Claim Missing Document
Check
Articles

REGISTRASI KEBUN DI DESA JELIJIH PUNGGANG KECAMATAN PUPUAN DALAM UPAYA MENUNJANG EKSPOR BUAH MANGGIS I.M. Mega; N.N. Soniari; N.K. Seminari; L.P. Wrasiati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.402 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2020.v19.i01.p08

Abstract

Registrasi kebun manggis di desa Jelijih Punggang Kecamatan Pupuan dilakukan untuk memenuhi persyaratan ekspor buah manggis ke berbagai negara tujuan. Praktek pertanian yang baik dalam teknik budidaya tanaman meliputi seleksi bibit berkualitas, pembuatan lubang tanam, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan yang tepat, serta pemeliharaan kebun berbasis organik sehingga menghasilkan buah berkualitas. Usaha peningkatan kualitas buah tidak hanya dilakukan saat budidaya namun pada waktu pemetikan/panen buah memerlukan alat panen yang tidak melukai kulit buah sehingga tampilan buah menjadi mulus dan cantik. Registrasi kebun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk agar berdaya saing tinggi dan hal ini sejalan dengan salah satu tujuan dari Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD). Metode pelaksanaan dalam pencapaian hal tersebut di atas adalah dengan sosialisasi, komunikasi, pendampingan teknologi pada kelompok sasaran. Pendampingan kelompok tani diperlukan untuk meningkatkan produktivitas buah manggis yang berkelanjutan, dengan pelatihan manajemen usaha tani, dan penangannan pascapanen pada saat panen raya dengan pengolahan produk sisa ekspor menjadi produk baru yang bernilai jual lebih tinggi. Respon kelompok tani dan mitra UMKM sangat antusias dalam menerima inovasi dan melakukan Good Agricultural Practices, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan. Kata kunci : registrasi kebun, manggis, PPPUD, UMKM, ekspor
PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK GULA AREN KEMASAN MELALUI PENGHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA UKM MUTIARA MERAH PUPUAN TABANAN I.A. L. Dewi; T. B. Kusmiyarti; N. L. Pradnyawathi; L. P. Wrasiati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.192 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i04.p02

Abstract

This mentoring activity aims to improve the skills of KUB Mutiara Merah, Pupuan District, Tabanan Regency in determining the selling price of cylindrical palm sugar. Methods for implementing activities in the form of training and mentoring include simple business bookkeeping, calculating the cost of producing sugar cylinders per production period, and controlling production costs. The results of the activity showed that 100% of partner members participated in outreach activities and in that activity 50% of partner members understood the importance of improving product molds to increase competitiveness, 40% understood the importance of product packaging. In the training activity, 50% of the participants were skilled in implementing the SOP for sugar production with a new type of mold (introduction), and as many as 10% were able to calculate the cost of production. Cost of production Rp. 8,139 per pcs, while the selling price is Rp. 10,000 per pcs so there is a profit margin of IDR 1,861 per pcs. The profit of 4000 pcs cylindrical palm sugar is Rp. 7,444,000,-. Keywords: Cost of production, selling price, increased sales, competitiveness
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN SABUN AROMA TERAPI DARI MINYAK KELAPA PADA KWT “WIGUNA MEKAR” DI DESA ANGKAH KECAMATAN SELEMADEG BARAT KABUPATEN TABANAN G.P. Ganda-Putra; N.M. Wartini; L.P. Wrasiati; I.W.G.S. Yoga
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.462 KB)

Abstract

Masyarakat di Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan khususnya anggota KWT “Wiguna Mekar” masih belum memahami proses pembuatan sabun aroma terapi. Hal ini menyebabkan belum dimanfaatkannya minyak kelapa yang banyak dihasilkan di daerah tersebut Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : (1) memberikan penyuluhan tentang proses pembuatan sabun aroma terapi berbahan baku minyak kelapa dan (2) memberikan pelatihan dan praktek tentang langkah-langkah proses pembuatan sabun aroma terapi berbahan baku minyak kelapa, serta evaluasi biaya produksi dan mutu sensoris produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa : (1) penyuluhan tentang pembuatan sabun aroma terapi dari bahan minyak kelapa telah memberikan informasi dan pengetahuan yang diperlukan oleh KWT Wiguna Mekar, (2) pelatihan pembuatan sabun aroma terapi dari bahan minyak kelapa dapat dilakukan dengan baik oleh para peserta, (3) hasil uji sensoris tingkat kesukaan produk sabun aroma terapi yang dihasilkan, masing-masing dengan skor untuk: warna = 6,5 (suka - sangat suka), aroma = 6,3 (suka - sangat suka), pembusaan = 5,8 (agak suka – suka), dan bersih (kesan kesat) = 6,1 (suka - sangat suka), dan (4) dari berat bahan-bahan baku 500 gram akan dihasilkan 20 cetak sabun, dengan total biaya Rp.25.500,-, atau untuk 1 (satu) buah sabun memerlukan biaya Rp. 1.275,-.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK KOMPOS DENGAN BANTUAN MIKROORGANISME DI DESA SIBETAN KARANGASEM WAYAN GUNAM; I.B., L.P. WRASIATI; I MD. MAHAPUTRA WIJAYA; IW. ARNATA; I W.G. SEDANA YOGA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.101 KB)

