knowledge of village health cadres, making them more competent in supporting TB control efforts at the community level.
Pengetahuan dan Sikap tentang Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV pada Mahasiswi Kampus C Universitas Airlangga Putri Ambarwulan; Ragil Tri Puspitasari; Afsy Nadifa Afandi; Nisrina Zakiyah Ahlam Khairunnisa; Natalia Tri Mulyani Haryanti; Rizky Amalia Purnama Putri; Audea Fitri Anggraeni; Annisa Nur Imani Sjafik Putri; Mochammad Iqbal Roudlotus Salam; Haidar Ainani Hisan; Mar'i Hendra Majid; Arie Sulistyarini
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v11i2.55442

Abstract

Kanker serviks menjadi masalah utama dan penyebab kematian terbesar kedua pada wanita di Indonesia. Sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Pencegahan primer kanker serviks adalah dengan promosi kesehatan terkait vaksinasi HPV. Kurangnya informasi terkait vaksinasi HPV menjadi salah satu penyebab rendahnya pengetahuan terkait kanker serviks dan pencegahannya. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui profil pengetahuan dan sikap mahasiswi S1 Kampus C Universitas Airlangga mengenai kanker serviks dan pencegahannya melalui vaksin HPV. Penelitian ini bersifat cross sectional dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling. Kuesioner disebarkan secara daring menggunakan Google Form dengan dua belas pertanyaan terkait pengetahuan dan lima pertanyaan terkait sikap. Data hasil penelitian ditampilkan secara deskriptif. Dari 149 responden penelitian ini, sebanyak 57,0% mahasiswi memiliki pengetahuan yang sedang, tetapi masih terdapat beberapa hal yang belum diketahui, terutama mengenai pengobatan kanker serviks. Sebanyak 70 mahasiswi meyakini bahwa vaksin dapat meningkatkan kualitas hidup dan 96 mahasiswi meyakini bahwa vaksin HPV penting untuk dilakukan. Akan tetapi, harga vaksin yang terlalu mahal dan kurangnya informasi mengenai vaksin menjadi penghambat untuk melakukan vaksinasi. Maka dari itu, perlu dilakukan promosi kesehatan berupa edukasi agar dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam melakukan vaksinasi HPV.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLA TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PAMEKASAN Rahem, Abdul; Utami, Wahyu; Yuda, Ana; Athiyah, Umi; Priyandani, Yuni; Sulistyarini, Arie; Wijaya, I Nyoman; Hermansyah, Andi; Pristianty, Liza; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i1.2419

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that ranks second as the cause of death in the infectious disease group after HIV (Human Immunodeficiency Virus) infectious disease. Pamekasan Regency is ranked fifth in East Java in terms of TB cases, after Sumenep, Lumajang, Malang City, and Jember Regencies. The Head of the Pamekasan Regency Health Office is committed to increasing the understanding of TB Cadres to help patients carry out long-term treatment. The activity method was in the form of training on TB Treatment for TB Cadres of Health Centers and TB Managers of the Health Office in Pamekasan Regency. The implementation was held on October 17, 2020 in Pamekasan. There were 58 participants consisting of 35 TB Cadres and 23 TB Managers. The results of the training showed that there was an increase in understanding, with an average score of 8.4828 after the training and 6.6379 before the training with a p pired t test = 0.000. Conclusion The training has an effect on increasing the understanding of TB Cadres and Managers of the Health Office in Pamekasan Regency regarding the treatment and prevention of TB transmission. This activity targets four categories of Sustainable Development Goals (SDGs), namely SDG 3 (Good health and well-being), SDG 4 (Quality education), SDG 16 (Peace, justice and strong institutions) and SDG 17 (Partnership for the goals).
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah obat yang tepat dan berkelanjutan Mellyana, Fransisca; Sulistyarini, Arie; Zairina, Elida; Nugraheni, Gesnita
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22831

