Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Google Sites-Based Interactive Multimedia Through Deep Learning in Science Learning to Improve Interest and Learning Outcomes in Grade IV Elementary School Putri Patrechya Saragih; Akhmad Junaedi
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/08xj0641

Abstract

This study aims to develop, test the feasibility, and examine the effectiveness of Google Sites-based Interactive Multimedia in IPAS learning on the topic of Biodiversity of Flora and Fauna in Indonesia to improve the interest and learning outcomes of fourth-grade elementary school students. The method used is Research and Development (R&D) with a quantitative approach and the Borg & Gall development procedure simplified into eight stages. Data collection and analysis were conducted through test and non-test techniques including pretest and posttest, questionnaires, observations, interviews, as well as analysis using t-test and N-Gain test. The results show that the design of Google Sites-based Interactive Multimedia was developed through systematic stages starting from needs analysis, design, to the final product which contains complete learning components such as the main page, learning objectives, songs, learning videos, materials, worksheets (LKPD), question grids, evaluation questions, and references, arranged in a structured, engaging, and easy-to-use format in learning. Media expert validation obtained a percentage of 98% with a very feasible category. Material expert validation also obtained 98% with a very feasible category. The t-test results show a significance value of 0.000 < 0.05 indicating differences between pretest and posttest. The N-Gain results show that class IV A obtained a score of 0.69 in the medium category, while class IV B obtained 0.98 in the high category. The conclusion shows that Google Sites-based Interactive Multimedia is feasible and effective for use in IPAS learning to improve the interest and learning outcomes of fourth-grade students at SDN Kembangarum 01 Semarang.
Pengembangan Media KOJERUPAN Berbasis Smartbox untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Nilai-Nilai Pancasila Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Lativa Ariani Sagita; Akhmad Junaedi
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/hm1dxz52

Abstract

Teaching Pancasila in elementary schools requires teaching materials that can help students understand and apply the values of Pancasila in concrete ways in their daily lives. However, the use of interactive and contextual teaching materials remains limited, resulting in suboptimal student engagement and learning outcomes. This study aims to develop the KOJERUPAN (Pancasila Space Exploration Box) learning medium based on a smartbox that is valid, practical, and effective for improving student learning outcomes on Pancasila values. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which includes the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects consisted of 27 fourth-grade students at SDN Ngaliyan 03. Data collection techniques included observation, questionnaires, and learning outcome tests. The results showed that the KOJERUPAN medium received validation scores from subject matter experts and media experts with a percentage above 90% across all evaluation aspects, thus falling into the “highly valid” category. The practicality test results yielded a percentage of 99.65%, falling into the highly practical category. The effectiveness test results showed an increase in the average student score from 70.56 on the pretest to 82.96 on the posttest, with a t-test significance value of 0.00 < 0.05, and an N-Gain value of 0.43 in the moderate category. Based on these results, the smartbox-based KOJERUPAN medium was found to be highly valid, practical, and effective, making it suitable for use as an innovative alternative for teaching Pancasila in elementary schools.
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Digital terhadap Kompetensi Berpikir Kritis Siswa dalam Materi Keragaman Budaya di Indonesiaku Kelas V SD Negeri 3 Bebengan Kabupaten Kendal Ahadia, Carissa Nur; Junaedi, Akhmad
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/w74w5c57

Abstract

Pembelajaran materi Keragaman Budaya di Indonesiaku pada jenjang sekolah dasar masih sering disampaikan secara konvensional dan berorientasi pada hafalan, sehingga siswa kurang terlatih untuk berpikir kritis terhadap keberagaman budaya di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book digital berbasis Figma guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 3 Bebengan, Kabupaten Kendal. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang terdiri atas kelompok kecil (12 siswa) dan kelompok besar (26 siswa). Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan, lembar validasi ahli, angket tanggapan pengguna, serta soal pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji dengan paired sample t-test serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase kelayakan 85% dari ahli media dan 85% dari ahli materi (kategori sangat layak), serta respons guru sebesar 95% (sangat efektif). Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) pada kedua kelompok uji coba, dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 41,66% menjadi 75% pada kelompok kecil dan dari 42,3% menjadi 69% pada kelompok besar. Nilai N-Gain sebesar 0,69 (kelompok kecil) dan 0,56 (kelompok besar) berada pada kategori sedang dengan tingkat efektivitas cukup efektif. Secara praktis, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik untuk mengatasi keterbatasan buku teks cetak dalam memvisualisasikan materi keragaman budaya. Disimpulkan bahwa media pop-up book digital layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keragaman budaya.
PENGARUH INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS VI  SD N SADENG 02 Nabil Prasetyo; Akhmad Junaedi
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.42447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas VI SD N Sadeng 02. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD N Sadeng 02 yang berjumlah 23 siswa, dengan teknik pengambilan sampel berupa sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar, observasi selama proses pembelajaran, serta studi dokumentasi berupa nilai Penilaian Akhir Semester (PAS) mata pelajaran IPAS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik inferensial melalui uji prasyarat analisis dan regresi linier sederhana serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa, kebiasaan belajar juga berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS, serta interaksi teman sebaya dan kebiasaan belajar secara simultan berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas VI SD N Sadeng 02. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas interaksi sosial antarsiswa dan pembiasaan belajar yang terstruktur berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
STRATEGI ADAPTASI SOSIAL SISWA DI SEKOLAH DASAR PADA ERA NEW NORMAL Tri Astuti; Akhmad Junaedi; Kurotul Aeni; Dewi Puspita Sari; Intan Holi; Hawa; Jelani
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.86