Abstract

ABSTRACT Sibetan village which located in Karangasem Regency eastern of Bali is well known for its zallaca farming, that produces high quality and original taste of zallaca fruits. Zallaca,s post harvest process in farmer’s and distributor’s level produces enough quantity of organic waste. This waste currently is become a pollutant to their neighborhood and their soil. Even tough the majority of the waste is organic, it still became a disturbance because of its large volume. Hence, a special method or treatment is needed to solve this problem. Composting this organic waste through the helps of micro-organisms is became the selected method because this process is able to decreases the volume of the organic waste, and also the fermented waste is useful as an organic fertilizer. The fermented waste add a value to the zallaca’s farmer in order to decrease the dependency to artificial fertilizer, and helps increase the income of the zallaca’s farmer with the decrease allocations of farming expenses to bought an artificial fertilizer.
PELATIHAN BUDIDAYA DAN RINTISAN USAHA ANGGREK BAGI PEMUDA DI DESA BUDAGA, KABUPATEN KLUNGKUNG, BALI Made Pharmawati; Luh Putu Wrasiati; I Made Anom Sutrisna Wijaya; Made Ria Defiani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.433 KB)

Abstract

Kegiatan pelatihan budidaya dan rintisan usaha anggrek bagi pemuda di Desa Budaga, Kabupaten Klungkung, Bali bertujuan memberikan ketrampilan teknik budidaya anggrek kepada pemuda Sekaa Teruna Panji Saraswati Desa Budaga, menumbuhkan motivasi dalam wirausaha khususnya wirausaha tanaman dan bunga potong anggrek serta memberikan pendampingan dalam rintisan usaha tanaman anggrek dan pengenalan kelompok usaha dan promosi produk anggrek. Sekaa Teruna Panji Saraswati merupakan salah satu ST yang memiliki banyak aktivitas, sehingga sesuai sebagai khalayak ssaran strategis pada kegiatan ini. Tanaman anggrek merupakan tanaman dengan nilai jual tinggi dan banyak digemari oleh masarakat sebagai penghias ruangan, perkantoran, rumah sakit, hiasan pesta maupun ucapan selamat. Budidaya anggrek memerlukan keterampilan dan pengetahuan mengenai syarat hidup tanaman anggrek. Kegiatan dibagi dalam tiga tahap, aitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada tanggal 7 Juli 2019 yang diikuti oleh 24.peserta serta 4 orang fasilitator. Kegiatan yang dilakukan adalah dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah meliputi biologi anggrek, syarat-syarat tumbuh anggrek, media tanam anggrek, perkembangbiakan serta pemeliharaan anggrek. Kegiatan praktikum yang dilakukan berupa menyiapkan media tanam, mengeluarkan bibit anggrek dari botol, perendaman dengan fungisida dan memindahkan bibit anggrek ke media tanam dalam sistem pot serta pemeliharaan. Evaluasi terhadap penanaman anggrek dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2019. Hasil menunjukkan bahwa bibit anggrek yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDRO-VERTIKULTUR DI DESA DATAH KARANGASEM SEBAGAI KEGIATAN MITIGASI BENCANA M. Pharmawati; Y. Ciawi; L.P. Wrasiati; I.M.A.S. Wijaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.626 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p02