Abstract

Penumpukan limbah farmasi di rumah tangga menimbulkan risiko serius terhadap lingkungan dan kesehatan akibat penyimpanan serta pembuangan obat yang tidak tepat. Meskipun kesadaran akan isu ini terus meningkat, banyak rumah tangga di Indonesia masih kurang memahami pengelolaan limbah farmasi yang benar, termasuk metode pembuangan yang sesuai serta pentingnya memahami istilah seperti Tanggal Kedaluwarsa (Expiration Date/ED) dan Periode Setelah Dibuka (Period After Opening/PAO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan pengetahuan rumah tangga mengenai penyimpanan dan pembuangan obat yang aman. Melalui survei pre dan post-intervensi yang dianalisis menggunakan uji t setelah dilakukan uji normalitas, hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berperan penting dalam mendorong pengelolaan limbah farmasi yang bertanggung jawab. Sebagai kesimpulan, penelitian ini mendukung penerapan program edukasi yang luas dan mudah diakses sebagai solusi terhadap permasalahan limbah farmasi rumah tangga. Implementasi program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, memperbaiki praktik pengelolaan limbah farmasi, serta berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Pengetahuan dan Praktik Masyarakat Surabaya Timur dalam Pengelolaan Antibiotik Ibnu Nur Al Madury, Abdulloh; Fahmi Rizaldy, Alif; Aulia Rahma Putri Wahyudi, Ade; Putri Maharani, Chika; Mahardhika, Clarinna; Afwan Pratama, Erpram; Rasyida Aditiyas Warsan, Ghiffari; Butar Butar, Gracesela; Yuliana, Khalifah; Syafiqa Atthaliyah, Naura; Sulistyarini, Arie
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.53203

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional seperti pembelian antibiotik tanpa indikasi dapat menimbulkan resistensi bakteri. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dan praktik masyarakat Surabaya Timur dalam mengelola antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dan pengambilan data secara cross-sectional dengan menggunakan kuesioner. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Kriteria inklusi responden dari penelitian ini yaitu berumur minimal 18 tahun, pernah menggunakan antibiotik, dan bersedia menjadi responden. Jumlah responden yang berpartisipasi sebanyak 136 orang, dengan median (IQR) skor pengetahuan adalah 7,00. Persentase responden memiliki pengetahuan tentang pengelolaan antibiotik berkategori 'kurang'; 'cukup'; dan 'baik' berturut-turut adalah 42,6%; 46,3%; 11,0%. Sedangkan persentase responden berkategori praktik 'kurang'; 'cukup'; dan 'baik' berturut-turut adalah 17,6%; 69,9%; 12,5%. Skor pengetahuan berhubungan signifikan dengan jenis kelamin (p=0,029). Skor praktik berhubungan secara signifikan dengan jenis kelamin (p=0,032) dan tingkat pendidikan (p=0,010). Secara signifikan skor pengetahuan berkorelasi dengan skor praktik (p=0,000) di mana semakin tinggi skor pengetahuan maka semakin tinggi juga skor praktik. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan dan praktik pengelolaan antibiotik berkategori cukup namun hanya sedikit dari mereka yang berada pada kriteria baik. Oleh karena itu, kegiatan edukasi terkait praktik pengelolaan antibiotik pada masyarakat Surabaya Timur perlu dilakukan untuk memperbaiki pengetahuan dan praktik ini.
Perilaku Swamedikasi Obat Batuk dan Faktor Pengaruhnya: Studi pada Masyarakat Usia Produktif Kecamatan Gubeng, Surabaya Aisha Bella Calvina; Vito Ardian Siswantara; Raflie Sukmawan; Nawang Brilliant Marshanda; Nanda Pangestuti; Afnan Rania; Dinda Dwi Rahmawati; Syawalna Zahwa Zahir Nalacheda; Intan Shofiyyatul Laila; Shofiyyah Azzahro; Keisya Sanata Nadya Fatiha; Chofifatus Solecha Azzahra; Arie Sulistyarini
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i2.74015

Abstract

Penelitian deskriptif non-eksperimental ini bertujuan mengevaluasi perilaku swamedikasi obat batuk pada masyarakat usia produktif di Kecamatan Gubeng, Surabaya. Sebanyak 118 responden berusia 15–64 tahun yang pernah mengalami batuk dan melakukan swamedikasi diikutsertakan melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup demografi, perilaku, pengetahuan akan ketepatan indikasi, dan faktor penentu pemilihan obat, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan 61,9% responden membeli obat setelah batuk 2–3 hari, dengan 76,5% memilih apotek sebagai tempat pembelian. Sebagian besar mampu membedakan ciri batuk berdahak (95,8%) dan batuk kering (91,5%), serta 78,8% memperhatikan kecocokan indikasi. Faktor utama dalam pemilihan obat adalah kemanjuran (66,1%) dan kemudahan memperoleh obat (83,9%), sedangkan bentuk sediaan memiliki pengaruh paling rendah. Temuan ini mengindikasikan tingginya kesadaran masyarakat usia produktif terhadap efektivitas terapi batuk serta preferensi terhadap akses cepat melalui apotek, yang dapat menjadi dasar strategi edukasi dan kebijakan swamedikasi obat batuk.
PELATIHAN PENGELOLAAN OBAT-OBATAN "DAGUSIBU" DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUSTOFA DUSUN PUNDENSARI TULUNGAGUNG Gusti Noorrizka Veronika Achmad; I Nyoman Widjaja; Gesnita Nugraheny; Arie Sulistyarini; Yuni Priyandani; Abdul Rahem; Umi Athiyah
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 5 No 02 (2025): Jurnal Bakti Untuk Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/2swf9594

