Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Assessing Pre-Service Teachers' Competence in Teaching English to Young Learners Jumrah, Jumrah; Sunra, La
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 11 No. 2 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v11i2.110

Abstract

The purpose of this study is to assess pre-service teachers' competency in teaching English to young learners, with a focus on essential pedagogical and communicative skills. A mixed-methods approach was applied, utilizing quantitative surveys, standardized tests, semi-structured interviews, focus groups, and classroom observations. Data were gathered from 24 pre-service teachers in the English Education Department at the Faculty of Education and Teacher Training, UIN Mataram. Quantitative findings from Likert-scale questionnaires and standardized assessments indicate moderate confidence in pedagogical skills but reveal significant gaps in practical application, especially in lesson planning, classroom management, and adapting teaching strategies. The study highlights the need for comprehensive training in crafting age-appropriate lesson plans, employing diverse teaching styles, and establishing effective classroom management. Regarding communication, pre-service teachers were generally comfortable giving instructions and promoting participation but needed improvement in clarifying complex topics, providing constructive feedback, and adapting communication to varied student needs. Qualitative insights reveal that pre-service teachers often feel unprepared for real-world classroom challenges, underscoring the importance of hands-on training that mirrors classroom dynamics. Classroom observations confirm these findings by reflecting variation in instructional and communicative effectiveness. These results emphasize the need for teacher education programs to intensify practical, hands-on training, enhancing readiness for teaching English to young learners and contributing to a more robust foundation in pre-service teacher preparation.
Transformasi Digital dalam Pendidikan: Pelatihan Tools AI untuk Mendukung Pengajaran dan Administrasi Guru Rosita, Rosita; Jumrah, Jumrah; Rahmayani, Sitti; Hamdana, Hamdana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 6 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.438

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam penggunaan teknologi AI untuk mendukung pengajaran, memberikan pendampingan terkait pemanfaatan aplikasi Copilot, Chat GPT, Gamma dan Canva serta meningkatkan efisiensi dalam pembuatan materi ajar dan administrasi pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para guru dalam menghadapi perubahan teknologi. Kegiatan ini berkontribusi pada program Merdeka Belajar Kampus Mengajar, terutama pada pilar penguatan keunggulan dan kerjasama antar lembaga. Dalam hal ini, kegiatan pelatihan keterampilan digital guru dapat membantu meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan di lingkungan sekolah, sekaligus membantu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai tenaga pendidik. Penggunaan AI dalam pengajaran memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih baik), sementara dalam administrasi, AI membantu menyederhanakan proses seperti manajemen tugas, evaluasi, dan interaksi dengan siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok MGMP Fisika Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan di SMAN 11 Pinrang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest mengenai pemahaman peserta pelatihan, diketahui bahwa terjadi peningkatan dari 70% menjadi 90%, sehingga dapat dikatakakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pelatihan Pengajaran dan Administrasi Mudah dengan Tools AI” dapat meningkatkan kemampuan bapak/ibu dalam menggunakan tools AI dalam pengajaran maupun administrasi pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV SDN 1 Bagik Polak Barat Tahun Pelajaran 2021. Jumrah, Jumrah; Tahir, Muhammad; Nisa, Khairun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Model Numbered Heads Together (NHT) dengan Bantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar PKn Kelas IV SDN 1 Bagik Polak Barat Tahun Pelajaran 2021. Desain Grup. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Bagik Polak Barat tahun ajaran 2021 yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA dan IVB. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar (Pretest-Posttest) untuk memperoleh data hasil belajar PPkn, instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar 10 butir yang memenuhi validitas. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan polled varian t-test. Sebelum menguji hipotesis, data yang diperoleh terlebih dahulu menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas data. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji-t diperoleh thitung = 2,117, sedangkan ttabel 1,681 pada taraf signifikan 5% dengan dk 42 sehingga thitung 2,117 > 1,681 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together. Media Gambar Berbantuan Hasil Belajar PPKn Kelas IV SDN 1 Bagik Pola Barat Tahun Pelajaran 2021. yang artinya ada Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together. Media Gambar Berbantuan Hasil Belajar PPKn Kelas IV SDN 1 Bagik Pola Barat Tahun Pelajaran 2021. yang artinya ada Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together. Media Gambar Berbantuan Hasil Belajar PPKn Kelas IV SDN 1 Bagik Pola Barat Tahun Pelajaran 2021.
Faktor Penyebab Kekerasan Terhadap Perempuan di Kecamatan Salamekko Kab.Bone Jumrah, Jumrah; Damayanti, Rika
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 11 No 5 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v11i5.2539