Abstract

Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem termasuk ke dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) II akibat letusan Gunung Agung. Masyarakat tidak dapat merawat perkebunan dengan maksimal. Teknik hidro-vertikultur dapat menjadi solusi karena merupakan teknik bertanam tanpa tanah dan nutrisi dialirkan dalam bentuk larutan. Berbeda dengan pertanian konvensional, dimana unsur hara dalam tanah tidak diketahui, sehingga hidroponik cocok sebagai teknik bertanam di lahan tandus seperti Desa Datah. Pertanian hidro-vertikultur dapat dilakukan di tempat sempit, karena penanaman dilakukan pada wadah vertikal. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan bertanam sayuran secara hidro-vertikultur kepada petani dan pemuda STT yang ada di Banjar Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Kegiatan pertama dilakukan mulai bulan Juni 2018 meliputi persiapan alat dan bahan serta penjajagan lokasi. Kegiatan utama dilakukan tanggal 29 Juli 2018 yang diikuti oleh 26 orang yang dibagi dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah mencakup pengertian hidroponik, alat dan bahan, cara pembibitan dan cara pembuatan nutrisi. Praktek yang dilakukan adalah membuat persemaian, membuat larutan nutrisi dan transfer bibit ke sistem hidroponik. Sebanyak 1 sistem hidro-vertikultur dipasang dan 3 sistem statis box juga dikerjakan. Kegiatan kedua dilakukan tanggal 30 September 2018.yang merupakan kegiatan evaluasi yang diikuti oleh 8 peserta. Pengamatan menunjukkan bahwa tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik, sedangkan tanaman selada pertumbuhannya tidak maksimal. . Kata kunci :hidroponik, Karangasem, sayuran, vertikultur
KANDUNGAN SENYAWA BIOAKTIF DAN KARAKTERISTIK SENSORIS EKSTRAK SIMPLISIA BUNGA KAMBOJA (PLUMERIA SP.) LUH PUTU WRASIATI; AMNA HARTATI; DEWA AYU ANOM YUARINI
Jurnal Biologi Udayana Vol 15 No 2 (2011): Jurnal Biologi
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.119 KB)

Abstract

This research was carried out to identify the bioactive compounds and sensory characteristics of simplisia extract of frangipani. The kinds of frangipani used in this research were ”Local Bali” frangipani and ”Cendana” frangipani which belong to Plumeria alba, and pink frangipani and ”Sudamala” frangipani which are member of Plumeria rubra. The method used in this research was explorative method to find out the bioactive compounds such as tannin, total phenol, and vitamin C content. The study also observed the sensory characteristics such as flavour, aroma, and colour of simplisia extract of frangipani. The results indicated that the highest tannin content was found in simplisia extract of ”Cendana” frangipani (4.02%), and the lowest tannin content was found in local frangipani (2.32%). The highest total phenol content was found at simplisia extract of ”Sudamala” frangipani (18.94 mg GAE/g) and the lowest content was found at ”Local Bali” frangipani (15.11 mg GAE/g). The highest value of vitamin C was found in ”Cendana” frangipani (2.76 mg/100 g), and the lowest value was found at pink frangifani (1.89 mg/100 g). The panelist preference test indicated that the color of frangipani extract ranged from yellow and brown up to brownies red (color score ranged from 2.66 until 3.97). The score of frangipani extract aroma ranged from 3.58 until 4.07 with criteria of a little specific frangipani smelt until specific frangipani. While, the preference test for flavor indicated that the score of frangipani taste ranged from 3.51 until 4.12 with the criteria of rather astringent and a little sour to astringent.
DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN RAMBUTAN RAPIAH (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TEMULAWAK A. A. Istri Mirah Dharmadewi; Ni Putu Adriani Astiti; Luh Putu Wrasiati
Jurnal Biologi Udayana Vol 18 No 2 (2014): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.739 KB)