Abstract

The DAGUSIBU (Obtain, Use, Store, and Dispose) training program on drug management was conducted at Pondok Pesantren Tulung Agung to improve the knowledge and skills of drug handlers and health workers. This study employed a pre–post test design with an intervention consisting of DAGUSIBU training involving 120 participants. Knowledge was assessed using written tests administered before and after the training, and data were analyzed statistically. The results demonstrated a significant improvement (p < 0.05) in participants’ knowledge scores, increasing from an average of 38.67 before training to 75.25 after training. These findings indicate that DAGUSIBU training is effective in enhancing drug management knowledge. This training model has the potential to be applied in Islamic boarding schools and other boarding-based educational institutions to improve the quality of drug management sustainably.
PERBERDAYAAN POSYANDU LANSIA UNTUK MENINGKATKANKUALITAS HIDUP LANSIA DI RW.07 KELURAHAN MAGERSARI KABUPATEN SIDOARJO Wijaya, I Nyoman; I Nyoman Wijaya; Abdul Rahem; Gusti Noorrizka V; Yuni Priyandani; Neny Purwitasari; Umi Athiyah; Andi Hermansyah; Yunita Nita; Ana Yuda; Arie Sulistyarini; Bambang Subakti Z
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 5 No 02 (2025): Jurnal Bakti Untuk Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/b3ywev37

Abstract

An elderly person is someone who has reached the age of 60 years and above. From a health perspective, the elderly will experience an aging process characterized by a decrease in physical endurance, making them susceptible to disease. Based on the problem of the elderly in Sidoarjo not understanding healthy lifestyles, how to manage medication has the potential to decrease the quality of life of the elderly. Therefore, it is necessary to empower the elderly through training to improve the quality of life of the elderly. This community service activity targets the category of Sustainable Development Goals (SDGs), namely SDGs 3, which is ensuring a healthy life and improving the welfare of all residents of all ages. The empowerment activity was carried out at the RW.07 Hall, Magersari Village, Sidoarjo District on Saturday, June 28, 2025. Attended by 90 elderly people. The activity began with morning exercise, providing material and demonstrations on making herbal medicine, providing material on infectious diseases (TB) and degenerative diseases (DM and hypertension), providing material on how to properly manage medication and ending with a post-test. The results of the activity showed that the elderly were very enthusiastic about participating in the entire series of activities. The increase in elderly knowledge was seen from the increase in post-test scores. The paired-sample statistical test results yielded a P-value of 0.000. This indicates a significant difference between the pre-test and post-test results. Participants' understanding improved both before and after the educational material was provided.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER MELALUI PENDEKATAN ACTIVE PATIENT DAN SOCIAL SUPPORT UNTUK ELIMINASI KUSTA DI TALANGO, SUMENEP, MADURA Rahem, Abdul; Sukorini, Anila Impian; Priyandani, Yuni; Sulistyarini, Arie; Hermansyah, Andi; Budiatin, Aniek Setiya; Aryani, Toetik; Sumarno; Wijaya, I Nyoman; Nugraheni, Gesnita; Yuda, Ana; Athiyah, Umi; Achmad, Gusti Noorrizka Veronika; Rahmadi, Mahardian; Ifadotunnikmah, Farida
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Bakti Untuk Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/zxmjhy84