Abstract

Kekerasan pada perempuan diakui sebagai masalah kesehatan publik dan pelanggaran HAM. Bentuk Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) sangat bervariasi, seperti kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran rumah tangga. Faktor penyebab kekerasan pada perempuan yaitu rendahnya kesadaran hukum, ekonomi yang rendah / kemiskinan, dan dugaan adanya perselingkuhan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui faktor penyebab kekerasan pada perempuan di Kec. Salamekko Kab.Bone. Metode Penelitian menggunakan metode deskriptif-analitik. Populasi semua korban kekerasan pada perempuan yang telah menikah dengan Jumlah 25 sampel, metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisa menggunakan analisa univariat. Hasil Penelitian menunjukkan penyebab kekerasan pada perempuan adalah kesadaran hukum sebanyak 15 responden (60%), kemiskinan sebanyak 18 responden (72%), dan perselingkuhan sebanyak 11 responden (44%). Kesimpulan faktor tersering menyebabkan kekerasan pada perempuan yaitu faktor kesadaran hukum, kemiskinan dan perselingkuhan. Jenis tindak kekerasan sebagian besar mengalami jenis tindak kekerasan fisik. Diharapkan masyarakat menjadikan hasil penelitian ini sebagai penambah wawasan dan membuat masyarakat menjadi lebih tanggap jika ada tindak kekerasan pada perempuan yang terjadi di sekitar.
PENGARUH MINUMAN KERAS TERHADAP TIMBULNYA KEJAHATAN DI KELURAHAN MACCOPE KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE Jumrah, Jumrah; Damayanti, Rika
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v11i4.2540

Abstract

Kejahatan yang dilakukan seseorang dalam keadaan mabuk yang diatur dalam pasal-pasal dalam Buku III KUHP mengenai Pelanggaran, dijelaskan tidak menjadikan seseorang dikurangi masa hukumannya. Malahan seseorang yang mabuk bisa mendapatkan ancaman dengan pasal KUHP lainnya jika terbukti dalam keadaan mabuk dan melakukan kejahatan. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada kalangan masyarakat dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum terhadap penyalahgunaan minuman keras sehingga menimbulkan kejahatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Maccope Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Kegiatan pengabdian ini juga mengedukasi masyarakat sebagai bentuk pencegahan serta menyadarkan masyarakat agar pro aktif dalam pencegahan tindak kejahatan dari pengaruh minuman keras agar dapat meminimalisir jatuhnya korban. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan serta dilakukan diskusi dan tanya jawab secaraefektif sehingga masyarakat benar-benar memahaminya. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengaruh minuman keras terhadap timbulnya kejahatan semakin baik. Sikap masyarakat juga semakin baik karena tidak lagi menganggap minuman keras sebagai pelarian. Dengan penyuluhan yang diberikan masyarakat sangat teredukasi dan terbuka pandangannya tentang dampak minuman keras, masayarakat diberi konsolidasi serta motivasi yang kuat agar mau terbuka dan berani untuk bersama mencegah timbulnya kekerasan akibat pengaruh minuman keras.
Pengaruh Minuman Keras Terhadap Terjadinya Penganiayaan Jumrah, Jumrah; Damayanti, Rika
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/.v11i3.2541