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19 sudah mulai dilakukan, walaupun terbatas. Melaksanakan kegiatan tatap muka di sekolah pada masa pandemi Covid-19 bukan persoalan mudah, khususnya bagi siswa. Siswa sudah 2 tahun lebih tidak bertemu dengan teman-temannya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis strategi adaptasi sosial siswa di SD Negeri 01 Kaligangsa kota Tegal pada era new normal, (2) Menganalisis hambatan yang dihadapi siswa SD Negeri Kaligangsa 01 kota Tegal dalam beradaptasi sosial pada era new normal di sekolah. Metode penelitian adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa. Lokasi penelitian SD Negeri Kaligangsa 01 kota Tegal. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji kredibilitas (validitas internal) dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui kesiapan SD Negeri Kaligangsa 01 kota Tegal dalam mengkondisikan siswa melaksanakan kegiatan di sekolah pada era new normal. Siswa harus beradaptasi dengan situasi yang berbeda dengan situasi sebelum pandemi Covid-19. Siswa harus memiliki strategi adaptasi sosial agar tetap dapat berinteraksi dengan teman-temannya di sekolah. Mereka juga harus berlatih menerapkan protokol kesehatan. Penggunaan masker di dalam kelas dan menjaga jarak dengan teman-teman saat berinteraksi membutuhkan strategi agar tidak terjadi konflik dan permasalahan sosial pada siswa. Siswa tidak boleh mengabaikan tata tertib sekolah pada era new normal. Dalam pelaksanaan adaptasi social di sekolah, masih terjadi hambatan yang dialami siswa.
PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR TEMATIK DARING PADA SISWA SD DI KOTA TEGAL Tri Astuti; Akhmad Junaedi; Kurotul Aeni; Intan Holi; Rumiati; Ika Wahyu
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.716

Abstract

Bencana pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak maret 2020, namun pada tahun ajaran 2022/2023 pembelajaran daring juga masih berlanjut. Hal tersebut karena pembelajaran daring merupakan bagian dari implementasi pembelajaran masa kini. Tujuan dari penelitian adalah (1) Menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa dalam mengikuti pembelajaran tematik daring. (2) Mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam mengikuti pembelajaran tematik daring. Metode penelitian yang digunakanadalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan penulisan hasil. Pelaksanaan pembelajaran daring masih terdapat kendala dan hambatan yang dihadapi siswa. Siswa kesulitan dalam memahami pelajaran yang tersaji secara tematik daring. Sarana dan prasarana di sekolah juga kurang memadai. Guru masih ada yang belum pernah mengikuti diklat kurikulum 2013, sehingga pemahamantentang penerapan pembelajaran tematik masih minim. Penyampaian pembelajaran masih terpisah antar mata pelajaran karena kurangnya pemahaman guru tentang makna pembelajaran tematik yang sesungguhnya. Model dan metode pembelajaran yang digunakan masih menggunakan sistem lama yaitu hanya sebatas metode ceramah, karena kurangnya kreatifitas. Padahal, mestinya kurikulum 2013 harus sudah dilaksanakan secara benar di sekolah, termasuk pelaksanaan pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan berbagai informasi dengan memberikan kemudahan,keleluasaan dan kedalaman implementasi kurikulum.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN EDUGAME RUMAH BELAJAR DITINJAU DARI MINAT DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN PETOMPON 02 KOTA SEMARANG Bagus Prasetyo Widodo, Muhammad; Junaedi, Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13442

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the TGT learning model assisted by Rumah Belajar edugame in terms of interest and learning outcomes of grade V IPAS in elementary schools. This kind of study uses a Nonequivalent Control Group design and a Quasi Experimental Design. The study used 27 students from class 5a and 28 students from class 5c, who were all fifth graders at SDN Petompon 02 in Semarang City. Both classes had the same ability before being given treatment. After being given treatment, the experimental class has a difference in average interest and learning outcomes with the control class, this is evidenced by the difference test and obtained a significance value <0.05. The results of the hypothesis testing of the effectiveness of interest and learning outcomes obtained a significance value <0.05. So it can be concluded that the TGT learning model assisted by Rumah Belajar edugame is effectively applied to IPAS learning in elementary schools.