Abstract

Rambutan rapiah (Nephelium lappaceum L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat yang termasuk kedalam family Sapindaceae. Rambutan mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang tumbuh disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun rambutan rapiah terhadap pertumbuhan temulawak serta mengetahui kemampuan tanaman temulawak untuk bertahan terhadap pemberian ekstrak daun rambutan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, jumlah tunas dan berat rimpang yang diamati pada akhir pengamatan. Pemberian ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 5%,10%,15%, 20% mengakibatkan tinggi tanaman, panjang daun, lebardaun, jumlah daun dan berat rimpang lebih rendah jika dibandingkan dengan kontrol.
PEMANFAATAN LIMBAH AIR KELAPA MENJADI PRODUK COCO CIDER : KAJIAN PENAMBAHAN GULA DAN WAKTU FERMENTASI Luh Putu Wrasiati
Bumi Lestari Journal of Environment Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : Environmental Research Center (PPLH) of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe coconut waste water contain some nutrients, micronutriens, and minerals such as vitaminC, biotin, riboflavin, folic acid, amino acid, carbohydrate, calcium, phosphorous and iron.The product of coconut waste water is popularly known as nata-de-coco. Besides that, thecoconut waste water can also produced as alcohol beverages like coco cider. This researchwas conducted in order to observe the effect of sucrose addition and fermentation time onthe characteristics of coco cider, and to determine the best characteristics of coco cider.This research is expected to provide the information about the amount of sugar should beadded and fermentation time in production of coco cider. The design experiment used in thisresearch was the randomized complete design with two factors, i.e. the ratio of sugar added(5, 10, 15, and 20%) and the fermentation time (2, 4, and 6 days). The variables observedincluded alcohol content, total sugar content, pH, and sensory evaluation such as taste,aroma, and overall acceptance. The results indicated that the interaction between sucroseaddition and fermentation time significantly affected the alcohol content and total sugarcontent of coco cider, the more the sucrose added and the longer the fermentation time, thehigher the alcohol content and the less the total sugar content. The sensory evaluationindicated that the good coco cider was produced from 10 percen of sucrose and fermentedin two days with the characteristics: the score of taste, aroma and overall acceptance wasbetween 3 and 4, alcohol content was 5.3, pH was 3.9, and total sugar content was 10.75percents.
Pengaruh Metode Pemanasan Terhadap Karakteristik Mutu Teh BerasMerah Jatiluwih IPutu Gde Budisanjaya; Luh Putu Wrasiati; IMadeAnom Sutrisna Wijaya
Media Ilmiah Teknologi Pangan (Scientific Journal of Food Technology) Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Master Program of Food Science and Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Red rice tea is a product that became popular in the area of agro Jatiluwih, Penebel District,Tabanan, Bali Province. Tourists who visit this region are usually offered warm drink tea red riceand red rice tea also bought in packs. However, the quality of red rice tea produced by KWTKuntum Sari in the agrotourism Jatiluwih is not yet stable. Flavor, color and aroma are changingevery times of production. Besides, the appearance of a product that is less attractive because it ispacked with roughing plastic and not labeled so that the product information can not be knownthrough the packaging. These unstable products results in poor marketing of this tea out of agrotourismarea. For that reason research on improving the quality of red rice tea which includes theimprovement of production and packaging process is necessary to be done. The purpose of thisstudy was to determine the influence of the production method (roasting and oven drying) anddetermine the production process that produces good quality of red rice tea. This research wasconducted in the village of Wangaya Betan, Penebel District, Tabanan and in the Food AnalysisLaboratory, Faculty of Agricultural Technology, University of Udayana. The results showed thatthere were differences in the chemical characteristics of red rice tea produced by oven drier androaster. Red rice tea is produced by means of oven contains higher anthocyanins, total phenols,tannins, and antioxidant capacity compared with roasted red rice tea, but has a lower watercontent compared with roasted red rice tea. While the macro chemical composition such asproteins, fats, carbohydrates and water are relatively similar between red rice teas by roasting andovendrying method.