Abstract

Pengaruh minuman keras ilegal dapat berdampak mengganggu ketertiban umum dan terjadinya kriminalitas. Polisi sebagai salah satu aparat penegak hukum memiliki peran untuk memelihara ketertiban masyarakat. Salah satu yang dapat dilakukan oleh Polisi dalam penanganan tindak pidana minuman keras adalah melakukan diskresi demi terjaminnya penegakan hukum. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin mengkaji lebih lanjut tentang Pengaruh Minuman Keras Terhadap Terjadinya Penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh minuman keras terhadap terjadinya penganiayaan di Kabupaten Bone dan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi kejahatan akibat pengaruh minuman keras. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dengan menguraikan, menjelaskan dan menggambarkan sesuai dengan permasalahan yang erat kaitannya dengan penelitian ini. Pengaruh dari minuman keras terhadap timbulnya kejahatan dikarenakan pelaku yang meminum minuman keras tidak dapat mengendalikan diri sehingga mudah melakukan suatu kejahatan. Hal ini dapat diketahui degan yang terjadi di Kabupaten Bone. Minuman keras diyakini tidak saja membahayakan pemakainya, tetapi juga membawa dampak yang sangat buruk di lingkungan masyarakat pemakai. Penyimpangan perilaku negatif pada khususnya kebiasaan mengonsumsi minuman keras secara berlebihan hingga menyebabkan hilangnya kontrol pada diri sendiri, atau sering dikatakan mabuk, yang pada akhirnya melahirkan pelanggaran atau bahkan tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat. Sehingga minuman keras dikambinghitamkan sebagai sumber dari tindakan-tindakan yang melanggar aturan hukum yang berlaku baik itu, kecelakaan lalu lintas, pemerkosaan, pembunuhan, penganiayaan, perkelahian antar kampung, marak juga terjadi aksi panah wayer bahkan sampai pada tindak kekerasan dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundangan-undangan. Pengumpulan data melalui studi pustaka, dan wawancara serta analisis data secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian mengenai pengaruh minuman keras terhadap terjadinya penganiayaan di Kabupaten Bone.
Need Analysis of English Conversation for Hawkers in Mandalika Special Economic Zone, West Nusa Tenggara Jumrah, Jumrah; Imran, Khaerani Saputri
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 1 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i1.4904

Abstract

The research aimed to investigate the English proficiency level, what English conversation materials are needed, and what obstacles hawkers face in Mandalika Special Economy Zone when communicating with foreign tourists. This study utilizes a qualitative research paradigm with a descriptive approach; this study paints a comprehensive picture of the language abilities of Mandalika's hawkers, the materials of English conversation needed by hawkers, and the hawkers' obstacles when communicating with foreign tourists. Methods of collecting data consist of interviews, documentation, and observation. Some steps to analyze the data collected are data condensation, data display, verification, concluding, and data validity. Findings reveal a diverse spectrum of English proficiency levels among hawkers, ranging in primary and intermediate proficiency levels. Specifically, from 20 hawkers as research subjects, 13 hawkers exhibit a basic level of proficiency, while seven hawkers demonstrate intermediate-level skills. The assessment of English proficiency level is based on three crucial aspects that the hawkers always use namely understanding of English communication, non-verbal communication strategies employed by the hawkers, and vocabulary usage. These materials vary depending on the type of goods hawkers sell, highlighting the importance of tailored language resources. This research found 4 (four) crucial materials or topics to be mastered when communicating with foreign tourists: greetings and welcoming, describing specialties, providing personal/additional information, and discussing prices and payment. Additionally, the research uncovers obstacles faced by hawkers in their communication with foreign tourists. These challenges encompass hawkers' difficulty in explaining products, the low English proficiency of most Hawkers, and also language and vocabulary constraints of hawkers.
Analisis Hasil Belajar, Aktivitas Belajar dan Respon Belajar Matematika melalui Quantum Teaching kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa Andi Kamal Ahmad; Abdul Razzaq; Sitti Rahmayani; Jumrah, Jumrah; Hamdana Hamdana; Muhardi Muhardi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas belajar dan respon pembelajaran matematika melalui quantum teaching pada siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa melalui quantum teaching. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah pelaksanaan yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut: 1) Tingginya hasil belajar matematika siswa kelas VII3. Jika 85% lebih besar dari jumlah siswa, maka telah ditetapkan hasil belajar yang memenuhi KKM yaitu 75 di sekolah. 2) Aktivitas belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat Jika aktivitas siswa meningkat atau berpartisipasi dalam pembelajaran matematika 3) Respon belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat jika 80% dari jumlah siswa memberikan respon positif terhadap quantum teaching. Data penelitian yang diperoleh dengan menggunakan instrumen meliputi: 1) tes hasil belajar sebanyak 5 soal yang diberikan pada pertemuan terakhir siklus I dan siklus II pada materi persamaan linear dan pertidaksamaan univariat, 2) lembar kerja observasi aktivitas siswa selama 6 sesi, dan 3) Kuis Siswa Pendidikan Kuantum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan kuantum meliputi: 1) Peningkatan hasil belajar siswa kelas VII3 SMPN 1 Batulappa karena siklus I jumlah siswa yang hasil belajar matematikanya mencapai KKM adalah antara 19 siswa atau 61,3% dan siklus II jumlah siswa yang pembelajaran matematikanya mencapai KKM sebanyak 27 siswa atau 87,1%. 2) peningkatan aktivitas belajar selama pelaksanaan quantum teaching, dengan keseriusan dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran. 3) mendapatkan respon pembelajaran sebagai respon positif terhadap penerapan quantum teaching pada 90% dari kriteria 80%.
Transformasi Digital dalam Pendidikan: Pelatihan Tools AI untuk Mendukung Pengajaran dan Administrasi Guru Rosita, Rosita; Jumrah, Jumrah; Rahmayani, Sitti; Hamdana, Hamdana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 6 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.438