Abstract

Talango District in Sumenep Regency faces a significant public health challenge, recording the highest leprosy prevalence in the region with 17 active cases in 2024. This issue is deeply rooted in patient non-adherence to long-term medication and the limited clinical capacity of newly appointed village health volunteers. To address this gap, this community service initiative empowered local volunteers through an intensive training program centered on the "Active Patient Method" and "Social Support" framework. The intervention utilized interactive educational sessions and clinical discussions led by a multidisciplinary team of dermatologists, public health experts, and clinical pharmacists. We evaluated the program’s impact by measuring changes in participant knowledge using a validated pre-test and post-test instrument. Statistical analysis via the Wilcoxon signed-ranks test yielded a p-value of 0.000, demonstrating a substantial and significant increase in the volunteers' understanding of leprosy management. Furthermore, the program received high appreciation from the community, with 79% of participants commending the material quality and the experts' delivery. These findings suggest that fostering social support through volunteer empowerment effectively bridges the gap in leprosy care and medication management. This initiative provides a sustainable model for community-based health interventions in remote island areas, ultimately aiming to break the chain of leprosy transmission through compassionate and informed local leadership.
Co-Authors Abdul Rahem Abdul Rahem Abdul Rahem, Abdul Adelia Febriyan Sugiyanti Afnan Rania Afsy Nadifa Afandi Afwan Pratama, Erpram Aisha Bella Calvina Alfina Fikri Nabila Ana Yuda Andi Hermansyah Andi Hermansyah Anisya Nurmaya Artanti Anita Probo Annisa Nur Imani Sjafik Putri Arini Imandasari Audea Fitri Anggraeni Aulia Rahma Putri Wahyudi, Ade AZIZAH, LATIFATUL Bambang Subakti Z Bambang Subakti Zulkarnain Budiatin, Aniek Setiya Butar Butar, Gracesela Charolyn Menaisa Sembiring Chininta Amadea Wibowo Chofifatus Solecha Azzahra Chrismawan Ardianto Diah Ayu Laraswati Dina Yuliana, Dina Dinda Dwi Rahmawati Diva Nanda Ayana Dwi Ayu Indriani Elida Zairina Fahmi Rizaldy, Alif Fakhira Tahta Shabrina Fakhma Ainuliza Farida Ifadotunnikmah Farrah Yulian Listyandi Faturrohmah, Azza Friday Shabrina Insani Gesnita Nugraheni Gesnita Nugraheny Gusti Noorrizka V Gusti Noorrizka V Gusti Noorrizka Veronika Achmad Gusti Noorrizka Veronika Ahmad Haidar Ainani Hisan Hanifah Yusuf Baraja Hanun Najwa Heidiyana, Nadia Silfa Hermansyah, Andi Husnia Nurul Izzati Huzaifah Arofik I Gede Yoga Aditya I Nyoman Widjaja I NYOMAN WIJAYA I Nyoman Wijaya Ibnu Nur Al Madury, Abdulloh Intan Shofiyyatul Laila Iqbal Muhammad Iskandar Jamhari Jamhari Jeny Rosaningrum Jovangga Dwika Pradarma Keisya Sanata Nadya Fatiha Khaizam, Nur Nisa Leivina Ariani Sugiharto Putri Liza Pristianty Mahardhika, Clarinna Mahardian Rahmadi Maheswari Nirwasita Ismanindratm Mahira, Naura Shava Mar'i Hendra Majid Mazhar Ardhina Silmi Meliyana Hutasuhut Mellyana, Fransisca Mesloy, Gracella Joya Michaela Aspasia Trana Putri Mirza Aprilia Mochammad Iqbal Roudlotus Salam Nadya Khadijah Wibowo Nanda Pangestuti Nandini Azzahroh Aulia Ahsan Natalia Tri Mulyani Haryanti Nathaza Berliana Nawang Brilliant Marshanda Ni Putu Cintyadewi Ni Wayan Krisnayanti Nimas Rizqi Firdausy Haq Nisrina Zakiyah Ahlam Khairunnisa Noorrizka V, Gusti Nur Fauziah Ananda Putri Nurullia Tanjung Permata, Dian Prisma Sari Dewi Purwitasari, Neny Putri Ambarwulan Putri Maharani, Chika Putri, Nur Majid Qothrin Nada Raflie Sukmawan Ragil Tri Puspitasari Rahayu, Titik Puji Rahmah, Lidya Rasyida Aditiyas Warsan, Ghiffari Rima Hidayatul Qoiriyah Risma Dama Yanti Rizki Amalia Arifiani Rizky Amalia Purnama Putri Rofiah, . Rr. Andine Cempaka Putri Wardhani Sahnaz Sahnaz SETIAWAN, Catur Dian Setyo Andah Rino Shofiyyah Azzahro Silvika Dwi Rahmaningtyas Sinta Renita Rahmadani Soemiati, . Sukorini, Anila Impian Sumarno Sumarno . Syafiqa Atthaliyah, Naura Syafira Widya Karima Syawalna Zahwa Zahir Nalacheda Tanjung, Cintya Syabina Toetik Aryani Tsabitah 'Afiy Arsyah Umi Athijah Umi Athiyah Umi Salmah Ashila Vito Ardian Siswantara Wafaa Ginong Pratidina Wahyu Utami Wahyu Utami, Wahyu Wanda Brillianty Putri Wilya Christiane Yasmin Soraya Yuliana, Khalifah Yuni Priyandani Yunita Nita Zahra Sania Avanti Zulkamain, Bambang Subakti