Co-Authors A A Gede Ary Gunada A.A.P. Agung Suyawan Wiranatha Adhe Sri Nanda Puspita Amenra Ramzi Naz AMNA HARTATI Amna Hartiati Anak Agung Made Dewi Anggreni Anak Agung Made Dewi Anggreni Anak Agung Putu Agung Suryawan W Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha Anak Agung Sagung Mirah Mahadewi Anggreni, Ni Made Dian Ardhinata Antares Biamnasi , Ambrosius Trikurniawan Binsar Hamonangan Manurung Braja, I Wayan Ryantama Swastika Bulkaini Bulkaini Deddy Setiadi Kadir Madjid DEWA AYU ANOM YUARINI Dwi Fitriyanti Eka Nur Diana Elissa Priscilla Emita Dwi Cahyana Erna Sri Rahayu Evarini, Ni Kadek Ezra Agitian Fadhilla Surya Utomo Fakhrudin - G.P. Ganda Putra Gede Windu Wirajaya Gek Ulan Sukma gusti agung ayu kade saraswati Gusti Ayu Kadek Diah Puspawati Gusti Putu Ganda Putra Gusti Putu Ganda Putra, Gusti Putu Ganda I Dewa Gde Mayun Permana I Dewa Gede Agung Sastra Wiartha I Gede Arie Mahendra Putra I Gede Arya Sukadana Putra I GEDE PUTU WIRAWAN I Gusti Ayu Agung Putri Utami I Gusti Ayu Krisna Dewi I Gusti Ayu Lani Triani I Gusti Ayu Meia Dewi I Gusti Gde Satria Anggakara Putra I Gusti Made Dwi Sapta Nugraha I Gusti Ngurah Pratama Putra I Gusti Ngurah Pratama Putra I Kadek Dwi Jenana I Kadek Surya Wirawan I Kadek Widhiana Putra I Ketut Gede Putra Adiyasa I Ketut Satriawan I Ketut Suada I Ketut Sumadi I Ketut Suter I Made Andre Cucumandalin I Made Anom Sutrisna Wijaya I Made Aries Susetia Mahdi I Made Bagus Wisesa Yogiswara I Made Dwipayana I Made Indra Pratista I Made Kartana I Made Mahaputra Wijaya I Made Suardana I MADE SUDARMA I MADE SUPARTHA UTAMA I N. T. ARIANA I Nengah Kencana Putra I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I Putu Fajardhiputra Hernes I Putu Hendra Adi Prasanta I W.G. SEDANA YOGA I Wayan Agus Satriadi I Wayan Agus Wijaya Adi Kesuma I Wayan Arnata I Wayan Eggy Perdana Putra I Wayan Eko Fridayana I Wayan Ferry Artha Yoga I Wayan Gde Angga Prasetya I Wayan Suarta I Wayan Weta I.A. L. Dewi I.M. Mega I.M.A.S. Wijaya I.W.G.S. Yoga Ida Ayu Gede Satwika Candra Praba Sari Ida Ayu Komang Tricahyani Ida Ayu Putu Arik Cahayanti Ida Ayu Sinta Citra Pertiwi Ida Bagus Bas Baskara Ida Bagus Gede Awidyanata Ida Bagus Ketut Mantra Ida Bagus Ketut Widnyana Yoga Ida Bagus Putu Gunadnya Ida Bagus Wayan Gunam Ida Bagus Wiryasuta Yudiantara Ida Bagus Wisnu Matra Atmaja Ida Bagus Yogaswara IPutu Gde Budisanjaya Jaya, Kadek Bagus Putra Jelau, Kaprianto Kadek Mei Ahadianti Kadek Thiar Prahitadani Karina Novita Dewi Keisa Az-zahra Kesia Teodora Br Ginting Komang Adi Darmawan Lianatus Sholeha Luh Dian Rna Fajarini Luh Kurnia Dwi Indriyani Luh Putu Ayu Evitasari Cesarini Lutfi Suhendra Machtum, Rahiqi MADE PHARMAWATI Made Ria Defiani Manika Santhi Mertayasa, I Made Mira Ardhaning Swari Miwada Sumirtha Ngurah Intan Wiratmini Ni Kadek Megayanti SJ Ni Kadek Ummy Indiyani Ni Ketut Gitariastuti Ni Ketut Seminari Ni Ketut Titi Triastuti Ni Luh Gede Dina Yunita NI LUH MADE PRADNYAWATHI Ni Luh Putu Devi Savitri Ni Luh Putu Diyan Utami Dewi Ni Luh Putu Ravi Cakswindryandani Ni Luh Wayan Ari Sukarmini Ni Made Leny Mustikasari Ni Made Purindah Sari Ni Made Sri Wahyuni Ni Made Sri Wahyuni Ni Made Wartini Ni Made Wartini Ni Made Wartini Ni Nengah Soniari Ni Nyoman Desi Trisna Dewi Ni Nyoman Desi Trisnadewi Ni Nyoman Dian Luswiantini Ni Nyoman Sri Yulianthi Ni Nyoman Wirasiti Ni Putu Adriani Astiti Ni Putu Diah JuliantariD Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Putu Hertika Dewi Ni Putu Kiki Vrashinta Dewi Ni Putu Suwariani Ni Wayan Titin Kartika Sari NiMade Wartini Novi Dwiningrum Nyoman Agus Bagiada NYOMAN SEMADI ANTARA Odilia Keron Panji Hasbi Muhammad Pranayasa, Wayan Angga Putranti, Jessica Ayuningtyas Putu Agung Sujud Rama Krishna Putu Ayu Gaudiya Waisnawi Putu Dwi Ariyanti Lestari Putu Mutia Septiyaningsih Putu Shangrila Revia Parameswari Prascita Rahel Br Ginting Rani Situmorang Rian Hakim Riza Febriyani Riza Ibnu Fajar Sadyasmara, Cokorda Anom Bayu Sagung Ayu Bulan Julia Saraswati Samapta Manggala Aditya Sang Ayu Sri Eka Oktari Shaskara, I Made Ananda Merta Siddique, Kadambot.H.M. Siska Elisabet Silalahi Sri Mulyani Sri Mulyani Suputra, I Gede Maha Adijaya Sutama Sutama Tambak, Yosafat Anesta Tarigan Tati Budi Kusmiyarti Tiara Ayu Khairunnisa Viani, Sofia Charlotie Viona Valentine Br Ginting Vonny Tanone Wardana, Gede Wahyu Widnyani, Ida Ayu Putu Ary Wiradharma, I Gede Yudha Wiranatha, Anak Agung Putu Agung Suryawan Wito Setioko Yenni Ciawi Yoga , I Wayan Gede Sedana Zainul Fikri