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam penggunaan teknologi AI untuk mendukung pengajaran, memberikan pendampingan terkait pemanfaatan aplikasi Copilot, Chat GPT, Gamma dan Canva serta meningkatkan efisiensi dalam pembuatan materi ajar dan administrasi pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para guru dalam menghadapi perubahan teknologi. Kegiatan ini berkontribusi pada program Merdeka Belajar Kampus Mengajar, terutama pada pilar penguatan keunggulan dan kerjasama antar lembaga. Dalam hal ini, kegiatan pelatihan keterampilan digital guru dapat membantu meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan di lingkungan sekolah, sekaligus membantu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai tenaga pendidik. Penggunaan AI dalam pengajaran memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih baik), sementara dalam administrasi, AI membantu menyederhanakan proses seperti manajemen tugas, evaluasi, dan interaksi dengan siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok MGMP Fisika Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan di SMAN 11 Pinrang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest mengenai pemahaman peserta pelatihan, diketahui bahwa terjadi peningkatan dari 70% menjadi 90%, sehingga dapat dikatakakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pelatihan Pengajaran dan Administrasi Mudah dengan Tools AI” dapat meningkatkan kemampuan bapak/ibu dalam menggunakan tools AI dalam pengajaran maupun administrasi pembelajaran.
Needs analysis for electronic teaching materials based on the merdeka learning pathway to enhance students' mathematical creative thinking skills Jumrah, Jumrah; Sukmawati, Sukmawati; Nasrun, Nasrun
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 18 No. 1 (2025): Beta May
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v18i1.709

Abstract

[English]: This research aims to analyze the needs and characteristics of electronic teaching materials based on the Merdeka Learning Pathway that are relevant to student conditions and capable of addressing challenges in mathematics learning. The study focuses on the analysis stage within the ADDIE development model. Data collection techniques included interviews and questionnaires, structured based on curriculum analysis, student characteristics analysis, and learning objectives analysis within the ADDIE development model. Data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods to identify the needs and characteristics of the teaching materials. Findings indicate a significant gap in students' mathematical creative thinking skills. Although teachers acknowledge the role of technology, existing electronic teaching materials are insufficient in promoting creativity and independent learning. Students also expressed a need for electronic learning resources that are flexible, interactive, and contextual. Specifically, most students experienced difficulties in independent learning without systematically structured teaching materials. Therefore, the development of adaptive electronic teaching materials, integrated with interactive elements (e.g., animations, simulations), contextual problems, and exploratory activities based on the Merdeka Learning Pathway, is highly recommended to bridge this gap, support differentiated learning, and enhance students' mathematical creative thinking skills. [Bahasa]: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan karakteristik bahan ajar elektronik berbasis alur merdeka yang relevan dengan kondisi siswa dan mampu menjawab tantangan pembelajaran matematika. Penelitian ini berfokus pada tahap analysis dalam model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan angket yang disusun berdasarkan hasil analisis kurikulum, analisis karakteristik siswa dan analisis tujuan pembelajaran dalam model pengembangan ADDIE. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kebutuhan serta karakteristik bahan ajar. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam keterampilan berpikir kreatif matematis siswa. Meskipun guru mengakui peran teknologi, bahan ajar elektronik yang ada belum cukup dalam mendorong kreativitas dan kemandirian belajar. Siswa juga menyatakan kebutuhan akan sumber belajar elektronik yang fleksibel, interaktif, dan kontekstual. Secara khusus, mayoritas siswa mengalami kesulitan belajar mandiri tanpa bahan ajar yang terstruktur secara sistematis. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar elektronik adaptif, yang terintegrasi dengan elemen interaktif (misalnya, animasi, simulasi), masalah kontekstual, dan aktivitas eksploratif berbasis Alur Merdeka, sangat direkomendasikan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dan mendukung pembelajaran berdiferensiasi, serta meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis siswa.